Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan Buku Pengayaan Tema Budaya Lokal Berbasis Penguatan Pendidikan Karakter dan Literasi Reza Aprilia Resterina; Sri Untari; A. Rosyid Al Atok
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i11.14146

Abstract

Abstract: The purpose of this development research is to produce a book enriching local cultural themes based on strengthening character education and literacy. The product consists of a teacher manual and student books. Products developed with the ADDIE model consist of analysis (analysis), design (design), develop (development), implement (implementation), and evaluation (evaluation). Product feasibility test is obtained through validation test, attractiveness test, practicality test, and influence test to support the research results. Based on a series of tests carried out, the product was declared to have met the criteria and requirements for use in the field as a supporting book.Abstrak: Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan buku pengayaan tema budaya lokal berbasis Penguatan Pendidikan Karakter dan literasi. Produk terdiri dari buku panduan guru dan buku siswa. Produk dikembangkan dengan model ADDIE terdiri dari analisys (analisis), design (desain), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Uji kelayakan produk diperoleh melalui kegiatan uji validasi, uji kemenarikan, uji kepraktisan, dan uji pengaruh guna mendukung hasil penelitian. Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan, produk dinyatakan telah memenuhi kriteria dan persyaratan untuk digunakan di lapangan sebagai buku penunjang.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN E-PROCUREMENT DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA Muhammad Mujtaba Habibi; Sri Untari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.267 KB) | DOI: 10.17977/um019v3i2p159-168

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of E-procurement in the procurement of goods and services in the city government of Malang, and analyze the obstacles in its implementation. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques are done by documentation observation and interview. Data analysis uses an interactive model. The results of the study showed that in general the implementation of e-procurement in the procurement of goods and services in the City Government of Malang effectively as evidenced by the implementation of a transparent and accountable tender so that it was possible for each company to take part in the tender. The obstacles in implementing e-procurement are the existence of dual positions, unsatisfactory human resources and unsupportive infrastructure 
Development of Pocket Book of Character Education Of Nautical Admiral Hang Tuah Based on Pancasila Education and Citizenship Aris Saputro; Sri Untari; Nuruddin Hady
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.4712

Abstract

History that tells related to the Indonesian nation has been a maritime nation since long ago, including known from the history of Srivijaya and Majapahit and the famous figure of Admiral Hang Tuah. This article aims to introduce and understand the values of the educational character of the VAT-based Admiral Hang Tuah. Pocket books are small, light, and practical books containing essential and interesting information (material). The religious character education pocket book contains much information related to strengthening character education, archipelago insight, nautical culture, and character values of Admiral Hang Tuah. This type of research is the development research of the ADDIE model. The results of the discussion, first, the development of the pocket book of the character of Admiral Hang Tuah consists of five stages of development: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Second, the feasibility of the media pocket book of character education of the character of Admiral Hang Tuah contains three things: the feasibility of the content of the book, the feasibility of language, and the feasibility of the media. Based on the overall results of the pocket book assessment, material experts, linguists, and media experts obtained a score of 4.4, with a very decent category. Based on the response of students of class VII A Junior High School Hang Tuah 4 Surabaya with a pocket book shows an average score of 4.6, which belongs to the category is very feasible. The conclusion of the development of pocket book media education of the character of the kebaharian Admiral Hang Tuah through five stages and the feasibility of pocket book media are based on the assessment of material experts, linguists, and media experts as well as the student's response to the pocket book of the character of the nautical.Sejarah yang menceritakan terkait bangsa Indonesia telah menjadi bangsa bahari semenjak dahulu, di antaranya diketahui dari sejarah Sriwijaya dan Majapahit serta terkenalnya tokoh Laksamana Hang Tuah. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengenalkan dan memahami nilai-nilai pendidikan karakter kebaharian Laksamana Hang Tuah Berbasis PPKn. Buku saku merupakan buku yang berukuran kecil, ringan, dan praktis yang berisi suatu informasi (materi) penting serta menarik. Buku saku pendidikan karakter kebaharian memuat banyak hal informasi terkait penguatan pendidikan karakter, wawasan nusantara, budaya bahari, dan nilai-nilai karakter Laksamana Hang Tuah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model ADDIE. Hasil pembahasan, pertama, pengembangan buku saku karakter kebaharian Laksaman Hang Tuah terdiri dari lima tahap pengembangan yaitu: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kedua, kelayakan media buku saku pendidikan karakter kebaharian Laksamana Hang Tuah memuat tiga hal yaitu kelayakan isi buku, kelayakan kebahasaan, dan kelayakan media. Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian buku saku berdasarkan ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media memperoleh skor 4,4 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan respon siswa kelas VII A SMP Hang Tuah 4 Surabaya dengan adanya buku saku menunjukkan skor rata-rata sebesar 4,6 yang termasuk kategori sangat layak. Kesimpulan pengembangan media buku saku pendidikan karakter kebaharian Laksamana Hang Tuah melalui lima tahap dan kelayakan media buku saku didasarkan pada penilaian dari ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media serta respon siswa terhadap buku saku karakter kebaharian
STRATEGI PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM RANGKA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Maisyaroh Maisyaroh; Sri Untari; Tutut Chusniyah; Dedi Prestiadi; Endrik Mas Yulaidi; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra; Nova Syafira Ariyanti
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p171

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the strategy of strengthening character education based on Pancasila values through coaching students at the Elementary School Laboratory Universitas Negeri Malang, Blitar City. The research was conducted qualitatively with a case study approach. Data obtained through unstructured interviews, observation and documentation study. Data credibility checks were carried out using triangulation techniques, random member checks and discussion with fellow researchers. The results of this study indicate that the strategy of coaching students in order to strengthen Pancasila value-based character education is divided into learning and non-learning aspects. The strategy to strengthen character education based on Pancasila values in schools is implemented in accordance with the vision and mission of the school including being adjusted to the characteristics of school learning oriented towards western education patterns by focusing on understanding and using English as the excellence of the school. Combined with eastern customs which are described in the character building activities of students.Keywords: strategy; strengthening character education; pancasila value; elementary school laboratory.Abstrak: Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila melalui pembinaan peserta didik di SD Laboratorium UM Kota Blitar. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Pengecekan kredibilitas data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, pengecekan anggota secara acak (random member check) dan diskusi teman sesama peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi pembinaan peserta didik dalam rangka penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila dibagi ke dalam aspek pembelajaran dan non pembelajaran. Strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila di sekolah dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi sekolah termasuk disesuaikan dengan ciri khas pembelajaran sekolah yang berkiblat pada pola pendidikan barat dengan berfokus pada pemahaman dan penggunaan Bahasa Inggris sebagai keunggulan sekolah. Dipadukan dengan adat ketimuran yang dijabarkan dalam kegiatan pembinaan karakter peserta didik.Kata Kunci: strategi; penguatan pendidikan karakter; berbasis pancasila; sekolah laboratorium. 
PENDAMPINGAN PRAKTIK BUDAYA NEMBANG MACAPATAN SEBAGAI WAHANA SARASEHAN PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA Suparlan Al Hakim; Didik Sukriono; Sri Untari; Yusuf Suharto
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 3, No. 1, April 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v3i1p39-47

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan keberadaan produk kearifan lokal sebagai wahana atau media sarasehan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Lokasi penelitian berada di Desa Jugo Kecamatan Kesamben, Blitar dengan sasaran utama para budayawan dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan fokus utama praktik budaya nembang macapatan yang di dalamnya terdapat sesi tes kompetensi dan juga praktik nilai-nilai Pancasila melalui dialog bagi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan peran dalam kegiatan macapatan dilaksanakan dengan baik, mulai dari peran pengarah, dhalang tembang, pamaca tembang, pamedhar tembang, pamireng tembang sekaligus sebagai peran dialog tampak berjalan dengan baik; 2) Peserta mampu mempraktikkan kegiatan macapatan sebagai mediasi penyelesaian konflik yang muncul selama ini dalam organisasi mereka. Secara tidak langsung nilai-nilai Pancasila muncul dalam temuan ini. Dari hasil yang ada, maka kondisi dan kompetensi masyarakat yang demikian ini sangat memungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebagai sentra wisata berbasis budaya.
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI-PEMERINTAH DESA-SWASTA DALAM MENGEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PEMUDA DAN WANITA DALAM MEMBANGUN DESA WISATA KEBANGSAAN Sri Untari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 2, No. 2, Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.496 KB) | DOI: 10.17977/um032v2i2p75-81

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (a) menemukan potensi wisata desa Wonorejo; (b) mengembangkan kerjasama PT-Pemdes-Swasta dalam mengembangkan desa wisata kebangsaan; (c) melaksanakan pendampingan pada karang taruna dan PKK dalam pembuatan cinderamata. Metode pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan pendekatan PRA (Partisipation Rural Appraisal), adapun langkahnya observasi, sosialisasi, fasilitasi, diskusi terfokus, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian sebagai berikut: (a) potensi desa yang akan dikembangkan adalah potensi wisata alam, yakni Pantai Perengan, (b) kerjasama antara PT yaki UM dengan Pemdes Wonorejo dibuat melalui Nota Kesepahaman, sedangkan dengan swasta tanpa dokumen tertulis; (b) pendampingan PKK, menghasilkan cinderamata sederhana dari koran, dan Karang Taruna dengan kaos sablon yang mengandung ikon “WOKE”Wonorejo Kebangsaan. Berdasarkan hasil pengabdian direkomendasikan pada pemerintah desa untuk membuat desain pengembangan desa wisata kebangsaan, yang dimasukan dalam program rencana pembangunan desa. Bagi UM agar terus melaksanakan pendampingan melalui KKN, PKM dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dan bagi swasta dalam hal ini pengelola unit Usaha Baluran agar memberi peluang Karang Taruna menjual produksinya dalam baluran display.
Pendidikan Dan Latihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Yang Mengintegrasikan PPK Bagi Guru PPKn MP di Kota Malang Sri Untari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 1, No. 1, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.381 KB) | DOI: 10.17977/um032v0i0p56-64

Abstract

 tujuan pendidikan dan pelatihan ini adalah: (1) Memberikan wawasan tentang Penguatan Pendidikan Karakter (2) Melatihkan penyusunan perangkat pembelajaran antara lain (a) analisis KI, KD dan indikator,RPPPPKn yang mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, dengan menekankan pada keikutsertaan penuh dari peserta dalam proses pelatihan, bukan metode ceramah. Peserta didorong untuk mencari, menemukan dan memperoleh pengetahuan/ketrampilan yang dibutuhkan.Pemateri menyampaikan materinya secara singkat dan dilanjutkan dialog terkait dengan implementasi materi dalam pembelajaran di kelas riil.Hasil  pelaksanaan kegiatan (1) wawasan peserta tentang penguatan pendidikan karakter cukup baik, terjadi peningkatan dari hasil pre test yang rata-rata 68.5 meningkat menjadi 82.25 artinya ada peningkatan signifikan sebelum dan sesudah pelatihan; (2)  peserta pelatihan dapat menganalisis KI, KD dan menyusun indikator secara baik, sehingga dapat menyusun RPP mata pelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter utama dari PPK. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan direkomendasikan pada peserta untuk menjadikan RPP sebagai kontrak belajar yang dilaksanakan pada kelasnya. Bagi tim pelaksana perlu melaksanakan desiminasi pada sekolah lain.
STRATEGI PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM RANGKA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Maisyaroh Maisyaroh; Sri Untari; Tutut Chusniyah; Dedi Prestiadi; Endrik Mas Yulaidi; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra; Nova Syafira Ariyanti
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p171

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the strategy of strengthening character education based on Pancasila values through coaching students at the Elementary School Laboratory Universitas Negeri Malang, Blitar City. The research was conducted qualitatively with a case study approach. Data obtained through unstructured interviews, observation and documentation study. Data credibility checks were carried out using triangulation techniques, random member checks and discussion with fellow researchers. The results of this study indicate that the strategy of coaching students in order to strengthen Pancasila value-based character education is divided into learning and non-learning aspects. The strategy to strengthen character education based on Pancasila values in schools is implemented in accordance with the vision and mission of the school including being adjusted to the characteristics of school learning oriented towards western education patterns by focusing on understanding and using English as the excellence of the school. Combined with eastern customs which are described in the character building activities of students.Keywords: strategy; strengthening character education; pancasila value; elementary school laboratory.Abstrak: Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila melalui pembinaan peserta didik di SD Laboratorium UM Kota Blitar. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Pengecekan kredibilitas data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, pengecekan anggota secara acak (random member check) dan diskusi teman sesama peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi pembinaan peserta didik dalam rangka penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila dibagi ke dalam aspek pembelajaran dan non pembelajaran. Strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai pancasila di sekolah dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi sekolah termasuk disesuaikan dengan ciri khas pembelajaran sekolah yang berkiblat pada pola pendidikan barat dengan berfokus pada pemahaman dan penggunaan Bahasa Inggris sebagai keunggulan sekolah. Dipadukan dengan adat ketimuran yang dijabarkan dalam kegiatan pembinaan karakter peserta didik.Kata Kunci: strategi; penguatan pendidikan karakter; berbasis pancasila; sekolah laboratorium. 
KAPASITAS PERANGKAT DESA DALAM PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA Sri Untari; M. Mujtaba Habibi; Abd Mu'id Aris Shofa; Lia Nurul Fauziah; Aliyah Ardhana Riswari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v5i2p80-87

Abstract

The purpose of this study is to analyze the capacity of village apparatus in the management of village government administration in a case study in Boro Village, Selorejo District, Blitar Regency. This research approach is qualitative with the type of case study research. The data sources are obtained from informants, events, and documents. Data were collected by interview, observation, and documentation techniques. Data analysis was carried out with a case study recommended by Yin with pattern matchmaking. The results of the study show that the capacity of village officials in implementing village administration as seen from: (1) conceptual mastery is not optimal. This is due to the education level of the apparatus which is still low on average high school; minimal training experience, (2) technical skills are not optimal, caused by limited facilities, no wifi, not yet mastered applications, and lack of skills in using information technology in managing village government administration, (3) social skills are good, this becomes social capital valuable in village governance.Tujuan kajian ini untuk menganalisis kapasitas aparatur desa dalam manajemen administrasi pemerintahan desa studi kasus di Desa Boro, Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa dan dokumen. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan studi kasus yang direkomendasi Yin dengan penjodohan pola. Hasil kajian menunjukkan hasil yaitu kapasitas aparat desa dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan desa yang dilihat dari: (1) penguasaan konseptual belum optimal. Hal ini disebabkan oleh tingkat pendidikan aparat yang masih rendah rata2 SMA; pengalaman pelatihan yang minim, (2) keterampilan teknis belum optimal, yang disebabkan oleh terbatasnya sarana, belum ada wifi, belum dikuasainya aplikasi dan kurangnya keterampilan dalam penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan administrasi pemerintahan desa, (3) kecakapan sosial sudah bagus, ini menjadi modal sosial yang berharga dalam pemerintahan desa.
Strengthening character education planning based on Pancasila value in the international class program Maisyaroh Maisyaroh; Sri Untari; Tutut Chusniyah; Maulana Amirul Adha; Dedi Prestiadi; Nova Syafira Ariyanti
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 12, No 1: March 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v12i1.24161

Abstract

Education programs planned and implemented in schools have a great impact on the forming of the student’s character and intelligence. This study aims to describe the planning of management to strengthen character education based on Pancasila values in the international class program at laboratory elementary school (Labschool) Universitas Negeri Malang (UM). Qualitative research with a case study research design is used in this study. The data was obtained through unstructured interviews with principals, teachers, education personnel, school committees, and stakeholder. All information is tested for credibility and validity through triangulation. The results of this study showed that planning activities in character education strengthening programs are divided into aspects of learning and non-learning. The formulation of the school's vision and mission is used as the basis for implementing character education in schools, by adjusting learning characteristics that refer to western education patterns, which are combined with eastern culture as outlined in student character-building activities. The impact of implementing school strategies in strengthening student character is inherent in students’ daily lives, both in the environment where they live and in their school environment, and continues to carry over into adulthood.