Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Islamic Organizational Communications in Delivering Motivation to Youth in Pitumpanua, Wajo Regency Elfrianto, Elfrianto; Sultan, M. Iqbal; Bahfiarti, Tuti
International Journal of Demos (IJD) Volume 4 Issue 3 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i3.324

Abstract

AbstractThis study aims to examine the communication of the Islamic Organization of DDI in motivating Pitumpanua teenagers. The local community well received the DDI organization in Pitumpanua. DDI responds to the phenomenon of many people dropping out of education and the many religious movements that are intolerant of differences. Similar to other social organizations equipped with autonomous bodies and institutions within the DDI organization, some play a role and are instrumental in its development. However, according to Islamic law, the DDI organization is identical to the education and da’wah movement. The research method used in this paper is a qualitative descriptive method, and the researcher is the crucial instrument in the research. The results of this study indicate that DDI contributes to making teenagers aware of the importance of learning Islamic religious education as a motivation to have a strong foundation in themselves to achieve a better future.Keywords: DDI Pitumpanua, Youth Education Motivation, Organizational Communication. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi Ormas DDI dalam memotivasi remaja Pitumpanua. Masyarakat setempat menyambut baik organisasi DDI di Pitumpanua. DDI merespon fenomena banyaknya masyarakat putus sekolah dan banyaknya gerakan keagamaan yang tidak toleran terhadap perbedaan. Serupa dengan organisasi sosial lainnya yang dilengkapi dengan badan dan lembaga otonom di dalam organisasi DDI, beberapa berperan dan berperan dalam perkembangannya. Namun, menurut hukum Islam, organisasi DDI identik dengan gerakan pendidikan dan dakwah. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode deskriptif kualitatif, dan peneliti merupakan instrumen penting dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DDI berkontribusi untuk menyadarkan remaja akan pentingnya mempelajari pendidikan agama Islam sebagai motivasi untuk memiliki landasan yang kuat dalam diri mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.Kata kunci: DDI Pitumpanua, Motivasi Pendidikan Pemuda, Komunikasi Organisasi.
Adaptasi Diri Warga Binaan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa Andini, Andini; Bahfiarti, Tuti; Karnay, Sudirman
Kinesik Vol. 11 No. 2 (2024): August
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v11i2.1233

Abstract

This research aims to describe the self-adaptation of inmates at the Sungguminasa Class IIA Women's Correctional Institution which can be achieved by fulfilling basic needs. This type of research is descriptive qualitative and uses observation, interviews and documentation of inmates as research informants consisting of backgrounds on different criminal cases, sentences and time spent serving their sentences. The research results show that self-adaptation efforts are achieved by fulfilling basic needs which include fulfilling physiological, psychological and social needs. Furthermore, self-adaptation is achieved by implementing habits and skills that can and encourage them to gain self-confidence in arranging a new life. Furthermore, self-introduction efforts by recognizing and knowing each other's weaknesses and strengths as well as self-adaptation are achieved by self-acceptance by accepting themselves as prisoners free from shame and worry about other people's views of them.
Komunikasi Antar Etnik di Tengah Keberagaman Budaya di Kota Kendari Yahya, Ismayanti; Bahfiarti, Tuti; Farid, Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.329 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antar etnis di tengah keberagaman budaya di Kecamatan Kadia, serta bentuk-bentuk komunikasi antar etnis. Teori pokok yang digunakan adalah komunikasi antar budaya dan konsep komunikasi antar etnis. Pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara (interview) dan observasi mendalam pada informan penelitian yang dipilih secara Purposive Sampling berdasarkan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pola komunikasi antar etnis pada masyarakat Kecamatan Kadia Kota Kendari yang meliputi; bahasa sebagai simbol, pengalaman lintas budaya, komunikasi antar pribadi, dan pengalaman komunikasi antar etnis dengan bentuk komunikasi yang ditandai dengan berbagai hal yang lazim terjadi dalam komunikasi antar budaya seperti; komunikasi persuasif, adaptasi budaya dalam komunikasi, serta didukung oleh situasi atau lingkungan tempat mereka berinteraksi yang relatif membaur
Efektivitas Komunikasi Pembelajaran Pelatihan Model Blended Learning Kalatasik, Arniati J.; Bahfiarti, Tuti; Mau, Muliadi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15802

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas komunikasi pembelajaran dalam pelatihan dengan model BL. Penelitian ini menerapkan penelitian kuantitatif metode survei dengan membagikan kuesioner terdiri dari 18 pernyataan sikap dalam bentuk skala likert (Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, Netral, Setuju, Sangat Setuju) yang akan dipilih oleh responden dan dibagi ke dalam 3 indikator, yakni Kemampuan Komunikasi Tenaga Pelatih, Keaktfian Peserta, dan Interaksi Pembelajaran. Hasil dari penelitian ini bahwa efektivitas komunikasi pembelajaran dalam model BL dianggap sangat tinggi oleh peserta pelatihan. Kemampuan komunikasi tenaga pelatih dinilai tinggi, menunjukkan keterampilan yang efektif dalam menyampaikan materi. Keaktifan peserta juga dinilai tinggi, menunjukkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Interaksi pembelajaran dinilai tinggi, menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Temuan ini relevan untuk mengembangkan program pelatihan di masa depan dan merumuskan kebijakan pendidikan yang mempertimbangkan peran teknologi dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan.
Pemanfaatan Media Sosial Anak Petani Kakao di Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur Alghifari Yunus, M Fikri; Bahfiarti, Tuti; Farid , Muhammad
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i5.1406

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat, khususnya media sosial, yang telah menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat, termasuk di kalangan anak petani kakao. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial di kalangan anak petani kakao di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian survei sebagai metode penelitian dan metodologi kuantitatif deskriptif Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak petani kakao di Kecamatan Wotu sudah memanfaatkan media sosial secara intensif, khususnya platform seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Mereka menggunakan media sosial untuk berbagai keperluan, seperti berbagi informasi, berkomunikasi dengan teman dan keluarga, hingga hiburan. Meskipun demikian, terdapat juga beberapa kendala dalam pemanfaatan media sosial, seperti kurangnya pemahaman tentang penggunaan media sosial yang bijak dan aman. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial di kalangan anak petani kakao di Kecamatan Wotu cukup intensif, namun perlu adanya upaya untuk meningkatkan literasi digital dan penggunaan media sosial yang lebih bijak di kalangan mereka.
TRANSFORMASI DIGITAL USAHA KECIL: STUDI KASUS PEMASARAN MEDIA SOSIAL TOKO ROTI LOKAL jalil, Fajrianto; Maria Fatimah, Jeanny; Bahfiarti, Tuti; Ikhwan, Fadeliyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1625-1637

Abstract

Transformasi digital telah menjadi faktor kunci dalam strategi pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing di era digital. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, dalam mendukung pemasaran digital pada UMKM, dengan studi kasus pada Sakinah Cake Bakery di Luwu Timur. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran digital, tantangan yang dihadapi, serta dampak transformasi digital terhadap pertumbuhan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dapat meningkatkan brand awareness, keterlibatan pelanggan, dan volume penjualan melalui strategi visualisasi produk, interaksi pelanggan, serta promosi berbasis konten. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya pemahaman teknis, dan persaingan dengan bisnis konvensional masih menjadi hambatan utama dalam implementasi strategi pemasaran digital. Studi ini memberikan kontribusi akademik dalam memahami peran media sosial dalam transformasi digital UMKM serta rekomendasi strategis bagi pelaku usaha dalam mengoptimalkan pemasaran berbasis digital.
Pola Komunikasi Interpersonal Dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja Penyandang Disabilitas Pada Forum Disabilitas Kota Maros Wulandari, Adinda Tri; Bahfiarti, Tuti; Fatimah, Jeanny Maria
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2369-2374

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pola komunikasi interpersonal yang diberikan kepada remaja penyandang disabilitas fisik dalam pembentukan identitas diri mereka pada Forum Disabilitas Kota Maros. Dilatarbelakangi oleh terjadinya krisis identitas yang berdampak terhadap psikologi kognitif pertumbuhan dan perkembangan remaja penyandang disabilitas fisik, sehingga mengakibatkan remaja tersebut mengalami kebimbangan antara dua pilihan yakni, menarik diri dari lingkungan sosial atau meleburkan diri terhadap lingkungan sosial dan kehilangan identitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap tiga narasumber yakni Koordinator Program Inklusi BaKTI Kabupaten Maros, Sekretaris Forum Disabilitas Maros, dan Pendamping Penyandang Disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang diberikan kepada remaja penyandang disabilitas fisik, dicirikan sebagai keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif dan kesetaraan, mampu meminimalisir kesenjangan yang terjadi selama proses kegiatan komunikasi, sehingga meberikan rasa aman dan percaya bagi remaja penyandang disabilitas fisik untuk membuka diri, dan keberhasilan dalam pembentukan identitas diri remaja penyandang disabilitas fisik terlihat dari cara mereka yang bisa menjadi dan menghargai diri mereka sendiri tanpa mengikuti arus dan tuntutan yang ada di lingkungan sosial mereka.
Analisis Semiotika Arsitektur Rumah Adat Suku Kajang di Kabupaten Bulukumba Fajar, Tri Rahmat; Fatimah, Jeanny Maria; Bahfiarti, Tuti
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 1 (2025): Nopember 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i1.803

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perhatian terhadap semakin memudarnya nilai-nilai budaya dalam arsitektur tradisional akibat pengaruh modernisasi, khususnya pada masyarakat adat Suku Kajang di Kabupaten Bulukumba. Studi ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam setiap elemen arsitektur rumah adat Kajang serta menjelaskan keterkaitannya dengan sistem nilai dan prinsip hidup Pasang ri Kajang yang menekankan kesederhanaan, kejujuran, kepasrahan, dan keseimbangan dengan alam. Secara akademis, penelitian ini penting karena memperluas penerapan teori semiotika Charles Sanders Peirce dalam kajian komunikasi budaya dan arsitektur vernakular, sementara secara praktis, hasilnya dapat menjadi dasar pelestarian rumah adat sebagai warisan budaya serta sumber pembelajaran nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat Kajang, kemudian dianalisis menggunakan teori segitiga makna Peirce (tanda, objek, dan interpretant). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bagian rumah adat memiliki makna simbolik yang mendalam: arah rumah menghadap barat melambangkan kefanaan dan penghambaan kepada Tuhan; material alami mencerminkan kesederhanaan; kolong rumah menandakan keterikatan dengan tanah; tiang tengah menjadi poros spiritual penghubung langit dan bumi; anjong berfungsi sebagai penanda status sosial; dapur merepresentasikan kejujuran; dan kamar menjadi simbol aurat dan kehormatan. Kesimpulannya, arsitektur rumah adat Kajang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai teks budaya yang menyampaikan pesan spiritual, sosial, dan ekologis. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengisi kesenjangan literatur semiotika arsitektur tradisional di Indonesia dengan menekankan hubungan antara bentuk fisik dan nilai-nilai budaya lokal. Implikasi praktisnya, hasil studi ini dapat dijadikan acuan dalam upaya pelestarian warisan budaya dan pengembangan desain arsitektur berkelanjutan berbasis kearifan lokal.
Analisis Semiotika Arsitektur Rumah Adat Suku Kajang di Kabupaten Bulukumba Fajar, Tri Rahmat; Fatimah, Jeanny Maria; Bahfiarti, Tuti
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 1 (2025): Nopember 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i1.803

Abstract

Penelitian ini berangkat dari perhatian terhadap semakin memudarnya nilai-nilai budaya dalam arsitektur tradisional akibat pengaruh modernisasi, khususnya pada masyarakat adat Suku Kajang di Kabupaten Bulukumba. Studi ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam setiap elemen arsitektur rumah adat Kajang serta menjelaskan keterkaitannya dengan sistem nilai dan prinsip hidup Pasang ri Kajang yang menekankan kesederhanaan, kejujuran, kepasrahan, dan keseimbangan dengan alam. Secara akademis, penelitian ini penting karena memperluas penerapan teori semiotika Charles Sanders Peirce dalam kajian komunikasi budaya dan arsitektur vernakular, sementara secara praktis, hasilnya dapat menjadi dasar pelestarian rumah adat sebagai warisan budaya serta sumber pembelajaran nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat Kajang, kemudian dianalisis menggunakan teori segitiga makna Peirce (tanda, objek, dan interpretant). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bagian rumah adat memiliki makna simbolik yang mendalam: arah rumah menghadap barat melambangkan kefanaan dan penghambaan kepada Tuhan; material alami mencerminkan kesederhanaan; kolong rumah menandakan keterikatan dengan tanah; tiang tengah menjadi poros spiritual penghubung langit dan bumi; anjong berfungsi sebagai penanda status sosial; dapur merepresentasikan kejujuran; dan kamar menjadi simbol aurat dan kehormatan. Kesimpulannya, arsitektur rumah adat Kajang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai teks budaya yang menyampaikan pesan spiritual, sosial, dan ekologis. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengisi kesenjangan literatur semiotika arsitektur tradisional di Indonesia dengan menekankan hubungan antara bentuk fisik dan nilai-nilai budaya lokal. Implikasi praktisnya, hasil studi ini dapat dijadikan acuan dalam upaya pelestarian warisan budaya dan pengembangan desain arsitektur berkelanjutan berbasis kearifan lokal.