Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal KACA

Ideologi Radikal dalam Islam: Doktrin Khawarij dalam Gerakan Islam Kontemporer Achmad Muhibin Zuhri
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 12 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v12i2.470

Abstract

Semenjak abad pertama sejarah Islam hingga saat ini, seringkali terjadi konflik dan pertikaian antar pemeluknya. Akar konflik tersebut tak hanya berasal dari perbedaan cara pandang keagamaan, namun juga berakar dari ketidakadilan sosial dan perbedaan pandangan politik. Di antara kelompok Islam era awal yang sering diklaim sebagai tunas radikalisme Islam adalah kelompok khawarij. Kelompok ini yang berhasil mendesain perbedaan politik menjadi perbedaan yang bernuansa konflik keagamaan. Artikel ini mendiskusikan tentang ketersambungan ideologi Khawarij dengan Gerakan Islam kontemporer yang jamak menjadikan aksi intoleransi, radikalisme dan terorisme sebagai “cara berislam yang benar”. Dengan menggunakan pendekatan sejarah kritis yang berupaya mengulik ideologi kelompok radikal yang eksis hari ini, riset ini menyimpulkan bahwa kelompok teroris dan gerakan radikal di Indonesia memiliki kesamaan ideologi dengan kelompok khawarij. Doktrin kelompok khawarij yang diwarisi oleh jaringan kelompok teroris, antara lain: takfirisme, jihadisme dan khilafah. Tridoktrin inilah yang menjadi lokomotif ajaran Islam pada beberapa kelompok yang dengan sengaja diajarkan dan diidoktrinasikan oleh ideolog masing-masing kelompok. Sebagaimana paradigma khawarij, kelompok radikal beranggapan bahwa tidak ada konstitusi di dunia yang sah dan legal untuk ditegakkan kecuali yang bersumber dari hukum Tuhan.
Etos Kerja Islami sebagai Karakter Muslim Perspektif Hadis Riwayat Ibnu Majah Nomor 4168 Rizqiyah, Afi; Nur, Zia Choirul Labib; A’rifah, Alda Nihayatul; Zuhri, Achmad Muhibin
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 14 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v14i1.624

Abstract

Etos kerja berperan penting sebagai pendorong produksivitas dalam bekerja dan kualitas kinerja seseorang. Rendahnya etos kerja berdampak pada rendahnya kualitas kinerja. Terjadinya penyelewengan dalam pekerjaan merupakan dampak rendahnya etos kerja. Misalnya kasus korupsi yang hingga kini memiliki angka pelaporan yang cukup tinggi. Etos kerja rendah juga berdampak pada pola hidup. Misalnya masih maraknya pengemis dengan kondisi fisik layak bekerja. Problem ini mendorong dilakukannya penelitian yang bertujuan untuk menganalisis etos kerja Muslim perspektif HR. Ibnu Majah No. 4168. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Sehingga sumber utama maupun sekunder penelitian berupa karya tulis yang berhubungan dengan topik penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan prosedur analisis Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja yang termuat dalam kandungan HR. Ibnu Majah No. 4168 terdiri dari tekad kuat atau tekun dalam bekerja, menghadapi musibah dengan penuh kesabaran, berpikir kritis terhadap segala hal yang terjadi dalam kehidupan, bekerja secara mandiri (tidak meminta-minta), bersungguh-sungguh dalam bekerja, dan mempercayai takdir Allah Swt dalam setiap langkah. Secara garis besar, prinsip utama yang menjadi bingkai etos kerja dalam perspektif hadith ini adalah iman dan takwa.