Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Novel Sejarah Sebagai Media Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas Haris Firmansyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7983565

Abstract

This study aims to find out how to use historical novels as a medium for learning history. The research method that researchers use is descriptive qualitative method. This research was conducted at SMK Cahaya Bangsa in Rasau Jaya, Kubu Raya Regency. The techniques used for data collection are observation, interviews, and documentation. Sources of informants in this study were history teachers and class XI students. The results of this study indicate that history teachers have utilized historical novels as learning media. As one of the learning media that can develop and explain imaginative literacy, so that it can help students' interest in studying history. The teacher has a very important role in learning. Like preparing learning media for historical novels. Before starting the lesson , the teacher prepares a lesson plan in advance, including the use of historical novels as a learning medium. In its implementation the teacher divides into several groups and gives each group of students a historical novel that is appropriate to the learning material. At the learning evaluation stage the teacher gives assignments to each group to analyze what is contained in the historical novel and asks each group to present their presentation results.
Pemanfaatan Literasi Digital dalam Pembelajaran Sejarah Haris Firmansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12511

Abstract

Tujuan penelian ini yakni untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru dalam mengakses Literasi Digital dan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam menggunakan Literasi Digital sebagai media pembelajaran Sejarah. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah medote kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Mujahidin, Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah guru sejarah dan siswa kelas XI. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) guru mampu mengaplikasikan literasi digital dalam pembelajaran sejarah, membuat rancangan media pembelajaran literasi, menganalisis informasi literasi digital yang tepat dan mengevaluasi hasil pembelajaran melalui teknologi digital yang memuat meteri-meteri sejarah. kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sejarah menjadi lebih terarah dan tepat sasaran. (2) Pembelajaran sejarah terutama pada masa pandemic covid 19 sangat memerlukan literasi digital. Oleh sebab itu, guru sejarah Madrasah Aliyah Mujahidin memaksimalkan pemanfaatan literasi digital ini dengan beberapa tahapan. Tahap pertama yakni tahap perencanaan, selain menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) guru juga menyiapkan serta mencari literasi digital yang sesuai dengan materi pembelajaran. Tahapan kedua, guru mengimplementasikan perencanaan yang telah disusun kedalam proses pembelajaran sejarahnya, yakni dengan membagikan atau memberi literasi digital yang bertema sejarah kepada siswa. Kemudian meminta siswa untuk membaca dan membuat review literas digital tersebut. Dengan memaksimalkan literasi digital sebagai media pembelajaran sejarah diharapkan siswa mampu memahami dan menganalisis pembelajaran sejarah dengan tepat. Kata Kunci: Literasi digital, pembelajaran sejarah
Pengenalan dan Pelestarian Budaya Kalimantan Barat pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Tour de Museum Haris Firmansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14183

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Artinya bangsa Indonesia memiliki keragaman suku, ras, etnis, bahasa dan budaya yang berkembang dari zaman dahulu hingga sekarang. Tumbuhnya keanekaragaman budaya ini tidak lepas dari peran generasi suku bangsa yang selalu memperkenalkan dan melestarikannya agar tetap eksis pada generasi suku bangsa berikutnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Kalimantan Barat kepada siswa kelas VI SDN 09 Pontianak Tenggara melalui wisata museum. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemeriksaan silang. Lokasi penelitian ini berada di Museum Provinsi Kalimantan Barat. Subyek atau informan penelitian ini adalah siswa SD Negeri 09 Pontianak dan Museum Kalbar. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Berbagai informasi faktual tentang keragaman budaya lokal dapat diperoleh melalui museum atau sumber belajar lainnya. Tentunya museum dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi generasi muda khususnya pelajar untuk mengenal berbagai budaya lokal yang hidup di Kalimantan Barat. Museum digunakan tidak hanya untuk taman, tetapi juga untuk merekam dan melestarikan berbagai benda alam dan budaya untuk studi, penelitian, dan rekreasi. Kata Kunci: budaya, pelestarian, pengenalan, museum
Penggunaan Aplikasi Quizizz Dalam Evaluasi Pembelajaran Sejarah Kelas X IPA 2 SMA Negeri 9 Pontianak Ellisya Sejarah; Andang Firmansyah; Haris Firmansyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8388428

Abstract

This study aims to determine the use of the Quizizz application by teachers in evaluating history learning, starting from the design of the evaluation form, implementation and constraints using the Quizizz application for class X IPA 2 SMA Negeri 9 Pontianak. This study uses a descriptive qualitative research method. The data sources for this research were a history teacher and six students in class X IPA 2. The research location was at SMA Negeri 9 Pontianak, Jl. Tanjung Raya II, Komp. Integrated School, Kec. East Pontianak, Pontianak City. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data collection tools are observation sheets, interview guides, and documentation. Data analysis techniques researchers use data reduction, data presentation and drawing conclusions. To test the validity of the data researchers used triangulation. From the results of data analysis, researchers know that: (1) The teacher prepares a design for learning evaluation forms, introduces and guides how to use the Quizizz application. (2) Implementation of the use of the Quizizz application in evaluating history learning. (3) The use of the Quizizz application plays a major role in measuring students' abilities as well as providing feedback between teachers and students on the learning process.
DAMPAK PEMBANGUNAN PARIWISATA JUNGKAT RESORT PADA ASPEK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Warneri Warneri; Iwan Ramadhan; Imran Imran; Haris Firmansyah; Hadi Wiyono
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v9i2.2606

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui untuk dampak pembangunan wisata Jungkat Resort yang ditinjau dari aspek ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kecamatan Jungkat Kabupaten Mempawah. Penggunaan metode pada penelitian ini adalah dengan metode kualitantif deskripsi dengan penggunakan pendekatan etnografi, yaitu dengan melalukan observasi dan wawancara secara mendalam kepada informan. Hasil peneltian ini adalah perubahan kehidupan masyarakat desa Jungkat dalam tinjauan sosial sejak pembangunan wisata Jungkat Resort diantaranya ialah pada interaksi antar masyarakat sekitar dengan masyarakat pendatang yang menetap di sekitar untuk mengisi peluang kesempatan kerja serta interaksi sosial masyarakat setempat dengan wisatawan, baik dalam berhubungan jasa maupun non-jasa atau adanya interaksi jual beli, memberikan kemajuan secara infrastruktur dan pembangunan secara fisik dan non-fisik. Bentuk perubahan ekonomi diantaranya ialah memberikan peluang, kesempatan kerja bahkan kepada pekebun dan petani disekitar obyek wisata Jungkat Resort untuk menjual hasil bumi bahkan dampak ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat pendatang yang berpindah untuk mencapai memiliki kesejahteraan hidup yang lebih baik. Hubungan sosial masyarakat juga lebih baik, karena adanya perasaan saling memelihara obyek wisata Jungkat Resort antar satu sama lainnya, sebagaimana pada awal pembangunan Jungkat Resort, adanya saling berpartisipasi aktif walapun secara sederhana.
Tour de Museum: Pengenalan dan Pelestarian Budaya Kalimantan Barat Haris Firmansyah; Hadi Wiyono; Iwan Ramadhan; Nur Meily Adlika; Shilmy Purnama; Jumardi Budiman
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6122

Abstract

  Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini, yaitu: (1) untuk meningkatkan minat peserta didik dalam mempelajari serta mengenal budaya daerah Kalimantan Barat; dan (2) untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya Kalimantan Barat. Metode PkM dalam bentuk pelatihan dengan mengobservasi museum Provinsi Kalimantan Barat bersama peserta didik serta pemberian angket dan tes. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 27 peserta didik kelas VI SD Negeri 09 Pontianak Tenggara, dan pendamping peserta didik yang terdiri dari kepala sekolah dan wali kelas VI SD Negeri 09 Pontianak Tenggara. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa meningkatnya minat peserta didik kelas VI SD N 09 Pontianak Tenggara belajar sejarah budaya dari hasil angket minat peserta didik rata-rata skor 87% kategori tinggi, serta meningkatnya pengetahuan peserta didik tentang budaya Kalimantan Barat dengan rata-rata hasil tes sebesar 82 dengan kategori A.
Workshop Penyusunan Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas Untuk Pengembangan Diri Guru-Guru di SMAN 10 Pontianak Ika Rahmatika Chalimi; Haris Firmansyah; Astrini Eka Putri; Edwin Mirzachaerulsyah; Andang Firmansyah; Hadi Wiyono
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 1 (2023): Maret (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v1i1.66197

Abstract

Tujuan umum dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatnya pengembangan diri guru melalui penyusunan laporan hasil penelitian tindakan kelas. Dalam kegiatan ini yang menjadi sasaran yang strategis adalah guru-guru di SMAN 10 Pontianak. Penentuan masyarakat sasaran yang direkrut berdasarkan kelompok kerja guru di Kota Pontianak. Khalayak sasaran pada kegiatan workshop penyusunan laporan penelitian tindakan kelas untuk pengembangan guru-guru SMAN 10 Pontianak adalah guru-guru di SMAN 10 Pontianak. Dengan jumlah guru yang menjadi sasaran sebanyak 20 orang. Penentuan masyarakat sasaran yang direkrut berdasarkan kelompok kerja guru di Kota Pontianak. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 4 jam dengan sistem blok waktu yakni 2 jam teori dan 3 jam praktikum (pendampingan penulisan proposal). Adapun metode yang digunakan dalam PKM ini adalah worsshop yang dibagi dalam beberapa kegiatan yakni pemberian materi, pendampingan dan evaluasi kegiatan PKM untuk guru SMAN 10 Pontianak. Adapun mekanisme pelaksanaan kegiatan dibagi dalam 2 (dua) sesi yakni: Sesi Pertama, mencakup penyampaian teori prosedur PTK; dan Sesi Kedua, mencakup teori dan praktik pembuatan proposal PTK; Mendampingi guru dalam menyelesaikan permasalahan yang ditemui saat melaksanakan PTK serta mengisi sistematika laporan PKM yang telah disediakan.
Analisis Strategi Guru Sejarah Dalam Menanamkan Karakter Nasionalisme Pada Peserta Didik Kelas XI IPS SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak Yosafat Kevin; Ika Rahmatika Chalimi; Haris Firmansyah
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5412

Abstract

The role of parents and teachers is very important in shaping the character of students, especially nationalism character. Teachers have the task of instilling nationalism character in the learning process. This research used qualitative methods with descriptive form. The research subjects consisted of history teachers, and students. The data collection techniques used observation, interviews and documentation with the data collection tools are in the form of observation guidelines, interview guidelines and documentation. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that: (1) history teachers instill the character of nationalism in students by having students take part in flag ceremonies, using Indonesian language properly and correctly, and participate in singing national or mandatory songs. (2) The method of implementing strategies used by history teachers to su pport their strategy forms can be in the form of making lesson plans (RPP), using learning media, and through discussions. and (3) the obstacles encountered by history teachers in carrying out their forms of strategy can be from the use of the learning media used, the differences in character of each student, and the allocation of time. So, it can be concluded that the things that history teachers have done in learning can foster nationalist character in students.
Pemanfaatan Situs Makam Raja Tanjungpura Ketapang sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Peserta Didik di Kelas X SMA Negeri 1 Muara Pawan Tia Rahayu Pebrianti; Ika Rahmatika Chalimi; Haris Firmansyah
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5534

Abstract

The purpose of this research is to explore how the Tanjungpura Ketapang King's Tomb Site can be used as a source of history learning for class X students at SMA Negeri 1 Muara Pawan. Research using a qualitative descriptive method approach. Data was obtained through interviews with history teachers, class Data collection was carried out through observation, interviews and document analysis. Data analysis uses an interactive approach, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity is guaranteed through triangulation of sources and techniques. Research findings include: (1) Although the material about the Tanjungpura Ketapang King's Tomb Site has not been officially included in the Learning Implementation Plan (RPP), it has been applied in history learning by linking it with historical material about Islamic Kingdoms in Indonesia, (2) The site The Tomb of the King of Tanjungpura Ketapang is used as a learning resource by teachers because it provides a rich educational experience by involving students in making direct visits to the site. (3) Several obstacles faced in this research include limited time during the learning process, especially when visiting the site. The Tomb of the King of Tanjungpura, and problems from students because some of them were less responsive when participating in the learning process, especially visiting the site.
Introduction and Preservation of Cultural Heritage Along the Kapuas River in Pontianak for History Teachers and Students Mohammad Rikaz Prabowo; Andang Firmansyah; Ika Rahmatika Chalimi; Haris Firmansyah; Astrini Eka Putri; Edwin Mirzachaerulsyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i4.12103

Abstract

History learning requires teachers to contextualize the material by utilizing the environment where students live as interrelated learning material. For example, with its historical journey, integrating the potential of natural wealth in Pontianak, such as the Kapuas River, can be used for educational purposes. Community service activities aim to introduce past cultural heritage, most of which is located around the banks of the Kapuas River. There were 32 participants in this activity, consisting of teachers and students. Through this activity, it is hoped that teachers will have an overview of cultural heritage, which can be used as a historical learning resource to contextualize or link to learning material. The method used is Participatory Action Research (PAR), which involves providing materials and visits to cultural heritage sites to provide participants with an overview of the history of Pontianak and its cultural heritage. Among others are the Pontianak Sultanate area, namely the Kadriyah Palace and the Jami Mosque. Visitors can build communication and get material directly from resource persons on duty at the location. The activity results showed that after visiting one of the locations, participants felt emotional closeness and actively explored independently, building discussions with resource persons to enrich their knowledge. Participants also felt satisfied with the information provided by the resource person, thereby increasing their knowledge and insight about the cultural heritage on the banks of the Kapuas River, Pontianak. As evaluation material, this activity can be held again with a different theme and include more literature related to the sites visited.