p-Index From 2021 - 2026
8.129
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Indo-Islamika Journal of Education and Learning (EduLearn) JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Potensia TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Auladuna AT TA´DIB Psikis : Jurnal Psikologi Islami Jurnal Pendidikan Islam EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam SOSIOLOGI NUSANTARA PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Jurnal Manajemen Pendidikan Edukasia Islamika Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an At-Turats Al-Hayat: Journal of Islamic Education Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Tadbir Muwahhid RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Istawa: Jurnal Pendidikan Islam AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education DAYAH: Journal of Islamic Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Journal On Teacher Education (Jote) Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) BAKTI BANUA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Abdimas Singkerru TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Mimbar Agama Budaya IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Muslim Heritage Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Jurnal Tarbiyatuna Jurnal Abdimas Mahakam
Claim Missing Document
Check
Articles

Fiqh Learning Methodology in Responding Social Issues in Madrasa Mansir, Firman; Karim, Abdul
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 7 NO. 2 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v7i2.20024

Abstract

AbstractThis research aims to find out how students in Fiqh learning should have the ability to direct or form themselves in the learning process, what will be studied and to what extent, when, and how they will learn. Thus, students do not just become passive recipients in the learning process itself. In this case, it also emphasizes the importance of emotions, open communication and the values that each student has. This type of research uses a qualitative research methodology with a focus on literature research methods (data collection/sources). The results of this research show that Fiqh subjects in madrasas and public schools that should be able to raise awareness of students in terms of religion after studying Fiqh are increasingly motivated to practice it, but in fact, the students have not been able to adjust the learning maximally in their daily lives.                                                                      Abstrak     enelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siswa dalam pembelajaran Fiqih harus memiliki kemampuan mengarahkan atau membentuk diri sendiri dalam proses pembelajaran, apa yang akan dipelajari dan sejauh mana, kapan, dan bagaimana mereka akan belajar. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi penerima yang pasif dalam proses pembelajaran itu sendiri. Dalam hal ini juga ditekankan pada pentingnya emosi, komunikasi yang terbuka dan nilai-nilai yang dimiliki setiap siswa. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan menitikberatkan pada metode penelitian kepustakaan (pengumpulan / sumber data). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mata pelajaran Fiqih di madrasah dan sekolah negeri yang semestinya dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam hal agama setelah mempelajari Fiqh semakin termotivasi untuk mengamalkannya, namun nyatanya siswa belum mampu menyesuaikan belajar secara maksimal dalam kehidupan sehari-hari mereka.  How to Cite:  Mansir, F., Karim, A. (2020).  Fiqh Learning Methodology in Responding Social Issues in Madrasa. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 7(2), 241-251. doi:10.15408/tjems.v7i2.20024.
Model Pembelajaran Abad 21 Dalam Perspektif Pendidikan Islam Mansir, Firman
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 1 No. 4 (2024): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, April 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/f971q556

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pembelajaran abad 21 melalui berbagai model dengan objek pembelajaran sains sebagai dasar dan kiblat dengan perspektif pendidikan Islam. Ilmu pengetahuan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ilmu agama maupun non-agama. Integrasi antara ilmu agama dan ilmu non-agama akan mencetak generasi yang hebat dalam segi intelektualitas maupun religiusitasnya. Pembelajaran abad 21 yang terbaik adalah yang dapat mengintegrasikan pembelajaran agama dan sains. Maka penting untuk melihat antara keduanya tentang model pembelajaran sains dilihat dari perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan bentuk studi pustaka (library research). Penelitian ini berupa penelitian yang menggunakan studi atau kajian literatur berupa jurnal atau artikel ilmiah sebagai objek yang utama. Objek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu tentang model pembelajaran abad 21 dengan objek sains dalam perspektif pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan bahan-bahan bacaan berupa jurnal atau artikel ilmiah yang relevan dengan pembelajaran sains dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model-model pembelajaran sains yang sering digunakan jika dipandang dari perspektif pendidikan Islam sudah terintegrasi dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan Islam maupun tujuan pendidikan umum, khususnya bidang sains sehingga menjadi model pembelajaran abad 21.
Penerapan Manajemen Kurikulum Pendidikan Agama Islam di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta Muhamad, Safril; Rahardjo, Arif Budi; Mansir, Firman
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Mendiskripsikan masing-masing tahapan penyusunan kurikulum di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, Mendiskripsikanpenerapan kurikulum di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, Mendiskripsikan strategi pengembangan kurikulum di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif analitik, Jenis penelitian ini menciptakan penemuan melalui data yang di deskriptifkan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah melalui reduksi data dan verivikasi data. hasil dari penelitian ini ialah, 1. Tahapan penyusunan manajemen kurikulum pendidikan Islam melalui pembentukan penangungjawab atau masing-masing kordinator untuk setiap kelas, melakukan rapat bersama dalam pentapan kurikulum bersama seluruh stakholder SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta. 2. Penerapan manajemen kurikulum pendidikan Islam  ialah melalui tahapan  pleaning dengan menggunakan model sistematik integrati, Pelaksanaan kurikulum dilaksanakan secara habitulistik, dan budaya humanistik diterapkan dalam proses pembelajaran. 3. strategi yang dilakukan untuk meningkatkan kuliatas kurikulum ialah, Menyelenggarakan KKG (Kelompok Kerja Guru) tiap bulan mendiskusikan konsep dan aplikasi tema yg sudah ditentukan satu semester/ tahun, Partisipasi aktif pada Kelompok Kerja Guru yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan, Partisipasi aktif pada seminar/ workshop yg diselenggarakan oleh JSAN (Jaringan Sekolah Alam Nusantara) & JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu), dan Partisipasi aktif pada seminar/ workshop yg diselenggarakan oleh P4TK MATEMATIKA & lembaga pemerintah.Kata kunci : Manajemen, Kurikulum, Pendidikan Agama Islam
Urgensi Pembelajaran Fiqih dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa Madrasah mansir, firman
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.973 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i2.538

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya pembelajaran fiqih di madrasah sebagai sarana pembelajaran keagamaan siswa, sehinga siswa mampu memiliki sikap spiritual dan religius yang baik. Pembelajaran fiqih memuat beragam materi tentang pengembangan potensi diri ke arah spiritual. Karena itu, pendidikan agama adalah pendidikan yang sangat penting untuk diajarkan kepada generasi penerus, karena di dalamnya mengajarkan banyak pelajaran tentang hidup untuk membentuk manusia menjadi cerdas dan shaleh, salah satunya adalah bagaimana cara manusia berhubungan dengan manusia yang sesuai dengan norma-norma sosial dan hubungan manusia dengan Yang Maha Kuasa. Perihal menjalani agama ini, siswa dan para pengajar dituntut dapat memiliki suatu pemahaman dan pemikiran agar dapat memahami agama secara menyeluruh. Dalam hal ini pembelajaran fiqih sangat dibutuhkan, karena ia merupakan salah satu cara dan jalan untuk dapat mengerti dan menjabarkan anjuran dan aturan dari Allah SWT dalam al-Qur’an yang sebagian masih bersifat umum. Oleh karena itu, urgensi pembelajaran fiqih perlu diajarkan dan diterapkan di berbagai lembaga pendidikan khususnya di Indonesia.   Kata Kunci: Pembelajaran Fiqih, Religiusitas siswa Madrasah.
Harmonizing Islam, Culture, and Science Education: Efforts to Prevent the Secularization of Religious and General Knowledge Mansir, Firman; Wadham, Ben; Busahdiar, Busahdiar; Farihen, Farihen; Ikhsan, Muh
Mimbar Agama Budaya Vol. 41 No. 1 (2024)
Publisher : Center for Research and Publication (PUSLITPEN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/mimbar.v41i1.38908

Abstract

This study aimed to elucidate the Islamic religious values present in science education in schools. Islamic Education (PAI) serves as a benchmark in every aspect of education in schools, particularly regarding the morality of students. Furthermore, Islamic Education is consistently juxtaposed with various other subjects, with the hope that the subjects accompanying it can impart positive values to the students. The research methodology employed was a qualitative approach using a literature review. Descriptive content analysis was utilized to analyze the data, enabling the results to address the research questions. The findings indicate that Islamic values in science education can provide a paradigm regarding the holistic concept of human beings and instill the importance of morality in every learning process for students. Therefore, Islamic content and science education can coexist to achieve good learning quality and cultivate morally upright and virtuous students.
Pemberdayaan UMKM Sebagai Usaha Meningkatkan Kualitas Pemasaran Produk Di Padukuhan Dukuhsari Wonokerto Turi Sleman Mansir, Firman; Tumin, Tumin
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 3 (2022): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i3.17698

Abstract

Community Service Community Service activities aim to empower the MSME community to improve product quality amid the Covid-19 outbreak that hit Indonesia. The fact is that it has an impact on economic aspects, especially MSMEs, to become stagnant. As a result, most MSME actors are hampered and even end up in bankruptcy. This is why MSME business actors change their sales plans through the digitalization program. The digitalization program in question maximizes the marketplace and establishes social media as a marketing procedure. In addition, digital MSME actors are required to be able to work with netizens when selling products and services. Thus, the plan to continue the sustainability of digital MSMEs can be one of the preferences in developing businesses amid the Covid-19 outbreak.
IMPLEMENTASI KEBUTUHAN MODUL LAYANAN BIMBINGAN KONSELING KLASIKAL PENGUATAN KONSEP DIRI SISWA AL AZHAR 20 CIBUBUR Handayani, Wuri; Fidesrinus, Fidesrinur; Mansir, Firman
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.997-1015

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan modul layanan bimbingan konseling klasikal untuk penguatan konsep diri berbasis adab pada siswa kelas V sekolah dasar. Krisis adab seperti kurangnya rasa hormat dan empati di kalangan siswa, yang seringkali berkaitan dengan lemahnya konsep diri, menjadi rasional utama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) melibatkan guru, orang tua, dan siswa kelas V di SD Islam Al Azhar 20 Cibubur, data mengenai kebutuhan (necessity), kekurangan (lacks), dan keinginan (wants) dikumpulkan. Hasil analisis menunjukkan konsensus (100%) akan pentingnya mengenalkan konsep diri sejak dini untuk membentuk karakter dan kesiapan sosial-emosional. Kekurangan utama dalam pembelajaran sebelumnya adalah penggunaan bahasa yang sulit dipahami (40%) dan kurangnya implementasi praktik sehari-hari (20%). Responden berharap modul dapat meningkatkan kepercayaan diri, tanggung jawab, dan kemampuan mengantisipasi konflik antar teman (60%). Modul direkomendasikan fokus pada tema "Mengenal Diriku" dan "Aku Berharga", dikemas sederhana, interaktif dengan games dan media visual, serta membutuhkan pengulangan berkala dan kolaborasi sekolah-keluarga. Secara keseluruhan, modul ini diharapkan holistik, relevan dengan perkembangan siswa, dan efektif membentuk konsep diri positif serta adab mulia
Sistem Pendidikan dan Perlindungan Anak yang Preventif di Indonesia: Perspektif HAM Mansir, Firman; Harmathilda; Yudi Ali Akbar, Muhammad; Rahmadani, Anisa; Ushuluddin, Achmad
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8520

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji urgensi penguatan sistem pendidikan dan mekanisme perlindungan anak yang bersifat preventif melalui perspektif Hak Asasi Manusia (HAM), selain itu artikel ini mengungkapkan bahwa lahirnya berbagai konflik dan kekerasan tentang anak-anak yang ada di Indonesia, berawal dari kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan anak. Selain itu kurangnya nilai-nilai akhlak yang berakar dari pendidikan Islam tidak maksimal dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berbasis kajian literatur terhadap regulasi nasional, instrumen HAM internasional serta riset-riset terkini mengenai implementasi pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia. Karena itu, perlu adanya pencegahan dan penanganan yang sesuai dengan realita sehingga konflik dan kekerasan dapat terselesaikan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan preventif harus diwujudkan melalui penguatan kurikulum berbasis HAM, peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan berperpektif hak anak, serta penyediaan sistem pelaporan dan pengawasan yang mudah diakses dan responsif. Dengan demikian, beberapa faktor perlu dipahami bersama bahwa faktor tersebut yang mampu mengentaskan berbagai kasus kekerasan dan mampu memberikan perlindungan terhadap anak. Abstract. This study emphasizes the urgency of enhancing the educational system and implementing preventive measures for child protection. Additionally, it shows that a lack of parental attention to child development is the root cause of many conflicts and acts of violence affecting children in Indonesia. Furthermore, the learning process at educational institutions often fails to maximize moral principles rooted in Islamic education. Through a review of national laws, international human rights treaties, and current research on education and child protection in Indonesia, this study adopts a qualitative approach. Therefore, effective prevention and intervention strategies are necessary to resolve conflicts and violence. The study highlights that achieving a preventive strategy requires strengthening a human rights-based curriculum, improving teachers' competence in child rights education, and establishing accessible, responsive reporting and monitoring systems. It is also vital to understand that these factors collectively have the potential to eliminate various forms of violence and protect children.
PENGUATAN IKLIM SEKOLAH DENGAN PELATIHAN PADA SISWA, GURU DAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI PEMBELAJARAN ANAK SDN 10 PONDOK PINANG DI ERA DIGITAL Rahmawati, Yuliana Mukti; Rahmadani, Anisa; Mansir, Firman; Harmathilda, Harmathilda; Akbar, Yudi Ali; Ulum, Bahrul
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i3.2230

Abstract

The learning process in society 5.0 is facing real challenges with the rapid development of informations and technologies.This social services aim to facilitate the school’s environment from problems that happened from student’s maladaptive internet use. Achieving the optimum impact, this social service give the training to improve awereness related issued for teacher and parents. This social service also give training directly for student in the form of extending attention span, cognitive flexibility and regulated emotion. There’s knowlegdes improvement and better understanding from teacher and parents about their children or student used of internet proven by their knowlege about parental guidance application and how to use it for their children behavior using smartphone
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Produktif Dusun Pongangan melalui Program Inovasi Pengembangan Produk di Era Covid-19: Kelompok Produktif Firman Mansir
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 01 (2022): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i01.1174

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat kelompok produktif di dusun Pongangan melalui inovasi pengembangan produk. Melalui kegiatan pengabdian ini kami fokus pada produksi emping. Dalam konteks pengabdian Emping merupakan sejenis camilan atau makanan ringan khas nusantara seperti keripik yang terbuat dari biji melinjo (Gnetum gnemon) dengan rasanya agak pahit. Keripik ini dibuat dan diolah dalam industri rumahan yang prosesnya secara tradisional melalui tangan dimana biji ini disangrai menggunakan pasir. Warga Padukuhan Pongangan menggunakan emping sebagai salah satu mata pencaharian untuk menunjang ekonomi warga. Persaingan bisnis yang sangat ketat membuat pembisnis bekerja keras untuk membuat produk yang berkualitas dan jenis yang bervarian sehingga menarik banyak konsumen. Dalam meningkatkan kualitas produk perlu adanya inovasi baik produk itu sendiri maupun packaging-nya. Produksi emping juga merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UMY yang penulis dampingi selama kegiatan berlangsung dan bertujuan untuk mensosialisasikan dan mempraktekan inovasi varian rasa dan packaging produk emping. Metode kegiatan yang dipraktekkan dalam program ini adalah pembekalan dan training yang diberikan pada pemilik UMKM. Hasil yang didapatkan dari program tersebut adalah meningkatkan reputasi pasaran produk UMKM Emping “Arisena” dan mahasiswa KKN UMY mendapatkan pengetahuan tentang proses produksi emping