Claim Missing Document
Check
Articles

Pembiasaan Kultural melalui Penggunaan Baju Adat sebagai Media Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif Praktik Baik Budaya Sekolah Amru, Achmad Nafal Firdaus; Ma'rufah, Dewi; Syaikhon, Muhammad
Bhinneka Tunggal Ika Journal Vol. 1 No. 3 (2025): Bhinneka Tunggal Ika Journal
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/btij.132025.368

Abstract

Indonesia sebagai bangsa multikultural menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman sejak usia dini. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membangun fondasi karakter tersebut melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembiasaan kultural melalui penggunaan baju adat sebagai media pendidikan multikultural di sekolah dasar serta mengkaji relevansinya dengan kerangka teori pendidikan multikultural dan pembelajaran responsif budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain best practice. Data diperoleh melalui observasi kegiatan sekolah, wawancara tidak terstruktur dengan guru dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi di SD Khadijah Surabaya. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengaitkan temuan empiris dengan teori pendidikan multikultural Banks dan konsep culturally responsive teaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan baju adat sebagai pembiasaan kultural tidak hanya berfungsi simbolik, tetapi menjadi media pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi, empati, keterbukaan, dan keterampilan sosial peserta didik. Praktik ini memperkuat iklim sekolah yang inklusif dan berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan multikultural melalui praktik rutin sekolah merupakan strategi alternatif yang aplikatif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Eco Enzyme : Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Alternatif Pengelolaan Sampah Milasari, Dian; Tiyanti, Eris; Arofa, Arofa; Syaikhon, Muhammad; Fadhila, Naura Kaulam; Rosita, Leni; Yuliyanto, Rizqy Robby; Asri, Putri Laras; Yolanda, Inu; Melati, Bunga Sekar; Setiawan, Fendy; Ramadhani, Irfan; Kamal, Abyan Yurdin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 3 No. 2 (2026): JUPENGEN - Mei
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v3i2.1322

Abstract

Household waste remains a major environmental issue in Indonesia due to population growth and changing consumption patterns. National data indicate that household waste dominates overall waste generation, with food waste as the largest component. Improper waste management poses serious risks to environmental sustainability and public health. One simple and community-based alternative for managing organic household waste is eco-enzyme production. This community service activity aimed to enhance community awareness and participation in household waste management through eco-enzyme production. The activity was conducted in Poncol Village using socialization, hands-on practice, and community assistance methods. The results showed that the community gained sufficient understanding of the eco-enzyme production process and was able to utilize organic household waste more effectively. Successful fermentation was indicated by a brownish liquid color and a distinctive fermented aroma. This activity positively contributed to environmental awareness and demonstrated the potential of eco-enzyme as a sustainable community-based waste management solution.