Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM ANTISIPASI AIR PASANG DAN AIR SURUT PADA KOLAM IKAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC BERBASIS ARDUINO UNO Hari Pratama Barus; Asran Asran; Andik Bintoro
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 2 (2021): JEE Edisi Oktober 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i2.1908

Abstract

Permasalahan air pasang dan air surut dikalangan masyarakat dan para peternak ikan dikolam sudah sering terjadi di Indonesia. Faktor penyebab terjadinya air pasang dan air surut pada kolam ialah salah satunya faktor gejala alam, contohnya jikalau air pasang yang berlebihan terjadi karena curah hujan yang tinggi dan jikalau air surut dikarenakan musim kemarau. Dalam penelitian ini arduino uno berfungsi sebagai mikrokontroler, sensor ultrasonic hc-sr04 menjadi sensor utama, dan pompa air sebagai alat untuk mengalirkan air kolam pada alat antisipasi banjir. Untuk kondisi air pasang ketinggian air yang didapat untuk membuang air setinggi 2 cm - 9 cm pompa membutuhkan waktu selama 40 detik, 20 secon untuk membuang air dari dalam wadah dengan jumlah volume air sebanyak 2,6 liter dan status pompa yang bekerja untuk membuang ialah pompa pasang (pompa 2). Untuk kondisi air normal, pengujian dilakukan secara manual akibat tidak ada pompa yang hidup (bekerja) dikarenakan kondisi air dalam keadaan normal. Tetapi dalam kondisi tersebut, sensor ultrasonic tetap bekerja mendeteksi ketinggian air. Untuk kategori air surut dimulai dari 30 cm hingga 20 cm, pompa air membutuhkan waktu selama 50 detik, 08 second untuk dapat mengisi air hingga kebatas normal dengan hasil sebanyak 3,25 mililiter air.
ANALISIS PENGGUNAAN RELE DIFERENSIAL SEBAGAI PROTEKSI TRANSFORMATOR 66 MVA DI PLTMG SUMBAGUT 2 PEAKER POWER PLANT 250 MW Deuria Keumala; Andik Bintoro; Salahuddin Salahuddin; Habib Muharry Yusdartono
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4221

Abstract

Salah satu proteksi pada transformator daya adalah relay diferensial, relay diferensial adalah relay yang mampu bekerja tanpa adanya koodinasi dari relay lainnya. Sehingga cara waktu kerja relay diferensial bisa dibuat secepat mungkin dari relay lainnya. Sistem proteksi yang didukung oleh setting yang bagus pada relay diferensial untuk menghindari kegagalan proteksi dan meningkatkan operasional sistem transmisi. Metode penelitian ini menggunakan data yang didapat dari PLTMG SUMBAGUT 2 PEAKER POWER PLANT 250 MW yang kemudian dilakukan perhitungan secara matematis untuk menentukan rasio current transformator , error mismatch,  arus sekunder CT, arus diferensial, arus restrain,  percent slope, dan arus setting. Ketika terjadi arus setting 0,147 ampere relay diferensial akan merespon sehingga akan membuka CB dengan besar arus yang terjadi pada saat tergangguan adalah 50.000 ampere. Ketika terjadinya masukan 66 MVA dengan arus 50.000 ampere dan tegangan 7.000 volt sehingga akan direspon oleh relay diferensial untuk mengamankan transformator. Ketika transformator dihubungkan kembali namun tidak mengalami permasalahan serius karena tegangan kecil dan durasi gangguannya juga kecil sehingga masih aman untuk transformator.
Design of Automatic Coffee Bean Roaster Based on Arduino Uno Microcontroller Romi Agustian; Andik Bintoro; Rosdiana Rosdiana; Misbahul Jannah; Salahuddin Salahuddin; Waleed Khalid Ahmed Al-Ani
International Journal of Advances in Data and Information Systems Vol. 3 No. 2 (2022): October 2022 - International Journal of Advances in Data and Information System
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/ijadis.v3i2.1238

Abstract

This study aims to design an automatic coffee bean roaster machine to meet the needs of supporting tools and machines for the downstream coffee industry. Design of a coffee bean roaster based on an Arduino uno microcontroller. The design is carried out by designing an automatic coffee bean roaster which includes making a tool framework, making programs or commands on the Arduino Uno, testing the automatic coffee bean design tool based on the Arduino Uno microcontroller. The results of the design of the automatic coffee bean roasting machine based on the Arduino uno microcontroller are functioning well. The automatic coffee bean roaster machine based on the Arduino Uno microcontroller consists of a 24V DC Power supply, Ds18b20 Sensor, 12V DC Fan, L298N Motor Driver, Servo, 12V DC Motor, 16x2 LCD, Arduino Atmega2560 Microcontroller, coffee bean roasting container and frame. Functional test results show that all components of the roasting machine are able to function according to their functions. By controlling the control system on the heating element based on a temperature of 1000C which is read by the Ds18b20 temperature sensor using the Arduino Uno program, which is driven by a servo motor with an automatic coffee roaster capacity of 250 grams per one roast.
Analysis of a Grounding System In 20 Kv Distribution Transformer Line in PLTD Gayo Lues Israq Israq; Muhammad Muhammad; Andik Bintoro; Biswas Babu Pokhrel
International Journal of Advances in Data and Information Systems Vol. 3 No. 2 (2022): October 2022 - International Journal of Advances in Data and Information System
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/ijadis.v3i2.1239

Abstract

The main purpose of grounding is to create a low-impedance path to the earth's surface for electric waves and transient voltages. An effective grounding system will minimize these effects. The grounding system plays a very important role in the protection system. The grounding system is used as a fault current discharge path to the ground. According to its function, grounding is divided into 2, namely grounding the neutral point of the power system and grounding equipment. The neutral grounding of the power system serves as a safety system or network, while the grounding of the equipment functions as a safety against touch voltage. Measurement of the type of grounding electrode on a 20 kV distribution transformer at PT. PLN Rema Gayo Lues Area uses 2 rod electrodes with a grounding resistance value of 2 Ohms.
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things (IoT) Muhammad Reza; Andik Bintoro; Raihan Putri
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4309

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things (IoT) dengan modul sensor DHT22 dan relay SSR untuk pengendalian otomatis menggunakan jaringan internet dengan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini berguna agar gabah beras terproduksi dengan baik dan mempunyai nilai mutu yaitu dengan menjaga kondisi suhu dan kelembaban ruangan agar gabah padi mendapatkan hasil mutu yang berstandart SNI dan terhindar dari hama kumbang,kutu dan lainnya. Sistem monitoring ini dibangun dengan menggunakan modul mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang dapat dimonitor dari jarak jauh menggunakan internet. Data suhu dan kelembaban yang diambil dari sensor tipe DHT22 dikumpulkan pada mikrokontroler yang kemudian dikirim ke internet secara nirkabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data suhu dan kelembaban dapat terbaca secara real time dan status relay SSR dapat dikontrol menggunakan IoT dengan platform Blynk yang juga dapat diakses menggunakan smartphone.Mampu memonitoring nilai suhu dan kelembababn pada gudang penyimpanan serta dapat mengontrol SSR untuk mematikan dan menghidupkan elemen pemanas dari jarak jauh menggunakan jaringan internet.
STUDI KADAR GAS AMONIA MENGGUNAKAN SENSOR AMONIA MQ135 MENGGUNAKAN SPREADSHEET BERBASIS INTERNET OF THING (IOT) Pendriadi Pendriadi; Selamat Meliala; Muchlis Abdul Muthalib; Andik BIntoro
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 2 April (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.25.2.75-84

Abstract

Gas amonia merupakan gas yang sangat berbahaya bagi kesehatan ayam pada kandang ayam maupun peternaknya itu sendiri, karena dengan  kadar amonia >25 ppm akan mengganggu kesehatan bagi ayam. Pada penelitian sebelumnya Kadar amonia di dalam kandang tidak boleh lebih dari 5 ppm karena dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada ayam. Penelitian dilakukan  dengan  mengukur kadar amonia dengan sensor MQ135 mengetahui pengaruh amonia terhadap keadaan ayam, mengukur suhu  dan kelembaban dengan sensor DHT22 untuk mengetahui suhu dan kelembaban pada kandang ayam. Penelitian dilakukan dengan kandang berukuran 1,5 x 1 m dengan jumlah ayam 10 ekor Pada kandang terbuka  dengan lingkungan yang baik memiliki kadar amonia 1-5 ppm dan pada kandang tertutup tanpa menggunakan kipas memiliki kadar amonia mencapai  57,270 ppm mengakibatkan kematian pada ayam sebanyak 4 ekor karena amonia yang tinggi. kenaikan kadar amonia dipengaruhi suhu dan kelembaban kandang ayam ketika kadar amonia meningkat akan menggangu kesehatan ayam sehingga digunakan kipas untuk mengurangi kadar ammonia, ketika amonia >5 ppm maka kipas akan menyala dan membuang gas amonia sehingga amonia menurun hingga < 5 ppm.
Effect of Variation in the Number of Blades on Turbine Rotation and Output Power at PLTPH (Picohydro Power Plant) Using a Kaplan Turbine Arnawan Hasibuan; Asran Asran; Sartika Yanti; Misbahul Jannah; Andik Bintoro; Ari Nrartha
Bulletin of Computer Science and Electrical Engineering Vol. 4 No. 1 (2023): June 2023 - Bulletin of Computer Science and Electrical Engineering
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/bcsee.v4i1.1170

Abstract

The turbine can be a component that plays an important role as an energy converter that produces power in a picohydro power plant (PLTPH). The turbine used in this study is the Kaplan Turbine. The Kaplan turbine is a type of reaction turbine with a head of 1.58 m. This research examines the effect of variations in the number of blades on turbine rotation and output power in pico-hydro power plants (PLTpH) using Kaplan turbines so that voltage, current, power can be generated which affect the torque value and the efficiency obtained in the PLTpH prototype. This study aims to obtain a turbine runner with the number of blades that can produce the highest efficiency, so a variation of the Kaplan turbine runner is made with a number of blade runner variations, namely 4 blades, 6 blades, and 8 blades. The results showed that the addition of the number of blades produced the highest output with the number of blades 6 which produced a turbine rotation of 218.1 Rpm, generator rotation of 2433 Rpm, generator voltage of 19 volts, generator power of 1900 watts, and torque of 17.5 Nm. Nilai efesiensi yang dihasilkan yaitu 26,62 %. The results of this research are expected to be a reference and help improve human resources to develop power plants in rural areas, and open up opportunities for the community to develop small-scale power plants, namely pico-hydro power plants.
Operation optimization of PLTMG SUMBAGUT 2 peaker 250 MW with homer M Mahlil; Andik Bintoro
Journal Geuthee of Engineering and Energy (JOGE) Vol 2, No 2 (2023): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/joge.v2i2.28

Abstract

PLTMG SUMBAGUT 2 peaker 250 MW has 13 generator units in parallel so that it is able to provide power of 239 MW, the generating power capacity per engine unit is 18,407 KW, due to the power usage in the load always changing, the P3B must be able to regulate generator operations automatically , economically, every generator operation requires a large amount of financing, especially fuel usage, fuel usage is one of the things that needs special attention because around 60% of the total operating costs incurred are fuel costs, therefore this research aims to Optimizing load and fuel bearing generators in annual plant operations using Lagrange multiplier methodology is simulated in HOMER ENERGI software, the results of this research are a gas engine system consisting of 13 gas engine generators with a capacity of 18407 kW, obtaining optimal generator results at NPC prices (Net Present Cost) is the lowest, HOMER ENERGI software makes simulation calculations easier, the most optimal system design is based on the lowest total NPC of IDR 5,125,319,000,000.00 from 13 generators, only 6 optimal generator units can produce energy of 117,510,454 KWH per year with a Levelized Cost of Energy (Rp/kWh) of 2,040 and consuming 31,274,527 m3/year of fuel.
Perancangan dan Implementasi Sistem Kendali Quadcopter AR Drone 2.0 Berbasis Pengolahan Citra Warna Fahmi, Mulqi Mauli; Daud, Muhammad; Bintoro, Andik
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2022): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Oktober 2022
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v6i2.10142

Abstract

Quadcopter AR Drone 2.0 merupakan salah satu contoh pesawat tanpa awak yang berjenis multirotor dan biasa digunakan untuk riset penelitian. AR Drone dilengkapi dengan sensor-sensor dan kamera sehingga dapat memantau sesuatu dari jarak jauh. Dengan diterapkan pengolahan citra pada quadcopter maka quadcopter akan memiliki banyak kemampuan untuk melakukan misi, seperti tracking, landing, dan mendeteksi objek tertentu. Pengolahan citra digital (digital image processing) adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan citra digital. Citra yang dimaksud pada penelitian ini adalah objek tracking yang berasal dari sensor vision (webcam). Secara matematis, citra merupakan fungsi kontinyu dengan intensitas cahaya pada bidang dua dimensi. Agar dapat diolah dengan komputer digital, suatu citra harus direpresentasikan secara numerik dengan nilai-nilai diskrit. Sebuah citra digital dapat diwakili oleh sebuah matriks dua dimensi f(x,y). Pada pengolahan warna gambar, ada bermacam-macam model salah satunya adalah model hue, saturation, value (HSV). Metode yang digunakan adalah melakukan color filtering pada ruang warna HSV yang dilakukan menggunakan drone yang mengikuti target sementara target telah ditentukan yang akan diikuti oleh drone. Berdasarkan hasil pengujian delay yang diperoleh ketika drone kembali pada target adalah 10 detik dengan jarak yang berbeda-beda yaitu 40 cm, 60 cm, 80cm, dan 100 cm.
Implementasi Data Mining Penentuan Daya Pelanggan Baru untuk Klasifikasi Subsidi dan Non Subsidi di Wilayah PLN Kota Lhokseumawe Bintoro, Andik; Safwandi, Safwandi
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 2 No. 2 (2018): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Oktober 2018
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v2i2.1011

Abstract

Penerapan model data mining dalam klasifiaksi K-Nearest Neighbor (KNN) dalampenentuan Daya Pelanggan Baru untuk Klasifikasi Subsidi dan Non Subsidi diWilayah PLN Kota Lhokseumawe sangatlah perlu untuk dilakukan. Hal ini untukmengetahui pelanggan PLN dalam klasifikasi pengelompokkan berdasarkandengan variable yang digunakan. Pelanggan baru PLN yang ingin mengetahuiberapa klasifikasi pengelompokkan listrik untuk pasang baru dapat menggunakan aplikasi ini dalam penentuan besaran daya yang digunakan untuk pasang baru. Variable yang digunakan adalah untuk K1 adalah pendapatan keluarga secara keseluruhan, K2 adalah pekerjaan orang tua, K3 adalah pekerjaan orang tua, K4 adalah luas rumah. Dari variable ini akan dimasukkan kedalam sistem dengan sub kriteria yang akan dimasukkan. Adapun Golongan tarif daya listrik subsidi terbagi menjadi dua yaitu Tarif R-1/450 VA untuk penggolongan K1 dan golongan R-1/900 VA Subsidi Tarif R-1/586 kWh untuk penggolongan K2, sedangkan Golongan K3 non subsidi Tarif R-1/1352 VA untuk rumah tangga mampu. Tujuan dari penelitian ini adalah memudahkan pelanggan baru dalam penentuan golongan yang diberikan oleh pihak PLN kota lhokseumawe dan pelanggan mengetahui besaran yang akan digunakan. Sehingga pelanggan kota lhokseumawe dapat melihat besaran jumlah daya yang diberikan. Model klasifikasi KNN menggunakan data training untuk di uji coba dengan data pengujian untuk pelanggan baru dan hasilnya dari nilai terdekat dari data training yang telah diujikan. Dalam penelitian ini data training yang digunakan adalah 30 data training, hal ini berguna untuk nilai pengujian lebih akurat dan hasil yang diharapkan menjadi lebih baik. Untuk pengujian V1 adalah dengan nilai 3, untuk kriteria V2 adalah 3, dan nilai variabel V=3 adalah 2 dan nilai variabel terakhir V4 adalah 1. Selanjutnya untuk hasil pengujian dari pelanggan baru adalah termasuk kedalam golongan subsidi R-1/900 VA Subsidi Tarif R-1/586 kWh yang telah dilihat dari hasil training. Hasil dari aplikasi ini dapat menampilkan besaran daya yang digunakan untuk pelanggan baru berdasarkan nilai pengujian yang dilakukan.Kata kunci : Klasifikasi, Daya Listrik ,KNN
Co-Authors -, Badriana -, Bakhtiar Adil Maulana Iksan Adinda Sabrina Suli Afrah, Afrah Akbar, Abdul Hanif Akmal Sujudi Al-Ani, Waleed Khalid Ahmed Aldio Reza, Rahmanda Ananda, Rizky Andika Putra Angga Pratama Ari Nrartha Arnawan Hasibuan Ashari, M.Juliansyah Asran Asran Asran Asri Asri Asri asri Atthaillah, Atthaillah Badriana, Badriana Biswas Babu Pokhrel Burhanuddin Burhanuddin Cut Ita Erliana Dahlan Abdullah Dedi Fariadi Deuria Keumala Elfiana Ezwarsyah Ezwarsyah Ezwarsyah Fadliani Fahmi, Mulqi Mauli Fuadi, Wahyu Furqaranda, Rastra Habib Muharry Yusdartono Hafli, Mudi Handasah, Ummu Hari Pratama Barus Hartono Hartono Ilma, Miftahul Indra Syahputra, Wahyu Irvan Fathur Rahman Irwansyah, Defi Israq Israq Kraugusteeliana Kraugusteeliana Lubis, Fauzan Arbi M Mahlil Maidika, Beni Meutia, Rizka Dwi Misbahul Jannah Miswar, Edi Muchlis Abdul Muthalib Muhammad Daud Muhammad Ikhwani Muhammad Ikhwanus Muhammad Imran Muhammad Muhammad Muhammad Reza Muhammad Sadli, Muhammad Muhammad Syakirman Muhammad, Muhammad Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Mutammimul Ula Muthmainnah Muthmainnah N. Nazaruddin Nasution, Aminulsyah Nasution, Habibi Azka Pendriadi Pendriadi Qori Dermawan Raihan Putri Rizky Zuliyansyah Romi Agustian Rosdiana Rosdiana Rozzi Kesuma Dinata Ruslizar, Ruslizar Safwandi Safwandi Salahuddin Salahuddin Sartika Yanti Sayed Fachrurrazi Selamat Meliala Shrestha, Ashish Sitorus, Muhammad Hafiz syarifah asria nanda, syarifah asria Syhari, Alfi Syibral Malasyi, Syibral Tengku Farhan Fadillah Teuku Multazam Triwahyono, Bambang Ummi Kalsum Waleed Khalid Ahmed Al-Ani Yulisda, Desvina Yusra, Muhammad Zahratul Fitri, Zahratul Zainal Abidin Zakia, Syarifah Zalfie Ardian Zulfahmi Zulfahmi Zulyanti, Fetty