Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi, pemeriksaan, dan pelatihan fisik untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal pada wanita menopause di Desa Gulingan, Mengwi, Badung Andayani, Ni Luh Nopi; Vittala, Govinda; Antari, Ni Komang Ayu Juni; Wibawa, Ari; Pramita, Indah; Artiana, Pande Kadek Agus
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i12025p23-33

Abstract

Wanita yang memasuki usia menopause terjadi banyak perubahan baik pada fisik maupun psikis diantaranya infeksi saluran kemih, diabetes, ginjal, hipertensi, masalah tidur, dan depresi. Adanya perubahan tersebut akan berdampak terhadap kualitas hidup wanita menopause. Salah satu aspek yang dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita menopause adalah tingkat aktivitas fisik yang dilakukan sehari- hari. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan tingkat risiko keluhan muskuloskeletal serta melakukan sosialisasi pentingnya pemahaman menopause, dampak menopause, serta cara mencegah dan mengatasi keluhan dengan pemberian latihan fisik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan 94% peserta memiliki tingkat risiko rendah pada keluhan muskuloskeletal. Tingkat pemahaman terhadap menopause yang diukur dengan kuesioner didapat nilai pre-test sebesar 46% dan mengalami peningkatan sebesar 40% menjadi 86%. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mencegah keluhan muskuloskeletal pada wanita menopause, sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan dan aktivitas fisik dengan produktif.
HUBUNGAN FREKUENSI LATIHAN FISIK DAN JENIS REHABILITASI TERHADAP FUNGSI LUTUT DAN KESIAPAN KEMBALI BEROLAHRAGAPASCA ACL RECONSTRUCTION: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil, Pembahasan, Simpulan, dan Daftar Pustaka Ni Kadek Ari Kusuma Dewi; I Putu Gde Surya Adhitya; Indah Pramita
Kinetic and Physiotherapy Comprehensive Vol 2 No 2 (2023): Volume 2 No. 2, August 2023
Publisher : PT. Kesehatan Gerak Fungsi Tubuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62004/kpc.v2i2.20

Abstract

Latar Belakang : Cedera ACL merupakan salah satu cedera umum pada populasi usia dewasa muda. Kejadian tahunan pada kasus cedera ACL sendiri pada populasi umum mencapai angka 68,6 per 100.000 orang. Insiden cedera ACL dapat disebabkan karena adanya kontak fisik serta non-kontak. Penatalaksanaan pasien dengan kasus cedera ACLdapat meliputi pendekatan non-operasi dan operasi. Kerobekan pada ACL menyebabkan adanya gangguan anatomi dan fisiologis serta membutuhkan proses penyembuhan yang cukup lama.Tujuan : Untuk mengetahui adanya hubungan frekuensi latihan fisik dan jenis rehabilitasi terhadap fungsi lutut dan kesiapan kembali berolahraga pada pasien pasca ACL reconstruction.Metode : Penelitian ini memakai metode tinjauan pustaka atau literature review. Penyusunan penelitian ini memakai data-data sekunder berupa jurnal-jurnal penelitian didapatkan oleh beragam sumber database jurnal ilmiah pada internet. Pencarian artikel literatur diselenggarakan dengan online lewat situs PubMed serta Google Scholar yang memakai kata kunci “ACL Reconstruction”, “Physical Exercise”, “Rehabilitation”, “Knee Function”, “Physical Readiness”.Hasil : Dari lima pustaka yang ditinjau didapatkan hasil bahwa ditemukan hubungan frekuensi latihan fisik terhadap fungsi lutut serta kesiapan kembali berolahraga pasca cedera ACL yang disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas fisik yang telah dilakukan selama 7 hari serta terdapat perbedaan yang signifikan antara home-based rehabilitation dan supervised rehabilitation terhadap fungsi lutut setelah 1 tahun masa rehabilitasi. Supervised rehabilitation menunjukkan peningkatan fungsi lutut yang signifikandibandingkan dengan home-based rehabilitation.Simpulan : Penelitian memaparkan diperoleh kaitan yang signifikan antara bentuk rehabilitasi terhadap fungsi lutut dan kesiapan kembali berolahraga pasca rekontruksi ACL serta terdapat hubungan yang rendah terkait dengan frekuensi latihan fisik atau aktivitas fisik pasien dengan fungsi lutut dan dapat meminimalkan adanya kinesiophobia.Kata Kunci : ACL reconstruction, frekuensi latihan fisik, jenis rehabilitasi, fungsi lutut, kesiapan kembali berolahraga
Hubungan Posisi Patella dan Tampa Scale Kinesiophobia Score dengan Single Hop Test dan IKDC Score pada Pasien Post Rekonstruksi ACL Ngina Keo, Lydia Agusta; Pramita, Indah
Kinetic and Physiotherapy Comprehensive Vol 4 No 2 (2025): Volume 4 No. 2 August 2025
Publisher : PT. Kesehatan Gerak Fungsi Tubuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62004/kpc.v4i2.70

Abstract

Background: Anterior cruciate ligament reconstruction (ACLR) is a surgical procedure to replace a torn or damaged ACL. However, long-term functional recovery is often hampered by fear of movement or re-injury (kinesiophobia), as measured by the Tampa Scale Kinesiophobia (TSK) Score. The aim of this study is to investigate the relationship between patella position, the level of kinesiophobia measured using the Tampa Scale of Kinesiophobia (TSK), functional performance assessed by the single hop testt, and subjective knee function evaluated through the International knee documentation committee (IKDC) score in patients after anterior cruciate ligament (ACL) reconstruction.  Methods: This study used the literature review method. Article searches through PubMed and Google Scholar databases using the keywords Patella Position, TSK Score, Single Hop Test, IKDC Score and Post RACL Patients. Results: The six articles reviewed found a significant negative correlation between TSK Score and IKDC Score. High TSK Score tends to have low physical performance and poor IKDC Score. In addition, knee functional status and psychological preparedness play more of a role in determining quality of life than physical measures alone. Conclusion: There was a significant negative relationship between TSK Score and IKDC Score and single hop test performance. A high TSK Score affects physical functions such as the single hop test and a low IKDC Score. An unstable patellar position can be predicted using the Single Hop Test. These findings support the importance of a multidimensional approach in the comprehensive management of post-ACLR patients.
KORELASI POSISI KERJA YANG MENYEBABKAN NECK PAIN PADA PEKERJA EYELASH EXTENSION DI SALON LASH AND BEAUTY DENPASAR, BALI Landiana, Helena I Gusti Ayu Putu Lady; Pramita, Indah; Yasa, I Made Astika
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2468

Abstract

Eyelash extension merupakan trand atau gaya kosmetik yang digunakan untuk meningkatkan volume bulu mata seseorang yang bisa disebut dengan metode sambung bulu mata menggunakan bulu mata sintetis. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Salon Lash And Beauty Denpasar, Bali, posisi kerja pada pekerja eyelash extension yang gerakannya monoton dan tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan nyeri leher (neck pain). Posisi kerja adalah postur tubuh yang secara alami dibentuk oleh tubuh pekerja, dan postur yang berinteraksi dengan kebiasaan kerja dan peralatan yang digunakan dalam bekerja.. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode pengukuran. Pengukuran yang digunakan yaitu VAS dan RULA. Tujuan pengukuran VAS adalah untuk mengetahui nilai / skor nyeri yg dirasakan oleh pekerja eyelash extension yang didapatkan hasil VAS 4 orang dengan skor 3, 4 orang dengan skor 4 dan 4 orang dengan skor 5. Sedangkan tujuan pemeriksaan RULA adalah untuk mengetahui beban kerja tubuh bagian atas yang didapatkan hasil pengukuran RULA 3 orang dengan skor 4, 4 orang dengan skor 5, dan 5 orang dengan skor 6. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahi hubungan posisi kerja yang menyebabkan keluhan neck pain pada pekerja eyelash extension. Penelitian ini menggunakan metode korelasi yang menggunakan 12 sampel penelitian. Data dari ke 12 sampel ini akan dilakuan dengan menggunakan Uji SPSS dengan pengukuran Uji Linearitas Regresi dan Uji Hipotesis menggunakan metode pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan yaitu P<0,005 yang berarti terdapat korelasi yang kuat dan terdapat hubungan yang positif pada posisi kerja pekerja eyelash extension dengan keluhan neck pain pada sampel penelitian.
Perbandingan Indeks Massa Tubuh (IMT) Normal dan Overweight terhadap Kelincahan pada Anak Perempuan Umur 9-12 Tahun Dewi, Ni Made Ayu Sari; Pramita, Indah
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2470

Abstract

Kelincahan adalah salah satu komponen motorik pada kebugaran jasmani yang penting sebagai faktor fisik untuk meningkatkan perkembangan gerak pada anak. Kelincahan dipengaruhi oleh faktor indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara Indeks Massa Tubuh Normal dan Overweight terhadap kelincahan pada anak perempuan umur 9-12 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan jenis penelitian comparative study. Sampel pada penelitian ini yaitu kelompok normal weight dan overweight, masing-masing kelompok beranggotakan 28 orang sampel. Hasil uji Saphiro-Wilk Test pada kelompok normal weight (p=0,059) sedangkan pada kelompok overweight (p=0,587), data berdistribusi normal pada kedua kelompok. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi yaitu p=0,000. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kelincahan pada anak normal weight dan overweight.
HUBUNGAN OBESITAS TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK KASAR PADA ANAK UMUR 6-10 TAHUN DI SEKOLAH DASAR NEGERI TULANGAMPIANG DENPASAR Winner, Jeane Ni Made; Pramita, Indah; Wahyudi, Antonius Tri
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2485

Abstract

Obesitas pada anak umur sekolah saat ini sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko obesitas yaitu pola makan kurang sehat serta rendahnya kegiatan fisik. Kelebihan berat badan dapat mempengaruhi keterampilan motorik anak. Tujuan dalam riset berikut yakni guna memahami hubungan obesitas terhadap kemampuan motorik kasar bagi anak umur 6-10 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah subjek 18 anak sekolah dasar. Status antropometri ditentukan berdasarkan indeks massa tubuh berdasarkan umur serta Test Gross Motor Development 2. Hasilnya riset berikut menandakan yakni uji linieritas dengan nilai signifikansi .000. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji Spearman Correlation, diperoleh hasil p=0.000 (p<0.05) dengan correlation coefficient -,777. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Obesitas dapat mempengaruhi keterampilan motorik kasar anak, semakin besar indeks massa tubuh sehingga makin minim nilai TGMD-2.
Pelatihan Penanganan Cedera Olahraga Pada Pelatih Cabang Olahraga Se Kabupaten Badung Pramita, Indah; Sena, Arya; Wahyudi, Antonius Tri
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 1 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.247 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i1.1356

Abstract

ABSTRAKCabang olahraga merupakan tempat atlet dalam mengasah ketrampilan berolahraga prestasi. Dalam setiap cabang olahraga atlet akan didampingi oleh pelatih, yang tidak hanya memberikan latihan dalam hal ketrampilan namun juga harus mengetahui bagaimana penanganan cedera sebelum mendapatkan penanganan medis tahap lanjut. Komite Nasional Olahraga (KONI) Cabang Badung adalah salah satu perhimpunan Cabang Olahraga yang beberapa kali menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi Bali. Setelah melakukan wawancara dengan pengurus KONI Cabang Badung di ketahui bahwa pemahaman pelatih dalam penanganan awal pada cedera olahraga masih terbatas. Mereka hanya mengetahui pemahaman bahwa atlet yang cedera harus segera diistirahatkan. Selain itu masih banyaknya pelatih yang memaksakan atletnya bermain di kala mengalami cedera. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang cedera olahraga serta meningkatkan pemahaman dan ketrampilan tentang penanganan awal cedera pada kondisi olahraga. Metode yang digunakan untuk membantu mengatasi masalah adalah penyuluhan tentang cedera dan penanganan awal cedera olahraga serta pelatihan pananganan awal cedera olahraga. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman pelatih tentang cedera olahraga dan penanganan awal cedera olahraga serta peningkatan ketrampilan penanganan awal cedera olahraga. Kesimpulan yang didapat dari pengabdian ini adalah pemberian penyuluhan dan pelatihan penanganan cedera awal olahraga mampu meningkatkan pemahaman serta meningkatkan ketrampilan pelatih dalam menangani kondisi cedera olahraga.Kata kunci : Cedera Olahraga, Penanganan Awal Cedera Olahraga, PelatihABSTRACTSport is an avenue for athletes to hone their skills in exercising achievement. In every sport, athletes will be accompanied by a coach, who not only provides training in skills but also must have the ability how to handle injuries before proceed the advanced medical treatment. The Badung National Sports Committee (KONI) is one of the Sports Branch associations which won the overall championship at the Bali Provincial Sports Week. After conducting interviews with the administrators of the Badung KONI Branch, it was learned that the trainer's understanding of initial handling of sports injuries was still limited. They only know the understanding that an injured athlete must immediately be rested. In addition, there are still many coaches who force their athletes to play eventhough is injured. This community service aims to increase understanding of sports injuries as well as increase the understanding and skills regarding the initial handling of injuries in sports conditions. The methods used to help to overcome the problem by counseling about injuries and the initial handling of sports injuries, as well as training for early handling of sports injuries. The results of this community service activity were the trainer's understanding of sports injurie, the initial handling of sports injuries, and the improvement of sports injury early handling skills. The conclusion obtained from this dedication is the provision of counseling and training in handling early sports injuries can improve understanding and improve the skills of trainers in dealing with sports injury conditions.Key words : Sports Injuries, First Aid of Sports Injuries, Trainers
Towel Curl Exercise Meningkatkan Keseimbangan Dinamis pada Anak dengan Flat Foot Pramita, Indah; Andayani, Ni Luh Nopi; Saraswati, Ni Luh Putu Gita Karunia
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v9i2.4854

Abstract

Flat foot atau telapak kaki datar merupakan kelainan muskuloskeletal yang ditandai dengan tidak terbentuknya arcus pedis akibat kelemahan otot intrinsik kaki. Arcus pedis memiliki peran biomekanis penting sebagai penopang berat badan dan sebagai daya ungkit (lever arm) dalam aktivitas lokomotorik. Gangguan fungsi arcus dapat menyebabkan penurunan stabilitas postural dan keseimbangan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh towel curl exercise dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada anak dengan kondisi flat foot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental design dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 10 anak. Intervensi berupa towel curl exercise. Towel curl exercise diberikan pada anak dengan menginstruksikan anak mencengkram handuk kecil dengan menggunakan jari kaki dalam posisi duduk, kemudian memindahkan handuk ke dalam wadah yang telah disediakan. Latihan diberikan selama 4 minggu, dengan frekuensi 3 kali per minggu dan setiap sesi terdiri atas 10 repetisi per set, diulang sebanyak 2 set . Penilaian keseimbangan dinamis dapat dilakukan dengan diagonal dynamic balance test. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai pre-test sebesar 44,50 dan post-test sebesar 54,00. Uji hipotesis dengan paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Selisih rata-rata peningkatan keseimbangan dinamis tercatat sebesar 21,34%. Kesimpulan penelitian ini adalah towel curl exercise terbukti efektif meningkatkan keseimbangan dinamis pada anak dengan kondisi flat foot.
Co-Authors Adhitya, Putu Gde Surya Agung Wahyu Permadi Agus Donny Susanto Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Antari, Ni Komang Ayu Juni Antonius Tri Wahyudi Ari Wibawa Ari Wibawa Artiana, Pande Kadek Agus Aziz, Yusril Christin Desry Manoe Lado Daryono Daryono Daryono Devi Natalia Bangun Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi, Ni Kadek Ari Kusuma Dewi, Ni Made Ayu Sari Diaris, Ni Made Edeltrudis Erlina Halyo Elizabeth Prima Gede Parta Kinandana Gede Wahyu Pratama Wijaya Govinda Vittala Helena I Gusti Ayu Putu Lady Landiana Hidayati, Lily I Gede Arya Sena I Gede Widhiantara I Gusti Agung Satria Adi Putra I Made Astika Yasa I Made Manik Candra Yudi I Made Sujana Wisnu Prananta I Made Yoga Parwata I Nyoman Agus Nama Adi I Putu Darmawijaya I Putu Darmawijaya I Putu Gde Surya Adhitya I Wayan Putu Sutirta Yasa I.G.A Putu Darmaja Ida Kurniawati, Ida Imanuel Yacob Wila J. A. Pangkahila Juhanna, Indira Vidiari Kadek Diah Wulandari Kadek Nadinda Putri Wiandani Kamalia, Niska Landiana, Helena I Gusti Ayu Putu Lady Luh Made Diah Elena Endarwati Luh Putu Ayu Vitalistyawati Luh Putu Trisna Maharani Made Ari Nohantara Mr Setiawan Muhammad Dedi Irawan Natha, Florensia Sutji Putri Ngina Keo, Lydia Agusta Ni Kadek Ari Kusuma Dewi Ni Ketut Junita Handarini Ni Luh Nopi Andayani Ni Luh Nopi Andayani, Ni Luh Nopi Ni Luh Putu Erika Putri Indrayani Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Ni Made Diaris Ni Made Diaris Ni Nyoman Diah Prameswari Ni Nyoman Indah Meliani Suriawan Ni Putu Eny Sulistyadewi Ni Putu Fortuna Masayuki Ni Putu Mita Ardiasari Ni Putu Riantini Ni Wayan Tianing Niti Ravika Nasution, Niti Ravika Pradnyani, Tjokorda Istri Agung Rosanthi Puspa Negara, Anak Agung Gede Angga PUTU INDAH LESTARI Putu Mulya Kharismawan Resti Kusuma Rini Samben Resti Kusumarini Samben Saifudin Zuhri Sancitawati, Ida Ayu Diah Saraswati, Ni Luh Putu Gita Karunia Sena, Arya Sirilus Soa Gili Sugijanto - Suhita Apsari Pradnyandewi Vittala , Govinda Vittala, Govinda Wahyudi, Antonius Tri Widiani, Ni Kadek Winner, Jeane Ni Made yasa, i made astika