Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Mengoptimalkan Dampak Pendidikan: Profil Kompetensi Kepribadian Penting Guru PAI di Madrasah Musbaing, Musbaing
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis profil kompetensi kepribadian yang dianggap penting bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur terkait pendidikan Islam, kepribadian guru, dan konteks madrasah. Tujuan utama adalah mengidentifikasi aspek kepribadian yang dapat secara positif memengaruhi dampak pendidikan Islam di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa dimensi kepribadian yang sangat relevan dan krusial dalam konteks pengajaran PAI di madrasah. Kecakapan interpersonal, empati, kesabaran, integritas, dan komitmen terhadap pengembangan moral dan spiritual siswa menjadi fokus utama dalam profil kompetensi kepribadian guru PAI. Dalam memaksimalkan dampak pendidikan, artikel ini juga membahas upaya-upaya yang dapat diambil untuk meningkatkan kompetensi kepribadian guru PAI, termasuk pelatihan, pengembangan profesional, dan pendekatan pembelajaran inovatif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang peran kepribadian guru PAI dalam mencapai tujuan pendidikan Islam di madrasah. Implikasi praktis dari temuan ini dapat menjadi dasar untuk perancangan program pelatihan dan pengembangan guru PAI yang lebih efektif, sehingga mereka dapat memberikan dampak positif yang maksimal terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas siswa di lingkungan madrasah.
Kompetensi Guru PAI di Abad 21: Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan Berbasis Teknologi Musbaing, Musbaing
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kompetensi abad 21, khususnya dalam konteks pendidikan berbasis teknologi. Melalui kajian pustaka, penelitian ini mengeksplorasi berbagai literatur terkait kompetensi guru, perkembangan teknologi pendidikan, serta implikasi Revolusi Industri 4.0 terhadap profesi guru PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan literasi digital, resistensi terhadap perubahan metode pengajaran, serta kurangnya pelatihan teknologi yang memadai. Namun, di sisi lain, terdapat peluang besar untuk meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik melalui integrasi teknologi dalam pembelajaran, penggunaan platform digital untuk pendidikan, serta akses terhadap sumber daya belajar global. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan program pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI untuk memperkuat literasi digital dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, sehingga mereka dapat memfasilitasi pembelajaran yang efektif dan kontekstual di abad 21.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN MENULIS Syukriady, Dwi; Ashar, Ashar; Musbaing, Musbaing; Rusadi, La Ode; Taufik, Ashabul; Yuriatson, Yuriatson; Sasabone, Luana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23420

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib di kuasai guru, namun sering hanya mendapat perhatian terbatas. Lebih lanjut, adanya Merdeka Belajar menuntut guru untuk mengadopsi perubahan sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan. Guru wajib untuk di bekali pengetahuan tentang pengembangan profesionalisme, salah satu cara untuk mengembangkan profesionalisme guru adalah melalui pelatihan menulis, guru yang terbiasa menulis mampu menciptakan ruang bagi diri melalui karya-karya dan memberi ide-ide baru untuk dibagikan kepada siswa di kelas. Melihat fakta yang terjadi disekolah mitra, tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan menulis sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik menulis dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan menulis, guru merasa terbantu dengan pelatihan ini, respon positif juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mereka bersemangat setelah dibekali dengan pelatihan yang bermanfaat dan ingin melanjutkan latihan menulis secara mandiri.
Innovation in Literacy Teaching: Reading and Writing Techniques Training for Elementary School Teachers Jumrah, Abrina Maulidnawati; Irviana, Ira; Nurdiansyah, Erwin; Musbaing, Musbaing; Syastiawan, Andi
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 1 No. 2 (2025): 31 Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literacy is a fundamental skill that forms the foundation for all learning processes in elementary schools. This community service activity aims to improve elementary school teachers' competence in applying innovative techniques in reading and writing instruction through systematic and comprehensive training. The method used is participatory training with an andragogic approach that includes interactive workshops, teaching practice simulations, group discussions, and continuous mentoring. The activity was carried out for four months involving 20 elementary school teachers from Biringkanaya District, Makassar. The instruments used included teacher competency tests in literacy, teaching practice observation sheets, and program evaluation questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in teacher competence by 82.3% from pre-test to post- test scores. Teachers' ability to design innovative literacy learning increased from 58.7% to 91.4%. The application of creative reading and writing techniques also experienced substantial improvement from 62.1% to 88.9%. This activity has a positive impact on the quality of literacy learning in elementary schools in Biringkanaya District and can be a replication model for other similar schools.