Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Filsafat Pancasila pada Implementasi Dokumen Kurikulum Merdeka Akhmad Rofii’ Uddiin; Ana Fitrotun Nisa; Banun Havifah Cahyo Khosiyono; Heri Maria Zulfiati; Sutrisna Wibawa
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1302

Abstract

Filsafat Pancasila merupakan dasar penting dalam pendidikan Indonesia yang menjiwai proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam dokumen Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka. Subjek penelitian adalah guru kelas, dengan data diperoleh melalui analisis dokumen kurikulum dan literatur pendukung. Hasil menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SD Negeri Panasan telah mengintegrasikan nilai Pancasila secara kontekstual melalui pembelajaran berbasis proyek yang menumbuhkan kolaborasi, kreativitas, tanggung jawab sosial, dan kepedulian. Evaluasi berkelanjutan serta pendampingan guru mendukung efektivitas penerapan kurikulum. Kurikulum Merdeka berperan membentuk karakter siswa yang berakhlak, cerdas, dan peduli, sekaligus memperkuat identitas budaya dan persatuan bangsa. Keberhasilan implementasi nilai Pancasila bergantung pada sinergi antara budaya lokal, visi sekolah, perencanaan kurikulum, dan kompetensi guru.  
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbasis Tri-N terhadap Hasil Belajar IPS Kristina Lestiyarini; Heri Maria Zulfiati
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 12, No 1 (2025): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v12i1.32867

Abstract

Elementary Social Studies (IPS) learning still faces challenges, particularly low student engagement and the absence of instructional models that effectively connect concepts to real-life experiences. This situation highlights the need for a more contextual and meaningful learning approach. The Tri-N–based contextual learning model—emphasizing niteni (observing), niroke (imitating), and nambahi (modifying)—is considered to have strong potential to enhance learning interaction; however, its application in elementary Social Studies remains underexplored, creating a research gap in the development of holistic instructional models. This study aims to examine the effectiveness of the Tri-N–based contextual learning model in improving Social Studies learning outcomes among elementary school students. A quantitative experimental method with a one-group pretest–posttest design was employed, involving 27 fourth-grade students. Learning outcomes were measured using a validated achievement test, and data were analyzed using a paired t-test to determine significant differences between pretest and posttest scores. The results show an increase in the average score from 61.81 to 85.03 after the implementation of the model, indicating a statistically significant improvement. These findings confirm that the Tri-N–based contextual learning model is effective in enhancing Social Studies learning outcomes and contributes to strengthening contextual instructional practices that integrate niteni, niroke, and nambahi.
Penerapan Metode Pembelajaran Problem Solving Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa SDN Karangwuluh Muhammad Zulfikar; Aulia Anggit Hanwita; Aji Candra Wiguna; Hastu Ikhsan Winantyo; Heri Maria Zulfiati
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.3974

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Karangwuluh Temon Kulon Progo. Masalah tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut “Bagaimanakah penerapan Metode pembelajaran Problem Solving dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Negeri Karangwuluh Temon Kulon Progo? Tujuan penelitian adalah unuk mendiskripsikan penerapan penerapan Metode pembelajaran Problem Solving dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Negeri Karangwuluh Temon Kulon Progo. Fokus dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Penerapan Metode pembelajaran Problem Solving dan Hasil Belajar IPS. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Karangwuluh Temon Kulon Progo, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi dan Tes. Teknik Analisis data adalah Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa penerapan metode pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Karangwuluh Temon Kulon Progo.
Pengembangan Multimedia Interaktif Menggunakan Powerpoint Dalam Pembelajaran Tematik: The Development Of Interactive Multimedia Using Powerpoint In Thematic Learning Matis Iga Raspati; Heri Maria Zulfiati
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2020): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v5i2.1437

Abstract

Permasalahan ialah guru belum menggunakan media pembelajaran, seperti multimedia interaktif sebagai perantara penyampaian materi kepada siswa, hal tersebutlah yang membuat masih ditemukannya siswa yang pasif selama menerima pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif menggunkan Powerpoint untuk pembelajaran tematik bermuatan ilmu pengetahuan sosial pada siswa kelas IV serta untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif menggunakan Powerpoint berdasarkan penilaian dari validator ahli media, ahli materi, guru kelas IV, dan respon siswa kelas IV. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan multimedia interaktif menggunakan Powerpoint memiliki skor rata-rata, diantaranya ahli media pertama mendapatkan 3,25 kriteria “sangat baik” dan ahli media kedua mendapatkan 2,94 kriteria “baik”, ahli materi mendapatkan 3,60 kriteria “sangat baik” dan guru kelas IV mendapatkan 3,88 kriteria “sangat baik”. Hasil uji coba terbatas terhadap 10 siswa kelas IV mendapatkan skor rata-rata 81.37% kriteria “sangat baik” dan hasil uji coba pemakaian terhadap 21 siswa kelas IV mendapatkan skor rata-rata 84.64% kriteria “sangat baik”. Kesimpulannya berdasarkan rata-rata skor para ahli, guru kelas IV dan respon siswa kelas IV menunjukkan bahwa multimedia interaktif menggunakan Powerpoint yang berfokus pada Tema 5 yakni “Pahlawanku”, Subtema 2 yakni “Pahlawanku Kebanggaanku” pada Pembelajaran 1 dan 5 bagi siswa kelas IV SD Negeri Wirokerten Bantul memiliki kriteria “sangat baik” dan layak digunakan dalam proses pembelajaran pada siswa kelas IV.
Peran budaya sekolah dalam pembentukan karakter sosial siswa sekolah dasar Nurlia Ari Dwiyanti; Heri Maria Zulfiati; Dwi Wijayanti
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 13 No 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v13i1.22969

Abstract

School culture constitutes an important educational environment for internalizing social values through habituation, role modeling, and everyday social interactions. This study aimed to analyze the role of school culture in developing students' social character, identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation, and describe the school's efforts to address challenges in social character development at SD Negeri Minggiran, Yogyakarta City. The study employed a qualitative approach with a case study design. The participants comprised the principal, teachers, and students selected purposively. Data were collected through observations, interviews, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. Data trustworthiness was strengthened through source, technique, and time triangulation. The findings showed that school culture contributed to the development of discipline, responsibility, empathy, cooperation, mutual assistance (gotong royong), and politeness through the 5S+1J habituation, morning assemblies, congregational prayers, charitable activities, literacy programs, environmental cleanliness, and other social activities. A distinctive finding was the integration of local wisdom through the use of the Javanese greeting sugeng enjang, the Javanese language, and unggah-ungguh or Javanese etiquette in everyday interactions. Supporting factors included teacher role modeling, consistent habituation, stakeholder involvement, parent-school collaboration, and adequate facilities. The main barriers were differences in students' backgrounds and inconsistent character reinforcement within families. The school addressed these challenges by strengthening habituation programs, providing individual guidance, reinforcing teacher role modeling, and maintaining continuous communication and collaboration with parents. These findings emphasize the importance of consistent school culture and continuity between school- and family-based character education in developing elementary students' social character.
Co-Authors Abdul Rahim Aeni Mestika Budi Pambayun Agung Galih Widodo Ahmad Budi Nugroho Aji Candra Wiguna Akhmad Rofii’ Uddiin alfat khaharsyah Alviyatun Endah Saputri Ana Fitrotun Nisa Anatasia Riantika Anik Nawati Anselmus Sudirman Anton Purnomo Apri Nur Lestari Ari Hermawati Ari Hermawati Ari Utami Arini Rahmawati Ary Listyaningsih Aulia Anggit Hanwita Aziz Murof Suharyanto Banun Havifah Cahyo Khosiyono Bestiana Nizhomi Beti Riasani Biya Ebi Praheto Bonifatius Sigit Yuniharto Cahaya Safitriningsih Cahyandaru, Pramudya Deni Putri Widyaningrum Desi Ambarsari Desy Dwi Riyanti Desy Suryani Dewi Anggreini Dwi Wijayanti Eko Hari Sutanto Elyas Djufri Endah Sulistyowati Enggar Kartikasari, Enggar Esti Sulaimah Fauzan Irsandi Fitri Andriyani Hadjar Pamadhi Hastu Ikhsan Winantyo Ida Megawati Ika Dyah Kumalasari Insanul Qisti Bariyah Insanul Qisti Barriyah Isnaini Retnaning Hidayati Iwan Yuni Isetyawati Khoiriyati Kaulina Rahmaningrum Krisna Kumalasari Kristiawati Kristiawati Kristina Lestiyarini Maharita Madya Wiratna Marzuki Marzuki Matis Iga Raspati Milatun Nisa Muhammad Zulfikar Murtono Murtono Nur Endah Fajarwati Nurcholish Arifin Handoyono Nurlia Ari Dwiyanti Parniati Parniati Pratiwi Pujiastuti Pri Hastuti Komarul Puspita Putri Sinta Qodri Jamalulail Ratih Kumaladewi Reni Himawanti Ria Fita Lestari Ririh Rahayu Retnoningsih Risa Yuliana Risa Yuliana Salma Nur Arrifa Saputra, Bherrio Dwi Sefida Fitriani Setuju Siti Mariah Supadmiyati Susan Chandra Mukti Sutanto Sutanto Sutrisna Wibawa Suyanto Suyanto Tansa Wahyu Agustina Teguh Heru Prayitno Tri Nafiah Tri Riyadi Trio Ardhian Venny Febriani Wahid Ahmad Nurhuda Wahyu Dwi Herawati Wayan Deni Saputra Wenny Sulistya Ningrum Yogi Hestuaji Yuyun Yulia