Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Literasi Digital terhadap Motivasi Membaca dan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa di SDN 28 Mandau Masdarita, Masdarita; Asilestari, Putri; Febria, Dessyka
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.3300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap motivasi membaca dan keterampilan membaca pemahaman siswa di SDN 28 Mandau. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 69 siswa, terdiri dari kelas IVA, IVB, dan IVC.  Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (IVA) yang diberikan perlakuan literasi digital dan kelas control (IVB) dengan perlakukan literasi. Data dikumpulkan melalui observasi motivasi membaca dan tes keterampilan membaca pemahaman, Data dianalisis menggunakan uji statistik dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan hasil motivasi membaca signifikan pada kelas eksperimen (p = 0,000 < 0,05), serta kemampuan membaca pemahaman (p= 0,000<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan motivasi membaca dan keterampilan membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan literasi digital sehingga melalui data tersebut Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini adalah literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi membaca dan keterampilan membaca pemahaman siswa di SDN 28 Mandau.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kreativitas Mengajar dan Kompetensi Profesional Guru di SDN 4 Talang Muandau Sriana, Sriana; Asilestari, Putri; Wahyuni, Molli
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.3304

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kreativitas mengajar dan kompetensi profesional guru di SDN 4 Talang Muandau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 15 guru yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dan paired sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas mengajar guru serta kompetensi profesional guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan yang efektif, ditandai dengan kemampuan memberikan motivasi, dukungan, supervisi akademik, dan keteladanan, mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi pengembangan kreativitas dan profesionalisme guru. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kajian kepemimpinan pendidikan yang menempatkan kepala sekolah sebagai penggerak utama peningkatan kualitas kinerja guru. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bagi kepala sekolah dalam merancang strategi kepemimpinan yang lebih partisipatif dan transformatif guna meningkatkan kreativitas mengajar dan kompetensi profesional guru di sekolah dasar.
Pengaruh Supervisi Akademik terhadap Kreativitas dan Kualitas Pengajaran Guru di SMPN 4 Mandau Imelda, Vera; Asilestari, Putri; Putra, Kasman Edi
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.3307

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh supervisi akademik terhadap kreativitas dan kualitas pengajaran guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui model one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 20 guru sekolah menengah pertama yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru serta kualitas pengajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan supervisi akademik yang terencana, reflektif, dan berkelanjutan mampu mendorong guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan meningkatkan kualitas praktik pengajaran di kelas. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya supervisi akademik sebagai instrumen strategis dalam pengembangan profesional guru, serta sebagai dasar bagi penguatan kebijakan peningkatan mutu guru melalui peran aktif kepala sekolah dalam pembinaan akademik yang sistematis.
Pengaruh Pola Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah terhadap Disiplin dan Kinerja Guru di SDN 015 Sokoi Imran, Imran; Asilestari, Putri; Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.3418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap disiplin dan kinerja guru di SDN 015 Sokoi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, dan melibatkan seluruh guru di SDN 015 Sokoi sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, serta dianalisis menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap disiplin dan kinerja guru. Kepala sekolah yang menerapkan gaya kepemimpinan inspiratif, komunikatif, dan mendukung mampu meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan profesionalisme guru. Implikasi dari penelitian ini menguatkan pentingnya penerapan gaya kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pengaruh Model Experiential Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berpikir Reflektif Siswa dalam Pembelajaran Ips Di SDN 46 Bengkalis Musyafak, Ibnu; Asilestari, Putri; Putra, Kasman Edi
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.3424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Experiential Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah dan berpikir reflektif siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN 46 Bengkalis. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa sekolah dasar, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan model nonequivalent kontrol group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan model Experiential Learning dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar refleksi berpikir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, baik dalam kemampuan pemecahan masalah maupun berpikir reflektif siswa. Hal ini membuktikan bahwa model Experiential Learning berpengaruh positif terhadap peningkatan dua kemampuan tersebut. Dengan demikian, model Experiential Learning dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPS yang efektif untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif siswa di sekolah dasar. Model Experiential Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan menekankan pada pengalaman langsung, refleksi, dan penerapan konsep dalam kehidupan nyata. Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk lebih aktif, berpikir kritis, serta membangun pengetahuan secara mandiri berdasarkan pengalaman yang mereka alami selama proses pembelajaran.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ramadani, Silvi; Viora, Dwi; Syahrul Rizal, Muhammad; Lesmana Alim, Melvi; Asilestari, Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41399

Abstract

The study is intended to improve writing skills on the fourth grade of primary school (SDN) 007 bangkinang, using contextual teaching and learning (CTL) approaches. This type of research is a collaborative class action study. Research design using the models of kemmis and robin McTaggart that include: planning, action, observation, and reflection. The study is carried out in two cycles. The subject of this study is the fourth graders of 007 bangkinang who numbered 22 students. The instruments used were the test of writing and observation ability. The technical data analysis is the quantitative descriptive analysis technique. The results of the study on the improvement of the decomposition skills using a CTL approach in the fourth grade of 007 should be a 2024/2025 state student before applying the 20/2025 rating of the student's starting point of view before applying the CTL rating of the value of writing an essay of 65.66, on the I cycle increasing to 69.04 and on cycle ii increasing to 75.40. CTL approach application measures to the study are: 1) constructing a student's knowledge with a q and a, 2) conducting an incubation activity by making direct observations of the school environment, 3) developing a student's curiosity by asking, 4) creating a learning community by forming a study group, 5) presenting a model as a learning group, and 6) Conduct an assessment of the student writing results.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kertas Menjadi Matrat (Mainan Edukatif) untuk Meningkatkan Keterampilan Anak di TK Aisyiyah Sumpadang Viora, Dwi; Amalia, Miftahul; Yunita, Yunita; Asilestari, Putri
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Vol.2 No.1 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v2i1.23

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan anak usia dini melalui pelatihan kepada guru dalam memanfaatkan limbah kertas menjadi matrat sebagai mainan edukatif. Permasalahan mitra, TK Aisyiyah Sumpadang, adalah keterbatasan alat permainan edukatif serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kertas di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan guru, praktik pembuatan matrat dari limbah kertas, pendampingan implementasi di kelas, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam merancang media pembelajaran ramah lingkungan. Penggunaan matrat dalam kegiatan bermain berdampak pada peningkatan keterampilan motorik, kreativitas, dan kemampuan sosial anak. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah sejak usia dini..
Analysis Students' Mastery on Identifying Adjective in Descriptive Text at XI Grade Students at SMAN 1 Kuok Asilestari, Putri; Jannah, Isratul; haris, Hannisa
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1992

Abstract

Classroom observations at SMAN 1 Kuok indicated that many eleventh-grade students have difficulty identifying adjectives in descriptive texts and often confuse them with other word classes, such as nouns and verbs. This challenge negatively affects their reading comprehension and descriptive writing skills. Based on this issue, the research question of this study is: How is the students’ mastery on identifying adjectives in descriptive text at XI grade students of SMAN 1 Kuok? The purpose of this study was to analyze students’ mastery on identifying adjectives in descriptive text at XI grade students at SMAN 1 Kuok. This research applied a qualitative descriptive approach, using a written test and an unstructured teacher interview as instruments. The test asked students to identify adjectives in a descriptive passage, classify their type, and explain their function. The teacher interview provided insight into students’ learning experiences, strategies used in teaching adjectives, and observed learning obstacles. The test results showed that only 3 out of 18 students (16.7%) reached the “Excellent” level, while 11 students (61.1%) were in the “Very Poor” category. Many students failed to differentiate adjectives from other parts of speech and lacked confidence in answering the test. From the teacher’s interview, it was revealed that although adjectives had been taught previously, students still showed low understanding in practical application. The teacher also noted that students were more familiar with adjectives in Bahasa Indonesia and recommended using contextual and visual learning strategies to support comprehension. This study highlights the need for improved vocabulary instruction, especially in the context of identifying adjectives within descriptive texts.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Media Pelangi Dalam Gelas Pada Anak Usia 5-6 Tahun di RA Ubay Bin Ka’ab Salo Nurmala Dewi; Melvi Lesmana Alim; Putri Asilestari
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the low cognitive abilities of children at RA Ubay Bin Ka'ab Salo. Based on observations made in the field on several indicators, cognitive development in children is not yet optimal due to several factors such as the activities carried out to improve children's cognitive abilities are less varied. One solution to overcome this problem is to use rainbow media in glass. The aim of this research is to find out whether rainbow media in a glass can improve cognitive abilities in children aged 5-6 years at RA Ubay Bin Ka'ab Salo. This research was conducted using the classroom action research method. The data collection techniques used were observation, documentation and assessment. The research was conducted using two learning cycles. The results of the research showed that there was an increase in each cycle carried out. The child's cognitive ability in the initial condition was 60%, and in the first cycle it increased to 78.66%. Furthermore, in cycle II it increased to 98.66%. These results show an increase in children's cognitive abilities through walking color games in children aged 5-6 years at RA Ubay Bin Ka'ab Salo. Keywords: Cognitive Ability, Rainbow Colors, Media
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Permainan Pohon Angka Pada Anak Usia 5-6 Tahun Meri Diana; Citra Ayu; Putri Asilestari
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the low ability of children in recognising numbers, therefore researchers provide a solution to solve this problem in the form of using number tree media to improve children's ability to recognise numbers. The type of research applied is classroom action research with the aim of improving the learning process and improving learning outcomes, especially improving children's ability to recognise numbers. This research was carried out in two cycles, each cycle of 2 meetings with the stages of planning implementation observation and reflection as specified in the class action research system. The data collection technique used is observation with the instrument observation sheet and documentation to capture events during the research process, while the first data analysis technique is quantitative the data obtained is then analysed quantitatively both from the teacher's activity teaching student learning activities and student learning outcomes after quantitative data analysis is carried out Then further discussed or analysed qualitatively so that the data collected can be interpreted or interpreted clearly. From the implementation of this study, the data resulted in a significant increase from the cycle which was only 33.7% to 58% at the end of cycle 2 and this research was declared successful.