Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lintang Aksara

ANALISIS STRUKTURAL NASKAH DRAMA TUHAN, TOLONG BUNUH EMAK KARYA YESSY NATALIA Sagita, Septi Nailani; D, Yusra; Rahmawati, Rahmawati; Akbar, Oky
Lintang Aksara Vol. 2 No. 2 (2023): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v2i2.28183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur apa saja yang membangun naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak”. (2) hubungan antarunsur naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, termasuk penelitian studi pustaka yakni mengolah atau mengumpulkan sumber informasi terdahulu seperti buku, jurnal, catatan penelitian dan lain sebagainya, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah drama di dalam buku Antologi Pemenang Sayembara Naskah Teater Rawayan Award 2022 yang berjudul Pindah yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural. Pendekatan struktural merupakan dimana peneliti akan memandang dan menelaah karya sastra dari segi instrinsik. Hasil dari penelitian ini yaitu, penulis mendeskripsikan unsur instrinsil yang terdapat dalam naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak” yang meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat. Tokoh dalam naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak” karya Yessy Natalia yaitu Bekti, Minah, Emak, Werdi, dam Jaul. Tema yang melatar belakangi cerita adalah kondisi ekonomi dan kondisi seorang laki-laki yang merasa tidak berbaktik kepada orang tua dan tak merasa berguna di depan istri dan anaknya. Alur maju, latar yang terjadi antara sore hingga malam hari, terdiri dari latar tempatwaktu, dan social. Sudut pandang yang digunakan sudut pandang orang ketiga. Amanat yang terkandung sebagai seorang anak selayaknya kita memang harus berbakti kepada orang tua dalam kondisi apapun, walaupun kita tidak memiliki harta yang berlimpah. Hubungan antara unsur satu dengan unsur lainya yaitu setiap unsur memiliki peran dan fungsi masing-masing yang dalam melengkapi jalanya cerita baik tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, hingga amanat.
TINDAK TUTUR LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG PADA NASKAH DRAMA “BAYANG (KAN)” KARYA ISKANDAR MUDA Almaqqi, Khofif; D, Yusra; Rahmawati, Rahamawati
Lintang Aksara Vol. 3 No. 2 (2024): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v3i2.28194

Abstract

Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menjelaskan bentuk-bentuk tindak tutur yang ada pada naskah drama “Bayang (Kan)”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan secara teoris penelitian ini memakai pendekatan pragmatik, sedangkan secara metodologis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Untuk teknik yang digunakan dalam melakukan pengumpulan data adalah Teknik baca dan catat dengan data yang bersumber dari naskah drama “Bayang (Kan)” karya Iskandar Muda berupa dialog para tokoh. Dalam melakukan penelitian, peneliti memakai teori pengelompokan tindak tutur yang dikemukakan oleh Searle. Sementara hasil penelitian yang merujuk pada teori tersebut didapat pendeskripsian bentuk-bentuk tindak tutur seperti tindak tutur deklaratif, ekspresif, dan representatif dan tidak ditemukan bentuk-bentuk tindak tutur direktif, dan komisif dari teks naskah drama “Bayang (Kan)”.
NILAI PENDIDIKAN LINGKUNGAN DALAM NASKAH DRAMA PADA SEBUAH TAMAN KARYA HUSEN: KAJIAN EKOKRITIK SASTRA Fitriani, Dinna; D, Yusra
Lintang Aksara Vol. 3 No. 1 (2024): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v3i1.28206

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang memiliki sifat konsumtif yang sebagian besarnya hanya bisa mengkonsumsi tanpa bertanggung jawab sebagaimana mestinya memperlakukan lingkungan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kritik ekologi di naskah drama Pada Sebuah Taman dengan kajian ekokritik sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memuat nilai pendidikan lingkungan. Pendekatan penelitian ini menggunakan kajian Ekokritik sastra atau kritik lingkungan. Pada naskah drama pendek Pada Sebuah Taman tersebut, menceritakan lingkungan yang tercemar akan sampah, dan tidak ada reaksi sama sekali dari pejabat untuk membantu menjaga kebersihan, sehingga semua pepohonan, bunga-bunga di taman harus tergerus banjir yang dikarenakan air hujan yang menggenang. Adapun beberapa nilai-nilai yang terdapat dalam naskah drama pendek yaitu pentingnya kesadaran dalam menjaga lingkungan sekitar, harus bergotong royong untuk menciptakan lingkungan yang indah, saling menjaga antara makhluk hidup, tumbuhan, manusia, dan hewan. Melalui kajian ini diharapkan dapat melihat dan menerapkan nilai pendidikan lingkungan di kehidupan pembaca serta membantu masyarakat sadar akan perlunya menjaga lingkungan sekitar