Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Alat Pendeteksi Penyebab Kerusakan Motor Sebagai Penggerak Mobil Listrik Menggunakan Current Analysis Dengan Artificial Neural Network Taufik, Sindu Muhammad Imam; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 1 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i1.2370

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, transportasi selalu mengalami perkembangan salah satunya yaitu mobil listrik. Motor induksi merupakan salah satu jenis penggerak yang paling umum untuk digunakan baik dalam kebutuhan industri, rumahan, sarana transportasi, dan lainnya. Motor jenis ini banyak digunakan karena memliki konstruksi yang kokoh, harga murah, pengoperasian mudah dan kecepatan motor relatif konstan. Saat ini, telah banyak alat-alat proteksi untuk motor induksi. Tetapi alat-alat tersebut hanya melindungi bagian instalasi saja. Maka dari itu, diciptakan deteksi dini kerusakan motor. Konsep kerja alat ini yaitu dengan mendeteksi arus yang dihasilkan oleh motor induksi 3 fasa 1,2 KW. Arus tersebut memiliki karakteristik gelombang arus yang nantinya diolah pada mikrokontroler yang dilakukan proses fast fourier transform (FFT) terlebih dahulu agar bisa dilihat spektrumnya, lalu di dihitung (∆dB) selisih frekuensi puncak dengan lower side band (gelombang sebelum puncak tertinggi). dB tersebut yang digunakan untuk karakteristik setiap kondisi dari motornya. Selanjutnya membandingkan hasil arus dengan data yang telah diinputkan pada data base mikrokontroler menggunakan metode artificial neural network (ANN). Kemudian menghasilkan analisa kondisi motor induksi. Pada pengujian ANN, perbandingan target dan output memiliki error sangat kecil yaitu rata-rata error 0,000667826.
Peredaman Noise pada Deteksi BEMF Motor BLDC Sensorless Menggunakan Digital Filter Wanto, Sulis; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2248

Abstract

Brushless direct current motor (BLDC) merupakan motor synchronous AC 3 fasa dan dapat disebut permanent magnet synchronous motor (PMSM) yang mempunyai tegangan back electromotive force (BEMF) gelombang trapezoidal. Untuk kendali motor BLDC menggunakan field oriented control (FOC), pada metode ini memanfaatkan arus stator pada motor BLDC dengan fluks motor dan torsi motor menggunakan kontrol PI untuk menjaga arus yang diukur tetap pada nilai referensi atau nilai set point. Pada motor BLDC sensorless menggunakan rangkaian deteksi BEMF yang difungsikan sebagai sensor tegangan untuk mendeteksi tegangan BEMF, tetapi sinyal yang dihasilkan memiliki noise yang cukup tinggi. Maka, sinyal tegangan back electromotive force (BEMF) akan diolah dan diperbaiki menggunakan digital filter finite impulse respone filter (FIR) sehingga sinyal BEMF menjadi sinyal ideal yang akan memudahkan saat menentukan komutasi. Pada pengujian dengan menggunakan filter FIR sebelum dilakukan filtering gelombang tegangan BEMF memiliki frekuensi sebesar 34,76 Hz kemudian direduksi dengan menghilangkan noise pada gelombang menjadi 21,25 Hz di mana mendekati gelombang trapezoidal yang ideal, maka membuat sinyal tegangan BEMF dapat mempermudah dalam penentuan komutasi untuk switching mosfet inverter 3 fasa.
Rancang Bangun Neural Network untuk Estimasi State of Charge (SoC) Pada Lead Acid Battery Muna, M. Faza Zidnal; Purwanto, Era; Wahjono, Endro
INOVTEK - Seri Elektro Vol 4, No 1 (2022): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v4i1.2388

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi listrik di era modern sangat tinggi, contohnya baterai. Baterai sendiri kini telah di alih fungsikan  sebagai sumber listrik utama untuk berbagai peralatan elektronik.Baterai yang sering digunakan adalah baterai dengan model Lead Acid yang memiliki keunggulan memiliki spesifikasi tegangan dan arus yang besar serta biaya perawatan yang lebih rendah. Baterai Lead Acid memiliki masa pakai lama, performa tinggi. Baterai mengalami siklus Charge dan Discharge yang menyebabkan penurunan kapasitas dan performa. Oleh karena itu, Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan Estimasi State of Charge (SOC) dengan benar karena keakuratan Estimated State of Charge (SOC) akan mempengaruhi umur dan kinerja baterai. Pada sistem Estimasi State of Charge ini digunakan metode Neural Network digunakan untuk menentukan parameter dan mengontrol kondisi State of Charge (SOC). Sistem ini juga dilengkapi dengan  proteksi jika terjadi Arus dan Tegangan Lebih. Dari hasil penelitian yang dilakukan, estimasi menggunakan metode Neural Network memiliki nilai error yang sangat kecil dibandingkan dengan simulasi estimasi SOC menggunakan aplikasi MATLAB, yaitu 0,17%. Estimasi State of Charge (SOC) menggunakan Neural Network dapat dikatakan memiliki performa yang baik karena nilai error jika dibandingkan dengan simulasi sangat kecil. Dan kelebihan dari Metode Neural Network ini adalah tidak perlunya pemodelan matematika untuk menghitung nilai SOC.
Pengaturan Kecepatan Motor BLDC (Brushless Direct Current) Dengan Vector Control Agustian, Singgih; Purwanto, Era; Qudsi, Ony Asrarul
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 1 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i1.1852

Abstract

Motor Brushless Direct Current (BLDC) bisa disebut juga dengan PMSM (Permanent Magnet Synchronous Motor) merupakan motor synchronous AC 3 fasa. Synchoronous berarti medan magnet yang dibangkitkan oleh stator dan medan magnet yang dibangkitkan oleh rotor berputar pada frekuensi yang sama. Perbedaan motor BLDC dengan motor PMSM adalah pada BEMF nya, motor BLDC memiliki BMEF berbentuk trapezoid sedangkan motor PMSM memiliki BMEF bentuk sinusoidal. Vector control, juga sering disebur Field Oriented Control (FOC) adalah metode Variable Frequency Control (VFC) yang mana arus stator pada motor listrik AC 3 fasa diidentifikasi dengan dua komponen ortogonal yaitu flux magnet motor dan torsi yang divisualisasikan dengan vector. Kontrol P-I digunakan untuk menjaga komponen arus yang diukur pada nilai referensi. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dengan set point 1000 rpm, diperoleh nilai rise time 21,937 ms, overshoot 0,85 %, settling time 15,4 tanpa beban dan diperoleh nilai rise time 21,94 ms, overshoot 0,847 %, settling time 15,386 berbeban.
Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Metode Field Oriented Control (FOC) Pada Mobil Listrik Ramadhan, Nibras Syarif; Ferdiansyah, Indra; Purwanto, Era
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2114

Abstract

Terbatasnya bahan bakar fosil mendorong adanya penelitian mengenai energi alternatif. Penggunaan mobil listrik menjadi salah satu solusi memanfaatkan energi alternatif. Dalam penerapannya, mobil listrik dapat digerakkan oleh beberapa jenis motor, salah satunya adalah motor induksi tiga fasa. Motor induksi tiga fasa bekerja dengan sistem coupled yang berarti kumparan medan dan jangkar saling memengaruhi satu sama lain. Interaksi keduanya menghasilkan torsi dan fluks yang mana diperlukan sebuah metode yang dapat mengatur torsi dan fluks secara terpisah agar torsi dapat dimaksimalkan tanpa adanya perubahan fluks. Pada mobil listrik, arus motor dapat berubah tergantung dari medan yang dilalui. Penggunaan metode field oriented control dapat memisahkan komponen torsi dan fluks dengan menggunakan transformasi clarke dan park. Dengan perangkat inverter dan sensor kecepatan akan didapat sinyal RPM, ω, θ yang diolah menjadi Id dan Iq sebagai masukan metode field oriented control. Penelitian dilakukan dengan software matlab pada beban mobil listrik seberat 208 kg. Hasil simulasi menunjukkan sistem dapat mencapai setpoint 1200 RPM dalam waktu 0,04 detik dan memiliki steady state error sebesar 1,08% dengan menggunakan kontrol proporsional dan integral sebagai kontrolernya.
Pengembangan Kontroler PI Pada SEPIC Berbasis PSIM Zerlina, Safa Aulia; Purwanto, Era; Ferdiansyah, Indra
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 3 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i3.1445

Abstract

Single Ended Primary Inductace Converter (SEPIC) merupakan converter turunan buck-boost converter di mana converter tersebut dapat menaikkan maupun menurunkan tegangan input namun polaritas tegangan output SEPIC tidak berubah. Di mana polaritas tegangan output buck-boost converter terbalik. Hasil simulasi gelombang pada software PSIM sendiri masih terdapat rise time yang lumayan tinggi sehingga dibutuhkan kontrol untuk menghilangkan rise time dan membuat settling time menjadi lebih singkat. Kontrol yang digunakan merupakan kontrol proporsional dan kontrol integratif. Di mana kontrol proporsional memiliki fungsi untuk memperbaiki transient dan settling time dan kontrol integratif memiliki fungsi untuk membuat error steady state-nya berkurang menjadi 0. Metode yang digunakan adalah metode Ziegler Nichols. Hasil yang didapatkan adalah penggunaan kontrol Proporsional Integratif dapat menghilangkan overshoot pada sistem close-loop, namun settling time yang dibutuhkan cenderung lebih lama yaitu: 0,152 detik jika dibandingkan dengan sistem open-loop yaitu: 0,0754 detik dan lebih banyak ripple yang dihasilkan sehingga perlu dikaji ulang untuk mendapatkan respon yang lebih baik lagi.
Rancang Bangun Kontroler Logika Fuzzy Untuk SEPIC Pada Pengisian Baterai Lead Acid Berbasis SIMULINK Zerlina, Safa Aulia; Purwanto, Era; Ferdiansyah, Indra
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2263

Abstract

Single Ended Primary Inductace Converter (SEPIC) merupakan konverter turunan buck-boost converter di mana konverter tersebut dapat menaikkan maupun menurunkan tegangan input namun polaritas tegangan output SEPIC tidak berubah. Di mana polaritas tegangan output buck-boost converter terbalik. Salah satu pengaplikasian SEPIC adalah pada sistem pengisian baterai Lead-Acid 48 volt 45 AH. Hasil simulasi gelombang pada software MATLAB saat kondisi pengisian open-loop masih terdapat ripple di dalamnya. Kontrol yang digunakan saat sistem charging close-loop merupakan kontrol Fuzzy Logic dengan metode yang digunakan adalah metode Mamdani. Hasil yang didapatkan adalah nilai error pada tegangan output sistem close-loop dengan kontrol fuzzy yang lebih kecil yaitu 1, 05 % dari respon kontrol PI dengan error pada tegangan output sebesar 1,56 % dan waktu yang diperlukan untuk mencapai steady state pada sistem dengan kontrol fuzzy lebih singkat sebesar 0,012 detik daripada dengan menggunakan kontrol PI dengan waktu sebesar 0,026 detik
PENGENDALIAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN BEBAN DINAMIS KONTROL PID FUZZY MENGGUNAKAN METODE FOC-TAK LANGSUNG (INDIRECT FIELD ORIENTED CONTROL) PADA LABVIEW Hendra, R. Oktav Yama; Purwanto, Era; Oktavianto, Hary; Muntashir, Abdillah Aziz; Setiawan Suda, Kadek Reda
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.275 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v19i1.45351

Abstract

This research includes the design of a PID speed control simulation combined with Fuzzy Logic Control as a control, and increasing the speed performance of an induction motor in LabView. The control method used is a vector control induction motor, namely Field Oriented Control. This method can set up an induction motor as easily as a separate amplifier DC motor. Fuzzy Logic Control with its advantages acts as a scheduler for the PID value with the advantage of increasing the dynamic performance of the induction motor against changes in load and speed changes. From several simulations carried out on LabView with 5nm and 9nm dynamic loads using the FOC method, the average risetime result is 80% fast. When testing the dynamic load control performance, the results of the PID-Fuzzy method are better than conventional PID, especially at high motor speeds and nominal loads. In dynamic load testing, PID-Fuzzy is also better than conventional PID. With a conventional PID controller when the load is 9nm with a set point of 1500 RPM, the risetime is 10.0 ms and the steady error is 1.8%. With the PID-Fuzzy method, a risetime of 6.6 ms is obtained and a steady error of 0.7.
PEMODELAN SISTEM FOC KENDALI KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA MENGGUNAKAN PI CONTROLLER Sri Muntiah Andriami; Era Purwanto; Hary Oktavianto; Kadek Reda Setiawan Suda; Abdullah Aziz Muntashir
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptkundiksha.v20i1.53986

Abstract

The speed regulation on this 3-phase induction motor uses a PI Controller by applying the Field Oriented Control (FOC) method, one part of the vector control method. One of the systems developed in this study is the speed control of a 3-phase induction motor by modeling the Field Oriented Control (FOC) system with a speed controller using a PI Controller, the results obtained from speed regulation are that to achieve steady state it only takes 1 to 2 seconds with Stedy error average is 1.175% with not too big rise time and overshoot. By modeling the FOC system using the PI Controller, it is able to overcome the weakness in the speed of the induction motor and provide high control system performance criteria, by suppressing the overshoot and steady state error to close to zero, and the rise time and settling time are relatively fast compared to the open loop controller.
Kendali Motor Sangkar Tupai 3 Phasa berbasis Indirect Field Oriented Control (IFOC) dengan PID Controller PURWANTO, ERA; MUNTASHIR, ABDILLAH AZIZ; RUSLI, MUHAMMAD RIZANI
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 11, No 3: Published July 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v11i3.649

Abstract

ABSTRAKDunia industri sekarang banyak menggunakan motor sangkar tupai 3 phasa, karena memiliki kehandalan yang tinggi, tetapi motor sangkar tupai 3 phasa mempunyai beberapa kekurangan yaitu sukar untuk menjaga pada kecepatan konstan pada saat adanya perubahan beban, serta pengaturan kecepatan yang sulit dilakukan karena sistemnya yang coupled. Dengan melakukan metode vector control yang bebasis pada Indirect Field Oriented Control (IFOC), sehingga pengendalian motor sangkar tupai 3 phasa dapat dilakukan seperti pada DC motor penguat terpisah. PID controller digunakan untuk pengaturan kecepatan, dimana parameter PID didapatkan menggunakan Ziegler Nichols, serta hasil yang didapat adalah luaran kecepatan dengan risetime cepat dan error steady state kecil. Simulasi yang dilakukan telah dilakukan dengan menggunakan LabView, didapatkan respons waktu naik 1.132 ms, waktu penyelesaian 9,91 ms dan error steady 0,4% dengan set poin 500 Rpm. Serta waktu recovery sebesar 4.9 ms pada set poin 300 Rpm.Kata kunci: vector control, motor sangkar tupai 3 phasa, motor DC, coupled, decoupled ABSTRACTThree-phase squirrel cage motors are used today in many industries because of their high reliability. The downside is that speeds are difficult to adjust when connecting to a system. Three-phase cage motor control can be implemented as a discrete DC motor amplifier by using a vector control scheme based on Indirect Field Oriented Control (IFOC), for the speed control the PID controller is used in this system, PID parameters are obtained using Ziegler Nichols, and the result is an output speed , the fast rise time and low stability error. The simulation was run using LabView and had a time response 1.132 ms, a time stedy state is 9.91 ms, and a error flat is 0.4% at a setpoint of 500rpm. So does the time recovery of 4.9ms in speed 300 rpm setpoint.Keywords: vector control, 3-phase squirrel cage, DC motor, coupled, decoupled
Co-Authors A'yun, Rifki Qurotul Abdillah Aziz Muntashir Abdullah Aziz Muntashir Ade Rochmana Ade Rochmanu Aditya Ilham Pradana Adoe, Cenneth Paolo Anderson Bai Agustian, Singgih Ainur Rofiq Akbar, Gilang Ekavigo Astafil Amrinsani, Farid Ananto Mukti Wibowo angga wahyu aditya Apriyanto, R. Akbar Nur APRIYANTO, RADEN AKBAR NUR Ardhia Wishnuprakasa Aries Alfian Prasetyo Bambang Sumantri Bambang Sumantri Bambang Sumantri BASUKI, GAMAR Bayu Praharsena Dedid Cahya Happyanto Diah Septi Y. Dimas Okky Anggriawan Eka Prasetyono, Eka Endro Wahjono Endro Wahjono, Endro Erawati, Fera Fachrurozy, Fachrurozy Fakhruddin, Hanif Hasyier Farid Amrinsani Farid Dwi Murdianto Fathur Zaini Rachman Fera Erawati Ferdiansyah, Indra GAMAR BASUKI Gamar Basuki Gigih Prabowo Handri Toar HANIF HASYIER FAKHRUDDIN Hanif Hasyier Fakhruddin Hanif Hasyier FAkhruddin Hary Oktavianto Hendik Eko Hadi Suharyanto I Dewa Gede Hari Wisana Intan Sholikha Jaya, Arma Jaya, Arma Kadek Reda Setiawan Suda Karisma Trinanda Putra, Karisma Trinanda Lucky Pradigta S.R. Makoto Chiba Margo P Mauridhi Heri Purnomo Mauridhi Heri Purnomo Mauridhi Hery Purnomo Mentari Putri Jati MOCHAMAD ARI BAGUS NUGROHO Mohammad Ashary Mohammad Ashary, Mohammad Mohammad Jauhari Mr. Sukamto Muhammad Aditya Ardiansyah Muhammad Irfan Zaidan Muhammad Wahyudi Muna, M. Faza Zidnal Nibras Syarif Ramadhan Novie Ayub Windarko Novrian Eka Sandhi Nugroho, Syechu Dwitya Nur Yanti, Nur Nurwahidah Jamal Pradana, Aditya Ilham Pradigta S.R., Lucky Praharsena, Bayu Praharsena, Bayu Putu Agus Mahadi Putra Qudsi, Ony Asrarul R. Akbar Nur Apriyanto R. Akbar Nur Apriyanto R. Akbar Nur Apriyanto R. Oktav Yama Hendra Raden Akbar Nur Apriyanto Ramadhan, Nibras Syarif Ramdani, Dicky Rivaldo Renny Rakhmawati, Safira Nur Hanifah, Renny Rakhmawati, Ridwan Ridwan Ridwan W.K. Rifqi Dary Suryanto Rochmana, Ade Rochmanu, Ade Rusli, Muhammad Rizani Safa Aulia Zerlina Saputra, Gilang Rizki SATO Yukihiko Septi Y., Diah Setiawan Suda, Kadek Reda Sindu Muhammad Imam Taufik Singgih Agustian Siswoyo, Charis Faridchie Soebagio Soebagio Sri Muntiah Andriami Subagio Subagio Subagio subagio Subagio Subagio, Subagio Suda, Kadek Reda Setiawan Sulis Wanto sutedjo Sutedjo Sutedjo Sutedjo Syahwir, Irawati Dewi Syamsul Arifin Syamsul Rohman Syechu Dwitya Nugraha Syechu Dwitya Nugroho Taufik, Sindu Muhammad Imam Utomo, Bedjo Wanto, Sulis Waras, Nandang Gunawan Tungga Wardhana, Dimas Aditya Putra Wildan Maulana Akbar Wishnuprakasa, Ardhia Wishnuprakasa, Ardhia wk, Ridwan wk, Ridwan Yeheskiel Rante Payung Yunanto, Bagus Yunanto, Prasetyo Wibowo Zahro Zachari Zerlina, Safa Aulia