Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

OPTIMALISASI VARIAN DAN BRANDING PRODUK HASIL INDUSTRI TAHU DI KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Khofifatu Rohmah Adi; Idris idris; Fatiya Rosyida; Desinta Dwi Rapita
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v6i2p111-119

Abstract

OPTIMIZATION OF VARIETY AND BRANDING OF TOFU INDUSTRY PRODUCTS IN BALEN DISTRICT, BOJONEGORO REGENCYThe important thing that can be learned from the 1997 economic crisis that hit Indonesia is that small industries have the ability to survive. Small industries are also a manifestation of the Ekonomi Kerakyatan. The advantages possessed by this small industry encourage policies that can strengthen it. The ability of small industrial players to compete in this era. Efforts for the development of small industries are needed. The problem that often occurs is that they have less knowledge of business development strategies. One of the industries that many people are involved in, especially in Kabunan Village, is the tofu industry. The tofu industry in this village still has a limited number of variations and does not yet have a brand. The implementation method carried out in this service is the preparation made to analyse the situation and needs, implementation, and evaluation of the program. This activity was carried out well. This can be seen from the results of the questionnaire answer that 95 percent of the participants were happy with this socialization, 90 percent were satisfied with the material presented, and 90 percent stated that the material presented was interesting.Hal penting yang dapat dipetik dari krisis ekonomi 1997 yang menghampiri Indonesia adalah bahwa industri kecil memiliki kemampuan bertahan. Industri kecil juga merupakan wujud dari ekonomi kerakyatan. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh industri kecil ini mendorong adanya kebijakan yang dapat menguatkannya. Kemampuan pelaku industri kecil dalam bersaing di era seperti saat ini sangat penting untuk dimiliki. Upaya-upaya untuk pengembangan industri kecil sangat diperlukan. Permasalahan yang sering terjadi adalah pelaku industri kecil memiliki pengetahuan yang kurang akan strategi-strategi untuk mengembangkan usaha mereka. salah satu industri yang banyak digeluti masyarakat di Desa Kabunan adalah industri tahu. Industri tahu yang ada di desa ini masih memiliki jumlah variasi yang terbatas dan belum memliki nama dagang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang variasi produk tahu, dan memperluas wawasan tentang branding produk. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah persiapan yang dilakukan untuk menganalisis situasi dan kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Kegiatan ini berjalan dengan baik sebagaimana ditunjukkan pada angket bahwa 95 persen peserta merasa senang dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, 90 persen peserta puas dengan materi yang disampaikan, dan 90 persen peserta menyatakan materi yang disampaikan menarik.
Strengthening MBKM Ecosystem: A Comprehensive Approach through Satgas PPKS to Address Sexual Violence in Indonesian Higher Education Azizatuz Zahro; Ritha F Dalimunthe; Ramadani Ramadani; Evi Eliyanah; Firlianti Firlianti; Desinta Dwi Rapita; Alfi A. Pulungan
Randwick International of Social Science Journal Vol. 5 No. 1 (2024): RISS Journal, January
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rissj.v5i1.834

Abstract

This research aims to strengthen the MBKM ecosystem through the PPKS Task Force in all Indonesian universities, in accordance with Permendikbudristek Number 30 of 2021. This initiative supports the concept of Independent Learning Campus Independence with a focus on freedom, innovation and independence. Sexual violence was identified as a major obstacle to creating an inclusive learning environment. The PPKS Task Force, like at USU, UM, and UPR, is collaborating with Puspeka to provide training and use creative media such as comics and videos to increase students' understanding and awareness regarding this issue. However, participation in PPKS socialization is still minimal, and this research suggests increasing the use of creative media to disseminate information. This study was conducted at seven universities in six provinces of Indonesia, using the Participatory Action Research method with the active participation of students, lecturers and education staff. The development of creative media, such as short films and short stories, is field tested to strengthen understanding regarding PPKS and build an inclusive and healthy educational environment. The research findings demonstrate the urgency of addressing sexual violence in higher education and recommend a more targeted and comprehensive awareness campaign to increase understanding and participation in PPKS initiatives throughout Indonesia.
BATIK REFUGIA SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DAN PENDUKUNG DESA WISATA EDUKASI PERTANIAN JATIREJOYOSO Ratnawati, Nurul; Ruja, I Nyoman; Purnomo, Agus; Rapita, Desinta Dwi; Bashofi, Ferdinan
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v7i2p227-234

Abstract

REFUGIA BATIK AS A PRODUCT OF EXCELLENCE AND A SUPPORTER OF THE JATIREJOYOSO VILLAGE OF AGRICULTURAL EDUCATION AND TOURISM Inadequate human resources cause the community to lack independence and self-confidence in managing, running, and developing the “Taman Refugia” agricultural education tourism. The solution to this problem is to develop and train the manufacture of distinctive and superior products that can support tourism activities in the Jatirejoyoso Agricultural Education Tourism Village. The purpose of this development and training activity is to create and create batik that is characteristic of Jatirejoyoso Village, and to train the community to produce the batik. The method of implementing community service in the development and training of the Refugia batik motif is 1) preparation stage, 2) implementation stage, and 3) follow-up stage. The results of the community service activities show that participants can make Refugia batik with assistance. Thus, the results can be used to support the development and facilitation of the Jatirejoyoso agricultural education tourism village. Sumber daya manusia yang tidak memadai menyebabkan masyarakat tidak memiliki kemandirian dan rasa percaya diri dalam mengelola, menjalankan, serta mengembangkan wisata edukasi pertanian “Taman Refugia”. Solusi terhadap permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan pengembangan dan pelatihan pembuatan produk khas dan unggulan yang dapat mendukung kegiatan pariwisata di Desa Wisata Edukasi Pertanian Jatirejoyoso. Adapun tujuan dari kegiatan pengembangan dan pelatihan ini yaitu membuat serta menciptakan batik yang menjadi ciri khas Desa Jatirejoyoso, serta melatih masyarakat untuk memproduksi batik tersebut. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam kegiatan pengembangan dan pelatihan motif batik Refugia yakni: 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, dan 3) tahap tindak lanjut. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta dapat membuat batik Refugia dengan pendampingan. Sehingga, hasilnya dapat digunakan sebagai penunjang pengembangan dan fasilitasi desa wisata edukasi pertanian Jatirejoyoso.
Strategi Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di SMK PGRI Wlingi, Kabupaten Blitar Darmaningtyas, Novia Ardhana; Rapita, Desinta Dwi
Journal of Moral and Civic Education Vol 8 No 1 (2024): Journal of Moral and Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/8851412812024728

Abstract

Character education is important for vocational school students. This is because students' character is currently experiencing a decline, so appropriate strategies are needed to strengthen character education in schools. The aim of this study is to discuss strategies for strengthening character education in vocational schools. A qualitative approach with descriptive research was used in this study. Interactive data analysis with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the strategies used by PGRI Wlingi Vocational School can be carried out through state defense activities and through habituation of activities at school. All new students must participate in national defense activities and collaborate with the Indonesian National Army. The habituation carried out is the internalization of character values ​​in the curriculum through Learning Implementation Plans and learning media, intracurricular and extracurricular activities. The internalized values ​​are religious values, integrity, independence, mutual cooperation and nationalism.
Pendampingan Tata Kelola Sistem Informasi Berbasis Website Desa Senggreng Menuju Smart Village Desinta Dwi Rapita; Sukma Ulandari; Sri Untari; Didik Sukriono; Azhar Ahmad Smaragdina; Ekaliya Priti Anggraeni
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.983

Abstract

The government has initiated the smart village concept as an effort to realize the ideals of a developed Indonesia. Senggreng Village is one of the villages that is trying to create a smart village. Through assistance with website-based village information system governance, it is hoped that it can facilitate the Senggreng Village government to produce a village system to improve digital-based public services with the principle of openness. Implementation of service is carried out by analyzing the stages of the community situation, identifying problems, determining goals, making problem-solving plans and agreements with partners, and determining activity agendas. The service activity agenda includes socialization and delivery of material, website creation training, mentoring, evaluation and follow-up. The results of the activities include the creation of website-based village information system governance, digitalization of information and services, utilization of village websites as a means of promoting and village tourism so that there is an opportunity to collaborate with external parties to develop Senggreng Village as a Smart Village.
Upaya Bawaslu Kota Malang dalam Mengatasi Pelanggaran Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Kota Malang pada Pemilu Serentak Tahun 2024 Enggar Fara Ayunda; Desinta Dwi Rapita
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i2.389

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah 1) memberikan informasi dan wawasan kepada khalayak umum mengenai pelanggaran yang diberikan calon peserta pemilu pada kampanye 2024 di kota malang, 2) Upaya Bawaslu Kota Malang Dalam Mengatasi Pelanggaran Pemasangan APK yang tidak sesuai dengan peraturan. Pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan tiga komponen meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa terdapat pelanggaran yang ditemukan oleh Bawaslu Kota Malang pada penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 antara lain pemasangan APK di tiang listrik, taman, Jalan Protokol, pohon dan gedung fasilitas pemerintahan. Bawaslu Kota Malang melakukan upaya preventif dan represif dalam menegakan hukum bagi peserta pemilu yang melakukan pelanggaran APK. Dengan adanya tindakan tegas dari Bawaslu Kota Malang terhadap pelanggaran pemasangan APK, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi peserta pemilu. Sehingga peserta pemilu dapat menaati peraturan pemasangan APK dengan tertib untuk pemilu yang akan mendatang.
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Menguatkan Karakter Peserta Didik Ulandari, Sukma; Rapita, Desinta Dwi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 8 No 2 (2023): Volume 8, Nomor 2 - Desember 2023
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v8i2.8309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai upaya menguatkan karakter peserta didik meliputi desain; pengelolaan; pengolahan asesmen dan pelaporan hasil; evaluasi dan tindak lanjut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif di Sekolah Menengah Kejuruan Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang tahun 2022. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik interaktif meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) desain P5 terdiri dari membentuk tim, mengidentifikasi kesiapan sekolah, menentukan dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila yang ingin dikuatkan, menentukan tema, merencanakan waktu, alur, asesmen, dan membuat modul; 2) pengelolaan P5 meliputi provokasi dan kontekstualisasi, aksi P5, serta perayaan hasil belajar; 3) pengolahan asesmen dan pelaporan hasil P5 meliputi mengoleksi, mengolah hasil asesmen, dan penyusunan rapor proyek; 4) evaluasi dan tindak lanjut P5 berupa penguatan karakter serta melanjutkan kebiasaan yang baik dengan program Mari Beraksi. Melalui aksi P5 dapat menguatkan dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik terutama beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, bernalar kritis dan kreatif.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Kampung Pancasila Kelurahan Rembang Kota Blitar Lennin Kartika Eka Santosa Putri; Desinta Dwi Rapita
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Juni 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i6.378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila di Kampung Pancasila Kelurahan Rembang Kota Blitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini terdiri dari data primer berupa informan, peristiwa, dokumen dan data sekunder berupa artikel jurnal, buku literatur, laporan pemerintah, publikasi pemerintah, buku referensi untuk memenuhi standar kepenulisan. Teknik analisis data menggunakan beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila di Kampung Pancasila Kelurahan Rembang diwujudkan dalam berbagai kegiatan seperti doa lintas agama, aksi kepedulian, gotong royong, musrembang, dan koperasi. Hambatan yang dihadapi dalam implementasi nilai-nilai Pancasila adalah minimnya partisipasi masyarakat dan minimnya anggaran kegiatan. Upaya dalam mengatasi hambatan minimnya partisipasi masyarakat dengan pendekatan persuasif yang bersifat edukatif dan upaya dalam mengatasi hambatan minimnya anggaran kegiatan adalah dengan membangun koordinasi intensif dengan pihak Kelurahan dan warga  untuk mendapatkan bantuan dana ataupun swadaya.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dengan Penerapan Mesin Penghancur Kotoran Hewan di Desa Wonoekerso Pakisaji Malang Khofifatu Rohmah Adi; Nurul Ratnawati; Wahyuningtyas, Neni; Rapita, Desinta Dwi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1470

Abstract

Desa Wonokerso memiliki potensi besar dalam pengembangan pupuk organik karena memiliki populasi ternak yang besar. Namun masyarakat masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan teknologi dalam mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Tim Abdimas Universitas Negeri Malang memberikan sebuah alternatif solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik dengan penerapan mesin penghancur kotoran hewan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan potensi Desa Wonokerso dalam pemanfaatan atau pengolahan limbah peternakan menjadi sebuah produk yang lebih bernilai dan bermanfaat yakni pupuk organik. Dimana kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik dengan menggunakan mesin penghancur kotoran hewan elektrik sebagai alat utama. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan ini meliputi 1) tahap persiapan, 2) pelaksanaan, dan 3) tindak lanjut. Tahap persiapan meliputi koordinasi, penyusunan rencana kegiatan, penjadwalan, serta penentuan lokasi dan alat yang dibutuhkan. Tahap pelaksanaan selanjutnya meliputi identifikasi potensi kotoran ternak, penyuluhan pembuatan pupuk organik, focus group discussion (FGD) penerapan mesin penghancur, dan pelatihan pembuatan pupuk organik. Tahapan tindak lanjut meliputi evaluasi, penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan hasil pertanian, strategi pemasaran, dan pengembangan produk unggulan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari penyampaian materi, pelatihan dan praktik pembuatan pupuk organik. Hasil yang dicapai yaitu para peserta pengabdian mampu menghasilkan pupuk organik secara mandiri dengan mengolah limbah peternakan, yaitu kotoran hewan. Harapannya, pupuk organik yang sudah bisa diolah sendiri dapat terus diaplikasikan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian Desa Wonokerso.
Strategi pembudayaan karakter peduli sosial melalui organisasi GEMAPEDIA bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang Purnamasari, Ika Duwi; Rapita, Desinta Dwi
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 14, NO 2 (2023)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v14i2.58222

Abstract

AbstrakStrategi pembudayaan karakter peduli sosial selama ini hanya dijumpai di satuan pendidikan dasar jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah. Kajian ini membahas mengenai strategi pembudayaan karakter peduli sosial di perguruan tinggi melalui organisasi GEMAPEDIA bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik analisis model interaktif dari Miles, Huberman, & Saldana (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam organisasi GEMAPEDIA terdapat nilai karakter peduli sosial kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Nilai-nilai yang ada diaktualisasikan dalam strategi pembudayaan karakter peduli sosial melalui tiga cara, yaitu: 1) pembiasaan (habituation) melalui budaya organisasi yang dapat terlihat dari interaksi antarsesama anggota, interaksi antarlembaga atau organisasi yang bergerak di bidang yang sama dan interaksi saat pelaksanaan program kerja atau kegiatan; 2) melalui program-program kerja yang disusun memuat pengajaran, penelitian, dan pengabdian dengan tujuan dan proses pelaksanaanya memuat nilai karakter peduli sosial baik dalam internal maupun eksternal organisasi; dan 3) upaya mempertahankan nilai dalam organisasi dengan penjagaan dan kontrol nilai-nilai melalui monitoring dan evaluasi.AbstractThe strategy of cultivating social care character has so far only been found in basic education units at the primary and secondary school level. This study discusses strategies for cultivating social care character in university through the GEMAPEDIA organization for Students of the Malang State University. The research uses a qualitative approach with a case study type of research. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation techniques. Data analysis uses interactive model analysis techniques from Miles and Huberman. The results of the research show that in the GEMAPEDIA organization there are character values of social care, compassion, responsibility and harmony in life. The existing values are actualized in the strategy of cultivating social care characters through three ways, namely: 1) habituation through organizational culture which can be seen from interactions between fellow members, interactions between institutions or organizations operating in the same field and interactions during the implementation of work programs or activities; 2) through work programs that are prepared to include teaching, research and service with the objectives and implementation processes containing the character values of social care both internally and externally to the organization; and 3) efforts to maintain values in the organization by maintaining and controlling values through monitoring and evaluation