Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pendampingan Tata Kelola Sistem Informasi Berbasis Website Desa Senggreng Menuju Smart Village Desinta Dwi Rapita; Sukma Ulandari; Sri Untari; Didik Sukriono; Azhar Ahmad Smaragdina; Ekaliya Priti Anggraeni
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.983

Abstract

The government has initiated the smart village concept as an effort to realize the ideals of a developed Indonesia. Senggreng Village is one of the villages that is trying to create a smart village. Through assistance with website-based village information system governance, it is hoped that it can facilitate the Senggreng Village government to produce a village system to improve digital-based public services with the principle of openness. Implementation of service is carried out by analyzing the stages of the community situation, identifying problems, determining goals, making problem-solving plans and agreements with partners, and determining activity agendas. The service activity agenda includes socialization and delivery of material, website creation training, mentoring, evaluation and follow-up. The results of the activities include the creation of website-based village information system governance, digitalization of information and services, utilization of village websites as a means of promoting and village tourism so that there is an opportunity to collaborate with external parties to develop Senggreng Village as a Smart Village.
The Role of Class Teachers in Improving Students' Social Intelligence at SDN Kedungsari 1 Kediri Diaz, Davin Valva; Rapita, Desinta Dwi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1056

Abstract

This study aims to describe the role of classroom teachers in improving the social intelligence of students at SDN Kedungsari 1 Kediri. This study uses a descriptive qualitative method to provide descriptive results on the role of classroom teachers in improving social intelligence in the learning process. The data sources for this descriptive qualitative study were obtained from primary data, namely the results of interviews with classroom teachers. The data analysis techniques used involved collecting data, reducing it, presenting it, and drawing conclusions. The results of the study show that the role of classroom teachers at SDN Kedungsari 1 Kediri is as managers, meaning that classroom teachers act as managers who manage learning in the classroom, create a comfortable learning atmosphere, and organize the classroom according to the needs of students. teachers as mentors, who provide guidance, counseling, and support to students in social and knowledge aspects, and teachers as motivators, who provide encouragement and enthusiasm to students to further enhance their social intelligence in the school environment and classroom environment in particular. Keywords: Role, role of classroom teachers, social intelligence.
RANCANGAN MUSEUM PERTANIAN DEWI SRI DESA KASEMBON KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG Nurul Ratnawati; Desinta Dwi Rapita; Bayu Kurniawan; Ferdinan Bashofi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1439-1444

Abstract

Desa Kasembon merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang yang memiliki lahan subur untuk kegiatan pertanian. Pertanian menjadi salah satu mata pencaharian utama penduduk di desa ini. Saat ini terdapat banyak jenis tanaman yang dibudidayakan di desa ini dengan menggunakan teknologi pertanian modern, sehingga banyak alat-alat pertanian tradisional yang sudah tidak terpakai oleh masyarakat dan hanya disimpan saja. Hal ini karena tidak adanya sarana yang dapat digunakan masyarakat untuk menjaga warisan alat-alat pertanian tradisional di desa ini. Permasalahan ini menarik minat Tim Abdimas UM untuk membantu Desa Kasembon dalam mengembangkan potensi yang ada dengan merancang museum pertanian yang dapat digunakan sebagai sarana menyimpan alat-alat pertanian tradisional yang saat ini sudah tidak digunakan sekaligus menjadi sarana edukasi. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Program yang telah dilakukan telah menghasilkan rancangan desain dan identitas museum pertanian yang diberi nama Museum Pertanian Dewi Sri, termasuk storyline, visi misi, tujuan, dan yang paling utama yakni susunan organisasi kepengurusan museum. Hal ini memiliki manfaat sebagai sarana untuk menjaga warisan alat-alat pertanian tradisional agar tetap dapat dijadikan sebagai media edukasi bagi generasi muda terutama untuk mengembangkan wawasan terkait sejarah dan perkembangan teknologi pertanian.
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK PEMERINTAHAN DESA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN GOOD VILLAGE GOVERNANCE Habibi, Muhammad Mujtaba; Sukriono, Didik; Rapita, Desinta Dwi; Sudirman, Sudirman
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendampingan dalam artikel ini bertujuan untuk membantu dalam pembentukan standar pelayanan publik pemerintahan desa di kecamatan sumberpucung kabupaten Malang. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Terdapat permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Desa Kecamatan Sumberpucung antara lain Belum tersusun dan terbentuknya standar pelayanan publik publik di Pemerintahan; Desa-desa di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang dan masyarakat belum memahami mekanisme penyusunan dan pembentukan standar pelayanan publik; Rendahnya kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di Pemerintahan Desa Kecamatan Sumbepucung Kabupaten Malang. Dari permasalahan yang ada maka ditindaklanjuti dengan pelaksanaan workshop pembuatan standar pelayanan publik dan pendampingan pelaksanaan pelayanan publik di setiap desa di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. Hasil dari pelaksanaan tersebut menjadikan Peserta workshop dapat membuat peraturan Standar Pelayanan Publik yang sesuai dengan kaidahnya dan mulai mempraktekkan di Pemerintahan Desa masing-masing.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENDAMPINGAN PEMANFAATAN WEBSITE PEMERINTAH DESA KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Rapita, Desinta Dwi; Sukriono, Didik; Ratnawati, Nurul; Saputra, Meidi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk mengoptimalkan pelayanan publik dengan memanfaatkan website agarterwujud good village governance. Masyarakat pada era sekarang ini sangat membutuhkan pelayananyang praktis dan efisien. Pemerintah desa di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang belummelaksanakan pelayanan publik yang diharapkan oleh masyarakat tersebut. Terdapat websitePemerintah Desa, namun belum dimanfaatkan dengan optimal, bahkan banyak perangkat desa yangtidak dapat mengoperasikan website tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi tigatahapan pelaksanaan, yaitu sosialisasi, workshop dan pendampingan. Hasil dari pelaksanaanpengabdian ini pemerintah desa memahami tentang tahapan-tahapan pemanfaatan website.Selanjutnya mereka juga berhasil membuat konten pelayanan publik pada website desa masingmasing dengan standar pelayanan publik yang sudah ditentukan. Pelayanan publik di pemerintahandesa dapat berjalan dengan optimal dengan memanfaatkan dan mengembangkan website pemerintahdesa.
OPTIMALISASI VARIAN DAN BRANDING PRODUK HASIL INDUSTRI TAHU DI KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Adi, Khofifatu Rohmah; Idris, Idris; Rosyida, Fatiya; Rapita, Desinta Dwi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OPTIMIZATION OF VARIETY AND BRANDING OF TOFU INDUSTRY PRODUCTS IN BALEN DISTRICT, BOJONEGORO REGENCY Hal penting yang dapat dipetik dari krisis ekonomi 1997 yang menghampiri Indonesia adalahbahwa industri kecil memiliki kemampuan bertahan. Industri kecil juga merupakan wujud dariekonomi kerakyatan. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh industri kecil ini mendorongadanya kebijakan yang dapat menguatkannya. Kemampuan pelaku industri kecil dalam bersaingdi era seperti saat ini sangat penting untuk dimiliki. Upaya-upaya untuk pengembangan industrikecil sangat diperlukan. Permasalahan yang sering terjadi adalah pelaku industri kecil memilikipengetahuan yang kurang akan strategi-strategi untuk mengembangkan usaha mereka. salahsatu industri yang banyak digeluti masyarakat di Desa Kabunan adalah industri tahu. Industri tahuyang ada di desa ini masih memiliki jumlah variasi yang terbatas dan belum memliki namadagang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang variasi produk tahu, danmemperluas wawasan tentang branding produk. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalampengabdian ini adalah persiapan yang dilakukan untuk menganalisis situasi dan kebutuhan,pelaksanaan, dan evaluasi program. Kegiatan ini berjalan dengan baik sebagaimana ditunjukkanpada angket bahwa 95 persen peserta merasa senang dengan adanya kegiatan sosialisasi ini,90 persen peserta puas dengan materi yang disampaikan, dan 90 persen peserta menyatakanmateri yang disampaikan menarik. The important thing that can be learned from the 1997 economic crisis that hit Indonesia is thatsmall industries have the ability to survive. Small industries are also a manifestation of theEkonomi Kerakyatan. The advantages possessed by this small industry encourage policies thatcan strengthen it. The ability of small industrial players to compete in this era. Efforts for thedevelopment of small industries are needed. The problem that often occurs is that they have lessknowledge of business development strategies. One of the industries that many people areinvolved in, especially in Kabunan Village, is the tofu industry. The tofu industry in this village stillhas a limited number of variations and does not yet have a brand. The implementation methodcarried out in this service is the preparation made to analyse the situation and needs,implementation, and evaluation of the program. This activity was carried out well. This can beseen from the results of the questionnaire answer that 95 percent of the participants were happywith this socialization, 90 percent were satisfied with the material presented, and 90 percentstated that the material presented was interesting.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PRODUKSI MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF BERBASIS CANVA DI DESA WADUNG KECAMATAN PAKISAJI Desinta Dwi Rapita; Sukma Ulandari; Devi Lestari; Munaisra Tri Tirtaningsih; Surya Desismansyah Eka Putra; Khofifatu Rohmah Adi; Kusnul Mubaroh
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 4 No. 4 (2025): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v4i4.19502

Abstract

This community service is motivated by the minimal use of technology in the learning process at educational institutions in Wadung Village. Therefore, training on the use of interactive media Canva is a strategic step in optimizing the use of infrastructure and improving teacher competency in Wadung Village. This community service uses a service learning method with the community as the main target. The community in this case is the teachers in Wadung Village, Pakisaji District, Malang Regency. The implementation of the community service begins with conducting coordination and initial observation, conducting training, implementation and mentoring as well as evaluation. The results of this activity are an increase in teacher competency in Wadung Village in creating interactive powerpoint media based on Canva, the creation of interactive powerpoint media based on Canva as an alternative learning media and the implementation of interactive powerpoint media based on Canva and Heyzine as a learning media in schools. ABSTRAK Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan Desa Wadung. Oleh sebab itu pelatihan pemanfaatan media interaktif Canva merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana serta meningkatkan kompetensi guru di Desa Wadung. Pengabdian ini menggunakan metode service learning dengan masyarakat sebagai sasaran utama. Masyarakat dalam hal ini adalah guru-guru di Desa Wadung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Pelaksanaan pengabdian dimulai dari melakukan koordinasi dan observasi awal, melaksanakan pelatihan, pengimplementasian dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kompetensi guru di Desa Wadung dalam membuat media powerpoint interaktif berbasis Canva, terciptanya media powerpoint interaktif berbasis Canva sebagai salah satu media pembelajaran alternatif serta pengimplementasian media powerpoint interaktif berbasis Canva sebagai media pembelajaran di sekolah.
The Role of Class Teachers in Improving Students' Social Intelligence at SDN Kedungsari 1 Kediri Davin Valva Diaz; Desinta Dwi Rapita
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1056

Abstract

This study aims to describe the role of classroom teachers in improving the social intelligence of students at SDN Kedungsari 1 Kediri. This study uses a descriptive qualitative method to provide descriptive results on the role of classroom teachers in improving social intelligence in the learning process. The data sources for this descriptive qualitative study were obtained from primary data, namely the results of interviews with classroom teachers. The data analysis techniques used involved collecting data, reducing it, presenting it, and drawing conclusions. The results of the study show that the role of classroom teachers at SDN Kedungsari 1 Kediri is as managers, meaning that classroom teachers act as managers who manage learning in the classroom, create a comfortable learning atmosphere, and organize the classroom according to the needs of students. teachers as mentors, who provide guidance, counseling, and support to students in social and knowledge aspects, and teachers as motivators, who provide encouragement and enthusiasm to students to further enhance their social intelligence in the school environment and classroom environment in particular. Keywords: Role, role of classroom teachers, social intelligence.