Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

SOLUSI INOVATIF DALAM TRANSFORMASI PEMASARAN PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Amirudin Hamzah Has; Muhammad Imam KHaudli
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.2017

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran solusi inovatif dalam tranformasi pemasaran pendidikan islam. Partisipan dalam penelitian ini adalah para pendidik, kepala sekolah, orang tua, yang memiliki pengalaman dan pengetahuan relevan terkait dengan solusi inovatif pemasaran pendidikan islam. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara , observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik. Temuan penelitian menunjukan: strategi pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi diwujudkan dengan pendekatan yang menekankan pada pengembangan keterampilan praktis dan penerapan pengetahuan untuk menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kolaboratif dan inklusif dengan pihak guru, orang tua dan siswa-siswi. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemangku kebijakan pendidikan untuk membuat strategi pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Implementasi kurikulum berbasis kompetensi di MTS Al-Amiriyah Blokagung menunjukkan bahwa inovasi dalam transformasi pemasaran pendidikan Islam dapat memberikan hasil yang positif. Integrasi teknologi membantu siswa lebih mudah mengakses informasi dan belajar secara mandiri. Kolaborasi dengan industri memberikan siswa wawasan tentang dunia kerja dan menghubungkan teori yang mereka pelajari dengan praktik nyata. Sistem penilaian berbasis kompetensi mendorong siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Pengembangan keterampilan soft skills melalui program ekstrakurikuler dan pelatihan khusus juga memainkan peran penting dalam membentuk karakter siswa yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, sekolah ini berhasil meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Dukungan dari semua pihak, termasuk guru, siswa, dan industri, sangat penting untuk keberhasilan program ini.
THE URGENCY OF INSTILLING SOFT SKILLS FOR STUDENTS IN THE ERA OF DISRUPTION THROUGH ORGANISATIONAL CULTURE Khaudli, Muhammad Imam; Nadir, Mirhabun
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 3 No. 1 (2024): Third International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the results of the 2020 population census released by the Central Statistics Agency at the end of January, and provides a picture of Indonesia's demographics that has changed a lot from the results of the previous census in 2010. As predicted and analysed by various groups, Indonesia is in a period called the demographic bonus. Interestingly, the 2020 census results show that the composition of the Indonesian population mostly comes from Generation Z or Gen Z (27.94 per cent), which is the generation born between 1997 and 2012. The millennial generation, which is predicted to be the motor of the current community movement, is slightly below Gen Z, which is 25.87 per cent of the total population of Indonesia. This means that the existence of Gen Z plays an important role and influences the development of Indonesia now and in the future. Gen Z, which is filled with teenagers and young adults, many of whom are still studying at universities. From the womb of the university, scholars are born who describe intellectual figures, scientists, and professionals in their respective fields. The most important thing here is actually not the quantity, but the quality of the College itself. A quality university not only produces smart and competitive scholars but must also contribute to improving the welfare of the nation through the knowledge and culture it develops. The problem that arises is that our campuses focus more on providing hard skills and intellectual intelligence. But there are things that are overlooked, namely the importance of teaching soft skills to students considering that these soft skills are also important things to encourage the success of a student and teenager for now and in the future. Based on this background, the author is interested in further research on the Urgency of planting soft skills for students in the era of disruption through organisational culture. This research uses a qualitative descriptive literature method. Based on this research, it is found that students and female students are not only sufficiently filled with knowledge but also need to be equipped with soft skills through acculturation in organisations in an educational institution so that their psychology is formed and becomes a tough and survivable person to face various kinds of situations and conditions faced.
BIMBINGAN KARIR UNTUK MENUMBUHKAN ETOS KERJA ISLAMI SANTRI Mahmudah; Khaudli, Muhammad Imam; Amalia, Zahrotul
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v5i1.3684

Abstract

Career guidance is a part of the need to foster the work ethic of Islamic students at the Mukhtar Syafa'at Blokagung Banyuwangi Islamic Boarding School. The purpose of this study is to analyze the implementation and supporting factors and inhibitors of career guidance in fostering the work ethic of students at the Mukhtar Syafa'at Blokagung Banyuwangi Job Training Center. The research method uses a qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis uses the Miles and Huberman interactive model consisting of data reduction (data reduction), data display (data presentation) and drawing conclusions/verification and drawing conclusions. The results of this study indicate that career guidance in fostering the work ethic of Islamic students is carried out in the form of work practices and worship. One of the strategies provided by career guidance is to involve students in the work training body, as well as preparing production facilities and infrastructure. The existence of the work training agency is able to foster a work ethic in students, so that students know that Islamic work ethic is a belief of a Muslim, that work is related to the purpose of his life, namely trying to obtain Allah's pleasure through work or good deeds
PERAN WAKA HUMAS DALAM UPAYA PROMOSI GUNA MENARIK MINAT CALON PESERTA DIDIK DI MTs AL-AMIRIYYAH BLOKAGUNG BANYUWANGI Dimyati, Muh.; Khaudli, Muhammad Imam; Farizi, Ahmad Kanzul
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v3i2.1944

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran waka humas Dalam upaya promosi guna menarik minat calon peserta didik di MTs Al-Amiriyyah. Hubungan masyarakat adalah usaha menumbuhkan partisipasi publik sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan publik atau masyarakat, tertarik untuk mendaftarkan putra dan putrinya di MTs Al-Amiriyyah. Peran Humas sangat penting dalam meningkatkan mutu sebuah lembaga pendidikan karena humas sebagai komunikator antara masyarakat dan sekolah sehingga humas dapat menampung aspirasi masyarakat terkait segala kegiatan yang ada di sebuah lembaga pendidikan tersebut sehingga dapat menumbuhkan citra lembaga pendidikan dimata masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan Di MTs Al Amiriyyah Blokagung Tegalsari Banyuwangi dan di fokuskan kepada 3 fokus penelitian : (1).Bagaimanakah peran Humas dalam proses promosi dan pemasaran guna dapat menarik minat calon peserta didik, (2).Apa saja yang sudah dilakukan WAKA Humas dalam promosi agar calon peserta didik tertarik untuk memasuki MTs Al-Amiriyyah, (3). Apa saja strategi Humas dalam proses pemasaran lembaga pendidikan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Waka Humas di MTs Al Amiriyyah dalam meningkatkan strategi dan promosi yaitu sebagai berikut : (1). Dengan melalui Program mengajar PPL bagi kelas unggulan ke SD/MI yang ada didaerah Banyuwangi sebagai sarana Promosi MTs Al Amiriyyah. (2).Melaksanakan Promosi dengan melalui media social online seperti Website, Whatsapp, Facebook, Instagram, dan Youtube. Menyediakan layanan informasi dan perkembangan terkini seputar Madrasah kepada wali murid sehingga memberi kemudahan bagi wali murid untuk mengetahui kualitas pendidikan yang ada di MTs Al Amiriyyah.
Kindergarten Curriculum Revolution: Aligning the Independent Curriculum with the Needs of the Global Education Industry Fitria, Ulfa; Muhammad Imam Khaudli
Journal of Basic Education Research Vol 6 No 2 (2025): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v6i2.1667

Abstract

Purpose of the study: This study aims to examine how the Merdeka Curriculum is implemented at TK Darussalam Blokagung Banyuwangi and to identify the challenges and strategies in aligning this independent curriculum with global education demands, as well as to propose practical recommendations for enhancing its implementation Methodology: Employing a descriptive qualitative case study approach, the research involved one principal and six homeroom teachers, with data gathered through structured observations, semi-structured interviews, and documentation of classroom activities; a comprehensive literature review informed the analysis, which was conducted using manual transcript analysis Main Findings: Findings reveal that the Merdeka Curriculum enables flexible lesson planning that fosters religious character, independence, creativity, and collaboration, leading to heightened student enthusiasm and engagement; however, implementation barriers—such as limited teacher proficiency in project-based learning, inadequate facilities, and insufficient parental involvement—were evident, prompting the school to conduct regular professional development and strengthen community partnerships to improve curriculum delivery Novelty/Originality of this study: Uniquely, this study focuses on a rural PAUD setting, offering novel insights into adapting independent curriculum frameworks to meet global education industry requirements in under-resourced contexts and generating context-specific recommendations that advance current understanding of curriculum flexibility and the integration of local and global educational values
Strategy to Build a Brand Image of Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Blokagung Banyuwangi Khasanah, Miratu; Khaudli, Muhammad Imam
Journal of Basic Education Research Vol 6 No 2 (2025): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v6i2.1679

Abstract

Purpose of the study: This research aims to analyze the strategies implemented in building brand image and the benefits it brings to madrasas. Methodology: The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation, with research subjects including the head of the madrasah, WKS Humas, education personnel, as well as parents and OSIS. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with data validity checking through source and technique triangulation. Main Findings: This study discusses strategies in building brand image at Madrasah Aliyah (MA) Al-Amiriyyah. Blokagung, Banyuwangi Regency. Educational institutions often face challenges in building their public image. The results of the study showed that the negative image of MA Al-Amiriyyah was caused by an unprofessional publication system. To overcome this, the management of the madrasah implemented various strategies, including excellent programs, to rebuild the image of a quality school. This strategy gradually formed a more positive and attractive school brand for the community.Novelty/Originality of this study: This study presents an update in the study of marketing communication strategies of religious-based educational institutions with a focus on brand image formation at the Madrasah Aliyah level
EFEKTIVITAS KURIKULUM BERBASIS PERENCANAAN SOLUSI KRISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA Sahara, Yudi; Khaudli, Muhammad Imam
Journal of Language and Literature Education Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jolale.v2i2.2572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kurikulum berbasis perencanaan solusi krisis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Darussalam Blokagung. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena merepresentasikan lembaga pendidikan menengah yang sedang mengembangkan pendekatan kurikulum kontekstual dan solutif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, guna menggali secara mendalam implementasi kurikulum dalam konteks nyata. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan utama meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, dengan menggunakan pendekatan analisis isi, analisis wacana, dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis perencanaan solusi krisis mampu meningkatkan kesadaran reflektif siswa terhadap hambatan belajarnya, memberikan fleksibilitas yang mendorong kemandirian, serta mengintegrasikan teknologi digital secara efektif dalam memantau dinamika motivasi siswa. Penerapan refleksi mingguan, penyesuaian metode dan waktu belajar, serta penggunaan platform digital seperti Google Form dan WhatsApp Group terbukti meningkatkan partisipasi dan semangat belajar siswa. Dengan demikian, kurikulum ini tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga membentuk dimensi personal dan sosial yang lebih adaptif terhadap tantangan pendidikan modern.
Tantangan Kurikulum Inovatif di Sekolah Antara Tuntutan Modernisasi dan Otoritas Tradisional Kurnia Azhari, Ana; Khaudli, Muhammad Imam; Setiawan, Andi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan kurikulum inovatif di sekolah, khususnya dalam konteks ketegangan antara tuntutan modernisasi pendidikan dan otoritas tradisional masyarakat lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi, melibatkan 12 informan yang terdiri dari guru, siswa, orang tua, alumni, tokoh masyarakat, dan tenaga kependidikan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tantangan utama: resistensi guru akibat minimnya pelatihan dan keterlibatan dalam perancangan kurikulum, ketidaksesuaian kurikulum dengan karakteristik sosial-budaya local, dan rendahnya peran serta orang tua karena kurangnya pemahaman dan komunikasi dari pihak sekolah. Penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi kurikulum yang kontekstual, pelibatan aktif guru dan masyarakat lokal, serta penguatan komunikasi dan pelatihan bagi orang tua sebagai upaya mendukung keberhasilan implementasi kurikulum inovatif. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif, yang mampu menjembatani modernisasi kurikulum dengan pelestarian nilai-nilai lokal. Strategi kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan dan berakar pada konteks budaya setempat.
Transformasi Inovasi Kurikulum Dalam Mengintegrasikan Pembelajaran di Madrasah Bahari, Denis; Khaudli, Muhammad Imam
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.7

Abstract

Penelitian ini menempatkan madrasah sebagai aktor aktif dalam transformasi pendidikan nasional, dengan pendekatan kurikulum yang kontekstual, adaptif, dan bernilai Islami, menuju pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara spiritual dan sosial. Tujuan dari Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis inovasi kurikulum di madrasah dalam rangka menyongsong masa depan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Sumber informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum dan kesiswaan.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga metode utama, yaitu wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tiga tahap yaitu Tahap reduksi data, kurikulum di madrasah menjadi suatu kebutuhan mendesak. Inovasi ini harus berorientasi pada pengembangan kompetensi abad 21 tanpa menghilangkan kekhasan nilai-nilai keislaman. Dengan melakukan pembaruan kurikulum yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan.
Urgensi Pelatihan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Prasetiyo, Aldi; Khaudli, Muhammad Imam
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi pelatihan guru dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Plus Darussalam Blokagung, sebuah sekolah berbasis pesantren yang terletak di pedesaan Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru, kepala sekolah, dan koordinator kurikulum sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru masih rendah akibat minimnya pelatihan yang aplikatif dan kontekstual. Guru mengalami kesulitan dalam menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, dan menggunakan asesmen formatif secara efektif. Ketiadaan pendampingan dalam penyusunan perangkat ajar menyebabkan proses implementasi berjalan formalistik dan tidak menyentuh esensi perubahan kurikulum. Pelatihan yang sistematis dan relevan terbukti meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, serta kreativitas guru, yang berkontribusi pada suasana pembelajaran yang lebih partisipatif dan bermakna bagi siswa.