Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (STUDI KASUS : JALAN NASIR PAMUNCAK, KOTA SOLOK) Eltika, Rifa; Utama, Rizky Indra; Patriotika, Fithriyah; Arbi, Yaumal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.139383

Abstract

Jalan Nasir Pamuncak adalah ruas jalan nasional yang vital di Kota Solok dan mengalami berbagai kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan dan kondisi jalan untuk menentukan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dua pendekatan yaitu metode Asphalt Institute untuk menilai jenis serta luas kerusakan secara visual dan metode International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi RoadLab Pro untuk mengukur ketidakrataan permukaan. Berdasarkan hasil analisis metode Asphalt Institute diperoleh total kerusakan sebesar 10,665% dengan nilai kondisi perkerasan sebesar 89,334% yang menunjukkan bahwa kondisi jalan tergolong baik dan memerlukan pemeliharaan rutin. Sementara itu, hasil pengukuran menggunakan metode IRI menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,58 m/km yang mengindikasikan bahwa kondisi jalan termasuk dalam kategori sedang dan memerlukan pemeliharaan berkala. Perbedaan hasil antara kedua metode menunjukkan pentingnya penggunaan pendekatan ganda untuk memperoleh gambaran kondisi jalan yang lebih komprehensif serta menentukan jenis penanganan yang tepat agar kinerja jalan tetap optimal.
Identifikasi Mikroplastik Berdasarkan Aktivitas Disekitar Kawasan Pantai Pariaman Vina Lestari Riyandini; Fadhil Irfan; Yaumal Arbi; Hendri Sawir; Jevon Ona Ivena
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/7c14z137

Abstract

Mikroplastik adalah plastik berukuran kurang dari 5 mm yang berasal dari degradasi sampah plastik dilingkungan. Mikroplastik telah ditemukan pada air laut dan berpotensi terkonsumsi oleh beberapa organisme laut hingga mencapai manusia melalui rantai makanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik mikroplastik dan menentukan kelimpahan mikroplastik pada air laut Pantai Pariaman. Karakteristik mikroplastik yang diidentifikasi yaitu kelimpahan, bentuk, warna dan ukuran mikroplastik. Sampel air laut diambil pada stasiun 1 (Gedung Pentas Seni Pantai Kata), stasiun 2 (Pantai Cermin), stasiun 3 (Pantai Gandoriah), stasiun 4 (Kawasan Hutan Mangrove) dengan frekuensi dua kali pengujian pada titik yang sama. Kelimpahan mikroplastik pada sampel dengan menghitung jumlah partikel mikroplastik per satuan volume sampel air laut. Karakteristik bentuk, ukuran dan warna di identifikasi menggunakan mikroskop. Kelimpahan mikroplastik rata-rata adalah 27,5 - 85 partikel/L. Mikroplastik yang dominan ditemukan adalah bentuk fiber dengan persentase 52%. Warna dominan yang ditemukan adalah warna hitam dengan persentase 30% dan Ukuran mikroplastik yang dominan ditemukan adalah 0,5 – 1 mm dengan persentase 42 %.
Exploring Energy Efficiency and User Attitudes toward Green Energy Implementation in University Buildings Syah, Nurhasan; Haq, Syaiful; Ashar, Faisal; Arbi, Yaumal
International Journal of Environment, Engineering and Education Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Three E Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55151/ijeedu.v8i1.362

Abstract

The global push for sustainable development has intensified the need to improve energy efficiency in higher education buildings, particularly in hot–humid tropical climates where cooling demand dominates electricity use. This study examines how occupant perceptions, environmental attitudes, and energy-related behaviors relate to measured building energy performance in a tropical university building, using a convergent parallel mixed-methods design. An ASHRAE Level 1–based energy audit (aligned with Indonesia’s MEMR Regulation No. 13/2012) profiled electricity consumption by end-use systems and was complemented by a 38-item questionnaire and semi-structured interviews with students, lecturers, and administrative staff. The audit estimated total annual electricity consumption of 366,897.7 kWh/year, corresponding to an average Energy Use Intensity (EUI) of 17.34 kWh/m²/month, and associated emissions of 285,108.85 kgCO₂eq. Cooling/HVAC accounted for the largest share of electricity use (≈55%), followed by plug loads/equipment and lighting. Survey results indicated generally high pro-environmental attitudes; however, quantitative associations between aggregated floor-level perceptions/behaviors and electricity use were exploratory, given the limited number of analytic units (four floors/zones). Still, floor-level correlations consistently suggested negative relationships between behavioral variables and energy consumption, with expectations toward green-energy practices showing a particularly strong inverse association (r = –0.968). Qualitative findings highlighted practical operational and behavioral drivers such as temperature setpoints, schedule discipline, and equipment shutdown practices, pointing to actionable opportunities for demand reduction. Overall, the study contributes an integrated audit–behavior perspective to support occupant-centered interventions, green-campus policy alignment, and sustainability-oriented learning activities for long-term low-carbon campus development in hot–humid contexts.
Spatial modelling of shallow groundwater quality in coastal areas with Kriging interpolation Arbi, Yaumal; Syah, Nurhasan; Umar, Iswandi; Dewata, Indang; Gusman, Mulya; Sandra, Nevy
Teknomekanik Vol. 9 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/teknomekanik.v9i1.47272

Abstract

This study maps shallow coastal groundwater quality in Padang, Indonesia, using four operational parameters: potential of hydrogen (pH), electrical conductivity (EC), total dissolved solids (TDS), and salinity. We characterize spatial dependence using empirical variograms, evaluate directional anisotropy, and generate prediction surfaces with Ordinary Kriging. The variogram analysis indicates stronger spatial continuity along the coastline for EC and TDS, while salinity shows shorter continuity with a distinct directional structure, reflecting localized freshwater-seawater mixing processes. Groundwater pH remains neutral to slightly alkaline and exhibits lower spatial variability than EC, TDS, and salinity. Leave-one-out cross-validation supports the reliability of the kriging estimates at the study scale, indicating low prediction error and strong agreement between observed and predicted values. The resulting thematic maps enable a three-level quality zoning that differentiates a lower-risk northern segment, a transitional central belt, and a higher-risk southern segment consistent with seawater intrusion influence. These outputs provide a practical basis for prioritizing monitoring locations, protecting vulnerable wells, and strengthening evidence-based coastal groundwater management aligned with SDG 6 Clean Water and Sanitation and SDG 11 Sustainable Cities and Communities.
Co-Authors Ade Prima Rizki Adfuza, Gloria Poppy Akmal, Ikhsanul Al-Saffar, Zaid Hazim Aldri Frinaldi Amri, Zainul Andi Irawan Ari Syaiful Arifin Arifin, Ari Syaiful Rahman Ashadi Rizki Zumaro Bunyamin Bunyamin Bunyamin Bunyamin Caronge, Muhammad Akbar Chalik, Adrian Chandra, Arief Dasman Lanin Devi Rofiani Eka Prihandana Eka Rahmatul Aidha Eltika, Rifa Fadhil Irfan Faisal Ashar Fajri, Gilang Dwi Febri Prasetya Fitra Rifwan Fitrianti, Rahma Giatman, M Hapzi Ali Haq, Syaiful Hendri Sawir Hendri Sawir, Hendri Herza, Habil Abdilah Iing Surya Marlis Indang Dewata Intan Purnama Sari Irfan, Fadhil islami, Zaidina Resvita Ivena, Jevon Ona Jati Sunaryati Jaya, Ramadhansyah Putra Jevon Ona Ivena Jimmy Vernando Kawaai, Keiyu Khairuni Delfi Anisa Linda Deflianti Mardizal, Jonni Maulana, Majid Mhd. Handal Hamdallah Mirshad, Emilham Mithfan Fadhli Muhammad Irsad Mulya Gusman Mulyani, Yusni Nabawi, Rahmat Azis Nevy Sandra Nidal Zuwida Nisa Ardaneri Nizwardi Jalinus Nofriya Nofriya, Nofriya Novirman Jamarun Nsama, Willick Ona Pebiani Patriotika, Fithriyah Pranagung, Muhamad Iqbal Putri, Widia Rahayu, Shinta Ramadhansyah Putra Jaya Ramadhianty, Rumia Rani, Thania Mustika Rembrandt, Rembrandt Riko Fernando Putra Rinda Dwi Utari Rizki Aziz Ronald Leonardo Siregar Salma Rahmadita Sani, Wan Noor Hin Mior Sri Yanti Lisha sri yanti lisha Sumbara, Bagas Surenda, Rian Syahril Syahril Syahril Syahril Taufiq Ihsan Totoh Andayono Tri Padmi Damanhuri Umar, Genius Umar, Iswandi Utama, Rizky Indra Vina Lestari Riyandini, Vina Lestari Wan Noor Hin Mior Sani Weni Jumadi Windi Shintia Aneva Yandra, Muvi Yendri, Farhan Yonita, Wulan Alfi Yusmar, Fajri Zaid Hazim Al-Saffar