p-Index From 2021 - 2026
9.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan jurnal niara PAX HUMANA NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Kritis Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurnal Pendidikan dan Konseling Dinasti International Journal of Management Science Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Jurnal Hukum Lex Generalis International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Action Research Literate (ARL) Jurnal Impresi Indonesia Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Intermestic: Journal of International Studies Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Ilmu Multidisplin Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Media Bina Ilmiah Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Influence: International Journal of Science Review Bhuvana: Journal of Global Studies Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional VISA: Journal of Vision and Ideas Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Journal of Innovative and Creativity Jurnal Social Science Jurnal Siber Multi Disiplin Journal of Integrative International Relations Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Pemerintah Kota Salatiga Dalam Implementasi SDGs Goals ke-5 Terhadap Kasus Kekerasan Seksual Tahun 2020-2023 Pricilla Patrisia Luther; Roberto Oktavianus Cornelis Seba; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Niara Vol. 17 No. 3 (2025): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i3.25514

Abstract

Kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia tentu sangat merugikan banyak masyarakat. Indonesia yang merupakan salah satu negara pendukung Konvensi CEDAW (Convention on the Elimination of all Forms of Discrimination Against Women) tentu harus memaksimalkan kinerjanya agar tiap daerah dalamnya dalam mengimplementasikan Konvensi tersebut. Kota Salatiga ini masih menjadi suatu permasalahan yang sulit untuk diatasi. Dengan SDGs Goals-5 sebagai aktor internasional akan melihat sejauh mana implementasi tersebut di kota Salatiga yaitu dengan melalui bantuan dari Pemerintah Kota Salatiga juga melalui Lembaga DP3APPKB Salatiga untuk membantu mengatasi melonjaknya angka kekerasan seksual dari tahun ke tahun. Dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif. Untuk menganalisis kasus dalam penulisan ini menggunakan teori ekofeminisme yang dimana teori ini akan melihat keterkaitan perempuan dan lingkungan yang kerap mengalami eksploitasi, serta berupaya untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan keadilan terhadap perempuan dan konsep Hak Asasi Manusia untuk memberikan hak-hak yang adil kepada seluruh masyarakat terutama para perempuan.
Tantangan dan Peluang Indonesia dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk Menghadapi Ketahanan Pangan Pasca Pandemi Covid-19 Helena Rachelia Natasha Odja Lanoe; Suryo Sakti Hadiwijoyo; Roberto Oktavianus Cornelis Seba
Jurnal Niara Vol. 17 No. 3 (2025): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i3.25823

Abstract

Stabilitas pangan ASEAN termasuk Indonesia, menghadapi tantangan setelah pandemi COVID-19 yang mempengaruhi rantai pasokan global dan ekonomi. Ketergantungan pada impor pangan, perubahan iklim, dan infrastruktur pertanian yang terbatas menjadi isu utama. Kesenjangan akses terhadap pangan dan perlunya reformasi kebijakan menyoroti pentingnya kerjasama regional di ASEAN. Investasi dalam teknologi pertanian, diversifikasi sumber pangan, dan peningkatan kapasitas petani krusial untuk memperkuat ketahanan pangan di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang Indonesia dalam konteks ASEAN pasca pandemi. Melalui kerjasama ASEAN dalam ASEAN Integrated Food Security (AIFS) dan Strategic Plan of Action on Food Security (SPA-FS) 2021-2025 dapat mendorong peningkatan produksi pangan domestik, diversifikasi sumber pangan, stabilisasi harga, dan perbaikan distribusi. Dengan demikian, kerjasama ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di ASEAN tetapi juga memberikan manfaat signifikan bagi Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan petani, ketersediaan pangan yang berkelanjutan, dan daya saing global
Peran UNAMA dalam Menjamin Stabilitas dan Hak Asasi Manusia pada Konflik Bersenjata Afghanistan Pasca Perjanjian US-Taliban Prasetya, Rafael Putra; Simanjuntak, Triesanto Romulo; Seba, Roberto Octavianus Cornelis
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 11 No. 1 (2025): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v11i1.6571

Abstract

Analisis ini mengkaji peran UNAMA dalam memastikan stabilitas dan hak asasi manusia dalam konflik bersenjata di Afghanistan setelah perjanjian US-Taliban. Konflik di Afghanistan telah menjadi isu internasional yang telah berlangsung lama sejak Taliban menguasai negara tersebut pada tahun 1996. Amerika Serikat melancarkan operasi militer di Afghanistan setelah menuduh Taliban dan Osama bin Laden bertanggung jawab atas serangan 11 September. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran UNAMA Dalam Menjamin Stabilitas & Hak Asasi Manusia Pada Konflik Bersenjata Afghanistan Pasca Perjanjian US-Taliban. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil menunjukan bahwa Konflik yang berlarut-larut ini telah mengakibatkan banyak korban sipil dan kerusakan infrastruktur yang luas. UNAMA, yang didirikan atas permintaan pemerintah Afghanistan, berfungsi sebagai misi politik PBB di Afghanistan. Mandat utamanya adalah memfasilitasi perdamaian dan stabilitas bagi rakyat Afghanistan sembari memantau dan mempromosikan hak asasi manusia dalam konflik tersebut. Pada bulan Februari 2020, AS dan Taliban mencapai kesepakatan yang menyerukan penarikan semua pasukan AS dan pemberlakuan gencatan senjata permanen di Afghanistan dalam upaya untuk mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Peran Afrika Selatan Mempengaruhi Masyarakat Global melalui Media dan Organisasi Internasional Studi Kasus Palestina-Israel Almiyudha, Jasuma Hartias Iqhwal; Nau, Novriest Umbu Walangara; Cornelis Seba, Roberto Octavianus
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 11 No. 1 (2025): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v11i1.7045

Abstract

Peran Afrika Selatan dalam mendukung Palestina, dengan fokus pada hubungan sejarah dan solidaritas yang terjalin antara kedua pihak. Penelitian ini dibagi menjadi beberapa sub-bab yang mencakup konteks politik dan sosial Afrika Selatan, hubungan bilateral dengan Palestina, serta peran media dan organisasi internasional dalam mendukung perjuangan Palestina.Afrika Selatan, setelah mengakhiri apartheid, menjalin hubungan diplomatik dengan Palestina pada tahun 1995, menunjukkan komitmennya terhadap hak-hak Palestina. Pemimpin ANC, Nelson Mandela, menegaskan bahwa kebebasan Afrika Selatan tidak lengkap tanpa kebebasan Palestina. Dukungan ini berlanjut di era kepemimpinan saat ini, di mana pemerintah Afrika Selatan mengajukan kasus genosida terhadap Israel di Mahkamah Internasional dan aktif dalam gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). Media Afrika Selatan berperan penting dalam membentuk opini publik dan kebijakan luar negeri terkait isu Palestina. Dengan dukungan kuat dari masyarakat, Afrika Selatan berupaya menjadi suara bagi negara-negara berkembang di panggung global. Penelitian ini menyoroti bagaimana pengalaman bersama dalam perjuangan melawan penindasan telah memperkuat ikatan antara Afrika Selatan dan Palestina, serta tantangan yang masih dihadapi dalam mewujudkan keadilan dan perdamaian bagi rakyat Palestina.
KRISIS EKONOMI TURKI 2019-2024 STUDI KASUS : SANKSI AS DAN EROPA TERHADAP EKONOMI TURKI Angela, Tamara; De Fretes, Christian Johan; Cornelis Seba, Roberto Octavianus
Aliansi Vol 4, No 1 (2025): Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/aliansi.v4i1.63444

Abstract

Dalam penelitian ini akan dianalisis mengenai dampak dari sanksi ekonomi yang diberikan oleh Amerika Serikat dan juga Uni Eropa terhadap Turki yang akan di analisa dalam rentang waktu 2019-2024. Pendekatan kualitatif deskriptif yang disertai studi kasus akan digunakan untuk menyoroti hubungan interdependensi ekonomi antara Turki dengan kedua pihak tersebut, penelitian ini akan berfokus terhadap dampak perekonomian Turki setelah diterimanya ketiga sanksi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ketiga sanksi memiliki dampak yang sangat besar terhadap stabilitas perekonomian Turki hal ini dikarenakan negara Turki sendiri memiliki ketergantungan yang cukup kuat terhadap negara-negara tersebut sehingga penerimaan sanksi menimbulkan penurunan ekonomi yang cukup signifikan dan bahkan sempat menyebabkan inflasi tinggi hingga stagnasi ekonomi berkepanjangan. Penelitian ini menggunakan teori interdependensi ekonomi sebagai pisau analisisnya sebagai landasan untuk memperkuat bahwa ketergantungan dalam perekonomian dapat menjadi suatu titik rapuh bagi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menjadi landasan evaluatif guna mengantisipasi atau menyusun strategi penanganan permasalahan ekonomi yang lebih efektif di masa mendatang.
HUBUNGAN LINTAS SELAT TAIWAN DAN TIONGKOK TERKAIT KETERGANTUNGAN DAGANG PADA PEMERINTAHAN TSAI ING-WEN Suwandy, Dhanico; Simanjuntak, Triesanto Romulo; Seba, Roberto Octavianus Cornelis
BHUVANA: Journal of Global Studies Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Department of International Relations Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59408/bjgs.v1i2.66

Abstract

Taiwan and China are two countries that have a long history of ideology, government, and territory. The two countries have been at war since 1920 between the Chinese Communist Party and the Kuomintang until the ROC government finally moved to the island of Taiwan. Since then, cross-strait relations politically have not been good. On the other hand, trade between the two countries is very good, especially after the formation of the ECFA trade agreement in 2010 which made exports and imports easier. In trade expectations theory, this research analyzes the existence of a “peaceful trade” relationship between the two countries through trade and investment. China has trade dependence on Taiwan in integrated circuit commodities because Taiwan can produce good quality integrated circuits. Based on the principle of dependency, trade relations create “peaceful trade” conditions for cross-strait relations in unstable political conditions. Integrated circuits are also needed by many countries so that Taiwan can control 60% of trade in the global market. Taiwan also has dependence on China for FDI. The value of Taiwan’s FDI to China in 2021 is 46 times higher than integrated circuit exports to China in 2021. This research looks at cross-strait relations between Taiwan and China in ECFA cooperation regarding cross-border trade during the Tsai Ing-wen administration. The qualitative method used in this research took data from the Ministry of Finance of Taiwan. This research analyzes the trade relations between the two countries from exports, imports and FDI as the main findings so that the dependence of the economies of the two countries to date has created conditions for cross-strait relations.
Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam Mendukung SDGs Poin 13 & 17 Melalui Program Green Building di Kota Semarang Siep, Valeria; Seba, Roberto Octavianus Cornelis; Wibisono, Indra Wisnu
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.955

Abstract

Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Swiss dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) memiliki fokus yang kuat terhadap dua poin penting, yaitu Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan Poin 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Dalam melihat program green building di Kota Semarang memainkan peran krusial dalam implementasi kebijakan ramah lingkungan yang mendukung ketahanan iklim dan pengembangan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan kerjasama bilateral, yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan dampak dari program green building. Melalui analisis data dan kajian literatur, terbukti bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis lokal tetapi juga menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan. Pembangunan berkelanjutan di Kota Semarang dapat dicapai melalui sistem bangunan yang efisien dan ramah lingkungan. Dukungan keuangan dari pemerintah dan Organisasi Internasional juga memberikan dorongan bagi pelaksanaan program ini. Melalui hibah, pinjaman lunak, dan dukungan teknis, proyek-proyek green building dapat terlaksana dengan lebih baik. karena pembangunan berkelanjutan memerlukan investasi modal yang tidak sedikit. Salahsatu contoh nyata adalah proyek selalu mendapatkan dukungan pemerintah daerah yang bersinergi dengan kebijakan nasional. Dengan menerapkan insentif bagi developer yang mengadopsi praktek green building, diharapkan akan muncul lebih banyak proyek ramah lingkungan yang dapat berkontribusi pada pencapaian SDGs. masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya keberlanjutan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi
Peran MNC dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender di Indonesia “Studi Kasus Strategi PT Loreal Indonesia dalam Mendukung SDGs Poin ke-5” Tahun 2023 Wandamani, Badina; Seba, Roberto Octavianus Cornelis; Wibisono, Indra Wisnu
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.957

Abstract

Artikel ini menganalisis peran perusahaan multinasional dalam mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia, dengan melihat strategi PT Loreal Indonesia dalam mendukung agenda tujuan berkelanjutan SDGs poin 5 dengan menyadari perlunya memberikan kesempatan bagi perempuan dalam aspek ekonomi dan pendidikan untuk mengelola sumber daya secara lebih luas dan mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi literature dari buku, document publikasi pemerintah, hasil-hasil penelitian, serta artikel publikasi. Hasil penelitian menyoroti bahwa PT Loreal Indonesia telah menjadi aktor positif dalam mencapai kesetaraan gender dengan menciptakan peluang dan perlindungan bagi pemberdayaan perempuan melalui program-program internal maupun eksternal. Namun Penting bagi perusahaan untuk tidak hanya memperhatikan hasil yang dicapai di dalam organisasi, tetapi juga memikirkan pengaruh jangka panjang terhadap komunitas sehingga SDGs poin 5 dapat tercapai secara efektif.
Peran Peran National Central Bureau (NCB)-Interpol Indonesia dalam Penanganan Cybercrime (Romance Scam) Tahun 2018-2021 Pangalila, Fredericko Constantijn Yossia Yerromio; de Fretes, Christian Herman Johan; Seba, Roberto Octovianus Cornelis
Intermestic: Journal of International Studies Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v8n1.17

Abstract

Peningkatan aktivitas online pada media internet membuat tingkat kasus cybercrime meningkat. Sebagai bagian dari transnational crimes diperlukan perhatian khusus dalam hal penanganannya. Salah satu model cybercrime yakni penipuan online dengan modus romance scam. Sifat dan karakternya yang tidak mengenal ruang dan waktu diperlukan kerjasama antar negara maupun organisasi internasional. Dampak romance scam mengancam korban dengan kerugian finansial dan gangguan kesehatan mental. National Central Bureau (NCB)-Interpol Indonesia memiliki wewenang untuk terlibat dalam penanganan kasus transnational crimes. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran NCB-Interpol Indonesia dalam penanganan romance scam pada tahun 2018 hingga 2021. Penelitian ini akan menggunakan teori liberalisme institusional dan didukung oleh dua kerangka konseptual yakni cybercrime dan organisasi internasional dengan menggunakan metode penelitian kualitatif secara deskriptif. NCB-Interpol Indonesia memiliki tiga peranan aktif sebagai fasilitator, koordinator dan penyidik untuk membantu negara anggota ICPO-Interpol dengan sistem pertukaran informasi.
Penerapan Prinsip Tanggung Jawab Keamanan dalam Penanggulangan Pencemaran Maritim Di Laut Nias Utara: Tinjauan Kepentingan Nasional Indonesia Octavinus Cornelis Seba, Roberto
Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 24 No 1 (2025)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/njip.v24i1.807

Abstract

This study analyzes the application of the strict liability principle in addressing marine pollution caused by ships in the North Nias Waters, focusing on the MT AASHI asphalt spill incident and its implications for Indonesia’s national interests. Employing a normative legal research design with a qualitative approach, the study investigates legal responses, regulatory frameworks, and international obligations through document analysis and field-based data. The research highlights that the Indonesian government responded by forming a joint investigative team and demanding accountability from the foreign-flagged vessel, which operated under a flag of convenience without clear insurance protection. The study identifies Indonesia’s key national interests in this case: environmental security, economic sovereignty, and jurisdictional authority over its Exclusive Economic Zone. As a party to MARPOL and UNCLOS, Indonesia upholds international obligations to prevent marine pollution, while domestically enforcing the strict liability principle under Law No. 32/2009. This legal mechanism enables the state to pursue environmental accountability without proving negligence, thereby strengthening enforcement againstpolluters and securing compensation for material and immaterial losses. Overall, this study offers insight into how Indonesia can integrate international maritime conventions with national legal instruments to defend marine ecosystems and uphold state sovereignty in maritime governance.
Co-Authors Abraham, Rendy Hermanto Aldo Sausele Almiyudha, Jasuma Hartias Iqhwal Amelia Oktavia Martins Angela, Tamara Angelica Margaret Sitorus Anindita, Tantri Maria Asenda Mathius Audry Rambudevi Juanaline Mboeik Auria Rizqi Amelia Badina Wandamani Baptista Pradevi Brigita Kaat, Cahyani Brigita Kaat Christian Fretes Christian H. J. de Fretes Christian H.J de Fretes Christian Herman Johan De Fretes Christian Herman Johan de Fretes Christin H J de Fretes Daru Purnomo de Fretes, Christian Herman Johan De Fretes, Christian Johan Dina Laksita Hapsari Efraim William MUNTU Eldaa Aflin Rumbewas Elly Esra Kudubun Eunike Gratia Supit Febby Diah Papalangi Ferdy Karel Soukotta Giorgio Hans Susanto Hanna Latumaerissa Hartini Runga Helena Rachelia Natasha Odja Lanoe Herman Johan De Fretes, Christian Hizkia Bryan Hulu Indra Wisnu Wibisono Indra Wisnu WIBISONO Indra Wisnu Wibisono Indra Wisnu Wibisono Indra Wisnu Wibisono Indra Wisnu Wibisono Irene Iriani Pah Ivan Asbri Aplugi Jedidiah Nehemia Marsono Jemmy, Flo Jendri Luinel Jenni Anthonetha Susanti Henukh Joaena Charlotte Rosevine Wattimena Juliette Heuvel Harlapan Juniantoro, Rei Antonio Karryn Sahetapy, Nadine Kinanthi Ahimsaning Gandhi Lasut, Eugenie Brigita Latupeirissa, Chezia Lidya Elsye Yosefien Piris Luckas Gredenggo, Rainner Mantiri, Romelyn Maria Natalia Syalomita A. Rahanubun Maskup Asyadi Mikhael Samuel Benaya Taaluruga MUNTU, Efraim William Mutiara Putri Sejati Nadine Karryn Sahetapy Natasha Alexandra Bhisa Novriest Umbu W. Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Oxanna Jean Wa’Uina Pangalila, Fredericko Constantijn Yossia Yerromio Pesulima, Eunike Petsy Jessy Ismoyo Prasetya, Rafael Putra Pratiwi, Wahyu Eka Pricilla Patrisia Luther Putri Hergianasari R. M. Suryo Sakti Hadiwijoyo Rafael Imanuel Muliawan Rainner Luckas Gredenggo Ramses Edison Ansek Rikko Yan Lado Ae Rizqi Amelia, Auria Rosa Ardika Putri Rovino Maluegha Siep, Valeria Sih Natalia Sukmi Sonopaa, Angelique Gabriella Sri Ester Mondolu Sri Suwartiningsih Sri Suwartiningsih Suryo Sakti Hadiwijoyo Suwandy, Dhanico Syaloomita Jessica Inrizky Chairudin Theresia Kariani Yolin Triesanto Romulo Simanjuntak Triesanto Romulo Simanjutak Valeria Siep Valetta Sophie Jacob Vanny Efa Medlama Wahyu Eka Pratiwi Walangara Nau , Novriest Umbu Wandamani, Badina Warfandu, Ribka Juliana Angganeta WIBISONO, Indra Wisnu Yesarela Ebenhaezer Yesaya Ivannoel Hans Wenas