p-Index From 2021 - 2026
3.461
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia MEDIA KONSERVASI Buletin Peternakan Jurnal Peternakan Sriwijaya JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Jurnal Pendidikan Indonesia AGRIKA Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Proceeding Buffalo International Conference Jurnal Sains Peternakan Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Jurnal Sain Peternakan Indonesia Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Jurnal Peternakan Indonesia Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Pertanian Terpadu Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Jurnal Biologi Tropis JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Sciences) Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi Jambura Journal of Animal Science Bulletin of Applied Animal Research Jurnal Kehutanan Papuasia (Journal of Papuasia Forestry) Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Optima : Jurnal Ilmiah Agribisnis, Ekonomi dan Sosial Journal of Tropical Animal Science and Technology Bantara Journal of Animal Science Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Agrivet: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian dan Peternakan International Journal of Agriculture System Jurnal Manusia dan Lingkungan Jurnal Agripet Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Biodiversitas Journal of Biological Diversity
Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi dan Pemanfaatan Satwa liar di kampung Pasir Putih kabupaten Fakfak Papua Barat Deny Anjelus Iyai; Yusak Sada; Johan F. Koibur; Aisyah Bauw; Meliza Worabay; Muhammad J. Wajo; Stepanus Pakage; Hengky Wambrauw
Jurnal Biologi Tropis Vol. 20 No. 2 (2020): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.382 KB) | DOI: 10.29303/jbt.v20i2.1788

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan negara megabiodiversiti terutama jenis mamalia, reptilian dan avifauna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas pemanfaatan satwa liar di kampung Pasir Putih, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak.  Dalam penelitian ini objek pengamatan adalah potensi dan pemanfaatan satwa liar di kampung Pasir Putih Kabupaten Fakfak. Variabel pengamatan yang digunakan meliputi informasi dasar tentang jenis satwa liar, status satwa liar berdasarkan IUCN, tujuan pemanfaatan, cara berburu, frekuensi berburu, tingkat keberhasilan berburu, dan jumlah anggota berburu. Data yang diperoleh dianalisis secara tabulasi dan deskriptif untuk memperoleh gambaran objektif kondisi satwa liar yang ada di kampung Pasir putih Kabupaten Fakfak, provinsi Papua Barat. Hasil penelitian diketahui bahwa penduduk di kampung Pasir putih, masih melakukan aktivitas berburu walaupun tidak intens. Beberapa hewan yang dimanfaatkan meliputi hewan avifauna, mamalia dan reptil (herpet). Beberapa hewan masuk dalam kategori terancam punah (VU) oleh Redlist IUCN. Perburuan relatif sulit menggunakan jerat dan anjing berburu, frekuensinya relatif masih rendah dan dengan itu tidak dilakukan secara kolegial karena tingkat kesulitan.Kata kunci: perburuan; satwa liar; pemanfaatan satwa liar; redlist IUCN; Fakfak.Abstract: Indonesia is a mega biodiversity country especially mammals, reptils and avifauna. This study aims to determine the intensity of wildlife utilization in the village of Pasir Putih, Central Fakfak District, Fakfak Regency. In this study the object of observation is the potential and utilization of wildlife in the Pasir Putih village of Fakfak Regency. Observation variables used included basic information about wildlife species, wildlife status based on IUCN, purpose of use, hunting methods, hunting frequency, hunting success rate, and number of hunting members. The data obtained were tabulated and descriptive analyzed to obtain an objective picture of the condition of wild animals in the Pasir Putih village of Fakfak Regency, West Papua province. The results of the study revealed that residents in the white sand village, still doing hunting activities although not intense. Some of the animals used include Avifauna, mammals and reptiles (herpet). Some animals are in the endangered category (VU) by the IUCN Redlist. Hunting is relatively difficult using snares and hunting dogs, its frequency is still relatively low and hence it is not done collegially because of the difficulty level.  Keywords: hunting; wild animal; utilization of wild animals; IUCN redlist; Fakfak.
ANALISIS FUNGSI BIAYA STOCHASTIC FRONTIER USAHA PETERNAKAN AYAM PEDAGING PADA PETERNAK YANG MENGGUNAKAN OPEN HOUSE SYSTEM: STOCHASTIC FRONTIER COST FUNCTION ANALYSIS OF BROILER BUSINESS FOR OPEN-HOUSE SYSTEM FARMERS Stepanus Pakage; Budi Hartono; Zaenal Fanani; Bambang Ali Nugroho; Deny A. Iyai
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Vet
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jipvet.v9i1.7

Abstract

This study aims to analyze factors that influence the cost function of broiler farms using open house system. The results indicates that all factors included in the model, simultaneously, affect the production costs. Partially, input such as dayold chick (DOC) costs, feed costs, electricity costs, production positively affect the system. Labor costs on the other hand, have a negative effect on the system. The cost of drugs and fuel has no effect on broiler production costs using the open house system.
VALUING AND DEFINING SOCIO-ECONOMICAL FACTORS OF PIG FARMING SYSTEMS AT MANOKWARI, WEST PAPUA: PENILAIAN DAN PENDEFINISIAN FAKTOR-FAKTOR SOSIAL-EKONOMI SISTEM PETERNAKAN BABI DI MANOKWARI, PAPUA BARAT Deny Anjelius Iyai
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 5 No. 1 (2010): JURNAL ILMU PETERNAKAN
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menilai dan mendefinisikan komponen sosial dan ekonomi peternak babi telah dilakukan di Manokwari, Papua Barat. Studi partisipasi menggunakan partisipasi situasi analisis dilakukan untuk mendapatkan base line informasi. Data kualitatif dan kuantitatif kemudian dientri dalam Excel 2003 dan dianalisis menggunakan multivariate analisis yaitu analisis komponen utama (PCA). Juga dipakai analisis gerombol (CA) untuk agglomerative hierrarchical analysis untuk melihat kecenderungan pengelompokan base line data. Hasil penelitian diperoleh tiga kelas. Varians pada aksis pertama dan kedua adalah 41,832% dan 25,297%. Pada analisis PCA diperoleh beberapa komponen yang menunjukkan nilai positif misalnya zones, breed raised, distance to market, distance to town dan land size. Sedangkan, wealth status dan litter size bernilai negatif. Pada aksis kedua korelasi yang kuat ditunjukkan pada litter size, yaitu 0.945, komponen yang lain dengan nilai rata-rata dan negative dimiliki oleh distance to market. Dinilai bahwa zone, wealth status, distances to market, distance to town adalah komponen yang memiliki asosiasi dengan pengambilan keputusan peternak dalam produktifitasnnya. Namun secara ekonomi diperlukan pembuktian selanjutnya dalam hal pendapatan bersih dari produktifitas peternak.
Defining and Valuing the Relationship Pattern of Actors' Involvement on Cattle Farming Systems using Stakeholder Network Analysis in West New Guinea, Indonesia: Pendefinisian dan Penilaian Pola Hubungan Keterlibatan Aktor Pada Sistim Peternkan Sapi dengan Menggunakan Analisis Stakeholder Network di Papua Barat, Indonesia Deny Anjelus Iyai; Mulyadi Mulyadi; Muhammad Jen Wajo; Rosdiana Naibey; Dwi Nur Hayati; Noviyanti Noviyanti; Makarius Bajari; Johan Koibur; Yafed Syufi; Stepanus Pakage; Noveling Inriani; Lamberthus E. Nuhuyanan; Jublyana Purba; Bernadetha W.I. Rahayu; Hendrik Fatem; Isti Widayati
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v11i3.112

Abstract

Abstrak Sapi merupakan salah satu peternakan prioritas utama di Indonesia. Ternak sapi telah memainkan peran penting dalam aspek ekonomi dari total pendapatan. Sebagai peternakan prioritas karena berbagai keterlibatan dan peran pemangku kepentingan. Studi dilakukan di Manokwari pada bulan April-Juni 2019 dengan menggunakan focus group discussion terhadap dua puluh individu, kelompok dan lembaga massa yang diwakili. Pertanyaan yang dibahas mengenai latar belakang, pengiriman sumber daya, interkonektivitas antar aktor, intervensi dan inovasi. Temuan utama adalah bahwa aktor yang dikelompokkan mendominasi, diikuti oleh aktor hukum, lembaga swasta, peran pemangku kepentingan dan memiliki efek positif karena kepentingan. Namun, ancaman eksis baik secara langsung tetapi tanpa efek balik. Tiga sumber daya bersama teratas adalah akses, kepuasan, dan waktu yang dihabiskan. Aktor dapat memiliki program jangka panjang dengan keberlanjutan menggunakan sumber daya netral hingga kuat. Hubungan aktor ditemukan dalam tiga kelompok, yaitu positif, negatif dan tidak ada hubungan. Intervensi sangat dibutuhkan, yaitu waktu yang dihabiskan, kepuasan, kebijakan, pengetahuan dan akses. Prioritas inovasi akan keterampilan, kebijakan, dan pengetahuan. Kata kunci: Analisis jaringan pemangku kepentingan; Intervensi dan inovasi; Pelaku; Sumber daya bersama; Usaha peternakan sapi. . Abstract Cattle is one of the top priority animal agriculture in Indonesia. It has played significant roles in economical aspect of Total revenues. Those are due to stakeholders’ involvement. Study was done in Manokwari from April to June 2019 by using focus group discussion towards twenty various represented individuals, groups and mass institutions. The queries discussed concerning background, resources delivery, interconnectivity amongst actors, intervention and innovation. The primarily finding is that grouped actors dominated, followed by laws actors, private types institutions, stakeholder role and having positive effect due to importance. However, threat existed directly without turn-back effect. The three top shared resources were access, satisfaction, and time spent. Actors can have long term period program with sustainability using neutral to strong power resource. Relationship of actors found in three groups, i.e. positive, negative and no relationship. Intervention was urgently needed, i.e. time spent, satisfaction, policy, knowledge and access. Priority of innovation will be skills, policy, and knowledge. Keywords: Actors; Cattle farming business; Intervention and innovation; Shared resources; Stakeholder network analysis.
HERPETOFAUNA PADA HABITAT HUTAN BATU GAMPING DI MANOKWARI, PAPUA BARAT; SPESIES, KERAGAMAN, KEKAYAAN DAN POPULASI Dwi Nurhayat; Deny Anjelus Iyai; Desni Saragih; Yubelince Runtuboi; Hendrik Burwos; Isti Widayati; Stepanus Pakage; Hengky Wambrauw
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 3 No 1 (2020): Biosilampari
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/biosilampari.v3i1.945

Abstract

The research was conducted in the Maruni limestone forest habitat. The observation plots were carried out at an altitude of 35 masl to> 212 masl. Observations were made 2 times every day (day and night). The method of calculating diversity is done using the Shannon-Wieners Index and the species population is calculated using the Alikodra formula. 11 species were found that belong to the Varanidae, Boidae, Gekkonidae, Ranidae, and Hylidae families. The diversity of wildlife in the Maruni limestone location follows the altitude of the habitat. Reptiles do not differ according to height. The most common types are in the class of lizards, monitor lizards, and frogs. The types of herpetofauna that can be found are carnivores and are not protected. This type of monitor lizard can be found in abundance in low areas to an altitude of> 200 meters above sea level. Meanwhile, monitor lizards can be found in wet forests and near water sources. Similar to lizards, frogs inhabit wet or watery areas. The diversity of wildlife species in limestone habitats in each class of Reptiles is 18%. The population of herpetofauna species found varied between 25-1200 individuals.
PHYSICAL ENVIRONMENT, POPULATION PARAMETER, AND MORPHOMETRIC RECORDS MORPHOMETRIC OF THE MONITOR LIZARD IN PAPUA Deny A. Iyai; Yubelince Y. Runtuboi
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46703/jurnalpapuasia.Vol1.Iss1.26

Abstract

Many studies have explored animals without providing its physical environment, whereas, this information can provide broad understanding for the importance of ecological components. This study tried to combine some studies on how importance the ecological means on the density and population as well as morphometric of the monitor lizards. Data was analysed using SPSS version 18.0 and presented descriptively using tables and graphics. Results show that density and population had association with wide areas of islands and distances from mainland. Morphometric as well had association with carrying capacity and richness of feeding.
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin Peternak terhadap Tingkat Produksi Babi (Studi Kasus di Manokwari, Papua Barat Indonesia) Deny Anjelus Iyai; Stepanus Pakage; Agustinus G Murwanto; Maria Arim; Dwi Nurhayati; M Lily Orisu; Isti Widayati; Hieronymus Yohanes Rumfaan
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to understand the effect of educational level of gender types on pig farming production, a special case in Manokwari West Papua-Indonesia. The field study was done in Manokwari regency involved six districts. The respondents of 49 farmers chosen guided by local extensions selected from 15 villages. The participatory situation analysis employed to approach pig farmers by using questionnaire. A General Linear Model analysis of variances was used. All data were entered in Excel and analyzed using SPPS version 10.0. The conclusion that interaction between education and gender occur on household member and income earn. The female with adequate education will provide better income than the male. Understanding interaction effect of education level and gender will enable farmers to improve their pig productivities on scales and time.
Asesmen Produktivitas Ternak dan Kesesuaian Potensi Tanaman Pertanian Sebagai Hijauan Pakan: Sebuah Potret Kawasan Agro-Ekologi Dataran Rendah Selatan Merauke, Papua Elfira Kariane Suawa; Hieronymus Yohanes; Yafed Muyan; Sientje Rumetor; Jhon Arnold Palulungan; Alnita Baaka; Dwi Nurhayati; Siti Halimatus Saadiyah; Hans Mamboai; Maria Arim; Desni Saragih; Aisyah Bauw; Stepanus Pakage; Makarius Bajari; Yafed Syufi; Maya Novi; Jasmal Syamsu; Deny Anjelus Iyai
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 27 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.27.3.429

Abstract

The study aimed to descriptively capture livestock production and food waste and the suitability of border farms in the lowland Merauke region. Data were analyzed on livestock population structure (individual/ST), food crop waste production (dry weight, DW), capacity, and location quotient (LQ), and SWOT. Food crop waste production is 350 thousand tons of DW and so far only provided for ruminant cattle about 11%. Food crop straw waste is still dominated by rice straw (97%), followed by corn waste (2%), sweet potatoes, and peanuts. The capacity to increase the cattle population is close to 315 thousand ST. The LQ value of both livestock and food crops in Merauke is still in the range of 0 -<1 and is still a prospective sector to be optimized. The results of SWOT analysis conclude that the S-O strategy is the intensification and expansion of livestock commodities. Keywords: livestock population structure, location quotient, KPPTR, crop residues, Merauke
CORAK BUDIDAYA JENIS AVIFAUNA OLEH MASYARAKAT KOTA MANOKWARI DI PAPUA BARAT, INDONESIA Deny Iyai; Yusak Sada; Dwi Nurhayati; Yubelince Y Runtuboi; Eliieser V Sirami; Melisa Warobah; Aisyah Bauw; Hans Mamboai
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 9 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.99 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v9i2.1751

Abstract

Masyarakat masih memanfaatkan jenis-jenis avifauna secara berlebihan. Teknik budidaya dari jenis avifauna dan bagaimana pemanfaatannya, merupakan focus dari kajian ini. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik survei. Pengambilan sampel secara acak menggunakan metode wawancara dan observasi. Sebanyak 10 kepala keluarga sebagai responden dipilih dari masyarakat yang memiliki hobi memelihara satwa liar di kota Manokwari. Obyek pengamatan adalah proses domestikasi informasi dasar memelihara satwaliar di kota Manokwari. Obyek pengamatan adalah proses domestikasi informasi burung yang dipelihara, kegiatan berburu pemanfaatan avifauna, sistim perkandangan, makanan, tanda-tanda estrus, penyakit dan pencegahan dan aspek sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur pemelihara untuk kelompok hewan avifauna didominasi oleh kelompok umur 22-44 tahun. Pekerjaaan para pemelihara satwa avifauna di Manokwari didominasi oleh ASN dan TNI/Polri sebanyak 2 orang diikuti oleh kelompok wiraswasta, pelajar dan petani sebanyak 10%. Pemelihara memiliki pendidikan sekolah menengah atas (50%), diikuti oleh sekolah menengah pertama (40%) dan perguruan tinggi (10%). Jenis avifauna yang dibudidaya adalah nuri, kakatua, cenderawasih, mambruk, rangkok, elang dan kasuari. Mambruk dan kasuri mulai terasan sulit ditemukan yang dikategorikan statusnya menjadi near threatened dan least concern. Bahan kandang yang digunakan sebagai dinding kandang adalah berupa kayu (100%), atap kandang terbuat dari seng (100%), serta lantai kandang yang digunakan bervariasi yaitu bambu, kayu, semen dan besi beton. Satwa avifauna diperoleh dengan cara di beli dan berburu. Pemanfaatan avifauna meliputi pemeliharaan hewan kesayangan, hiasan dan konsumsi. Penjinakkan dilakukan dengan memandikan hewan, diberikan makanan (sisa dapur), memberikan air liur dan juga dengan meletakkan hewan tersebut di dalam kandang. Lama waktu menjinakkan adalah 4.8 bulan (1-24 bulan). Masyarakat menjadikan avifauna sebagai hewan hiburan dana tau hiasan yang memiliki nilai estetika.
Understanding the Objectives of Pigs Farming Development in Arfak Tribe Farmers, West Papua Deny A. Iyai; Bernadin Gobay; Alexander Yaku
International Journal of Agriculture System VOLUME 3 ISSUE 2, DECEMBER 2015
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.707 KB) | DOI: 10.20956/ijas.v3i2.106

Abstract

The multifunction of pigs for the Papuan are divergences and interelated. This study was aimed to seek the objectives of keeping pigs by Arfak tribe and to find the trend relationships of economical and socio-cultural components determining the development of pig farming systems in Manokwari. A one-month field research was done at Manokwari Barat district. Quiztionaire was the tool used to record and collect the data. Snowball method was applied to chose the pig farmer participants and 60 respondents were participated. Several variables were quantified to measure the percentages of socio-cultural and economicalobjectives. The finding shown that income generation, savings barter were the subsequent components shaping the economic objectives and while organic fertilizer and biofertilizer resulted from manure were not applied yet. Although dung was frequently produced and spreaded at the pig house and around backyard. Socio-culture was done in the means of merrital prices, peaceness, gift and parties, respectively. The other findings were that the alternation of pig development indicated by herd size had positive relationship with the two motives. Similar relationship was shown by number of aided farmers. Hence, the changes of pig farming systems, e.g. extensive to semi-intensive and/or intensive to semi-intensive had shown weak relationship.
Co-Authors A Yaku A. Gatot Murwanto A. M. Killian A. W. Wenda A. Yaku A. Yaku Abdul Rahman Ollong Agus I. Sumule Agus Irianto Sumule Agus Irianto Sumule Agustina Y.S. Arobaya Agustinus G Murwanto Agustinus Gatot Murwanto Aisyah Bauw Aisyah Bauw Aisyah Bauw Aisyah Bauw Alexander Yaku Alexander Yaku Alnita Baaka Alnita Baaka Andoyo Supriyantono Antomina Estefina Koibur Arwam, Hendrik Awom, Sarce Azchar Prianka P. B. A. Nugroho B. A. Nugroho B. E. Homer B. Gobay B. Hartono B. Hartono B.W.I. Rahayu Bajari, Makarius Bambang Ali Nugroho BAMBANG TJ. HARIADI Baso Daeng Bernadeta Wahyuni Irianti Bernadetha W.I. Rahayu Bernadin Gobay Budi Hartono Budi Hartono BUDI SANTOSO Chrysostomus, Hieronymus Y. D D Rahardjo D Nurhayati D Saragih, D D T.R Saragih D. Nurhayati D. Saragih Damayanti, Elok Daniel Y. Seseray Darius Trirbo Darma, Darma Desni Saragih Desni Saragih Desni Saragih Desni T.R. Saragih Desni T.R. Saragih Desni T.R. Saragih Desni Triana Ruly Saragih Diana Sawen Ditasari Amalia Djonly Woran Djonly Woran Dwi Nur Hayati Dwi Nurhayat Dwi Nurhayati Dwi Nurhayati Dwi Nurhayati Dwi Nurhayati Dwi Nurhayati, Dwi Elfira Kariane Suawa Elieser V. Sirami Evelin Parera Evi W. Saragih EVI W. SARAGIH Fatem, Hendrik Ferawati R. Runtuboi Ferawati Runtuboi Fitri A. Arief Frandz Rumbiak Pawere Freddy Pattiselanno Freddy Pattiselanno FREDDY PATTISELANNO Gusbager, Piter H Fatem H Mofu Hanike Monim Hans Mamboai Hans Mamboai Hans Mamboai Hayati, Dwi Nur Hendrik Arwam Hendrik Burwos Hendrik Fatem Hendrik Fatem Hotlan Manik Hutabarat, Martua I. Usior Inriani, Novelin Inriani, Noveling Irba Unggul Warsono Iriani Sumpe Isti Widayati Isti Widayati J. Wajo, Muhammad Jamhari Jamhari Jasmal A Syamsu Johan F. Koibur John Arnold Palulungan Jublyana Purba Juni C. Dami Killian , A. M. Lamberthus E. Nuhuyanan Lekitoo, Marlyn N Lestaluhu, Aditya Lily Orisu Lokden, Salmon Lukas Yowel Sonbait Lusia Keworip M Arim M Baransano M Kayadoe, M M L Orisu M Lily Orisu M. Sagrim Makarius Bajari Makarius Bajari Makarius Bajari Makarius Bajari Bajari Maker, Ursula Mamboai, Hans Maria Arim Maria Arim Maria Arim MARLYN N. LEKITOO Martha Kayadoe Maya Novi Meky Sagrim Meky Sagrim Meky Sagrim Meky Sagrim Meky Sagrim Meky Sagrim Meky Sagrim Meky Sagrim, Meky Melisa Warobah Meliza Worabay Meos Dapla, Meos Michael Baransano Michael Baransano Michael Baransano Miksen M. Sangkek Muhammad Affan Mu’in Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Murwanto, A. Gatot Mustaqim, Aldino Ikhwanul Naibey, Rosdiana Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Novyanti Novyanti Nuhuyanan, Lamberthus E. Nurhayati, D. O. Marani ONESIMUS YOKU Onesimus Yoku Orisu, Lily Pakage, S. Pattiselanno, Fredy Peday, Hans Purba, Jublyana Purwaningsih Rahayu, Bernadetha W.I. Rahayu, Bernadetta W. I. Randa, Sangle Y rima siburian Riskayanti Riskayanti Rizki Prasetya Rizky Arizona RR. Ella Evrita Hestiandari Rudolf Tukayo Rumbrawer, Erastus Runtuboi, Yubelince Yustencin S Y Randa S. Pakage S. Pakage S. Pakage Salosa, Yeni Sangle Y Randa Sangle Yohanes Randa Saragih, Desni Saragih, Desni T. R. Sientje D. Rumetor Silvia Laatung Sinon, Iriwi Siti Halimatus Saadiyah Stepani F. Haryati Stepanus Pakage Sudjatno, Djoko Syaranamual, Siska Syufi, Yafed T Sraun T. Marjen Taberima, Sartji Ted Suruan TEDDY LEKITOO Thimotius Sraun Trisiwi Wahyu Widayati Trisiwi Wahyu Widayati Tulalesy, Quin Vapriel A. Pattikawa Wambrauw, Hengky L. Warijo, Saul Jecklin Widayati, I. Widayati, Isti WIDODO, ALUSIUS PRATOMO EDI Wolfram Mofu Y Syufi Yafed Muyan Yafed Syufi Yafed Syufi Yaku, Alexander Yenusi, Kaleb Yigibalom, Emita Yosina Waromi Yubelince Runtuboi Yubelince Runtuboi Yubelince Yustenci Runtuboi Yusak Sada Yusak Sada Z. Fanani Zaenal Fanani Zaenal Fanani