Claim Missing Document
Check
Articles

INTERAKSI VERBAL PADA KOMUNIKASI AKADEMIK DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK: STUDI KASUS MAHASISWA PBI FKIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Dini Restiyanti Pratiwi
BAHASTRA Vol 37, No 2 (2017): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1671.106 KB) | DOI: 10.26555/bahastra.v37i2.7133

Abstract

The study aims to describe 1) the academic interaction and 2) communication form between the students and their academic lecturers of the Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Trainer and Training Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta. It employed a descriptive-qualitative approach. The data collection used the techniques of in-depth interview, observation, and documentation. The data sources were obtained from the the students and their lecturers. The data were the academic interaction and communication forms. The data validity applied a data or source triangulation. The data analysis employed an interactive model: data reduction, data display, and conclusion. The results of the study show that the academic interaction and communication form consist of informative, persuasive, and argumentative verbal. Furthermore, the forms are in a one-way, two-way, and multiple-way communications.
PENINGKATAN KOMPETENSI MENGAPRESIASI SASTRA MELALUI SIARAN PEMBINAAN BAHASA INDONESIA DI RADIO REPUBLIK INDONESIA SURAKARTA Laili Etika Rahmawati; Ali Imron Al-Ma’ruf; Dini Restiyanti Pratiwi
WARTA LPM WARTA Volume 19, Nomor 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v19i1.1981

Abstract

The aim of the society services through the air broadcast in Radio of Indonesian Republic of Surakarta were: (1) to improve the society’s motivation, especially for them who were students in order to appreciate the literature; (2) to improve the society’s concerns, especially for those who students in improving their literature appreciation ability in order to attain the man who has wise character because the literature have the education values which could be the basic consideration in conducting the behaviour; (3) to enlarge the listeners’  knowledge, especilly for the students who need the knowledge of linguistics, literature, and its teaching; (4) to create the institution cooperation between the Muhammadiyah University of Surakarta and the government institution i.e. Radio of Indonesian Republic o f Surakarta. The social service was conducted in RRI Surakarta, in the form of speech broadcast, based on the paper prepared before. The broadcast activity is conducted by recording before its on air. The recording process used the facility of RRI Surakarta by the guidance of RRI Surakarta staff as the responsible or the recording section. The broadcast is delivered by a speaker with the different topics but in the same theme. The broadcast theme of the three months is “Improving the Ability of Literature Appreciation through the Broadcast Guidance of Bahasa Indonsia in RRI Surakarta”. The six times broadcast activity planned for three months can be conducted four times of new broadcast and twice of recorded broadcast.
Reviews of Teachers’ Characters in Students’ Autobiography Atiqa Sabardila; Markhamah Markhamah; Dini Restiyanti Pratiwi
Lingua Cultura Vol. 14 No. 1 (2020): Lingua Cultura
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/lc.v14i1.6418

Abstract

The research aimed to describe reviews of teachers’ characters found in students’ autobiography. It belonged in the field of Indonesian Language Education, and the data were in the form of students’ autobiography, written in Indonesian. A descriptive-qualitative approach was utilized to observe the attitude, behavior, or perception of autobiographers about their teachers’ characters in the past. The source triangulation was used to verify the validity of the data. The data were analyzed through a comparative method using referential and marker reading techniques, in addition to the focused-group discussion. The results of the research show that the teachers’ characters portrayed in students’ autobiography includes: (1) positive characters: responsible, patient, caring, easy to understand, fair, making students smart, inspiring creativity; and (2) negative characters: fierce/yelling, scary in anger, hard to understand, flirty. From the results, it can be concluded that students’ autobiography evidently helps measure the quality of teachers’ characters, and negative characters reduce the learning process’s effectiveness.
IDENTIFIKASI BENTUK PEMBINAAN SEKOLAH TERHADAP SISWA DENGAN PERILAKU JUVENILE DELINQUENSI Yakub Nasucha; Atiqa Sabardila; Dini Restiyanti Pratiwi
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 20, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v20i2.7085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi bentuk pembinaan yang dilakukan sekolah dalam menangani perilaku menyimpang remaja (juvenile delinquensi) bagi siswa SMA. Pengumpulan data dalam penelitian ini pengumpulan data wawancara tertulis. Wawancara tertulis dilakukan kepada mahasiswa baru program studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta saat berada di semester 1. Mahasiswa baru merupakan alumni yang baru saja lulus dari SMA dengan pengalaman sebagai pengamat dan atau juga pelaku kenakalan remaja yang terjadi di sekolah. Selain itu, wawancara juga dilakukan kepada guru bimbingan konseling sekolah menengah atas yang ada di Surakarta. Wawancara tertulis ini dilakukan secara snowball yang selanjutnya dianalisis dengan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 variasi bentuk pembinaan yang dilakukan sekolah, di antaranya (1) pemberian nasihat, (2) pemberian motivasi, (3) pemberian pengarahan dan memanggil wali murid, (4) sosialisasi pengenalan lingkungan sekolah saat MOS, (5) hukuman yang disesuaikan dengan jenis pelanggaran, (6) diberi pelatihan dasar kepemimpinan, dan (7) dilakukan home visiting. Bentuk pembinaan yang diberikan disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan siswa. Kata kunci: pembinaan, pencegahan, perilaku menyimpang, kenakalan remaja
BENTUK TUTURAN DIREKTIF DALAM AKUN TWITTER @FIERSABESARI Niken Thalia Ayupradani; Dini Restiyanti Pratiwi
Basastra Vol 10, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v10i2.26861

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni menemukan bentuk tuturan direktif serta jenisnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Menggunakan sumber data dari kalimat dalam cuitan dalam akun twitter @FiersaBesari selama bulan Januari 2021. Cuitan yang digunakan sebagai data adalah cuitan yang mengandung tururan direktif. Teknik pengumpulan data menggunakan cara dokumentasi, simak, dan catat. Tuturan direktif yang ditemukan dalam akun twitter @FiersaBesari sebanyak 35 cuitan sekaligus digunakan sebagai data. Selanjutnya, hasil dalam penelitian ini dari 35 data, bentuk tuturan direktif dapat dikelompokkan dalam 4 jenis tutuan direktif yakni; 15 tindak tutur jenis mengingatkan, 10 jenis tuturan direktif menasehati, 6 jenis tuturan direktif mengajak, dan terakhir 4 jenis tuturan direktif menegur.
OBITUARY PRESENTED IN INDONESIAN NEWSPAPER Atiqa Sabardila; Adyana Sunanda; Yunus Sulistyono; Dini Restiyanti Pratiwi; Agus Budi Wahyudi
LITERA Vol 19, No 1: LITERA MARET 2020
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v19i1.26977

Abstract

The newspaper enables the readers to obtain enlightenment, particularly moral values. Moral values can be obtained through obituary writings. This study was aimed at elaborating the reference, author’s perspective, technique of collecting material, role assertion, contribution to writing biography, and motive in the obituary. The data were obtained through a documentation technique while the data source was attained from the printed version of the called Kompas Indonesia newspapers from 2015 to 2017. The newspaper was the only one in the country giving this special rubric. The study applied the referential identity method, marker reading technique, and pragmatic identity analysis as well as pedagogic and hermeneutic approach. Results show that the obituary texts in the newspaper are potential to become a learning material in Indonesian language education, particularly in the elementary school. The inspirational figures can further impact on students’ character building. Keywords: obituary, character building, motives, reference, Kompas  PEMBERITAAN OBITUARI DALAM SURAT KABAR INDONESIA AbstrakSurat kabar memungkinkan pembaca mendapatkan pencerahan, khususnya nilai-nilai moral. Nilai-nilai moral dapat diperoleh melalui penulisan berita kematian di surat kabar. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan referensi, perspektif penulis, teknik mengumpulkan bahan, peran peran, kontribusi untuk menulis biografi, dan motif dalam berita kematian. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi; sementara sumber data diperoleh dari surat kabar cetak bernama Kompas Indonesia pada 2015-2017. Sumber data hanya diambil dari koran Kompas mengingat bahwa Kompas satu-satunya koran yang menyediakan kolom mengenai isu ini. Penelitian ini menggunakan metode identitas referensial dan teknik marker reading. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode referensial, teknik membaca penanda, dan metode identitas pragmatis serta pendekatan pedagogik dan hermeneutik. Berdasarkan analisis data yang disajikan dalam artikel ini, teks berita kematian berpotensi menjadi bahan pembelajaran dalam pendidikan bahasa Indonesia, khususnya di Sekolah Dasar. Tokoh-tokoh inspirasional dapat lebih jauh berdampak pada pembentukan karakter siswa. Kata kunci: obituari, pembentukan karakter, motif, referensi, Kompas
INTEGRASI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) DALAM PERANGKAT PEMBELAJARAN DARING GURU BAHASA INDONESIA Vina Aditama; Dini Restiyanti Pratiwi
Basastra Vol 10, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v10i2.26621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi technological pedagogical content knowledge (TPACK) dalam perangkat pembelajaran daring guru bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) daring mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Al Qolam Muhammadiyah Gemolong. Adapun Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia SMP Al Qolam Muhammadiyah Gemolong. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi technological pedagogical content knowledge (TPACK) dikelompokkan menjadi 4 bagian yang meliputi (1) integrasi technological knowledge (TK), (2) integrasi pedagogical knowledge (PK), (3) integrasi content knowledge (CK), dan (4) integrasi technological pedagogical content knowledge (TPCK). Kata kunci: TPACK, Perangkat Pembelajaran Daring, dan Guru Bahasa Indonesia
PELANGGARAN BIDAL KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM KOLOM KOMENTAR TWITTER @FIERSABESARI Niken Thalia Ayupradani; Endah Riski Kartini; Syahwa Minastiti; Dini Restiyanti Pratiwi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i1.4486

Abstract

ABSTRAK: Kesantunan berbahasa sejatinya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kini, di tambah dengan kemajuan teknologi memudahkan orang untuk menjalin komunikasi. Hubungan komunikasi dapat berjalan dengan baik apabila mengedepankan prinsip kesantunan. Prinsip kesantunan dapat selalu dijunjung baik bertutur dalam media sosial maupun secara tatap muka. Apabila tidak patuh dengan prinsip kesantunanan, maka tuturan tersebut tidak santun. Tujuan dari penelitian ini yakni memaparkan bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan dalam twitter @FiersaBesari khususnya dalam kolom reply. Adapun cuitan khusus yang dipilih yakni mengenai tuturan yang mengkritik dan menyindir pemerintah Indonesia. Pelanggaran kesantunan tersebut diukur dengan prinsip kesatunan berupa bidal. Metode penelitian menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik dasar BUL dan teknik lanjutan perluas. Hasil dari penelitian ini memaparkan beragam bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan. Adapun bidal-bidal yang dilanggar yakni, bidal penghargaan, bidal pemufakatan, dan bidal kesimpatian. Dari keenam bidal yang digunakan untuk mengukur kesantunan, terdapat tiga bidal yang ditemukan pelanggaran.KATA KUNCI: Kesantunan Berbahasa, Prinsip Kesantunan, Bidal, Twitter  VIOLATIONS OF CITIZENS IN CITIZENS'S LANGUAGE IN THE COMMENTS COLUMN TWITTER @FIERSABESARI ABSTRACT: Politeness in language is actually close to everyday life. Now, coupled with advances in technology, it is easier for people to establish communication. Communication relations can run well if they prioritize the principle of politeness. The principle of politeness can always be upheld both speaking in social media and face to face. If you do not comply with the principle of politeness, then the speech is not polite. The purpose of this study is to describe the form of speech that violates the principle of politeness in @FiersaBesari's twitter, especially in the reply column. The special tweets that were chosen were about speeches that criticized and satirized the Indonesian government. The violation of politeness is measured by the principle of unity in the form of a thimble. The research method uses data collection techniques by observing, recording, and documenting. The data analysis technique in this study used the agih method with the BUL basic technique and the extended extension technique. The results of this study describe various forms of speech that violate the principle of politeness. The thimbles that were violated were the thimble of appreciation, the thimble of consensus, and the thimble of sympathy. Of the six thimbles used to measure politeness, there were three thimbles that found violations.KEYWORDS: Politeness Speech Act, Politeness Politeness Principle, Bidal, Twitter 
Implementasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Menggali Informasi Teks Eksposisi Berbantuan Learning Management System bagi Siswa Kelas X SMA Ariani Dwi Rusdina; Dini Restiyanti Pratiwi
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol 4 No 1 (2021): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v4i1.1121

Abstract

Perubahan proses pembelajaran dari tatap muka menjadi daring dengan memanfaatkan sebuah teknologi yang dikenal dengan istilah Learning Management System. Dengan menggunakan media LMS pada pembelajaran bahasa Indonesia menjadi lebih menarik dan efektif, karena dengan menggunakan media belajar yang berbeda dapat menarik minat siswa untuk semangat dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan dan faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pembelajaran bahasa Indonesia menggali informasi teks eksposisi berbasis Learning Management System di SMA Negeri 1 Pemalang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dari dokumentasi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran teks eksposisi berbantuan LMS, serta hasil wawancara dengan guru bahasa Indonesia kelas X di SMA Negeri 1 Pemalang. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia, dokumen mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, sedangkan jenis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada materi menggali informasi teks eksposisi berbantuan learning management system untuk kelas X di SMA Negeri 1 Pemalang terdapat beberapa faktor pendukung efektifnya pembelajaran LMS, diantaranya yaitu ketersediaan sarana dan prasarana serta penguasaan terhadap LMS yang digunakan. Sedangkan faktor penghambatnya, yaitu antara lain motivasi peserta didik dilihat dari perspektif guru serta pendampingan belajar di rumah. Kata kunci : Learning Management System, Teks Eksposisi.
SPEECH ACTS OF NETIZENS TOWARD SURAKARTA MAYOR’S INAUGURATION OF GIBRAN RAKABUMING RAKA: A STUDY OF ANTHROPROPRAGMATICS Dini Restiyanti Pratiwi; Eko Purnomo; Agus Budi Wahyudi; Tri Santoso
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 4 (2021): Creative and Innovative Learning Strategies in The Field of Language, Literature, Ling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gibran, the eldest son of the President of the Republic of Indonesia, won the election and currently serves as Surakarta Mayor for the period 2021-2026. Netizens’ Surakarta have great hopes for his leadership. Gibran’s inauguration attracted spotlight, because he is the first child in the Republic of Indonesia (Ir. Joko Widodo). The formulations of the research problems are: (1) What is the form of speech acts of netizens toward Gibran’s inauguration pragmatically? And (2) What is the form of speech acts of netizens toward Gibran’s inauguration anthropolinguistically? This study aims (1) to describe the form of netizens’ speech acts toward Gibran's inauguration pragmatically, (2) to describe the form of netizens’ speech acts toward Gibran's inauguration anthropolinguistically. This research is included in a qualitative with description approach. The data are in the form of speech acts which contain pragmatic and anthropolinguistic aspects of netizens comments. The data source is written language taken from the Instagram comments column that posted Gibran's inauguration. The data collection technique used was the observation and taking note techniques. Methods of data analysis uses intralingual equivalents in the form of pragmatic equivalents and antroprolinguistics. The results indicate that in netizens’ comments there are speech acts in a pragmatic manner, namely locutionary, illocutionary, and perlocutionary. Apart from being pragmatics, there are antroprolinguistic speech acts, namely saying congratulations, being happy, hoping/asking, and giving advice. The speech acts of the netizens’ Surakarata, both pragmatically and anthropolinguistically (anthropopragmatically), aim to accept a new leader and define Javanese culture.