Claim Missing Document
Check
Articles

DIPLOMASI PROGRAM BIPA MELALUI MEDIA FILM KARTINI Rahmawati, Ida Yeni; Iswatiningsih, Daroe; Darihastining, Susi; Pujiati, Ayu; Pratiwi, Dini Restiyanti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.12050

Abstract

Kegiatan diplomasi budaya tentu sangat beragam. Salah satu kegiatan diplomasi budaya yang dikenalkan pada program BIPA di KBRI Portugal ialah dengan mengadakan menonton bersama film yang berjudul “Kartini”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai proses diplomasi budaya Indonesia melalui film Kartini di Portugal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data pelaksanaan diplomasi budaya melalui film Kartini ini diperoleh dari  BIPA 1  kelas B di KBRI Portugal. Hasil observasi, wawancara, dan analisis dokumen merupakan data primer yang digunakan dalam pembahasan penelitian ini. Hasil penelitian ini ialah pemelajar BIPA 1 di KBRI Portugal khususnya kelas B merasa sangat senang bisa mengenal dan bahkan memahami isi film Kartini, karena dengan begitu pemelajar semakin mengenal kebudayaan salah satu daerah di Indonesia yaitu di Jepara. Pemelajar juga sangat antusias untuk menjawab kuis-kuis yang diberikan oleh pengajar setelah selesai acara menonton film bersama tersebut. Semua pertanyaan kuis dijawab dengan baik oleh pemelajar. Kuis-kuis tersebut juga berhadiah, hadiah yang diberikan sebenarnya adalah hal sederhana seperti makanan yang berasal dari Indonesia, atau pernak-pernik sederhana yang berasal dari Indonesia. Dengan demikian, diplomasi budaya melalui film ini dapat menumbuhkan saling pengertian, toleransi, dan terciptanya harmoni antar negara. Kata Kunci: Diplomasi, BIPA, Media Film Kartini
Pemanfaatan Gim Edukasi Berbasis Macromedia Flash dalam Pembelajaran Teks Iklan, Slogan, dan Poster di SMP Muhammadiyah 15 Wonoharjo Wulandari, Adellia Putri; Pratiwi, Dini Restiyanti
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.6834

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi gim edukasi dan mengidentifikasi faktor penunjang serta penghambat dalam pemanfaatan gim edukasi berbasis Macromedia Flash untuk pembelajaran teks iklan, slogan, dan poster di SMP Muhammadiyah 15 Wonoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, yaitu membandingkan informasi dari guru dan peserta didik, serta triangulasi teknik, yaitu memadukan data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi gim edukasi mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Faktor penunjang utama meliputi antusiasme siswa yang tinggi, sarana dan prasarana yang memadai, daya tarik visual, serta dukungan guru Bahasa Indonesia. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, rendahnya frekuensi penggunaan komputer, ketiadaan Wi-Fi, ketiadaan staf khusus IT, dan kurangnya kebijakan pendukung dari sekolah. Pengelolaan waktu, peningkatan infrastruktur sekolah, termasuk penambahan perangkat dan koneksi internet yang memadai, serta staff untuk meningkatkan kompetensi dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran berbasis teknologi dan membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai optimalisasi media pembelajaran dalam berbagai kondisi sekolah.
REALISASI TINDAK KESANTUNAN POSITIF DALAM WACANA AKADEMIK DI MEDIA SOSIAL BERPERSPEKTIF HUMANIS/POSITIVE POLITENESS OF ACADEMIC DISCOURSE TAKING PLACE IN SOCIAL MEDIA INTERACTION: A HUMANITY PERSPECTIVE Hari Kusmanto; Nadia Puji Ayu; Harun Joko Prayitno; Laili Etika Rahmawati; Dini Restiyanti Pratiwi; Tri Santoso
Aksara Vol 32, No 2 (2020): AKSARA, Edisi Desember 2020
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v32i2.454.323-338

Abstract

Abstrak Studi ini bertujuan mendeskripsikan wujud kesantunan berkomunikasi dalam media sosial WhatsApp antara mahasiswa dan dosen. Studi ini adalah kualitatif. Data dalam studi ini adalah kalimat-kalimat santun dalam wacana akademik di media sosial. Sumber data dalam studi ini adalah tuturan wacana akademik di media sosial. Pengumpulan data dalam studi ini menggunakan metode dokumentasi, simak, dan dilanjutkan dengan teknik catat. Analisis data dalam studi ini dilakukan dengan metode padan intralingual; padan pragmatis dan diperkuat dengan teknik analisis kesantunan Brown dan Levinson berperspektif humanis. Hasil studi ini menunjukkan tindak kesantunan positif meliputi: (1) mengucapkan terima kasih sebagai penghormatan kepada mitra tutur, 48%; (2) memberikan pertanyaan sebagai wujud perhatian kepada mitra tutur, 8%; (3) memberikan informasi kepada mitra tutur sebagai wujud kepedulian, 18%; (4) menunjukkan keoptimisan kepada mitra tutur supaya termotivasi, 4%; (5) memberikan hadiah kepada mitra tutur dengan memberikan dukungan, 4%; (6) mengucapkan salam kepada mitra tutur sebagai upaya mendoakan kebaikan kepada mitra tutur, 8%; dan (7) menggunakan penanda identitas sebagai wujud menjalin solidaritas antara penutur dan mitra tutur, 10%. Hal ini menunjukkan mahasiswa memiliki sikap penghormatan yang tinggi kepada dosen dengan menunjukkan komunikasi bernada positif. Tindak kesantunan mengucapkan terima kasih, memberikan informasi yang dibutuhkan mitra tutur, menunjukkan sikap percaya diri, mengucapkan salam merupakan wujud komunikasi yang berperspektif humanis, yakni menjunjung nilai-nilai kemanusian. Penelitian ini bermanfaat dalam membangun komunikasi pembelajaran yang berorientasi pada kesantunan berbahasa yang memartabatkan nilai-nilai humanitas dalam pembelajaran. Kata kunci: kesantunan positif, akademik, media sosial, humanis Abstract This study aims to describe the form of politeness in communicating on WhatsApp social media between students and lecturers. This study is qualitative. The data in this study are polite sentences in academic discourse on social media. The data source in this study is the speech of academic discourse on social media. Data collection in this study uses the documentation method, refer to it, and proceed with note taking technique. Data analysis in this study was carried out using the intralingual equivalent method; pragmatic equivalent and strengthened by Brown and Levinson’s politeness analysis techniques with a sweet perspective. The results of this study show positive politeness actions include: (1) Thank you for the speech partner observer 48%; (2) giving questions as a form of attention to the speech partners 8%; (3) providing information to the speech partners as a form of concern 18%; (4) showing optimism for the speech partners to be motivated 4%; (5) giving gifts to speech partners by giving support 4%; (6) greeting the speech partners in an effort to pray for the kindness of the speech partners 8%; and (7) using identity markers as a form of establishing solidarity between the speaker and the speech partner 10%.. ISSN 0854-3283 (Print), ISSN 2580-0353 (Online) , Vol. 32, No. 2, Desember 2020 323 Realisasi Tindak Kesantunan Positif dalam Wacana Akademik di Media Sosial Berperspektif Humanitas Halaman 323 — 338 (Hari Kusmanto, Nadia P. Ayu, Harun J. Prayitno, Laili E. Rahmawati, Dini R. Pratiwi, dan Tri Santoso) This shows students have a high attitude of respect for lecturers by showing positive communication. Actions of thanksgiving, giving information needed by the speech partner, showing self-con dence, greeting is a form of communication with a humanist perspective, namely upholding human values. This research is useful in building learning communication that is oriented towards language politeness that digni es human values in learning. Keywords: positive politeness, academic, social media, humanity 
PELANGGARAN BIDAL KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM KOLOM KOMENTAR TWITTER @FIERSABESARI Niken Thalia Ayupradani; Endah Riski Kartini; Syahwa Minastiti; Dini Restiyanti Pratiwi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/9epdsb41

Abstract

Kesantunan berbahasa sejatinya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kini, di tambah dengan kemajuan teknologi memudahkan orang untuk menjalin komunikasi. Hubungan komunikasi dapat berjalan dengan baik apabila mengedepankan prinsip kesantunan. Prinsip kesantunan dapat selalu dijunjung baik bertutur dalam media sosial maupun secara tatap muka. Apabila tidak patuh dengan prinsip kesantunanan, maka tuturan tersebut tidak santun. Tujuan dari penelitian ini yakni memaparkan bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan dalam twitter @FiersaBesari khususnya dalam kolom reply. Adapun cuitan khusus yang dipilih yakni mengenai tuturan yang mengkritik dan menyindir pemerintah Indonesia. Pelanggaran kesantunan tersebut diukur dengan prinsip kesatunan berupa bidal. Metode penelitian menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik dasar BUL dan teknik lanjutan perluas. Hasil dari penelitian ini memaparkan beragam bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan. Adapun bidal-bidal yang dilanggar yakni, bidal penghargaan, bidal pemufakatan, dan bidal kesimpatian. Dari keenam bidal yang digunakan untuk mengukur kesantunan, terdapat tiga bidal yang ditemukan pelanggaran.
KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL TEKS BERITA PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA MEDIA SOSIAL KOMPAS.COM Amora Dyah Megayatma; Dini Restiyanti Pratiwi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/b13te572

Abstract

Teks berita berisi tentang suatu peristiwa yang sedang terjadi sehingga bahasa yang digunakan harus informatif agar dapat dipahami oleh pembaca. Sementara itu, penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk penerapan kohesi gramatikal dan leksikal pada teks berita pembelajaran tatap muka di media sosial Kompas.com pada periode bulan Agustus dan Oktober 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Selain itu, objek dari penelitian ini adalah media sosial Kompas.com serta subjeknya adalah teks berita pembelajaran tatap muka yang mengandung kohesi gramatikal dan leksikal. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap dan catat. Sementara itu, analisis data yang digunakan metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung dan teknik lanjutan berupa teknik lesap dan ganti. Hasil penelitian ditemukan 100 data pada kohesi gramatikal dan leksikal. Data tersebut terdiri dari 39 kohesi gramatikal dengan uraian 10 referensi, 9 subsitusi, 7 elipsis, dan 13 konjungsi. Sementara itu, kohesi leksikal berjumlah 61 data dengan uraian 10 repetisi, 10 sinonim, 10 antonim, 10 hiponimi, 12 kolokasi, dan 9 ekuivalensi. Berdasarkan data yang ditemukan, dapat disimpulkan bahwa penanda kohesi gramatikal dengan jumlah terbanyak yaitu konjungsi. Sementara itu, pada kohesi leksikal data terbanyak terdapat pada kolokasi. Setiap kohesi gramatikal maupun leksikal yang ada pada teks berita terkait pembelajaran tatap muka di Kompas.com mampu menjadikan wacana menjadi padu serta makna atau isi berita dapat dipahami dan tersampaikan kepada pembaca berita.