Claim Missing Document
Check
Articles

VARIASI PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF PADA RUBRIK SOSOK HARIAN KOMPAS Lala Kartika Sandra; Dini Restiyanti Pratiwi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL GENRE (Bahasa, Sastra, Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v3i2.4819

Abstract

Conjunction is a conjunction that functions to connect or string words with words, clauses with clauses, sentences with sentences, paragraphs with paragraphs, and so on. Judging from the position of the constituents connected, conjunctions are divided into two, namely coordinating conjunctions and subordinating conjunctions. Subordinating conjunctions are conjunctions that connect two language units unequally. Kompas Daily is the name of an Indonesian newspaper headquartered in Jakarta. In the daily Kompas, there is one rubric, namely the Figure rubric. The Figure Rubric contains a person's life story both in Indonesia and abroad that can inspire and be imitated by readers. The objectives of this study is to describe the form of subordinating conjunctions in the Kompas daily figure rubric. The results in this study are based on Identification obtained 139 data containing subordinating conjunctions. Based on the classification of data, there are 7 types of subordinate conjunctions including: (a) because 43 data were found, (b) conditions were found 5 data, (c) purpose was found 21 data, (d) timing, 29 data was found, (e) presentation was found 15 data, (f) comparison found 7 data, and (g) the final limit found 19 data. 
ADAPTASI PROGRAM MICROTEACHING BAGI CALON GURU BAHASA INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Main Sufanti; Dini Restiyanti Pratiwi; Khabib Sholeh
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 23, No 1: Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v23i1.19161

Abstract

This study aimed to describe the implementation of a microteaching program to pre-service Bahasa Indonesia teachers during the Covid-19 pandemic, the advantages of the program, and its weaknesses. Data related to the changes in the program when facing a pandemic, advantages of program changes, and weaknesses. Data obtained from the Microteaching course in the Indonesian Language and Literature Department in The Universitas Muhammadiyah Surakarta. Microteaching in the semester of 2019/2020 amounted to 209 students. Data were from observation techniques, questionnaires, and document analysis. The sample was selected randomly. Triangulation techniques and methods validated the data, the interactive term used for data analysis. The results of this study are as follows. (1) To deal with the Covid-19, there are no changes in the core stages of Microteaching, but it needs some adaptations to the implementation, such as learning tools, teaching practices, observation activities, and assessments. (2) The advantages of adapting this program are students have flexible time and place of practice, improved information technology capabilities, and the student experience varies as they can write more stories. (3) The weaknesses of the adaptation of this program are the workload of lecturers increases, student learning burden increases, limited interaction, and network problems
Pembelajaran Kreatif Guna Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 Lestari Prihastuti; Salma Fitriyani; Ferdi Hamid Romadhon; Dini Restiyanti Pratiwi; Harun Joko Prayitno
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 1, No. 1, April 2021
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah(ALPTK PTMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.526 KB) | DOI: 10.56972/jikm.v1i1.3

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi bangsa dan negara. Banyak faktor yang memengaruhi terbentuknya pendidikan yang baik salah satunya adalah minat belajar pada siswa. Namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa minat belajar pada siswa tergolong rendah. permasalahan ini dapat dikurangi dengan menerapkan pembelajaran kreatif pada siswa. Adapun penelitian yang dilakukan bertujuan untuk a) mendeskripsikan pembelajaran kreatif guna meningkatan minat belajar pada siswa Sekolah Dasar di Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi; b) meningkatkan minat belajar siswa Sekolah Dasar di Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi pada masa pandemic covid-19. Metode yang diterapkan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode pengolahan data yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Penelitian ini menyatakan bahwa pembelajaran kreatif yang diterapkan mampu meningkatkan minat belajar pada siswa di masa pandemi Covid-19. Hal ini dapat terjadi karena pembelajaran yang diciptakan bersifat unik, baru, dan bervariasi. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam menciptakan pembelajaran kreatif sehingga tujuan dari pembelajaran bisa dicapai lebih maksimal.
Conformity Analysis of Online Teaching Materials Content and Curriculum on the Ministry of Education and Culture Website to Support the Distance Learning Anjas Rusdiyanto Soleh; Eko Purnomo; Dini Restiyanti Pratiwi
Urecol Journal. Part A: Education and Training Vol. 1 No. 1 (2021): January - June
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.831 KB) | DOI: 10.53017/ujet.21

Abstract

This study aims to identify the suitability of the content of the teaching materials contained in the old sumber.belajar.kemdikbud.go.id with the coverage of the material contained in the curriculum, especially in the core competencies and basic competences of Indonesian subjects. This research uses qualitative research by applying descriptive methods. Data collection used in this research is to use observation, note-taking, and documentation techniques. Data analysis in this study used content analysis techniques. The results in this study indicate that the content of teaching materials with the curriculum contained in the sumber.belajar.kemdikbud.go.id, especially in Indonesian subjects, is in a fairly appropriate category. This can be seen from the material presented that is quite a lot in accordance with the scope of material contained in the core competencies and basic competences of Indonesian subjects in the curriculum, in addition there are several material presentations that are not in accordance with the coverage of core competencies and basic competencies. Indonesian subjects in the curriculum.
Strategi Penerjemahan Istilah-Istilah Bisnis dalam Buku Teks Research Methods for Business: A Skill Building Approach Zainal Arifin; Dini Restiyanti Pratiwi; Irfan Hidayah; Rochmat Purnomo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.144 KB)

Abstract

Penelitian tahun pertama ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penerjemahan istilah-istilah bisnis dalambahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Penelitian tersebut menggunakan pendekatankualitatif-deskriptif. Sumber data berupa buku teks Research Methods for Business: A Skill Building Approachdan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak-catat,wawancara, dan kuesioner. Data divalidasi dengan menggunakan teknik trianggulasi teori dan sumber/data.Analisis data menggunakan model interaktif, yang meliputi reduksi data, sajian data, dan simpulan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ditemukan penerjemahan istilah-istilah bisnis dengan menggunankan berbagaistrategi. Strategi penerjemahan tersebut meliputi: 1) pengalihan makna, 2) penyerapan dengan mengubah ejaan,3) penyerapan tanpa mengubah ejaan, 4) pengalihan makna dan penyerapan, dan 5) pengalihanmakna/penyerapan beserta penulisan istilah aslinya.
Keakuratan Bahan Ajar Daring dalam Sumber.Belajar.Kemdikbud.go.id sebagai Penunjang Proses Pembelajaran Jarak Jauh Eko Purnomo; Anjas Rusdiyanto Soleh; Dini Restiyanti Pratiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.994 KB)

Abstract

Salah satu website yang diluncurkan Kemdikbud adalahhttps://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/. Dalam websitetersebut banyak bahan ajar yang dapat di akses oleh guru dan siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keakuarat bahan ajardalam https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/. Penelitian inimerupakan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian iniadalah website https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/.Sedangkan data dalam penelitian ini yaitu bahan ajar BahasaIndonesia kelas X SMA dalamhttps://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/. Teknik pengumpulandata yaitu simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalampenelitian ini adalah padan referensial. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa bahan ajar dalam sumber belajar kemdikbudmemiliki keakuratan yang cukup baik, tetapi dari keempat indikatortersebut yang belum sesuai yaitu indikator pertama, karena terdapatsoal yang menggunakan konjungsi yang berlebihan, sehingga dalamhal ini dapat menimbulkan persepsi yang berbeda anatar pesertadidik.
Integrasi Karakter Profil Pelajar Pancasila dalam Perangkat Pembelajaran Calon Guru Bahasa Indonesia Anjas Rusdiyanto Soleh; Dini Restiyanti Pratiwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.483 KB)

Abstract

The aim of this research is to identify integration of the Profil Pelajar Pancasila in thelearning tools of prospective Indonesian teachers. This research uses qualitative researchby applying descriptive method. The data sources in this study is learning tools fromMicroteaching courses student university in Indonesian Language and LiteratureEducation study program, Faculty of Teacher Training and Education, MuhammadiyahUniversity of Surakarta. The data in this research is the form of parts in the learningdevice which is an integration of the Profil Pelajar Pancasila. Data collection techniquesused in this research are note-taking and documentation techniques. Analysis of the datain this study using content analysis techniques. The results of this study indicate that theintegration of the six aspects in the Profil Pelajar Pancasila is spread over several types oflearning tools in the form of Learning Implementation Plans, Student Worksheets, andassessment or evaluation instruments. By the three types of learning tools, the integrationof the Profil Pelajar Pancasila is contained in the learning steps in the LearningImplementation Plans, learning instructions in the Student Worksheets, and in theassessment aspect on assessment or evaluation instrument.
Improving the Ability to Write Reflections on Indonesian Language Learning in Welcoming the Independent Curriculum for Teachers at Muhammadiyah Kartasura School Main Sufanti; Dini Restiyanti Pratiwi; Nuraini Fatimah; Jeni Nur Cahyati; Sinta Tri Noviana; Rifiana Febriyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah: (a) meningkatkan motivasi guru bahasa Indonesia dalam menulis refleksi pembelajaran, (b) menghasilkan refleksi pembelajaran bahasa Indonesia, (c) merencanakan tindak lanjut hasil penulisan refleksi pembelajaran. Data berupa hasil refleksi pembelajaran dari guru Bahasa Indonesia di SMP/SMA/SMK Muhammadiyah Kartasura. Data dikumpulkan melalui WhatsApp Group kemudian dilakukan analisis dokumen. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi: introduksi, induksi, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasil kegiatan ini sebagai berikut. (a) Guru-guru termotivasi untuk menulis refleksi pembelajaran agar dapat melakukann inovasi. (b) Semua guru Bahasa Indonesia dapat melakukan identifikasi masalah dengan data-data riil, faktor penyebabnya, dan membuat rencana solusinya. (c) Guru-guru dapat merencanakan topik/judul karya ilmiah berdasarkan refleksi yang telah ditulis. Pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan motivasi guru dalam menulis refleksi secara terstruktur dan sistematis.
Pemanfaatan Media YouTube dalam Microteaching pada Masa Pandemi Covid-19 Sinta Tri Noviana; Rifiana Febriyanti; Main Sufanti; Dini Restiyanti Pratiwi; Nur'aini Fatimah; Jeni Nur Cahyati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa perubahan bagi semua orang untuk menggunakan teknologi dalam menjalankan aktivitas dari rumah, bahkan berbagai aktivitas lain juga dilakukan di rumah. Proses pengajaran yang awalnya dilakukan secara langsung atau tatap muka beralih dengan memanfaatkan teknologi. Dengan adanya pandemi ini membawa dampak yang siginifikan dalam praktik Microteaching. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan Microteaching selama pandemi Covid-19, (2) menjelaskan efektivitas penggunaan media YouTube sebagai pelaksanaan Microteaching, (3) mendeskripsikan pengalaman mahasiswa PBSI FKIP UMS dalam Microteaching menggunakan media YouTube. Data yang digunakan dalam penelitian ini informasi lisan, tulis, dan tindakan mahasiswa ketika praktik Microteaching berlangsung. Adapun data dalam penelitian ini bersumber dari kumpulan refleksi serta hasil penyebaran angket dan wawancara mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surakarta yang mengikuti mata kuliah Microteaching pada tahun 2021 sejumlah 151 mahasiswa dari 8 kelas. Adapun sumber data sekunder yaitu artikel yang berjudul “Adaptasi Program Microteaching bagi Calon Guru Bahasa Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19” Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, angket, studi dokumen, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskripsi kualitatif dengan beberapa langkah yaitu mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan dan memverifikasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut (1) pelaksanaan Microteaching selama pandemi Covid-19 dilakukan secara daring (dalam jaringan). (2) Media pembelajaran yang digunakan dalam Microteaching secara daring yaitu dengan menggunakan media YouTube. Media ini dipilih karena sesuai dengan karakteristik mahasiswa dan juga mudah untuk diakses. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan harus bisa dapat membantu proses pembelajaran untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sebelumnya telah ditentukan. (3) Banyak pengalaman yang didapat oleh mahasiswa ketika memanfaatkan YouTube sebagai media dalam Microteaching.Pengalaman tersebut berupa pengambilan, pengeditan, dan pemberian ilustrasi pada video serta pengunggahan video. Kesimpulan yaitu media YouTube menjadi salah satu media interaktif yang efektif untuk digunakan mahasiswa dalam membagikan video praktik atau video pembelajaran, karena aplikasi YouTube mudah untuk diakses, sesuai dengan karakter siswa, serta menyediakan berbagai bahan pembelajaran secara gratis.
Pendampingan Penguatan Literasi Digital di SD Muhammadiyah Program Khusus Baturan dan SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Laili Etika Rahmawati; Harun Joko Prayitno; Agus Budi Wahyudi; Dini Restiyanti Pratiwi; Dipa Nugraha; Melati Beauty; Eko Purnomo; Tiara Surya Madani; Laily Rahmatika; Desy Anggraini; Riyani Eka Arnumasari; Dhimas Arsyad Arrajiv; Winda Dwi Lestari
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 4, Oktober 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.764 KB) | DOI: 10.23917/warta.v25i4.617

Abstract

Digital literacy must be instilled as early as possible, starting at least formally from elementary schools (SD). However, digital literacy learning in elementary schools has not been implemented effectively. Some schools still encounter obstacles, one of which is caused by the limitation and availability of digital literacy devices or media in schools. This obstacle was also experienced by the Muhammadiyah Special Program Elementary School of Baturan and the Muhammadiyah Plus Elementary School Malangjiwan. Basic digital literacy skills, such as using a common word processor like Microsoft Word, have not been fully mastered by students, whilst these skills are very important for them to master in this digital era. This community service was carried out by providing direct assistance to students to use Microsoft Word. The stages in this activity were starting from observation, pre-test, to post-test in using Microsoft Word. The hands-on mentoring method allowed students to learn to recognize and use Microsoft Word. This community service shows that there has been an increase in students’ competence in understanding Microsoft Word through the given activities, students have real experience to use word processor, and students' digital literacy improve. It is expected that in the future, students who already have the initial ability to use word processor from the results of this community service program, will improve their skills more and the school can support it by continuing this kind of activity through a digital literacy enhancement program.