Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) BAGI NELAYAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DI LAUT DI DESA PENGUNDANG KECAMATAN TELUK SEBONG Nora Susanna, Elvita; Sahreny, Sukma; Isramilda, Isramilda; Febri Syahputra Siregar, Eko; Sarkity, Dios; Pemberdi Intasir, M.; Geiskha Isral, Ananda
Jurnal Pendekar Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : LPPM-Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/pend.v3i1.2023

Abstract

Nelayan merupakan kelompok pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat lingkungan kerja di laut. Cuaca ekstrem, paparan sinar matahari, risiko biologis dan ergonomis, serta keterbatasan pemahaman tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadikan nelayan kelompok rentan yang memerlukan intervensi edukatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan terhadap bahaya kerja di laut serta langkah-langkah pencegahannya melalui program penyuluhan. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan demonstrasi penggunaan alat pelindung diri (APD), disertai pembagian leaflet edukatif. Kegiatan dilaksanakan di komunitas nelayan pesisir dengan partisipasi aktif masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nelayan terhadap faktor risiko kerja serta upaya pencegahannya, termasuk penggunaan APD, pemeliharaan kesehatan, dan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca. Kesimpulannya, penyuluhan K3 berbasis komunitas efektif sebagai bentuk pemberdayaan nelayan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat.
Synthesis of Silver Nanoparticles (NPPs) Using Xylocarpus Granatum Fruit Extract and its Application in Heavy Metal Pollution Detection Aini, Debi Yulia Ramadhani’; Willian, Nancy; Siregar, Eko Febri Syahputra
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i10.11726

Abstract

Heavy metals are dangerous pollutants because they are toxic, non-biodegradable, and stable. Mercury (Hg) is a type of heavy metal that is often a source of pollution in the aquatic environment. The biosynthesis process of nanoparticles using Xylocarpus granatum fruit extract as a bioreductant has been carried out using the green synthesis method. The research was conducted to synthesize silver nanoparticles (NPP) from Xylocarpus granatum fruit extract to detect heavy metals. The optimum condition of NPP was obtained through the comparison of AgNO3 concentration with extract and reaction time. The optimum NPP produced was at a concentration of AgNO3 1 mM 1:1 at a synthesis time of 2 hours. The NPP formed is selective to Hg metal as can be seen from the color change of NPP from dark brown to clear and sensitive to Hg metal at a concentration of 40 ppm. The calibration curve formed obtained a linear regration value of the relationship between the concentration of Hg standard solution and absorbance, namely y = -0.01330 + 3.71658 with a coefficient of determination (R2) value of 0.99229. Based on the standard curve obtained NPP mangrove fruit extract Xylocarpus granatum has an accuracy of 99.229% in predicting the concentration of the sample.
PELATIHAN SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP FREE METHODIST 2 Batubara, Ismail Hanif; Sari, Indah Purnama; Hariani, Pipit Putri; Saragih, Mandra; Novita, Aisar; Lubis, Baihaqi Siddik; Siregar, Eko Febri Syahputra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.854-859

Abstract

Media Pembelajaran sangat berperan dalam proses belajar mengajar. Dengan pemanfaatan media siswa akan lebih tertarik dalam belajar serta dapat mengasah pengetahuan mereka demi mencapai tujuan pembelajaran.  Pembelajaran yang menyenangkan dengan penggunaan ICT misalnya mampu nemarik minat siswa untuk lebih mendalami materi yang diajarkan. Terlebih jika guru yang bersangkutan menerapkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM).  Namun sayangnya masih banyak guru yang tidak memperdulikan pemanfaatan ICT serta kegunaannya dalam proses pembelajaran. Beberapa guru yang telah diwawancarai mengaku bahwa tidak menggunakan ICT seperti software Geogebra dikarenakan tidak pandai dalam mengoperasikan software tersebut. Hal inilah yang menjadi latar belakang tujuan pengabdian masyarakat ini yakni untuk membantu guru-guru matematika khususnya menggunakan software Geogebra sebagai salah satu media pembelajaran dalam matematika. Kegiatan yang dikemas dengan pelatihan langsung ini telah meningkatkan pengetahuan guru-guru matematika di Yayasan Perguruan Free Methodis Indonesia, serta guru matematika yang diundang dari sekolah lainnya. Fitur-fitur yang terdapat di dalam software Geogebra seperti lingkaran, bangun datar, bangun ruang, persamaan garis dan sebagainya sukses dipahami dan dioperasikan oleh guru-guru tersebut. 
PENGUATAN GURU DALAM PENYUSUNAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS QUIZZIZ DI SD MUHAMMADIYAH 29 SUNGGAL KAB. DELI SERDANG Elfrianto, Elfrianto; Febri Syahputra Siregar, Eko; Hidayat Pulungan, Lilik; Nur'Afifah, Nur'Afifah; Hanif Batubara, Ismail
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.169-176

Abstract

This activity is entitled Strengthening teachers in preparing quizziz-based student worksheets at SD Muhammadiyah 29 Sunggal, Deli Serdang Regency. The purpose of this activity is to provide reinforcement for teachers at SD Muhammadiyah 29 in implementing learning during the Covid-19 pandemic. The strengthening in question is training and assistance in the management of Quizziz-assisted evaluation. This needs to be done in order to improve the quality of education in schools which are part of the Muhammadiyah organization's charitable efforts. The method used in this activity is training with the steps of preparation, implementation and evaluation. The success of this activity is not only on the teacher's understanding of using the Quizziz application during training, but is the application in each class to increase students' interest and motivation to learn.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENYUSUN MEDIA INOVATIF BERBASIS SCREENCAST O MATIC DI MASA PENDEMI COVID-19 Siregar, Eko Febri Syahputra; Sari, Suci Perwita; Nasution, Ismail Saleh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.56-62

Abstract

This Community Partnership Program is "Training and Assistance of Elementary School Teachers in Willingness to Innovative Media Based on Screencast-O-Matic in the Covid-19 Pandemic". This program aims to assist teachers in developing innovative learning media based on Screencast-O.Matic that can increase students' interest and motivation in learning during learning during the Covid-19 pandemic. The reason for choosing MI Al-Fajar Sei Mencharim as a partner is to improve the quality of learning at the school. Another reason is that this school rarely receives training that supports job professionalism. The methods used in this PKM activity are 1) preparation, namely an initial visit to agree on a time for the implementation of the activity; 2) implementation. namely the implementation of training activities in preparing innovative learning media based on Screencast-O-Matic, as well as; 3) evaluation, namely collecting learning media that have been completed by the participants for feedback. This activity can be said to be successful, this is because of the 10 activity participants, 8 teachers were able to produce Screencast-O-Matic-based learning media by recording their teaching materials through this application, while the other two participants had problems with their laptops.
REFLEKSI DIRI MAHASISWA CALON GURU MELALUI VIDEO FILOSOFI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA Eko Febri Syahputra Siregar
Jurnal Tematik Vol 13 No 1 (2023): JURNAL TEMATIK
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v13i1.49539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui refleksi diri mahasiswa mengenai pembelajaran pada kurikulum merdeka berdasarkan video filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini didesaian dengan dekriptif kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan pertanyaan tertutup dan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sebanyak 16 mahasiswa (47,1%) merespon video dengan perasaan sangat senang dan 18 mahasiswa (52,9%) merespon senang serta tidak seorang pun merespon tidak senang ataupun sangat tidak senang; 2) sebanyak 16 mahasiswa (47,1%) merespon penyajian video dengan sangat baik dan sebanyak 18 mahasiswa (52,9%) merespon baik serta tidak seorang pun merespon tidak setuju ataupun sangat tidak setuju; 3) mahasiswa menyadari bahwa guru harus mengenali peserta didiknya masing-masing sehingga dapat diketahui cara yang terbaik dalam  membelajarkannya; 4) mahasiswa mengemukakan gagasan bahwa setiap peserta didik tidak dapat disamakan dikarenakan memiliki keunikan masing-masing; 5) seluruh mahasiswa (34 orang) memiliki rasa optimis dalam memberikan perubahan dengan pembelajaran berpusat pada peserta didik; dan 6) mahasiswa memiliki rencana tindak lanjut yang positif gun amendukung perannya sebagai guru terutama dalam memahami karakteristik peserta didik masing-masing.