Claim Missing Document
Check
Articles

IN HOUSE TRAINING (IHT): PENGUATAN SDM GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK Eko Febri Syahputra Siregar; Bambang Apriadi; Safrijal Efendi; Kristina Sibarani; Dewi Mayarani; Samirah Samirah; Junikson Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4157-4164

Abstract

In House Training (IHT) ini bertujuan untuk penguatan sumber daya manusia (SDM) guru pada satuan pendidikan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Kegiatan ini dilakukan oleh Kelompok Kerja Sekolah Penggerak (KKSP) Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan ini dilakukan dengan model pelatihan dan pendampingan. Adapun tema yang dipilih, yaitu optimalisasi implementasi kurikulum merdeka dengan kualitas kompetensi pendidik pada sekolah penggerak angkatan 1 jenjang SD. Peserta pada kegiatan ini adalah para guru kelas 3 (fase B), kelas 6 (fase C) serta guru mata pelajaran. Jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 18 guru yang berasal dari 6 satuan pendidikan. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang dilakukan pada tanggal 10 sampai dengan 12 Juli 2023, diperoleh data yaitu : 1) tingkat kehadiran peserta sebesar 100% atau seluruh peserta sebanyak 18 orang hadir selama kegiatan berlangsung ; 2) keaktifan peserta mencapai 85% (15 peserta) rutin mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman ataupun praktik baik yang pernah dilakukan; 3) Pengerjaan tugas maupun lembar kerja mencapai 85% dengan semua peserta mengumpulkan kegiatan dan memperoleh umpan balik untuk perbaikan sesuai dengan yang diharapkan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MIND MAPPING DI KELAS V SD Eko Febri Syahputra Siregar
REKOGNISI : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes through the use of mind mapping model on the local Civics in fifth grade SD Negeri 101736 Medan Krio academic year 2017/2018. This type of this study is a classroom action research (PTK). The tools used in collecting the data are tests and observations that done during the learning process takes place. This study was conducted with two cycles. The results of this study show that the use of mind mapping model in the first cycle, are the students who got the score below the minimum completeness as many as 17 students (42,5%) and the students who got the score above the completeness as many as 23 students (57,5% ) with an average value of 71,00. On the second cycle, there is a very drastic increase that all students (40 students) have completed in obtaining the desired learning outcomes and no more students are not complete. The average value obtained is 91,63. Thus it can be concluded that the use of mind mapping model can improve students’ learning outcomes.
Pelatihan dan Pendampingan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran POS PAUD Nusa Indah Teluk Bakau Eko Febri Syahputra Siregar; Dina Fitriyah; Dios Sarkity; Juriansyah Juriansyah; Rahmainy Syahfitri
Jurnal Anugerah Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v5i2.6379

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan satuan Pendidikan yang sangat penting dalam menunjang dan mengembangkan kemampuan peserta didik pada usia keemasan. Berbagai permasalahan dihadapi oleh Pos PAUD Nusa Indah Teluk Bakau terkait implementasi kurikulum merdeka, pelaksanaan pembelajaran, serta pengembangan minat dan bakat anak melalui penyelenggaraan PAUD. Dalam rangka memberikan solusi, Tim Pengabdian UMRAH melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk implementasi kurikulum merdeka bagi Guru POS PAUD Nusa Indah Teluk Bakau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun Modul Ajar, mengoptimalkan komunitas belajar, dan menyelenggarakan pembelajaran dalam rangka meningkatkan minat dan bakat siswa. Metode dilakukan dengan cara kuantitatif, dengan menggunakan instrumen untuk menganalisis ketercapaian luaran dari implementasi kurikulum Merdeka. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest serta penilaian tugas pelatihan melalui metode dokumentasi berupa modul ajar, dokumen pelaksanan pembelajaran dan dokumen pelaksanaan komunitas belajar. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan dalam memahami konsep implementasi kurikulum merdeka, penyusunan modul ajar, serta komunitas belajar. Melalui kegiatan ini, guru juga telah mampu menyusun modul ajar, melaksanakan komunitas belajar secara optimal, dan melaksanakan pembelajaran dengan mengoptimalkan penyalur minat dan bakat peserta didik melalui Pojok Kreasi.
REFLEKSI DIRI MAHASISWA CALON GURU MELALUI VIDEO FILOSOFI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA Siregar, Eko Febri Syahputra
JURNAL TEMATIK Vol 13, No 1 (2023): JURNAL TEMATIK (In Progress)
Publisher : JURNAL TEMATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v13i1.49539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui refleksi diri mahasiswa mengenai pembelajaran pada kurikulum merdeka berdasarkan video filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini didesaian dengan dekriptif kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan pertanyaan tertutup dan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sebanyak 16 mahasiswa (47,1%) merespon video dengan perasaan sangat senang dan 18 mahasiswa (52,9%) merespon senang serta tidak seorang pun merespon tidak senang ataupun sangat tidak senang; 2) sebanyak 16 mahasiswa (47,1%) merespon penyajian video dengan sangat baik dan sebanyak 18 mahasiswa (52,9%) merespon baik serta tidak seorang pun merespon tidak setuju ataupun sangat tidak setuju; 3) mahasiswa menyadari bahwa guru harus mengenali peserta didiknya masing-masing sehingga dapat diketahui cara yang terbaik dalam  membelajarkannya; 4) mahasiswa mengemukakan gagasan bahwa setiap peserta didik tidak dapat disamakan dikarenakan memiliki keunikan masing-masing; 5) seluruh mahasiswa (34 orang) memiliki rasa optimis dalam memberikan perubahan dengan pembelajaran berpusat pada peserta didik; dan 6) mahasiswa memiliki rencana tindak lanjut yang positif gun amendukung perannya sebagai guru terutama dalam memahami karakteristik peserta didik masing-masing.
Pengembangan Pembelajaran Blended Learning Berbasis Model Flipped Learning untuk Meningkatkan 6C For HOTS Mahasiswa PGSD UMSU Sari, Suci Perwita; Siregar, Eko Febri Syahputra; Lubis, Baihaqi Siddik
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1334

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan 6C for HOTS mahasiswa melalui pengembangan model Blended Learning berbasis Flipped Learning. Adapun 6C yang dimaksud adalah critical thinking, creative skill, communication skill, collaborative skill, computation skill dan compassion. Untuk proporsi model Blended Learning berbasis Flipped Learning dilakukan sebesar 10% tatap muka dan 90% melalui daring. Metode dalam penelitian menggunakan metode ADDIE. Langkah langkah ADDIE adalah analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Blended Learning berbasis Flipped Learning sangat efektif dalam meningkatkan 6C for HOTS mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pehitungan keterampilan berpikir kritis (critical thinking) mahasiswa dari rerata 36,67 menjadi 88,28. Pada keterampilan berpikir kreatif (creative skill) terjadi peningkatan dari rerata 60,77 mrnjadi 87,18. Pada ketermapilan communication skill jugaterdapat peningkatan rerata dari 31,28 menjadi 67,69. Namun karena hasil rerata belum maksimal, diadakan siklus kedua pada keterampilan ini dan menghasilkan rerata 87,38. Pada keterampilan collaborative skill, terjadi peningkatan dari 50,51 menjadi 87,54. Pada keterampilan komputasi (computational skill) terdapat peningkatan rerata yang awal rerata 25,90 menjadi 68,21. Namun karena belum maksimal diadakan siklus kedua dan meningkat menjadi 90,64. Pada keterampilan compassion, terjadi peningkatan dai 36,28 menjadi 87,56
Pengaruh Breakout Room Aplikasi Zoom terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD pada Perkuliahan dalam Jaringan Siregar, Eko Febri Syahputra; Sari, Suci Perwita; Lubis, Baihaqi Siddik; Batubara, Ismail Hanif
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Breakout Room Aplikasi Zoom terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar tahun akademik 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental design dengan desain penelitian the one shoot case study. Populasi penelitian yaitu mahasiswa Semester dua Program studi PGSD sebanyak 45 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan simple random sampling dan pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Teknik analisa data yaitu teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hipotesis penelitian melalui anava dua jalur, taraf signifikan 0,05. Uji persyaratan yang dilakukan adalah uji normalitas menggunakan liliefors sedangkan uji homogenitas menggunakan uji F Bartlett dengan kriteria jika Fhitung < Ftabel pada taraf signifikan 5 % maka data hasil penelitian homogen. Pengujian hipotesis yaitu Fhitung > Ftabel pada taraf signifikan 5 % maka hipotesis diterima. Hasil uji one sample t test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,00
Implementasi Pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) Bagi Guru SD Muhammadiyah 12 Medan Saleh Nasution, Ismail; Febri Syahputra Siregar, Eko
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2021): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v3i2.8136

Abstract

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen mengamanatkan kegiatan pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagaimana dimaksud pasal 8 UU tersebut meliputi,kompetensi pedagogik,kompetensi kepribadian,kompetensi sosial,dan kompetensi profesional perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.Hal ini,karena pendekatan TPACK memadukan aspek pengetahuan,cara membelajarkan,penguasaan materi pembelajaran sesuai bidang dengan TIK.Target khusus yang ingin dicapai melalui pelaksanaan kegiatan PKPM ini menghasilkan guru-guru profesional dan terampil dalam mengelola pembelajaran aktif sehingga pembelajaran yang diberikan lebih menarik dan bermakna bagi siswa.
Penguatan Keterampilan Kolaborasi Mahasiswa FKIP UMRAH Melalui Implementasi Lesson Study Siregar, Eko Febri Syahputra; Febiana Natasha; M. Pemberdi Intasir; Dios Sarkity; Yudi Pratama; Nurul Hilda Syani Putri
TANJAK Vol 5 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/tanjak.v5i2.1124

Abstract

Pendidikan abad 21 sudah memberi tekanan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan meningkatkan keterampilan kolaborasi. Akan tetapi, keterampilan kolaborasi mahasiswa masih terbilang cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh lesson study dalam rangka menguatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa FKIP UMRAH. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan lesson study dengan pendekatan kuantitatif. Untuk data, dilakukan pengumpulan dengan metode observasi terhadap 16 orang mahasiswa FKIP UMRAH selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi kenaikan dari 4 aspek yang menjadi indikator penilaian keterampilan kolaborasi mahasiswa. Adapun aspek yang dimaksud adalah aspek bekerja secara produktif, aspek berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif, aspek bertanggung jawab bersama untuk menyelesaikan pekerjaan dan aspek menghormati ide-ide orang lain. Kenaikan persentase nilai skor yang diperoleh dari keempat aspek secara berturut-turut pada siklus 1 dan siklus 2 adalah 9,69%, 10,63%, 6,57% dan 0,94%. Sementara itu, pada siklus 2 dan siklus 3, telah terjadi kenaikan persentase nilai skor dari keempa aspek yang ditulis secara runtut yakni 5,43%, 6,25%, 7,81%, dan 5,31%. Oleh karena itu, lesson study dapat dijadikan alternatif dosen dalam menguatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa selama pembelajaran berlangsung.
The Influence of the Think Pair Share Learning Model on the Learning Creativity of Class V Students at SDS Bina Taruna 1 Rizki, Melia; Siregar, Eko Febri Syahputra
Journal of Elementary School Education Vol 1 No 1 Journal of Elementary School Education, (September, 2022)
Publisher : Berpusi Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.284 KB) | DOI: 10.1224/https://doi.org/10.1224/php/joese/v1i1

Abstract

This thesis discusses the influence of the Think Pair Share learning model on the learning creativity of fifth grade students at SDS Bina Taruna 1. The formulation of the problem in this study is how the learning creativity of class VA students before applying the Think Pair Share learning model. How is the learning creativity of VB class students before applying the conventional learning model. How is the learning creativity of VA class students after applying the Think Pair Sharelearning model. How is the learning creativity of class VB students after applying the conventional learning model. Is there a difference in students' learning creativity in classes that apply the Think Pair Share learning model with the conventional learning model. Is there an effect of the Think Pair Share learning model on the learning creativity of students in class VA SDS Bina Taruna 1. The purpose of this study was to determine the learning creativity of class VA students before applying the Think Pair Share learning model. To find out the learning creativity of class VB students before applying the conventional learning model. To find out the learning creativity of class VA students after applying the Think Pair Share learning model. To determine the learning creativity of class VB students after applying the conventional learning model. To find out the differences in students' learning creativity in classes that apply the Think Pair Share learning model with the conventional learning model. To determine the effect of the Think Pair Share learning model on the learning creativity of students in class VA SDS Bina Taruna 1. This study uses a quantitative research type that uses an experimental class and a control class. The population of this study were all fifth grade students in SDS Bina Taruna 1. While the sample of this study was using random sampling, two classes were selected as samples, namely class VA as an experimental class with 28 students and class VB as a control class with 28 participants. educate. So the total number of subjects in this study was 56 students. The research instrument used a learning creativity test, which consisted of 10 questions in the form of an essay that had been tested for validity and reliability. Based on the results of the tests carried out in the experimental class (Think Pair Share Learning Model) the average posttest results were 90 while in the control class (Conventional Learning Model) the posttest average results were 64. Learning using the Think Pair ShareLearning Model for participants VA class students showed that the ability to learn creativity was better than using the conventional learning model. The significance value is 0.000, which is 0.000 < 0.05. It is stated that there is a significant difference between the learning creativity of students in the experimental class (Think Pair Share learning model) and the control class (Conventional learning model) thus there is an influence of learning creativity on students. The value of the tcount test is 17.872, where tcount is 17.872 > ttable 1.703. So it can be concluded that the Think Pair Share learning model has a better influence on the learning creativity of students in class VA SDS Bina Taruna 1.
Pengembangan Pembelajaran Blended Learning Berbasis Model Flipped Learning untuk Meningkatkan 6C For HOTS Mahasiswa PGSD UMSU Sari, Suci Perwita; Siregar, Eko Febri Syahputra; Lubis, Baihaqi Siddik
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1334

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan 6C for HOTS mahasiswa melalui pengembangan model Blended Learning berbasis Flipped Learning. Adapun 6C yang dimaksud adalah critical thinking, creative skill, communication skill, collaborative skill, computation skill dan compassion. Untuk proporsi model Blended Learning berbasis Flipped Learning dilakukan sebesar 10% tatap muka dan 90% melalui daring. Metode dalam penelitian menggunakan metode ADDIE. Langkah langkah ADDIE adalah analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Blended Learning berbasis Flipped Learning sangat efektif dalam meningkatkan 6C for HOTS mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pehitungan keterampilan berpikir kritis (critical thinking) mahasiswa dari rerata 36,67 menjadi 88,28. Pada keterampilan berpikir kreatif (creative skill) terjadi peningkatan dari rerata 60,77 mrnjadi 87,18. Pada ketermapilan communication skill jugaterdapat peningkatan rerata dari 31,28 menjadi 67,69. Namun karena hasil rerata belum maksimal, diadakan siklus kedua pada keterampilan ini dan menghasilkan rerata 87,38. Pada keterampilan collaborative skill, terjadi peningkatan dari 50,51 menjadi 87,54. Pada keterampilan komputasi (computational skill) terdapat peningkatan rerata yang awal rerata 25,90 menjadi 68,21. Namun karena belum maksimal diadakan siklus kedua dan meningkat menjadi 90,64. Pada keterampilan compassion, terjadi peningkatan dai 36,28 menjadi 87,56