Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Komitmen Afektif dengan Komitmen Profesional: Perceived Organizational Support sebagai Mediasi Erwiansyah; Adi Rahmat; Adolf Bastian
JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN Vol. 1 No. 4 (2022): JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN
Publisher : Yayasan Education Al Aqsho Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.396 KB)

Abstract

Komitmen organisasi menunjukkan kesediaan seorang individu untuk mengerahkan upaya besar dalam dirinya atas nama organisasi dan keinginan yang kuat untuk tetap bekerja di dalam organisasi. Komitmen afektif adalah bagian dari komitmen organisasi (identifikasi kuat karyawan, keterlibatan dan keterkaitan perasaan keterikatan pada organisasi). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah komitmen afektif berpengaruh terhadap komitmen professional, serta Untuk mengetahui apakah Perceived Organizational Support menjadi mediasi pada komitmen afektif terhadap komitmen professional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode descriptive and explanatory survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pengawai diKantor Pertanahan Nasional Kabupaten Rokan Hulu dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara komitmen afektif terhadap komitmen professional dengan nilai U statistics >1.96. Berdasarkan hasil pengujian pengaruh komitmen afektif terhadap komitmen profesional melalui perceived organizational support diperoleh nilai T statistics sebesar 2.703. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa nilai T statistics > 1.96. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara komitmen afektif terhadap komitmen profesional melalui perceived organizational support. Dengan koefisien indirect effect komitmen afektif terhadap komitmen profesional melalui perceived organizational support sebesar 0.173 menyatakan bahwa komitmen afektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen profesional melalui perceived organizational support. Dapat disimpulkan bahwa Komitmen Afektif memiliki peran yang besar terhadap komitmen profesional pada karyawan BPN Kabupaten Rokan Hulu, serta Perceived Organizational Support menjadi mediasi pengaruh komitmen afektif terhadap komitmen profesional pada karyawan BPN Kabupaten Rokan Hulu. Karena lebih besar menggunakan mediasi perceived organizational support pengaruh langsung komitmen afektif terhadap komitmen profesional.
Knowledge of Budgets and Board Performance in County Financial Oversight: Professional Commitment as Moderating Hardianto; Adi Rahmat; Adolf Bastian
SAINS ORGANISASI Vol. 2 No. 1 (2023): SAINS ORGANISASI
Publisher : Yayasan Education Al Aqsho Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain and analyze the effect of budget knowledge on the performance of the Riau Provincial DPRD in regional financial supervision with professional commitment as moderating. This study uses this research using quantitative methods and the PLS Structural equational modeling (SEM) statistical test will be used for verifiable analysis. The study was conducted in the Regional People's Representative Council of Riau Province with a total of 65 respondents. The results showed that budget knowledge positively affects the performance of regional financial supervision by the Riau Provincial DPRD. This means that the better the budget knowledge possessed by the board members, the higher the level of performance of regional financial supervision by the Riau Provincial DPRD. Professional commitment has a positive influence on the performance of regional financial supervision by the Riau Provincial Legislature. This means that the higher the level of professional commitment owned by each board member, the higher the level of performance of regional financial supervision by the Riau Provincial DPRD. Professional commitment as a Moderating Variable does not affect the variable performance of regional financial supervision by the Riau Provincial DPRD. This means that the professional commitment variable as moderating will weaken the relationship of the budget knowledge variable to the regional financial supervision performance variable by the Riau Provincial DPRD, because indeed the performance of regional financial supervision by the Riau Provincial DPRD will not run well even though it is supported by the budget knowledge possessed by each board member if the board members cannot distinguish or even sort between their professional commitments to the institutions of the Riau Provincial Legislature with their professional commitment to the organization of the political party from which they belong.
Pengaruh Perilaku Pemberdayaan Kepemimpinan Terhadap Kesejahteraan Guru Dengan Resiliensi Sebagai Mediasi Syafni Yanti; Adolf Bastian; Nurfaisal
Jurnal Manajemen dan Bisnis Terapan Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS TERAPAN
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jmbt.v5i1.14438

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Guru di SMPN 1 Siak, SMPN 2 Siak, SMPN 3 Siak, SMPN 4 Siak di Kecamatan Siak Kabupaten Siak dengan tujuan menguji hubungan yang signifikan antara perilaku pemberdayaan kepemimpinan dan kesejahteraan psikologi guru ditingkat menengah, yakni pentingnya pemberdayaan kepemimpinan mempengaruhi resiliensi terhadap kesejahterahaan guru. Populasi penelitian berjumlah 99 guru, penulis menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi menjadi sampel. Analisa data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan analisis verifikatif, sebagai alat analisis digunakan Sctruktural Equational Model yang diproses dengan Software Smart PLS2. Hasil analisis membuktikan bahwa pada Guru di SMPN 1 Siak, SMPN 2 Siak, SMPN 3 Siak, SMPN 4 Siak di Kecamatan Siak Kabupaten Siak, a) Terdapat hubungan antara perilaku pemberdayaan kepemimpinan terhadap kesejahteraan guru ditingkat sekolah menengah dikecamatan Siak; b) Resiliensi mampu memediasi pengaruh pemberdayaan kepemimpinan terhadap kesejahteraan guru.
Pengaruh Efektivitas Kepemimpinan dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Pada Sekretariat DPRD Provinsi Riau Dengan Komitmen Afektif Sebagai Variabel Mediasi Asnaldi; Adolf Bastian; Donal Devi Amdanata
Jurnal Manajemen dan Bisnis Terapan Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS TERAPAN
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jmbt.v5i1.14517

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk Untuk menganalisis pengaruh efektivitas Kepemimpinan dan pengembangan karir terhadap kinerja Pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Riau dengan komitmen afektif sebagai variabel mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Riau dengan sampel sebanyak 67 orang responden, dimana pengambilan sampel dengan metode sampling insidental. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan penyebaran menggunakan google form. Teknis analisis data pada penelitian ini adalah dengan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan SmartPLS 3.0 sebagai alat pengolahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa.Efektifitas Kepemimpinan dan pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Sekretariat DPRD Provinsi Riau. Sementara itu, Komitmen Afektif berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai Sekretariat DPRD Provinsi Riau. Efektifitas Kepemimpinan dan pengembangan karir berpengaruh signifikan secara langsung terhadap komitmen afektif pegawai Sekretariat DPRD Provinsi Riau. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa komitmen afektif mampu memediasi hubungan antara Efektifitas Kepemimpinan dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Provinsi Riau
Peran Standarisasi Makanan Dan Minuman Khas Pekanbaru Yang Di Pasarkan Sebagai Oleh-Oleh Di Bandara Sultan Syarif Kasim II Mashardianto; Bambang Supeno; Adolf Bastian
JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN
Publisher : Yayasan Education Al Aqsho Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55356/jksm.v2i1.83

Abstract

Manusia dalam mensejahterakan hidupnya memerlukan makanan. Pangan secara umum dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Produk pangan yang dipasarkan harus terjamin mutunya dan aman untuk dikonsumsi. Masalah keamanan pangan sangat penting bagi industri pangan. Standarisasi dalam dunia pangan dimaksudkan untuk menciptakan suatu batasan yang dapat menjamin ketahanan pangan. Standar Nasional Indonesia (selanjutnya ditulis SNI) adalah standard yang berlaku secara nasional di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait peran serta faktor pendukung dan penghambat standarisasi makanan dan minuman khas pekanbaru yang di pasarkan sebagai oleh-oleh di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yang bertujuan untuk mencari, menganalisis dan mengelola dari peristiwa langsung di lapangan dengan memahami interaksi sosial dengan wawancara dan observasi. Adapun Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisa data, ditemukan bahwa Peran Standarisasi Makanan Dan Minuman Khas Pekanbaru Yang Dipasarkan Sebagai Oleh-Oleh Dibandara Sultan Syarif Kasim II adalah sebagai pengawasan, Fasilitator, Edukator dan Motivator. Sementara itu, Faktor Pendukung Dan Penghambat Standarisasi Makanan Dan Minuman Khas Pekanbaru Yang Dipasarkan Sebagai Oleh-Oleh Dibandara Sultan Syarif Kasim II adalah sarana dan prasarana, Modal, Partisipasi UMKM dan Kelayakan Produk. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh dan pembina telah menjalankan perannya dengan baik meskipun dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan masih terdapat kendala
Pengaruh Kompetensi, Kepuasan Kerja Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pengurus BUMDesa Di Kecamatan Bukit Batu Andrika Desrinato Setiawan; Adolf Bastian; Agus Seswandi
JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN
Publisher : Yayasan Education Al Aqsho Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55356/jksm.v2i1.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem manajemen sumber daya manusia terhadap perilaku proaktif dan inovasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian didasarkan pada filosofi positivisme, dan digunakan untuk meneliti populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data kuantitatif. Tehnik analisis data dan uji hipotesis menggunakan Program SEM-PLS melalui software WarPLS 8.0. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Global Riau Data Solusi, sampel penelitian yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 67 orang. Dari hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa sistem manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku proaktif, sistem manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif signifikan terhadap inovasi, perilaku proaktif berpengaruh positif signifikan terhadap inovasi, dan perilaku proaktif terbukti sebagai variabel mediasi antara sistem manajemen sumber daya manusia dengan inovasi. Dengan demikian penerapan sistem manajemen sumber daya manusia yang efektif akan mempengaruhi peningkatan perilaku proaktif dan inovasi
Kepemimpinan Altruistik Terhadap Komitmen Profesional Guru Dan Peran Psikologi dI SMKN 1 Pangkalan Kerinci Lili Puspita Sari; Adolf Bastian; Arizal
JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KOMUNITAS SAINS MANAJEMEN
Publisher : Yayasan Education Al Aqsho Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55356/jksm.v2i2.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan altruistik dan komitmen profesional guru di lingkungan SMKN 1 Pangkalan Kerinci serta menginvestigasi peran psikologi dalam hubungan tersebut. Kepemimpinan altruistik merupakan pendekatan kepemimpinan yang menekankan pada pemberian dan perhatian kepada kepentingan anggota tim dan orang lain secara luas. Komitmen profesional guru mengacu pada loyalitas dan dedikasi guru terhadap profesi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai desain penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada guru-guru di SMKN 1 Pangkalan Kerinci. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi untuk mengidentifikasi hubungan antara kepemimpinan altruistik dan komitmen profesional guru. Selain itu, peran psikologi dalam memediasi hubungan tersebut juga dianalisis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana kepemimpinan altruistik dapat memengaruhi komitmen profesional guru di lingkungan pendidikan. Selain itu, pemahaman mengenai peran psikologi dalam hubungan ini dapat memberikan wawasan baru tentang faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen profesional guru. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya mengembangkan kepemimpinan altruistik dan dukungan psikologi yang tepat dalam meningkatkan komitmen profesional guru, sehingga dapat berdampak positif pada kualitas pendidikan di SMKN 1 Pangkalan Kerinci.
The School Readiness in Implementing the Merdeka Curriculum in Pekanbaru : A Survey of Teachers and Students' Perspectives Adolf Bastian; M Firdaus; Ramanda Rizky
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 9, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v9i4.9321

Abstract

This study aims to assess the school readiness in implementing the Merdeka Curriculum in the Year   2022/2023 at several SMA/SMK in Pekanbaru City. This study used a descriptive quantitative with a survey metod. Data collection techniques are carried out using questionnaires and observations, with a sample of 32 SMA/SMK selected through a purposive sampling technique. Data analysis techniques using descriptive analysis according to the variables that had been determined. Based on the research results show that the school's understanding  of the Merdeka Curriculum was very high, reaching 94%. In total, 81% of SMA / SMK have met the requirements and have been appointed by the  Indonesian Minister of Education, Culture, Research and Technology (Mendikbudristek) to implement the Merdeka Curriculum. Teachers' competence in supporting the Merdeka Curriculum reached 75%. In terms of students’ participation in effective learning, it is not optimal since it reached only 16%. It is necessary to improve policy and procedural support, around 62% stated this. However, only 56% of schools use learning modules from the Mendikbudristek. Besides, the use of the Minimum Competency Assessment (MCA) and Character Survey also reached 56%, while the use and preparation of  independence learning lesson plans reached 62%. In conclusion, a number of challenges remain in the implementation of the Merdeka Curriculum in SMA/SMK, especially related to infrastructure, student participation, and policy support, but it has also achieved some level of success in terms of teacher competence and the use of teaching materials.
A Solution with Its Own Problems : Analysing the Problems Encountered by the “Kampus Mengajar” Program Rahmat Ramadansur; Adolf Bastian; Ramanda Rizky; Al Khudri Sembiring; Herdi Herdi; Tatum Derin
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.8839

Abstract

This study aims to highlight and evaluate the issues at an in-depth level to provide different solutions that are expected to be a reflection for the government, especially the Ministry of Education and Culture, to be able to improve the implementation and monitoring of the Kampus Mengajar Program. A descriptive qualitative approach was used, and the data were collected from a focus group discussion with students of the English Education Study Program at Universitas Lancang Kuning, then the data was analyzed descriptively. The results highlight some problems in the implementation of the Kampus Merdeka Program. These included a lack of coordination and clear communication between stakeholders, which led to confusion among students and schools, uneven targeting of schools, inadequate support for the program, and credit conversion, resulting in frustration and challenges. Addressing these issues, the study recommended increased socialization of the program, transparency in credit equivalency, and more accurate school data collection. In conclusion, this research offers several solutions that are expected to reflect the Ministry of Education, Culture, Research and Technology (Kemendikbudristek) that the Kampus Mengajar Program faces various challenges in its implementation, which need to be addressed for the program to effectively meet its goal of improving education in the 3T areas.
Is There a Distinction in Socialization Ability Between Children Who Are addicted to Gadgets and Those Who Are Not? A Comparison Study Sri Wahyuni; Adolf Bastian; Septia Nofrianti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 3 No 2 (2021): Child Education Journal: August
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v3i2.1991

Abstract

The social skills of kindergarten children in the Tampan district are remain low, this can be seen from the children who do not want to be left by their parents when they enter class to study, even though teachers and other friends have persuaded them to study together and those children prefer to be alone. For this reason, researchers conducted a comparative study to examine the differences in social skills between the children who are addicted and not addicted to gadgets. This research method uses a comparative descriptive quantitative approach. The population in this study are all children aged 5-6 years in kindergarten throughout the Tampan District, amounted to 194 children. The sampling technique used was the purposive technique so that the samples of this study were 30 children addicted to gadgets and 30 children who were not addicted to gadgets. Data collection techniques using observation guidelines and documentation. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that a) The social skills of children who are not addicted to gadgets with a minimum score of 59, a maximum score of 99 and an average score of 55.10, while the social skills of children who are addicted to gadgets in kindergartens throughout the Tampan district with a minimum score of 41, while a maximum score of 57 with an average of 48.27, b) Differences in the social skills of children aged 5-6 years who are addicted to gadgets in kindergartens throughout the Tampan district are shown from the test results t shows tcount (7.416) > ttable (2.00) and the significance score (0.000) < (0.05) it means Ha is accepted, while Ho is rejected. The magnitude of the difference between children who are addicted and those who are not addicted on gadgets is 6.83%.