Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Factors Associated with Nurse Preparedness in Handling Disaster Victims in Central Sulawesi Ra'bung, Alfrida Semuel; Tampake, Rina; Lenny, Lenny; Wartana, I Kadek
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v18i2.3031

Abstract

Several factors influence nurses' preparedness in handling disaster victims. This study aims to identify the factors associated with nurses' preparedness to manage Central Sulawesi disaster victims. Conducted between April and July 2023, this cross-sectional quantitative study involved 124 nurses from Undata Hospital, Anutapura Hospital, Madani Hospital, Bhayangkara Hospital, and Dr. Sindhu Trisno Hospital, selected through total sampling. Preparedness was measured using the Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET). At the same time, knowledge, attitudes, and experiences in disaster management were assessed with the Knowledge, Attitude, and Practices of Disaster Management (KAP DM) questionnaire. Data were analyzed using chi-square and linear regression tests. The chi-square results indicated significant relationships between preparedness and knowledge (p=0.004), attitude (p=0.045), length of service (p=0.037), participation in disaster training (p=0.004), and experience in disaster management (p=0.028). At the same time, education level showed no significant relationship (p = 0.075). Linear regression revealed that knowledge had the strongest influence on preparedness. The study concludes that knowledge, attitudes, length of service, disaster training, and disaster management experience are key factors affecting nurses' preparedness. It is recommended that emergency nurses regularly participate in disaster-related training to enhance their ability to provide timely medical assistance, thereby reducing disaster-related mortality.
Hubungan Gaya Hidup dengan Terjadinya Hipertensi pada Lansia Di Puskesmas Talise Semuel Ra'bung, Alfrida; Tampake, Rina; Jurana, Jurana; Krisdianto, Dandi
Salando Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko kematian terbesar ketiga dan sering disebut sebagai "the silent killer”. Gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi faktor resiko meningkatnya kejadian hipertensi pada lansia. Perilaku ini termasuk mengonsumsi banyak garam, kurang olahgraga, merokok, dan kurang tidur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan terjadinya hipertensi pada lansia di Puskesmas Talise. Metode penelitian analitik dengan pendekatan case controll yang dilaksanakan pada bulan September 2022 di Puskesmas Talise. Variabel independent yaitu gaya hidup dan variabel dependen yaitu hipertensi pada lansia. Populasi yaitu semua lansia yang datang berobat di Puskesmas Talise. Besar sampel sebanyak 42 responden yang diperoleh melalui perhitungan menggunakan rumus Slovin diambil dengan teknik acidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan dari 42 responden sebanyak 27 lansia mederita hipertensi dan 15 lansia tidak menderita hipertensi dan yang menajalani gaya hidup kurang baik sebanyak 30 orang (71%) dan gaya hidup baik 12 orang (29%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan hipeternsi pada lansia dengan p value = 0,043. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan gaya hidup dengan terjadinya hipertensi pada lansia di Puskesmas Talise.
Gambaran Pengetahuan Gaya Hidup Lansia yang Menderita Hipertensi di Puskesmas Talise Hasni, Hasni; Tampake, Rina; Kolomboy, Fajrillah; Sudarman, Yulianus; Mohamad Tohar, Andi
Salando Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i1.1637

Abstract

Hipertensi dikenal sebagai The Silent Killer yang menyerang 22% penduduk dunia, dan mencapai 36% angka kejadian di Asia Tenggara, dan menjadi penyebab kematian dengan angka 23,7% dari total 1,7 juta kematian di Indonesia. Hipertensi sering terjadi pada usia lanjut karena semakin bertambahnya usia semakin berkurang elastisitas pembuluh darahnya, sehingga tekanan darah di dalam tubuh akan mengalami kenaikan dan dapat melewati batas normal, selain itu hipertensi juga disebabkan oleh riwayat keluarga hipertensi, pola makan yang buruk dan tidak sehat, seperti sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi, stress. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan gaya hidup lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Talise. Penelitian ini metode deskriptif dengan acidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang datang berobat di Puskesmas Talise sebanyak 36 orang. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang berpengetahuan kurang baik sebanyak 15 (41,7%), dan berpengetahuan baik sebanyak 21 (58,3,7%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar lansia di Pusekeas Talise berpengetahuan baik.
The Talking Sticks Method Enhances the Skills of Community Empowerment Cadres in the Early Prevention of Stunting Incidents Sudarman, Yulianus; Tampake, Rina; Lewa, Abd Farid; Efendi, Fauzan
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v7i1.3929

Abstract

Introduction: In 2022, the World Health Organization reported 148.1 million children under five suffering from stunting, reflecting poor nutritional patterns globally. The WHO targets a maximum stunting prevalence of 20%. Indonesia, with a stunting rate of 31.8% in 2020, ranks second in Southeast Asia. In Central Sulawesi, 34% of toddlers are malnourished, as observed in a survey at Pagimana Health Center, which covers 24 villages and includes 135 community health workers.  Purpose: This study aims to evaluate the impact of the talking stick intervention on improving Posyandu cadres' knowledge, attitudes, and behaviors in providing stunting counseling. Research Method:An experimental research design with a quantitative approach was used,  specifically a Pre-Experimental Design with a One Group Pretest-Posttest Design. The sample included 88 Posyandu cadres. Data analysis involved normality tests and hypothesis testing using t-tests to assess the effectiveness of the intervention. Results: The paired t-test revealed significant differences between the results of the pre-test, post-test 1, and post-test 2, with a p-value of 0.00, indicating a significant impact of the talking stick method on the knowledge of community empowerment cadres in the early prevention of stunting. Conclusion: The talking stick intervention effectively enhances Posyandu cadres' knowledge, attitudes, and actions, proving valuable for early stunting prevention in Pagimana District, Banggai Regency.
Training and Mentoring of Health Cadres with the Smart Cadre Pocket Book to Prevent Stunting in Donggala Regency, Central Sulawesi Taqwin, Taqwin; Nasrul; Amir; Lisnawati; Selvi Alfrida Mangundap; Rina Tampake; Sri Restu Tempali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, particularly in Donggala District, where the prevalence has reached 32.4%. In Loli Tasiburi Village, the prevalence of stunted children under five is 28%, exceeding the national average. Local government efforts through supplementary feeding have not been sufficient to reduce the prevalence, thus requiring additional interventions such as education and cadre empowerment. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of village cadres in stunting prevention through Training based on the Pocket Book for Smart Cadres to Prevent Stunting. The methods included interactive education, hands-on anthropometric measurement practice, pocket book distribution, and one-month mentoring. Evaluation was done through pre-test and post-test, skills observation, and post-training monitoring. The results showed a significant increase in cadre knowledge, with the average score rising from 58.5 to 84.2 (an increase of 43.9%), and 85% of participants could perform anthropometric measurements according to WHO standards. Post-training mentoring reinforced the cadres’ ability to apply their skills in community health posts, as indicated by the increased reports of early stunting detection and nutrition education for pregnant women and toddlers. The pocket book proved effective as a practical guide supporting program sustainability. This activity successfully enhanced cadre capacity in stunting prevention, although program continuity requires multi-sectoral support from village government, health centers, and local health authorities.
Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa SMA di Palu: The Influence of Education on Knowledge about Clean and Healthy Living Behavior in Palu Senior High School Students Nurfadila, Nurfadila; Nurmalisa, Baiq Emy; Tampake, Rina
Lentora Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2023): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v3i2.4267

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas dasar kesadaran untuk menolong diri sendiri dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan PHBS pada siswa sebelum dan setelah diberikan edukasi kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada 5 September 2022 di SMA Karya Bakti Mamboro dengan sampel 37 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan PHBS. Data dianalisis secara univariat dan uji paired t-test untuk menguji perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pengetahuan PHBS sebelum dan setelah intervensi (p-value = 0,000). Nilai rata-rata pengetahuan setelah intervensi (82,4 ± 8,7) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan sebelum intervensi (65,2 ± 10,3). Kesimpulan: Edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan PHBS pada siswa SMA Karya Bakti Mamboro. Disarankan bagi sekolah untuk menjadikan edukasi PHBS sebagai program berkelanjutan, dan bagi peneliti berikutnya untuk mengeksplorasi variabel lain seperti sikap dan praktik PHBS dengan desain penelitian yang lebih komprehensif.
Empat Pilar Kualitas Hidup Penderita Diabetes Militus Di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu Propinsi Sulawesi Tengah: Four Pillars of Quality of Life for Diabetes Mellitus Patients at Undata Regional General Hospital, Palu, Central Sulawesi Province Yulianus Sudarman; Amyadin; Lenny; Rina Tampake; Selvi Alfrida Mangundap
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9702

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat defek sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Insulin, yang dihasilkan oleh pankreas, berperan penting dalam memasukkan glukosa ke dalam sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Penderita diabetes mengalami kesulitan dalam menyerap glukosa, yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) dan kerusakan jaringan seiring waktu. Penatalaksanaan diabetes melitus melibatkan empat pilar penting: edukasi, terapi nutrisi, aktivitas fisik, dan farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh empat pilar terhadap kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe II di RSUD Undata Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional, dengan sampel 67 responden penderita diabetes melitus tipe II yang dirawat inap di RSUD Undata Palu, diambil melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara edukasi (p value = 0,028), terapi nutrisi (p value = 0,008), aktivitas fisik (p value = 0,022), dan farmakologi (p value = 0,007) dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara empat pilar tersebut dan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe II. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman bagi peneliti lain dalam menerapkan riset terkait diabetes melitus dan empat pilar penatalaksanaannya
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi pada Pasien di Wilayah Kerja Puskesmas Salakan Kabupeten Banggai: Factors Related to Compliance with Taking Anti-Hypertension Drugs in Patients in the Work Area of the Salakan Health Center, Banggai Regency Yulianus Sudarman; Selvi Alfrida Mangundap; Rina Tampake; Firdaus J. Kunoli; Titi Suryani Y. D
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i10.2861

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan pasien hipertensi merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol atau dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Masalah ketidakpatuhan umum dijumpai dalam pengobatan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang seperti hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diwilayah kerja Puskesmas Salakan Metode: Jenis penelitian survey analitik dengan metode rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penilitian ini adalah 104 pasien lama menderita > 1 tahum, dan jumlah sampel 51 responden. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner mengenai kepatuahan,dukungan,dan keterjangkauan pelayanan dalam kepatuahn minum obat, dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dan menganalisa data menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square ( X2 ). Hasil: Analisis univariat diperoleh berpengetahuan baik 52.9% kurang baik 47.1%, mendukung 58.8% dan tidak mendukung 41.2%, keterjangkauan pelayanan baik 58.8% dan kurang baik 41.2%. dan anilisis bivariat menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p-value 0.001, ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan nilai ρ 0.000< 0.05, dan ada hubungan keterjangkauan pelayanan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai ρ 0.004< 0.05. Kesimpulan: Dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dukungan keluarga dan keterjangkauan pelayanan kesehatan dengan kepatuhan minum obat anti hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Salakan.
Preparedness of Nurses in Handling Disaster Victims in Sulawesi Tengah Alfrida Semuel Ra'bung; Rina Tampake; Sova Evie; Akbar Nur; Dg. Mangemba
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v12i1.547

Abstract

As a disaster-prone province, Central Sulawesi requires preparedness in disaster management. The role of nurses in disaster preparedness cannot be separated. The purpose of this study was to examine the readiness of nurses in disaster management in Central Sulawesi. This type of survey research with a correlational approach was carried out at the Palu City Government Hospital from June to August 2022. The research sample was nurses who worked in the hospital emergency room. 85 nurses who met the selection criteria to participate in this study were obtained by simple random sampling technique. The nurse's preparedness variable in handling disaster victims was measured using the Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET) questionnaire which was distributed through the Google form. Data analysis used product-moment correlation analysis and Spearman rank. The preparedness of nurses in dealing with disaster victims is in a good category (72.6%). There is a significant relationship between age (p = 0.001), length of work (p = 0.001), and training (p = 0.001) with the readiness of nurses in disaster management, while gender (p = 0.113) and education (p = 0.927) ) did not show a significant relationship. The preparedness of nurses in managing disaster victims is in the good range, and there is a correlation between nurses' preparedness in managing disaster victims and their age, length of employment, and training. Ongoing training in disaster management and practice with disaster victims should be given to nurses.
Co-Authors Abd Farid Lewa Ade Irma Yulianti Gunawan Adhyanti Adinda Adinda Agusrianto Alfrida Semuel Ra'bung Aminuddin Aminudin Aminudin Amir Amsal Amyadin Andi Bungawati Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christian A. Adong Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Dg. Mangemba Diah Ayu Hartini Dian Kurniasari Dian Mega Listiawati Diana N. Sinurat Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Dwi Shafira Doho, Asih Dwi Yogyo Suswinarto Efendi, Fauzan Eka S. Riyanto Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Erlina Erlina Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus Hi. Yahya Kunoli Firdaus J. Kunoli Fitria Masulili Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hardin Hardin Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasdrini Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hasni Hasni Hastuti Usman I Kadek Wartana I Wayan Supetran Indro Subagyo Irawati Tampuyak Irsanty Collein Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Krisdianto, Dandi Lenny Lenny, Lenny Lili Suryani Linda Linda Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Lisnawati Mangemba, Dg. Mardani Mangun Mardiani Mangun Masda Masda Masda Masda Masudin Masudin Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Moh Fadli Dg , Patompo Mohamad Tohar, Andi Mooammar Safari Muhammad Yani Muliani Nasrul Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nur, Akbar Nurarifah Nurarifah Nurdin, Jurana Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurlailah Umar Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Ra'bung, Alfrida Semuel Raoda Raoda Raoda Ros Arianty Rugayah Said Rusneni Salman Salman Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Selvi Alfrida Mangundap Semuel Ra'bung, Alfrida Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sitti Aminah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Musriniawati Hasan Sri Restu Tempali Sri Sutiwi Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumarni Sumarni Sumiaty Sumiaty Supirno, Supirno Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Titi Suryani Y. D Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wijianto Yasmin H Yasmin H Yasmin H Zainul