Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Preparedness of Nurses in Handling Disaster Victims in Sulawesi Tengah Ra'bung, Alfrida Semuel; Tampake, Rina; Evie, Sova; Nur, Akbar; Mangemba, Dg.
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v12i1.547

Abstract

As a disaster-prone province, Central Sulawesi requires preparedness in disaster management. The role of nurses in disaster preparedness cannot be separated. The purpose of this study was to examine the readiness of nurses in disaster management in Central Sulawesi. This type of survey research with a correlational approach was carried out at the Palu City Government Hospital from June to August 2022. The research sample was nurses who worked in the hospital emergency room. 85 nurses who met the selection criteria to participate in this study were obtained by simple random sampling technique. The nurse's preparedness variable in handling disaster victims was measured using the Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET) questionnaire which was distributed through the Google form. Data analysis used product-moment correlation analysis and Spearman rank. The preparedness of nurses in dealing with disaster victims is in a good category (72.6%). There is a significant relationship between age (p = 0.001), length of work (p = 0.001), and training (p = 0.001) with the readiness of nurses in disaster management, while gender (p = 0.113) and education (p = 0.927) ) did not show a significant relationship. The preparedness of nurses in managing disaster victims is in the good range, and there is a correlation between nurses' preparedness in managing disaster victims and their age, length of employment, and training. Ongoing training in disaster management and practice with disaster victims should be given to nurses.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Tentang Penyakit ISPA di Puskesmas Pembantu Desa Lebagu Wilayah Kerja Puskesmas Balinggi Kabupaten Parigi Moutong: Knowledge and Attitudes of Mothers of Toddlers Regarding ISPA Diseases at the Sub-Puskesmas, Lebagu Village, Working Area of the Balinggi Community Health Center, Parigi Moutong Regency Rina Tampake; Firdaus Hi. Yahya Kunoli; Yulianus Sudarman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.919 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.848

Abstract

Pengetahuan ibu tentang penyakit ISPA merupakan modal utama untuk terbentuknya kebiasaan yang baik demi kualitas kesehatan anak. Hasil wawancara pada 5 orang ibu balita, 4 orang ibu tidak mengetahui tentang penyakit ISPA. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap ibu tentang penyakit ISPA di Puskesmas Pembantu Desa Lebagu Wilayah Kerja Puskesmas Balinggi Kabupaten Parigi Muotong. Desain penelitian adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu balita yang datang berobat di Puskesmas Pembantu Desa Lebagu Wilayah Kerja Puskesmas Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Besar sampel sebanyak 32 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik Accidental sampling. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 32 responden semuanya memiliki pengetahuan baik (100%), responden yang memiliki sikap baik sebanyak 17 orang responden (53,12%) dan yang memiliki sikap kurang baik adalah 15 responden (46,88%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan baik dan sikap yang baik tentang penyakit ISPA. Disarankan agar pihak masyarakat lebih meningkatkan kesehatan dengan cara hidup sehat dan sering mengikuti penyuluhan tantang penyakit ISPA.
Factors Associated with Nurse Preparedness in Handling Disaster Victims in Central Sulawesi Ra'bung, Alfrida Semuel; Tampake, Rina; Lenny, Lenny; Wartana, I Kadek
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v18i2.3031

Abstract

Several factors influence nurses' preparedness in handling disaster victims. This study aims to identify the factors associated with nurses' preparedness to manage Central Sulawesi disaster victims. Conducted between April and July 2023, this cross-sectional quantitative study involved 124 nurses from Undata Hospital, Anutapura Hospital, Madani Hospital, Bhayangkara Hospital, and Dr. Sindhu Trisno Hospital, selected through total sampling. Preparedness was measured using the Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET). At the same time, knowledge, attitudes, and experiences in disaster management were assessed with the Knowledge, Attitude, and Practices of Disaster Management (KAP DM) questionnaire. Data were analyzed using chi-square and linear regression tests. The chi-square results indicated significant relationships between preparedness and knowledge (p=0.004), attitude (p=0.045), length of service (p=0.037), participation in disaster training (p=0.004), and experience in disaster management (p=0.028). At the same time, education level showed no significant relationship (p = 0.075). Linear regression revealed that knowledge had the strongest influence on preparedness. The study concludes that knowledge, attitudes, length of service, disaster training, and disaster management experience are key factors affecting nurses' preparedness. It is recommended that emergency nurses regularly participate in disaster-related training to enhance their ability to provide timely medical assistance, thereby reducing disaster-related mortality.
Hubungan Gaya Hidup dengan Terjadinya Hipertensi pada Lansia Di Puskesmas Talise Semuel Ra'bung, Alfrida; Tampake, Rina; Jurana, Jurana; Krisdianto, Dandi
Salando Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko kematian terbesar ketiga dan sering disebut sebagai "the silent killer”. Gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi faktor resiko meningkatnya kejadian hipertensi pada lansia. Perilaku ini termasuk mengonsumsi banyak garam, kurang olahgraga, merokok, dan kurang tidur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan terjadinya hipertensi pada lansia di Puskesmas Talise. Metode penelitian analitik dengan pendekatan case controll yang dilaksanakan pada bulan September 2022 di Puskesmas Talise. Variabel independent yaitu gaya hidup dan variabel dependen yaitu hipertensi pada lansia. Populasi yaitu semua lansia yang datang berobat di Puskesmas Talise. Besar sampel sebanyak 42 responden yang diperoleh melalui perhitungan menggunakan rumus Slovin diambil dengan teknik acidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan dari 42 responden sebanyak 27 lansia mederita hipertensi dan 15 lansia tidak menderita hipertensi dan yang menajalani gaya hidup kurang baik sebanyak 30 orang (71%) dan gaya hidup baik 12 orang (29%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan hipeternsi pada lansia dengan p value = 0,043. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan gaya hidup dengan terjadinya hipertensi pada lansia di Puskesmas Talise.
Gambaran Pengetahuan Gaya Hidup Lansia yang Menderita Hipertensi di Puskesmas Talise Hasni, Hasni; Tampake, Rina; Kolomboy, Fajrillah; Sudarman, Yulianus; Mohamad Tohar, Andi
Salando Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i1.1637

Abstract

Hipertensi dikenal sebagai The Silent Killer yang menyerang 22% penduduk dunia, dan mencapai 36% angka kejadian di Asia Tenggara, dan menjadi penyebab kematian dengan angka 23,7% dari total 1,7 juta kematian di Indonesia. Hipertensi sering terjadi pada usia lanjut karena semakin bertambahnya usia semakin berkurang elastisitas pembuluh darahnya, sehingga tekanan darah di dalam tubuh akan mengalami kenaikan dan dapat melewati batas normal, selain itu hipertensi juga disebabkan oleh riwayat keluarga hipertensi, pola makan yang buruk dan tidak sehat, seperti sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi, stress. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan gaya hidup lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Talise. Penelitian ini metode deskriptif dengan acidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang datang berobat di Puskesmas Talise sebanyak 36 orang. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang berpengetahuan kurang baik sebanyak 15 (41,7%), dan berpengetahuan baik sebanyak 21 (58,3,7%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar lansia di Pusekeas Talise berpengetahuan baik.
The Talking Sticks Method Enhances the Skills of Community Empowerment Cadres in the Early Prevention of Stunting Incidents Sudarman, Yulianus; Tampake, Rina; Lewa, Abd Farid; Efendi, Fauzan
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v7i1.3929

Abstract

Introduction: In 2022, the World Health Organization reported 148.1 million children under five suffering from stunting, reflecting poor nutritional patterns globally. The WHO targets a maximum stunting prevalence of 20%. Indonesia, with a stunting rate of 31.8% in 2020, ranks second in Southeast Asia. In Central Sulawesi, 34% of toddlers are malnourished, as observed in a survey at Pagimana Health Center, which covers 24 villages and includes 135 community health workers.  Purpose: This study aims to evaluate the impact of the talking stick intervention on improving Posyandu cadres' knowledge, attitudes, and behaviors in providing stunting counseling. Research Method:An experimental research design with a quantitative approach was used,  specifically a Pre-Experimental Design with a One Group Pretest-Posttest Design. The sample included 88 Posyandu cadres. Data analysis involved normality tests and hypothesis testing using t-tests to assess the effectiveness of the intervention. Results: The paired t-test revealed significant differences between the results of the pre-test, post-test 1, and post-test 2, with a p-value of 0.00, indicating a significant impact of the talking stick method on the knowledge of community empowerment cadres in the early prevention of stunting. Conclusion: The talking stick intervention effectively enhances Posyandu cadres' knowledge, attitudes, and actions, proving valuable for early stunting prevention in Pagimana District, Banggai Regency.
Training and Mentoring of Health Cadres with the Smart Cadre Pocket Book to Prevent Stunting in Donggala Regency, Central Sulawesi Taqwin, Taqwin; Nasrul; Amir; Lisnawati; Selvi Alfrida Mangundap; Rina Tampake; Sri Restu Tempali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, particularly in Donggala District, where the prevalence has reached 32.4%. In Loli Tasiburi Village, the prevalence of stunted children under five is 28%, exceeding the national average. Local government efforts through supplementary feeding have not been sufficient to reduce the prevalence, thus requiring additional interventions such as education and cadre empowerment. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of village cadres in stunting prevention through Training based on the Pocket Book for Smart Cadres to Prevent Stunting. The methods included interactive education, hands-on anthropometric measurement practice, pocket book distribution, and one-month mentoring. Evaluation was done through pre-test and post-test, skills observation, and post-training monitoring. The results showed a significant increase in cadre knowledge, with the average score rising from 58.5 to 84.2 (an increase of 43.9%), and 85% of participants could perform anthropometric measurements according to WHO standards. Post-training mentoring reinforced the cadres’ ability to apply their skills in community health posts, as indicated by the increased reports of early stunting detection and nutrition education for pregnant women and toddlers. The pocket book proved effective as a practical guide supporting program sustainability. This activity successfully enhanced cadre capacity in stunting prevention, although program continuity requires multi-sectoral support from village government, health centers, and local health authorities.
Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa SMA di Palu: The Influence of Education on Knowledge about Clean and Healthy Living Behavior in Palu Senior High School Students Nurfadila, Nurfadila; Nurmalisa, Baiq Emy; Tampake, Rina
Lentora Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2023): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v3i2.4267

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas dasar kesadaran untuk menolong diri sendiri dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan PHBS pada siswa sebelum dan setelah diberikan edukasi kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada 5 September 2022 di SMA Karya Bakti Mamboro dengan sampel 37 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan PHBS. Data dianalisis secara univariat dan uji paired t-test untuk menguji perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pengetahuan PHBS sebelum dan setelah intervensi (p-value = 0,000). Nilai rata-rata pengetahuan setelah intervensi (82,4 ± 8,7) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan sebelum intervensi (65,2 ± 10,3). Kesimpulan: Edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan PHBS pada siswa SMA Karya Bakti Mamboro. Disarankan bagi sekolah untuk menjadikan edukasi PHBS sebagai program berkelanjutan, dan bagi peneliti berikutnya untuk mengeksplorasi variabel lain seperti sikap dan praktik PHBS dengan desain penelitian yang lebih komprehensif.
Co-Authors Abd Farid Lewa Ade Irma Yulianti Gunawan Adhyanti Adinda Adinda Agusrianto Alfrida Semuel Ra'bung Aminuddin Aminudin Aminudin Amir Amsal Andi Bungawati Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christian A. Adong Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Dian Kurniasari Dian Mega Listiawati Diana N. Sinurat Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Dwi Shafira Doho, Asih Dwi Yogyo Suswinarto Efendi, Fauzan Eka S. Riyanto Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Erlina Erlina Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus Hi. Yahya Kunoli Firdaus J. Kunoli Fitria Masulili Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hardin Hardin Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasdrini Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hasni Hasni Hastuti Usman I Kadek Wartana I Wayan Supetran Indro Subagyo Irawati Tampuyak Irsanty Collein Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Krisdianto, Dandi Lenny, Lenny Lili Suryani Linda Linda Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Lisnawati Mangemba, Dg. Mardani Mangun Mardiani Mangun Masda Masda Masda Masda Masudin Masudin Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Moh Fadli Dg , Patompo Mohamad Tohar, Andi Mooammar Safari Muhammad Yani Muliani Nasrul Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nur, Akbar Nurarifah Nurarifah Nurdin, Jurana Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurlailah Umar Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Ra'bung, Alfrida Semuel Raoda Raoda Raoda Ros Arianty Rugayah Said Rusneni Salman Salman Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Selvi Alfrida Mangundap Selvi Alfrida Mangundap Semuel Ra'bung, Alfrida Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sitti Aminah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Musriniawati Hasan Sri Restu Tempali Sri Sutiwi Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumarni Sumarni Sumiaty Sumiaty Supirno, Supirno Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Titi Suryani Y. D Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wijianto Yasmin H Yasmin H Yasmin H Zainul