Claim Missing Document
Check
Articles

The Application of Excretion System E-Module to Improve Science Literacy Skills Chairunnisa, Friska; Maryuningsih, Yuyun; Maknun, Djohar
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 12 No 1 (2021): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v12i1.8855

Abstract

The research aims to analyze the application of e-modules in improving scientific literacy skills. This research employed the quasi-experimental with pretest-posttest control design group. The population of this study was eleventh-grade students of SMA Negeri 1 Anjatan which consisted of 15 classes, specifically seven science classes and eight social studies classes. The research sample was taken using random sampling. The researchers collected the research data using observations and tests. Furthermore, the data was analyzed using ANES software and SPSS v.25. The analyzed data were the prerequisite tests data and the t-test data. The results obtained from students' learning activities show the highest learning activities occurred at the data collection stage. There science literacy skills improvement between the control class and the experimental class was different. The experimental class' N-gain value was 0.30 and the control class' N-gain value was 0.2. Furthermore, the result of the sig statistical tests was 0.000, which was lower than 0.655. Therefore, Ho was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that there was an improvement difference between the experimental class and the control class regarding scientific literacy skills.
Conformity Analysis of HOTS (Higher-order Thinking Skills) Based on Critical Thinking in the Evaluation of High School Biology Learning in the East Cirebon Region Mudaningrat, Ajeng; Maryuningsih, Yuyun; Anugrah, Indah Rizki
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 13 No 1 (2022): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v13i1.11701

Abstract

This study aims to analyze the suitability of HOTS (Higher-order Thinking Skills) based on critical thinking on the Odd Semester Final Examination questions for high school biology lessons in the East Cirebon Region. The research subjects were schools in the Cirebon area, namely SMAN 1 Lemahabang, MAN 3 Buntet Pesantren Cirebon and MA NU Putri Buntet Pesantren Cirebon. Data analysis is presented in the form of percentages and then described based on critical thinking indicators (characteristic thinking) based on Facione, (2011) on the Biology Final Semester Exam (UAS). The odd semester final exam (UAS) for biology subjects already contains critical thinking skills, but the percentage is still low. The most dominating indicator is interpretation. Based on this research, it shows that the questions made by the teacher are not sufficient to cultivate students' critical thinking skillsABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian HOTS (Higher-order Thinking Skills) berdasarkan critical thinking pada soal Ujian Akhir Semester ganjil pelajaran biologi SMA se-Wilayah Cirebon Timur. Subjek penelitian adalah sekolah yang ada di wilayah Cirebon yaitu SMAN 1 Lemahabang, MAN 3 Buntet Pesantren Cirebon dan MA NU Putri Buntet Pesantren Cirebon. Analisis data disajikan dalam bentuk persentase selanjutnya dideskripsikan berdasarkan indikator berpikir kritis (ciritical thinking) berdasarkan Facione, (2011) pada soal Ujian Akhir Semester (UAS) biologi. Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil mata pelajaran biologi sudah memuat keterampilan berpikir kritis, namun dengan persentase yang masih rendah. Indikator yang paling mendominasi adalah interpretasiBerdasarkan penelitian tersebut menunjukkan bahwa soal yang dibuat oleh guru belum memadai untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa
Analysis of Critical Thinking and Communication Skills of High School Students with the Application of Blended Discovery Learning Maryuningsih*, Yuyun; Gloria, Ria Yulia; Roviati, Evi; Yosriah, Ely
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 13, No 3 (2025): JULY 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v13i3.45186

Abstract

Critical thinking skills (CTS) and communication skills (CS) in students still need to be improved. This study aims to analyze CTS and CS through the experimental implementation of blended discovery learning (BDL). The research method used is a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The study subjects consisted of high school students (SMA) who were divided into experimental and control groups. The experimental group received learning with the BDL model, while the control group used conventional methods. The research instruments were observation sheets for critical thinking and communication skills, as well as CTS tests. The data analysis results showed a significant increase in CTS and communication skills after the implementation of BDL compared to the control group. This increase can be seen from the results of statistical tests that showed a significant difference in pretest and posttest scores in the experimental group. Thus, the implementation of BDL has proven effective in improving CTS and CS, so that it can be an alternative for innovative and interactive learning
An Implementation of Problem-Based Learning Model through Flipped Classroom Sevima Edlink Application to Improve Students' Critical Thinking Skills Ferdiansyah, Arbi; Maryuningsih, Yuyun; Juanda, Anda; Lengkana, Dewi
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 16 No 1 (2025): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v16i1.27641

Abstract

This study aims to apply the application through Flipped Classroom learning media assisted by Sevima Edlink application in improving students' critical thinking skills on excretory system material in class XI Senior High School. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design. Data analysis showed a significant difference in improving critical thinking skills. The experimental group got an average score of 0.60 (Medium) while the control group got an average score of 0.24 (Low), which was shown by the results of the N-Gain and t-test statistical tests. Thus, the application of PBL (Problem Based Learning) model through Flipped Classroom assisted by Sevima Edlink can be an effective alternative in improving students' critical thinking skills, especially in learning biology. Penerapan Model Pembelajaran Pbl (Problem Based Learning) Melalui Flipped Classroom Berbantuan Sevima Edlink Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penerapan melalui media pembelajaran Flipped Classroom berbantuan aplikasi Sevima Edlink dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi di kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pretest-posttest control group design. Analisis data menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis. kelompok eksperimen mendapat rata-rata nilai 0.60 (Sedang) sedangkan kelompok kontrol mendapat rata rata nilai 0.24 (Rendah), yang ditunjukkan oleh hasil uji statistik N-Gain dan t-test. Dengan demikian, penerapan model PBL (Problem Based Learning) melalui Flipped Classroom berbantuan Sevima Edlink dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, khususnya dalam pembelajaran biologi.
Pemanfaatan Daging dan Cangkang Kerang Hijau (Perna Viridis) sebagai Bahan Olahan Pangan Tinggi Kalsium Fitriah, Eka; Maryuningsih, Yuyun; Roviati, Evi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerang Hijau (Perna viridis) memiliki kandungan gizi yang baik.Daging Kerang hijau kaya asam amino esensial arginin, leusin, lisin,kalsium, fosfat, yodium, tembaga sedangkan cangkang kerang hijautersusun atas kalsium karbonat, kalsium fosfat, Ca(HCO3)2, Ca3S,dan kalsium non-organik calcite dan aragonite. Tujuan penelitianadalah untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia dan mikrobiologidari daging dan tepung cangkang kerang hijau dan produk olahanpangan yang disubtitusi, mencari komposisi yang pas dari subtitusitepung cangkang dalam produk olahan pangan, untuk mengetahuitingkat kesukaan terhadap produk. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode eksperimental laborator, desain penelitianRancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal.Analisis karakteristikfisika dengan parameter warna, rasa, bau, dan uji kekerasanproduk. Analisis kimiawi, meliputi kadar abu, protein, lemak dankarbohidrat serta kalsium (Ca). Analisis mikrobiologi dilakukandengan metode TPC dan MPN. Uji organoleptik dengan preferencetest kemudian diuji statistik dengan ANOVA. Hasil penelitianmenunjukan bahwa secara fisik daging kerang hijau yang segartampak berwarna orange kehijauan, beraroma bau amis yang khas,basah dan kenyal seedangkan tepung cangkang memiliki warnakuning kecoklatan, lembut dan agak mengkilat. Hasil Uji kimiawikomposisi gizi yang terdapat pada daging kerang hijau, terdiri dari40,8 % air, 21,9 % protein, 14,5 % lemak, 18,5 % karbohidrat dan4,3 % abu serta kandungan Calsium pada cangkang sebesar 0.1-1.0%. Uji mikrobiologi pada daging diperoleh jumlah total kolonibakteri sebanyak 10 koloni/100ml dan tepung cangkang kerang hijausebanyak 3 koloni/100ml sedangkan pada produk olahan pangantidak ditemukan bakteri. Hasil pengembangan produk mpek-mpek,nuget, baso, krupuk, cookies dan es krim terdapat komposisi yangpas sebanyak 5% - 10 % subtitusi dari total bahan resep setiapproduk. Hasil uji organoleptik dari seluruh produk disubtitusi tepungcangkang, tingkat kesukaan baik terdapat pada produk kerupuk,cookies dan es krim. Berdasarkan hasil penelitian maka produkolahan pangan yang disubstitusi tepung kerang hijau layak untukdikonsumsi.
Enhancing Scientific Reporting Skills and Learning Outcomes through SAVI-Based Practical Work Sarjana, Moh; Maknun, Djohar; Maryuningsih, Yuyun
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 14, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v14i1.20682

Abstract

Learning outcomes and scientific reporting skills are key components that need improvement in laboratory-based learning. This study aims to test the application of the SAVI approach in a laboratory-based learning context to students' scientific reporting skills. The method used is a quasi-experimental design for SAVI-based practicum activities. The assessment of scientific reporting skills uses an instrument to evaluate practicum reports. Learning outcomes are measured using multiple-choice questions. Data analysis uses N-Gian and t-test. The results show that the scientific reporting skills of experimental class students with an average of 81.81 are higher than the control class 73.61, but the difference is not significant (p > 0.05); the increase in student learning outcomes is significantly different (p < 0.05), with an N-gain of 0.57 (moderate) for the experimental class and 0.26 (low) for the control class. The SAVI approach has been proven effective in improving learning outcomes and scientific reporting activities, although students' physiological and psychological barriers still need to be further addressed in its application.
Kelayakan E-Modul Berbasis Socioscientific Issue pada Materi Virus Shalsa Hericha Nitatasya; Dewi Cahyani; Yuyun Maryuningsih
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi di sekolah masih didominasi bahan ajar cetak yang kurang menarik, sehingga kurang mendukung pemahaman materi yang bersifat abstrak, seperti materi virus. Selain itu, materi virus memiliki keterkaitan erat dengan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan E-Modul berbasis Socioscientific Issue (SSI) pada materi Virus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji kelayakan E-Modul dilakukan oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan praktisi pendidikan menggunakan analisis Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis SSI berada pada kategori layak digunakan, dengan nilai CVI ahli materi sebesar 0,89, ahli media 0,94, ahli bahasa 0,92, dan praktisi pendidikan 0,83. Hasil ini menunjukkan bahwa E-Modul berbasis SSI layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran biologi di sekolah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 ARJAWINANGUN Qulud Qulud; Wahidin Wahidin; Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i1.268

Abstract

Proses pembelajaran di kelas merupakan interaksi yang paling mendominasi dalam keberhasilan siswa selama mengikuti pembelajaran di suatu sekolah. Proses tersebut harus seimbang antara siswa dan guru. Hasil PISA menunjukkan rata-rata kemampuan literasi sains siswa Indonesia dibawah standar. Oleh karena itu penggunaan model learning cycle 7e merupakan upaya untuk memaksimalkan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Arjawinangun, dengan desain  penelitian menggunakan Control Group Pretes and Posttest design. Teknik pengumpulan data yang  digunakan adalah  lembar  observasi, makalah, poster, tes, dan angket,.  Data  yang diperoleh  dianalisis  dengan  menggunakan  uji  statistik  meliputi  uji  normalitas,  uji homogenitas dan uji t (hipotesis). Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  peningkatan  kemampuan literasi sains yang signifikan antara kelas yang menerapkan model learning cycle 7e dengan yang tidak menerapkan model learning cycle 7e, dilihat dari hasil tes, makalah, dan poster. Kemampuan literasi sans siswa kelas  eksperimen lebih  tinggi  daripada  kelas  kontrol. Peningkatan kemampuan literasi sains siswa dengan menggunakan model learning cycle 7e dibuktikan dengan hasil respon angket siswa yang menunjukkan kriteria sangat kuat. Kata Kunci  :  Model learning cycle 7e, Literasi Sains, dan Sistem Reproduksi.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DENGAN PROBLEM BASE LEARNING (PBL) DAPAT MENUMBUHKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH PADA SISWA SEKOLAH ADIWIYATA Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.466

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung pada siswa. Oleh karena itu siswa perlu dibantu untuk menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah dan memecahkan masalah lingkungan agar mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pengembangan perangkat pembelajaran PLH dengan model Problem Base Learning (PBL) dapat menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah pada siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran PLH dengan PBL dan menyelidiki keefektifannya dalam menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah pada siswa SMA Negeri 1 Mandirancan sebagai sekolah peraih Adiwiyata.   Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D). Penelitian didahului dengan pengembangan perangkat pembelajaran PLH dengan PBL dan diujicobakan pada kelas kontrol dan eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Mandirancan Kuningan. Variabel yang diteliti adalah kemampuan kerja ilmiah. Data diambil dengan observasi, angket dan tes. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase skor untuk kemampuan kerja ilmiah kemudian dianalisis secara parametrik dengan menggunakan uji t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PLH dengan PBL dapat menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah. PBL sangat tepat diterapkan pada pembelajaran PLH, mengingat pembelajaran PLH mencakup beberapa domain pembelajaran dalam bentuk pengetahuan/ pengertian dan kesadaran, sikap/ nilai, keterampilan serta aksi/ partisipasi. Untuk itu disarankan agar model PBL diterapkan dalam pembelajaran PLH. Kata kunci: Pendidikan Lingkungan Hidup, PBL, kemampuan kerja ilmiah
ANALISIS DAMPAK INDUSTRI STOCKPILE BATU BARA TERHADAP LINGKUNGAN DAN TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT DESA PESISIR RAWAURIP KEC. PANGENAN KAB. CIREBON Yuyun Maryuningsih
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v4i2.490

Abstract

Telah dilakukan penelitian “Analisis dampak Industri Stockpile Batubara terhadap Lingkungan dan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Pesisir Rawaurip Kec. Pangenan Kab. Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah Signifikansi dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Dampak lingkungan dari keberadaan stockpile di desa Rawaurip kecamatan Pangenan kabupaten Cirebon, 2) Tingkat kesehatan masyarakat desa Rawaurip kecamatan Pangenan kabupaten Cirebon yang lokasi rumahnya dekat dengan stockpile batubara Penelitiaan ini didesain sebagai studi lapangan dengan studi kasus, yang dilakukan secara intensif, terinci, dan mendalam terhadap keberadaan stockpile batubara di Desa Rawaurip dampaknya terhadap lingkungan dan tingkat kesehatan masyarakat, sifatnya penelitian ini deskriptif kualitatif yang menggambarkan apa adanya tentang variabel, gejala, dan keadaan dampak lingkungan dan tingkat kesehatan masyarakat. Hasil analisis data dinyatakan dalam deksripsi fenomena bukan diperhitungkan angka statistik. Industri Stockpile Batubara berdampak bagi Lingkungan dan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Pesisir Rawaurip Kec. Pangenan Kab. Cirebon.  Kata  kunci : dampak, Industri Stockpile Batubara,  lingkungan, Tingkat Kesehatan Masyarakat.