Articles
PEMBERDAYAAN PETANI KARET DESA ADI MULYO DENGAN PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT
Marlina Kamelia;
Suci Wulan Pawhestri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (555.694 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5757
Abstrak: Kabupaten Mesuji merupakan pecahan dari Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Tahun 2000 adalah tahun dimana pertumbuhan ekonomi Mesuji sebenarnya memasuki masa puncak, banyak transmigran lokal yang asalnya dari daerah Tulang Bawang dan sekitarnya menuju Mesuji karena tanaman karet mulai menampakkan hasil yang luar biasa bagus. Namun kini masa kejayaan itu sudah berlalu karena hasil produksi karet sudah tidak lagi bisa diandalkan. Pemanfaatan semua potensi karet diharapkan mampu menjadi alternatif penanggulangan masalah sosial ekonomi serta mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga. Potensi perkebunan karet yang bisa dimanfaatkan antara lain biji dan cangkang karet sedangkan potensi desa seperti aneka buah bisa dimanfaatkan sebagai penginduksi maupun penggumpal latek. Untuk bisa membantu petani karet di Desa Adi Mulyo Kecamatan Pancajaya Kabupaten Mesuji maka dilakukan pengabdian masyarakat dengan metode ABCD (Asset based community development). Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan warga antusias mengikuti berbagai program untuk memanfaatkan potensi yang ada di desanya serta mengaplikasikannya di lapangan.Abstract: Mesuji Regency is a fraction of Tulang Bawang Regency in Lampung Province. 2000 was the year when Mesuji's economic growth actually entered its peak, many local transmigrants who came from the Tulang Bawang area and its surroundings headed for Mesuji because rubber plants began to show extraordinary results. But now that heyday is over because rubber production is no longer reliable. Utilizing all the potential of rubber is expected to be an alternative to overcome socio-economic problems and reduce household expenses. The potential of rubber plantations that can be utilized includes rubber seeds and shells, while the village potentials such as various fruits can be used as an inducer or latex coagulant. To be able to help rubber farmers in Adi Mulyo Village, Pancajaya District, Mesuji Regency, community service was carried out using the ABCD (Asset based community development) method. The results of the dedication that have been done show that the residents are enthusiastic about participating in various programs to take advantage of the potential in their village and apply it in the field.
Kombinasi Ekstrak Cymbopogon nardus L. dan Nicotiana tabacum Sebagai Insektisida Nabati Helopeltis antonii Sign.
Marlina Kamelia;
Suharno Zein;
FNU Supriyadi;
Dian Nur Chomsyah
Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 4 No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25047/agriprima.v4i2.377
Helopeltis antonii Sign. merupakan salah satu jenis serangga yang kerap menyerang tanaman kakao di Indonesia. Oleh karena itu perlu dicari alternatif insektisida yang lebih ecofriendly sehingga meminimalisir dampak buruk yang mungkin ditimbulkan akibat penggunaan jangka panjang. Insektisida nabati menjadi salah satu alternatif yang mungkin dapat digunakan. Cymbopogon nardus L. memiliki senyawa aktif sitronela sedangkan Nicotiana tabacum memiliki senyawa aktif nikotin yang keduanya berpotensi sebagai insektisida nabati dan bersifat biodegradable. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan yaitu kontrol (P0), kombinasi C. nardus dan N. tabacum (80 ml dan 20 ml (P1); 60 ml dan 40 ml (P2); 50 ml dan 50 ml (P3); 40 ml dan 60 ml (P4); serta 20 ml dan 80 ml(P5)). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian ekstrak C. nardus dan N. tabacum terhadap mortalitas H. antonii.P0 tingkat mortalitas 3,33%; P1 sebesar 26,70%; P2 sebesar 26,70%; P3 sebesar 67%, P4 sebesar 80%, dan P5 sebesar 93,30%. Hasil analisis ragam dengan ANOVA menunjukkan adanya pengaruh perlakuan dan hasil uji lanjut BNT menunjukkan pengaruh perlakuan terbaik adalah pada P5.Oleh karena itu dapat disimpulkan kombinasi ekstrak C. nardus dan N. tabacum efektif sebagai insektisida nabati untuk H. antonii.
Korelasi Perilaku Merokok Dengan Kesehatan Masyarakat Desa Tegal Mukti
Marlina Kamelia;
Tantri Subo Marmanik;
Rina Budi Satiyarti;
Nurhaida Widiani;
Aulia Novitasari
Jurnal Medika Malahayati Vol 6, No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jmm.v6i1.6021
Masyarakat Indonesia masih banyak yang memiliki pola hidup tidak sehat. Pola hidup tidak sehat yang kerap dilakukan salah satunya adalah kebiasaan merokok. Rokok memiliki kandungan gas dan partikel yang berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsi secara terus menerus serta dalam jumlah banyak. Hal ini karena zat yang terkandung dalam rokok tersebut bersifat genotoksik sehingga bisa memicu penyakit degeneratif. Setidaknya ada dua jenis rokok yaitu filter dan kretek. Jenis rokok ini memiliki perbedaan pada kandungan nikotinnya serta kemampuannya menyaring zat-zat berbahaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi perilaku merokok dengan kesehatan masyarakat. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden yang terlibat berjumlah 68 dengan mempertimbangkan kriteria inklusi. Parameter yang diukur meliputi usia, tekanan darah, frekuensi denyut nadi, frekuensi pernafasan, dan saturasi oksigen. Hasil penelitian menunjukkan jenis rokok berkorelasi nyata terhadap karakteristik responden berupa usia, tekanan darah, frekuensi pernapasan, serta saturasi oksigen namun tidak berpengaruh nyata pada frekuensi denyut nadi. Derajat merokok berkorelasi terhadap karakteristik responden pada tekanan darah, frekuensi denyut nadi, frekuensi pernapasan, dan saturasi oksigen namun tidak dengan usia. Berdasarkan data menunjukkan derajat merokok yang semakin tinggi berpotensi menurunkan kualitas kesehatan perokok tersebut.
The Effect of Marigold Leaves (Tagetes Erecta) Extract to Aedes Sp.Mosquito Mortality for the Biology Learning Source of Module Form
Marlina Kamelia
BIOEDUSCIENCE Vol 4 No 1 (2020): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.293 KB)
|
DOI: 10.29405/j.bes/4166-724873
Background: Indonesia is rich in plants, one of which is leaf drop shit (Tagetes erecta) which has the potential as a vegetable insecticide. Diverse local plants will be very good if integrated in learning through modules so that they can help preserve local plants. The objectives of this study are: (1) to determine the effect of Tahitian Kotok (T. erecta) leaf extract on the mortality of Aedes sp. Mosquitoes. (2) determine the concentration of leaf extract of Tahitian Kotok (T. erecta) which can influence the mortality of Aedes sp. (3) compile teaching materials in the form of modules. Methods: This research is an experiment that is giving treatment and observation of Aedes sp. with 3 extractions of Kotok Tahi (T. erecta) leaves and 1 control treatment. The study was conducted with 4 replications, each: treatment 1 (0.5%), treatment 2 (1.3%), and treatment 3 (2%). The results of experimental research are then used as a basis for making modules and their feasibility tested. Results: Based on the research data there is a very significant effect on mortality resulting from each given extraction concentration. Based on research at a concentration of 2%, the highest mortality effect from Aedes sp. that is, with an average of 92.5% with 37 deaths from 40 mosquitoes. Kotok (T erecta) leaf extraction can be used as an alternative in controlling Aedes sp. Conclusion: The results of the study can be used as learning resources in the form of modules and are feasible to use with the validation results of 85.2%.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KEDATON KOTA BANDAR LAMPUNG
Asa Izati;
Dwijowati Asih Saputri;
Marlina Kamelia;
Nurhaida Widiani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.246 KB)
|
DOI: 10.33024/jikk.v7i2.2738
Angka kejadian diare pada balita di Bandar Lampung masih cukup tinggi pada tahun 2016. Kasus tertinggi ditemukan di puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Sanitasi lingkungan dan kondisi keluarga diduga dapat mempengaruhi kasus diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sebagian besar mikroba yang menginfeksi balita di puskesmas Kedaton, Bandar Lampung berbentuk basil/batang dan bersifat gram negatif. Meskipun juga ditemukan mikroba berbentuk bulat/kokus dan bersifat gram positif. Sanitasi lingkungan dan kondisi keluarga (usia dan jenis pekerjaan ibu) mempengaruhi angka kejadian diare pada balita di puskesmas Kedaton, Bandar lampung.
FREKUENSI PEMBENTUKAN MIKRONUKLEUS DI MUKOSA MULUT SATUAN PENGAMAN UIN RADEN INTAN LAMPUNG AKIBAT PAPARAN EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR DAN ASAP ROKOK
Nurhaida Widiani;
Marlina Kamelia;
Suci Ristawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jikk.v9i1.6200
Uji Mikronukleus pada sel yang rusak di bagian bukal mukosa merupakan metode untuk memonitor resiko senyawa genotoksik pada manusia. Emisi gas buang kendaraan bermotor dan asap rokok mengandung senyawa genotoksik yang dapat merusak struktur DNA sehingga berpotensi menyebabkan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh emisi gas buang kendaraan bermotor dan asap rokok terhadap frekuensi pembentukan mikronukleus pada satuan pengaman UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 23 satpam dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalis menggunakan uji korelasi pearson. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Paparan emisi gas buang kendaraan bermotor dan asap rokok mempengaruhi frekuensi pembentukan mikronukleus di mukosa rongga mulut Satuan Pengamanan (Satpam) UIN Raden Intan Lampung. Semakin lama waktu kerja dan makin tua usia satpam serta semakin banyak intensitas merokok menyebabkan frekuensi pembentukan mikronukleus semakin tinggi.
DAYA HAMBAT ESTRAK ETANOL Caesalpinia sappan L. PADA PERTUMBUHAN Escherichia coli SECARA IN VITRO
Marlina Kamelia;
Suharno Zein;
Reza Fahlida
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.895 KB)
|
DOI: 10.33024/jikk.v7i2.2719
Diare merupakan salah satu penyakit yang sering diderita masyarakat di Indonesia. Orang yang mengalami diare ditandai dengan rangsangan buang air besar secara terus menerus. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan utama pada masyarakat Indonesia yang disebabkan oleh faktor lingkungan dan perilaku hidup tidak sehat sehingga makanan dan minuman tercemari oleh bakteri Escherichia coli. Bentuk kearifan lokal masyarakat Indonesia untuk mengatasi diare adalah dengan mengonsumsi obat tradisional. Salah satu bahan obat tradisional yang kerap dikonsumsi adalah Caesalpinia sappan L. atau yang sering dikenal dengan nama daerah secang. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol C. sappan L. terhadap pertumbuhan E. coli secara in vitro. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan pada penelitian berupa konsentrasi ekstrak sebesar 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% dengan 3 kali pengulangan. Daya hambat didapat dengan mengukur Zona Hambat Pertumbuhan (ZHP) setelah inkubasi 24 jam Dan 48 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata daerah hambat setiap perlakuan, semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka daya hambat semakin meningkat.
Daya Hambat Teh Kombucha terhadap Pertumbuhan Bakteri dan Jamur pada Bahan Pangan Hewani
Ovi Prasetya Winandari;
Winda Isti Utami;
Marlina Kamelia;
Nurhaida Widiani
Gunung Djati Conference Series Vol. 6 (2021): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) 6 Tahun 2021
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.022 KB)
The use of chemical preservatives in animal food products can cause health problems. So it needs natural preservatives that can be used as an alternative to prevent food product’s damage. Kombucha fermentation produces acetic acid which can inhibit microbial growth so it can used as natural preservatives of food product. The purpose of this study was to determine the ability of kombucha tea to inhibit the growth of bacteria and fungi in animal food products. This research is an experimental study using Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatments were P1 (kombucha fermentation for 6 days), P2 (kombucha fermentation for 12 days), P3 (kombucha fermentation for 18 days), and P4 (22 days kombucha fermentation). The research data were analyzed using One Way Annova and further tested using Least Significant Different (LSD). The results showed that fermented kombucha tea can inhibit the growth of bacteria and fungi in animal foods. The treatment that shows most strongly inhibited the growth of bacteria and fungi was kombucha tea which was fermented for 22 days.
The Effect of Marigold Leaves (Tagetes Erecta) Extract to Aedes Sp.Mosquito Mortality for the Biology Learning Source of Module Form
Marlina Kamelia
BIOEDUSCIENCE Vol 4 No 1 (2020): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/j.bes/4166-724873
Background: Indonesia is rich in plants, one of which is leaf drop shit (Tagetes erecta) which has the potential as a vegetable insecticide. Diverse local plants will be very good if integrated in learning through modules so that they can help preserve local plants. The objectives of this study are: (1) to determine the effect of Tahitian Kotok (T. erecta) leaf extract on the mortality of Aedes sp. Mosquitoes. (2) determine the concentration of leaf extract of Tahitian Kotok (T. erecta) which can influence the mortality of Aedes sp. (3) compile teaching materials in the form of modules. Methods: This research is an experiment that is giving treatment and observation of Aedes sp. with 3 extractions of Kotok Tahi (T. erecta) leaves and 1 control treatment. The study was conducted with 4 replications, each: treatment 1 (0.5%), treatment 2 (1.3%), and treatment 3 (2%). The results of experimental research are then used as a basis for making modules and their feasibility tested. Results: Based on the research data there is a very significant effect on mortality resulting from each given extraction concentration. Based on research at a concentration of 2%, the highest mortality effect from Aedes sp. that is, with an average of 92.5% with 37 deaths from 40 mosquitoes. Kotok (T erecta) leaf extraction can be used as an alternative in controlling Aedes sp. Conclusion: The results of the study can be used as learning resources in the form of modules and are feasible to use with the validation results of 85.2%.