Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Argument Driven Inquiry terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar I Kadek Irfando Dwikki Sadewa; Undang Rosidin; I Wayan Distrik
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.822 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Argument Driven Inquiry (ADI) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP berdasarkan perbedaan gaya belajar. Sampel penelitiannya, yaitu siswa kelas VIIIA dan VIIIC SMP Negeri 1 Seputih Banyak. Penelitian menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain faktorial 2x3. Data dianalisis dengan uji Two Way Anova. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata pretest kelas eksperimen dan kontrol yaitu 25,38 dan 17,31. Setelah penerapan model ADI pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh rerata postest 60,86 dan 42,26. Berdasarkan hasil uji Two Way Anova model pembelajaran diperoleh nilai Sig. yaitu 0,000, maka terdapat pengaruh signifikan model ADI terhadap berpikir kritis siswa. Selanjutnya, nilai Sig. gaya belajar yaitu 0,011 berarti terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis ketiga tipe gaya belajar menggunakan model ADI. Hasil interaksi model pembelajaran dengan gaya belajar diperoleh nilai Sig. yaitu 0,017, sehingga terdapat interaksi antara model ADI dengan gaya belajar dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Terintegrasi Soft Skills dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Andri Sattriawan; Sugeng Sutiarso; Undang Rosidin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.314

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif yang terintegrasi soft skills untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pegembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian pada tahapan implementasi adalah siswa kelas V SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2019-2020. Data penelitian dipeoleh dari observasi, wawancara, angket respon guru dan siswa terhadap media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan sangat valid dengan skor dari validasi ahli materi sebesar 81% dan validasi ahli media sebesar 84%. Media pembelajaran ini juga dinyatakan praktis sebagaimana hasil uji praktisi mendapatkan skor sebesar 86% dan uji coba siswa sebesar 88%.
PENGARUH PENERAPAN MODEL ADI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BERDASARKAN PERBEDAAN TIPE KEPRIBADIAN Fadila Nurhusna; Undang Rosidin; Kartini Herlina; Neni Hasnunidah
JOURNAL OF KOMODO SCIENCE EDUCATION Vol. 1 No. 01 (2018): Science Education in 21st century (NOVEMBER)
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.481 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the ADI model on critical thinking skills based on different types of choleric personality, melancholy, phlegmatic, and sanguine. This study uses a quasi-experimental type Pretest-posttest Control Group Design. The results showed that there was a significant effect of learning with the ADI model on critical thinking skills in the type of choleric personality, melancholy, phlegmatic, and sanguine and there were differences in critical thinking skills between the four personality types, namely choleric and melancholy, phlegmatic, sanguine, this is because choleric students who are more likely to appear more active in communicating and moving quickly to act, wherein this ADI model are required to give a lot of argumentation through verbal or communicating between fellow students to give their arguments. This shows that the use of the ADI learning model is able to improve students' critical thinking skills.
Workshop Penyusunan Standar Penilaian Pendidikan di Poltekes Tanjung Karang Bandar Lampung Undang Rosidin; Handoko; Widyastuti
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Desember (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian adalah untuk melatih dosen Politeknik Kesehatan Tanjung Karang dalam menyusunan standar penilaian pendidikan. Pengabdian dilakukan selama tiga hari. Pengabdian diawali dengan identifikasi kebutuhan dosen dalam penilaian pembelajaran. Terdapat tiga indikator penilaian yang menjadi target pengabdian yaitu: standar penilaian authentik, standar penilaian sikap, dan standar penilaian kinerja. Faktor penentu keberhasilan pendidikan adalah penilaian. Setiap pendidik dituntut untuk dapat melakukan penilaian pada beberapa aspek pembelajaran. Penilaian yang dilakukan oleh pendidik harus berupa penilaian yang telah terstandar.  Penilaian autentik merupakan penilaian yang terintegrasi dengan pembelajaran dan merupakan evaluasi dari hasil kegiatan belajar siswa pada disiplin ilmu Pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), dan keterampilan (psikomotor). Penilaian sikap merupakan penilaian yang dilakukan untuk mengukur sikap yang dimiliki peserta didik dalam pencapaian belajar sesuai dengan kriteria yang sudah disepakati dan ditentukan sebelumnya. Penilaian kinerja merupakan suatu penilaian peserta didik dengan melihat kemampuan siswa dalam melakukan tugas yang sesungguhnya dengan kriteria yang sudah ditentukan. Keberhasilan pengabdian dilihat dari kemampuan dosen dalam menyusun standar penilaian pada matakuliah yang diampu. Setiap dosen mempunyai hasil nyata standar penilaian yang dipresentasikan dan diperiksa secara bersama-sama oleh pengabdi dan dosen lainnya.
Pelatihan Pengelolaan Laboratorium dan Penggunaan Alat Peraga IPA bagi Guru-Guru IPA di SMP/MTs se-Kota Bandar Lampung Undang Rosidin; Dina Maulina; Wayan Suana
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v7i2.27316

Abstract

Pembelajaran IPA dan laboratorium tidak dapat dipisahkan keberadaannya secara fungsional. Guru sebagai komponen penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan menjadi protokol dalam kegiatan pembelajaran IPA berbasis laboratorium dan pengelolaannya. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengoperasikan alat peraga laboratorium, serta meningkatkan kemampuan guru terhadap teknik pengelalolaan laboratorium dan keterampilan menggunakan alat laboratorium guru. Kegiatan pelatihan ini menerapkan strategi kontekstual, yaitu mengaitkan antara teori dengan praktik yang disampaikan  dengan metoda praktik terbimbing yaitu sistem pengajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah yang dihadapi mengenai pengelolaan laboratorium. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini bertempat di SMP Negeri 2 Bandar Lampung, dengan subjek kegiatan pelatihan ini adalah 75 orang guru mata pelajaran IPA SMP/MTs se-Kota Bandar Lampung. Hasil kegiatan pelatihan ini menunjukan bahwa ada peningkatan pengetahuan managerial laboratorium, dimana seluruh kemampuan peseta meningkat kecuali bagi para peserta yang tidak mengikuti kegiatan pelatihan hingga akhir. Kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga (kit) IPA sudah baik. Hasil penilaian 100% guru telah mencapai standar ketuntasan yaitu 70. Dengan demikian, kegiatan pelatihan dikatagorikan berhasil dalam meningatkan kemampuan guru IPA MTs se-Kota Bandar Lampung tata kelola laboratorium dan penggunaan perangkat/kit IPA serta mampu mengenal fungsi dan kegunaan alat dan bahan praktikum dalam menunjang pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP ILMIAH PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MEMETAKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 MENGGALA Dara Arka Fidela; Undang Rosidin; Anggreini Anggreini
Jurnal Visipena Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v14i1.2107

Abstract

Kegunaan utamaipenilaian sikap sebagai bagian dari pembelajaran adalah refleksi pemahaman dan kemajuan sikap peserta didik secaraiindividual. Tetapi menumbuhkan sikap ilmiah siswa sebagai salah satu tujuan dari pembelajaranimasih kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuaniuntuk mengembangkan instrumenipenilaian sikap ilmiah pada pembelajaran fisika untuk memetakan minat belajar siswa yang valid, reliabel, dan praktis untuk digunakan. Jenis penelitian ini adalah penelitianipengembangan dengan menggunakan 7 langkah, yakni: penelitianidanipengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, ujiicoba lapangan awal, revisi hasil uji coba, uji coba lapangan, dan revisi produk operasional. Berdasarkan hasil validasi ahli, instrumen yangddikembangkan diperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 80% denganikategoriisangat tinggi sehingga, instrumen penilaian ini layak untuk digunakan. Instrumen penilaian iniidiujicobakan kepada 100 siswa dan selanjutnyaidianalisis denganiexploratory factor analysis berbantuan program SPSS 21 for windows. Berdasarkan hasil analisis data uji coba diperoleh sebanyak 57 butir pernyataan instrumen sikap ilmiah untuk memetakan minat belajar siswa yangidinyatakan valid. Butir pernyataan pada instrumenipenilaian sikap ilmiah untuk memetakan minat belajar siswa dinyatakan reliabel dengan nilai Alpha Cronbachisebesar 0,952 pada instrumen sikap ilmiah, dan 0,927 pada instrumen minat belajar siswa dengan kategori sangat reliabel. Uji kepraktisan instrumenipenilaian ini memperoleh rata-rata skor sebesar 90,52% denganikriteria sangatipraktis.AbstractThe main use of attitude assessment as part of learning is a reflection of the understanding and progress of individual learner attitudes. However, cultivating students' scientific attitude as one of the goals of learning still receivesiless attention. This study aims toddeveloppscientific attitudedassessment instruments in physics learning to map student learning interests that are valid, reliable, and practical to use. This type of research is research-development using 7 steps, namely: research and dataicollection, planning, initialiproduct development, initial field trials, revision of trial results, field trials, and revision of operational products. Based on the results of expert validation, the instrument developed obtained an average percentageuvalue of 80% with a very highicategory so that this assessment instrument is feasible to use. Thisbassessment instrument was tested on 100 students and then analyzed using exploratory factor analysis with the help of the SPSS 21 for windows program. Based on the results of the trial data analysis, it was obtained as many as 57 scientific attitude instrument statements to map students' learning interests which were declared valid. The statement items on the instrument for assessing scientific attitudes to map students' interest in learning were declared reliable with a Cronbach's Alpha value of 0.952 in the scientific attitude instrument, and 0.927 in the instrument of student lear bning interest in the very reliable category. The practicality test of this assessment instrument obtained an average score of 90.52% with very practical criteria. Based on the results obtained, to increase students' interest in learning, it can be suggested to cultivate the scientific attitude of these students. With the growth of a good scientific attitude, the students' interest in learning will also be higher
Analisis Kualitas Pengajaran Guru dalam Kurikulum Merdeka Ani Nurdiana; Undang Rosidin; Agung Putra Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka berhubungan erat dengan proses pengarahan dalam sebuah pendidikan. Perubahan Kurikulum merdeka memberikan ruang bagi guru untuk beradaptasi dengan kebutuhan pembelajaran di kelas. hasil supervisi perencanaan pada sekolah yang diteliti mendapatkan hasil yang maksimal pada setiap guru, tentu akan berbeda pada pelaksanaan ketika ditinjau dari guru yang memiliki pengalaman lebih lama dan guru yang masuk di dunia pendidikan beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pengajaran guru dalam kurikulum merdeka melalui instrumen penilaian guru pada saat pelaksanaan pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian sebanyak dua orang guru, yakni guru senior dan guru junior yang mengajar di kelas X dengan Kurikulum Merdeka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Observasi pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui lembar observasi penilaian guru di kelas dengan waktu yang berbeda, Teknik analisis data dilakukan dengan mengelompokkan dan menyeleksi data dari lembar observasi penilaian berdasarkan aspek yang diamati, kemudian menggambarkan dan menyimpulkan hasilnya untuk menjawab permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru senior maupun guru junior memiliki performa yang sangat baik dalam penerapan proses pembelajaran. Namun demikian, terdapat perbedaan skor antara keduanya. Guru senior memiliki nilai yang cukup sebesar 68,2 pada aspek “Pemanfaatan sumber belajar atau media pembelajaran” sedangkan pada guru junior dalam aspek penerapan program pembelajaran dengan skor 72 dengan predikat Cukup. Meskipun kedua guru memperoleh predikat baik, refleksi terhadap hasil supervisi dapat menjadi landasan untuk terus meningkatkan aspek-aspek tertentu guna mencapai standar yang lebih tinggi dalam penerapan Kurikulum Merdeka.
Meta Evaluation: On The Evaluation of Academic Services and Facilities at FKIP Baturaja University Dewi Lestari; Novarita Novarita; Undang Rosidin
Journal of Educational Research, Evaluation and Supervision Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Educational Research, Evaluation and Supervision
Publisher : Foundation of Jannatun Naim Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of universities in achieving their vision and mission is determined by student satisfaction with the services provided by universities. This study aims to reveal the quality of college services to students. Through a qualitative approach, this researcher uses data sources in the form of questionnaires that are surveyed to students and then processed descriptively, which are converted in the form of a rating scale. The target of the student satisfaction survey on university services is active students at Baturaja University, involving 797 people from the total number of students (the student body). The data collected were in the form of questionnaires distributed to five faculties and one postgraduate program. The method used in this research is the survey method. A survey is one type of research used to examine the symptoms of a group or individual behavior. In surveys, data collection generally uses a questionnaire as a data collection tool with the aim of knowing who, what the respondent thinks, feels, or the tendency of an action. The results of this study indicate that the level of student satisfaction with Baturaja University services in each faculty, in general, for 4 service categories is in the moderately satisfactory category.