p-Index From 2021 - 2026
9.207
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Litera Parole: Journal of Linguistics and Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Lingua Cultura Poetika: Jurnal Ilmu Sastra Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Jurnal Arbitrer Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Indonesian Journal of English Language Studies (IJELS) International Journal of Humanity Studies (IJHS) Journal of Language and Literature Sintesis International Journal of Artificial Intelligence Research Aksara LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Ranah: Jurnal Kajian Bahasa IKAT : The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies k@ta Kandai Kurios Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) TEKNOSASTIK Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Diakronika Jurnal GeoEkonomi Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Darma Agung INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Caring : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kode : Jurnal Bahasa Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Widyaparwa Studies in English Language and Education JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal ASIK: Jurnal Administrasi, Bisnis, Ilmu Manajemen & Kependidikan Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal of Literature and Education Healthy Behavior Journal Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lantern: Journal of Language and Literature Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Journal of Community Service for Health Jurnal Penelitian Keperawatan LILICS Jurnal Wicara Desa Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

DILEMA TEKNOLOGI DAN KEMELUT KEPERCAYAAN DALAM FIKSI DISTOPIA KARYA RAY BRADBURY (The Dilemma of Technology and Trust Crisis in Dystopia Fiction by Ray Bradbury) Novita Dewi
SAWERIGADING Vol 26, No 1 (2020): Sawerigading, Edisi Juni 2020
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v26i1.711

Abstract

In this post-truth era, dystopia fiction is important as empathy, trust, and compassion fall apart. This literary genre predicts a terrible future when people forced to submit to tyrants who control unlimited power in economics, politics, and technology. This study aims to examine two dystopia short stories by Ray Bradbury, i.e. The Pedestrian and All Summer in a Day. These two short stories are placing in the context of contemporary society, which has high technology and ignorant of objective truths since they accept facts built on emotions, opinions, and some particular ideologies. By using content analysis, this study reveals two main findings. First, there is an oscillation of people who worship technology and those who are fearful of technology in both short stories. The diverse characters become further alienated to one another as technology rules over. Second, technology sometimes turns into an enemy that hampers the relationship among the characters; as a result, intolerance swarms when the objective truth sinks in a wave of public opinions, in this case, represented by the voice of the authoritarian government in the first short story, and that of the Venusian pupils in the second story.AbstrakFiksi distopia memberikan sumbangan penting ketika empati, kepercayaan, dan bela rasa berguguran di era pascakebenaran ini. Ragam karya sastra ini meramalkan masa depan yang mengerikan ketika masyarakat dipaksa tunduk pada tiran-tiran yang menguasai ekonomi, politik, dan teknologi tanpa batas. Penelitian ini bertujuan membahas dua cerita pendek distopia karya Ray Bradbury, “The Pedestrian” dan “All Summer in a Day”, dengan menempatkan keduanya dalam konteks masyarakat kontemporer berteknologi tinggi yang abai pada kebenaran objektif karena menerima kebenaran yang dibangun atas emosi, opini, dan ideologi tertentu. Dengan memakai metode analisis konten, penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, terjadi tarik-ulur antara masyarakat yang memberhalakan teknologi dan yang fobia terhadap teknologi di kedua cerpen tersebut. Tokoh-tokoh cerita makin terasing satu sama lain ketika teknologi berkuasa. Kedua, teknologi kadang menjadi musuh yang menghalangi perjumpaan dan keterhubungan antar tokoh; akibatnya, timbul intoleransi ketika kebenaran objektif kandas oleh opini-opini publik yang dalam hal ini diwakili oleh suara pemerintah yang otoriter pada cerpen yang pertama dan siswa-siswa sekolah di planet Venus pada cerpen yang kedua.
PERNIKAHAN DINI DALAM CERPEN AHMAD TOHARI DAN PRAMOEDYA ANANTA TOER Novita Dewi
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.305.173-188

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas imajinasi pernikahan di bawah umur dalam dua karya sastra Indonesia. Masalah penelitian adalah bagaimana dan mengapa pernikahan di bawah umur digambarkan dalam cerpen “Si Minem Beranak Bayi” karya Ahmad Tohari dan “Inem” yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer. Penelitian ini memakai metode kualitatif, khususnya riset kepustakaan dengan data primer kedua cerpen tersebut, sedangkan data sekunder berupa penelitian terdahulu dan informasi relevan yang dapat diacu seputar pernikahan di bawah umur. Data dianalisis dengan teknik analisis konten, kedua cerpen diteliti dengan terang teori feminisme-multikulturalisme dalam konteks masyarakat Indonesia yang pascakolonial. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pertama, kemiskinan bukan satu- satunya penyebab pernikahan di usia muda. Imajinasi pernikahan di bawah umur berbeda satu dengan yang lainnya sesuai konteks budaya dan masyarakat yang berbeda-beda pula. Kedua, imajinasi pernikahan di bawah umur ditampilkan melalui tokoh utama cerpen Ahmad Tohari, yakni perempuan muda yang menyintas. Ketiga, imajinasi perempuan muda yang terkalahkan dalam pernikahan di bawah umur juga ditampilkan melalui karya Pramoedya Ananta Toer. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa memaknai pernikahan di bawah umur secara partisan (semata-mata korban tradisi atau upaya pengentasan kemiskinan) berarti menampik realitas dan kompleksitas keragaman budaya dan gender. 
The Ecopsychological Relevance of Nathaniel Hawthorne’s Rappaccini’s Daughter for an AI-Driven World Amalia Kurnia Devi; Novita Dewi
k@ta: A Biannual Publication on the Study of Language and Literature Vol. 27 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : The English Department, Faculty of Humanities & Creative Industries, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/kata.27.2.95-106

Abstract

The ethical and environmental implications of technological advancement are frequently questioned in the age of artificial intelligence (AI) and biotechnology. We examine Rappaccini’s Daughter by American Dark Romantic Nathaniel Hawthorne to show how the short story resonates with contemporary concerns about AI and automation that may replace human connection and empathy. We employ a contextual and environmentally sensitive interpretation of the text to reveal Hawthorne’s criticisms of an over-reliance on human reason and science, which perpetuates the characters’ alienation and dehumanization. In light of concepts in ecopsychology, i.e., biophobia and alienation, the findings reveal that Rappaccini’s Daughter 1) warns against the tragic consequences of manipulating nature beyond control, and 2) explores the awkward relationship between artificial creation and environmental ethics. We conclude that unscrupulous scientific pursuits ultimately lead to ecological and psychological harm and the loss of genuine beauty. Seen as cautionary tales, 19th-century literary works such as Rappaccini’s Daughter can thus be revisited as they offer insights into how individuals today cope with ecological anxieties.
Analysis of Postcolonialism In The Short Story "Lilin" By Sunaryono Basuki KS Afidha Anhar*; Novita Dewi
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i3.39872

Abstract

This research aims to find out and describe the concepts in the theory or study of postcolonialism contained in the data source in the form of a short story Lilin by Sunaryono Basuki KS. This research is a descriptive qualitative research with data collection techniques using listening and recording techniques. The data of this research is in the form of sentence quotations in the short story "Lilin" that show the use of concepts or representations of postcolonialism theory. The results in this study include (1) the paradigm of Western superiority to the East and (2) the concept of mimicry.
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI Theresia Emelia Hona; Novita Dewi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/3f9nwy69

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam keluarga. Perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan, baik secara individual, keluarga maupun masyarakat. Dalam kehidupan keluarga, perempuan mengemban banyak peran, baik sebagai anak, istri maupun ibu. Namun, masih banyak yang mempertanyakan serta menyepelekan peran perempuan dan menganggap peran tersebut tidak berarti apa-apa. Hal tersebut juga didukung oleh stereotype di masyarakat yang menganggap bahwa peran perempuan dalam keluarga adalah hal yang mudah. Anggapan tersebut tidak hanya terjadi di dunia nyata tetapi juga dalam dunia fiksi seperti novel yang berjudul Home Sweet Loan. Karena itulah tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui peran tokoh perempuan dalam keluarga pada novel Home Sweet Loan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Artinya bahwa data penelitian yang berupa kalimat, paragraf dan narasi tokoh akan dideskripsikan oleh peneliti. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, paragraf dan narasi tokoh yang menunjukkan peran perempuan dalam keluarga pada novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peran tokoh perempuan dalam keluarga pada novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Ketiga peran tersebut meliputi peran perempuan sebagai anak, peran perempuan sebagai istri dan peran perempuan sebagai ibu. Dari ketiga peran tersebut, peneliti menemukan bahwa peran perempuan sebagai ibu lebih banyak ditemukan. Hal ini menunjukkan bahwa peran ibu dalam keluarga sangat besar. Ibu sangat penting peran dan kehadirannya dalam kehidupan keluarga.
Empowering Women For Chronic Diseases Prevention: A Community-Based Health Initiative at Pos PAUD Mawar Tlogomas Malang Devi, Hilda Mazarina; Putri, Ronasari Mahaji; Maemunah, Neni; Rosdiana, Yanti; Dewi, Novita
Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): CARING Jurnal Pengabdian Masyarakat (April 2026)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.caringjpm.2026.006.01.1

Abstract

The escalating risk of chronic diseases such as Diabetes Mellitus, Gout, and Hypertension among women is driven by several factors including a lack of nutritional literacy, a sedentary lifestyle, and inadequate access to early routine health screenings. A significant portion of this demographic remains unaware that chronic diseases are preventable through behavioral modifications starting in the productive age range (20-39 years). This community service activity was designed as a promotive and preventive effort using an educational approach. The main activities included health education on the risk factors, symptoms, and prevention of Diabetes Mellitus, Gout, and Hypertension through the CERDIK framework, as well as basic health screening such as blood pressure measurement, random blood glucose, and uric acid levels. Conducted on May 21st 2025, the program engaged 19 parents and 6 teachers from the Mawar Tlogomas Early Childhood Center (Pos PAUD) Knowledge levels were assessed using standardized instrument, and health metrics were recorded during the post-test phase. Results indicated that participants’ knowledge reached good category (92%; N=23). Early detection revealed that several participants had elevated levels of blood glucose (12%; N=3), pre-hypertension (72%; N=18), and elevated uric acid level (20%; N=5); they were subsequently advised to seek further examination at health facilities for further clinical evaluation. Participant expressed high enthusiasm and voiced a need for follow-up programs, particularly periodic screenings and training on local-based healthy food processing.
Merawat Lagu-lagu Daerah Pagu untuk Pemertahanan Bahasa: Analisis Ekolinguistik Dalan Mehuli Perangin-Angin; Novita Dewi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v9i2.2932

Abstract

This study explores the maintenance of the Pagu language of North Halmahera by caring for the wealth of its literature such as folksongs. The data examined are three Pagu folksongs. The collected data were categorized and interpreted using ecocriticism and related studies particularly in terms of obtaining, presenting, and analyzing them. Using ecolinguistic perspective to analyze the data, the results show that first, all three songs contain cultural values and customs that show the identity of the Pagu community that have to be maintained. Second, ecolinguistic analysis reveals the emotional closeness of the Pagu community with their natural surroundings although nature is sometimes considered to hinder human journey. Third, in terms of distribution, the songs are influenced by Ternate and other regional languages in North Halmahera. Finally, this study concludes interaction among language users and efforts to care for folk songs should continue to prevent the extinction of the Pagu language. AbstrakPenelitian ini membahas pemertahanan bahasa Pagu yang dipakai oleh suku Pagu di Halmahera Utara dengan cara merawat kekayaan sastra dalam bahasa tersebut berupa lagu-lagu daerah. Metode deskriptif-kualitatif dipakai untuk menganalisis data berupa tiga lagu daerah Pagu dengan perspektif ekolinguistik. Data yang terkumpul dikelompokkan dan diinterpretasikan dengan perspektif teori ekokritik dan kajian serupa yang memanfaatkan analisis ekolinguistik terutama dalam hal memperoleh, menyajikan, dan menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ketiga lagu mengandung nilai-nilai budaya dan adat-istiadat yang menunjukkan jatidiri masyarakat Pagu yang harus dipertahankan. Kedua, analisis ekolinguistik membuktikan kedekatan emosi masyarakat Pagu dengan alam sekitarnya meskipun kadang alam dianggap sebagai perintang. Ketiga, lagu-lagu tersebut dipengaruhi oleh bahasa Ternate dan bahasa daerah lainnya di Halmahera Utara. Akhirnya disimpulkan bahwa interaksi antar pengguna bahasa dan perawatan budaya seperti lagu-lagu rakyat perlu ditingkatkan agar kepunahan bahasa Pagu dapat dicegah.
PENGANTIN-PENGANTIN BOCAH DALAM SASTRA BERLATAR DI INDONESIA, AFGHANISTAN, DAN BANGLADESH Novita Dewi
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Jentera
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v7i2.876

Abstract

Artikel ini membahas tokoh-tokoh perempuan yang menikah di usia muda pada tiga karya sastra terpilih yang berlatar tempat di Indonesia, Afghanistan, dan Bangladesh, yaitu “Inem” karya Pramoedya Ananta Toer, novel A Thousand Splendid Suns oleh Khaled Hosseini, dan cerpen Razia Sultana Khan “Seduction”. Metode content analysis dan pendekatan feminisme, multikulturalisme, dan poskolonialisme digunakan untuk menelisik penggambaran pengantin-pengantin bocah dalam ketiga karya. Terdapat tiga temuan yaitu, pertama, perekonomian keluarga menjadi pertimbangan perkawinan anak dan dianggap kewajaran pada tradisi dan waktu tertentu.  Kedua, pengantin-pengantin bocah menjadi korban demi menjaga kehormatan keluarga. Ketiga, terjadi normalisasi kekerasan ketika pengantin-pengantin belia yang dikorbankan itu dianggap sebagai kelumrahan saja.    Kata-kata kunci: pengentasan kemiskinan, kehormatan keluarga, normalisasi kekerasan
Kekerasan, Balas Dendam, dan Pengkambinghitaman dalam Tiga Cerpen Indonesia Novita Dewi
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 9, No 1 (2020): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v9i1.1755

Abstract

This study aims to investigate the representation of violence, revenge, and scapegoating in three Indonesian short stories, i.e. “Kuli Kontrak” [The Contract Coolie] by Mochtar Lubis, “Tukang Cukur” [The Barber] by Budi Darma, and “Akhir Perjalanan Gozo Yoshimasu” [The End of  Gozo Yoshimasu’s Journey] by Sori Siregar. Content analysis method is applied to read the short stories in light of René Girard’s theory of mimetic desire and sacpegoating. The study reveals that first, violence as repercussion of mimetic desires and rivalry can occur between individuals, individuals to groups, and groups to individuals; and violence is contagious and spreads quickly. Second, revenge which is a direct impact of rivalry in the three short stories takes place on behalf of women, bloodshed, and power; and the most corrosive is power. Third, the scapegoat mechanism in these short stories has different causes and implications; while the similarity is that the scapegoat manifests in the defeated and marginalized personas. They are sacrificed to break the chains of violence and to bring peace.  AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengamati representasi kekerasan, balas dendam, dan pengambinghitaman dalam tiga cerpen Indonesia, yaitu “Kuli Kontrak” karya Mochtar Lubis, “Tukang Cukur” karya Budi Darma, dan “Akhir Perjalanan Gozo Yoshimasu” karya Sori Siregar. Metode content analysis digunakan dalam penelitian ini dengan terang teori hasrat mimesis dan kambing hitam dari René Girard. Penelitian ini menghasilkan tiga temuan. Pertama, kekerasan sebagai buntut hasrat mimesis dapat terjadi antarindividu, inividu terhadap kelompok, dan kelompok terhadap individu. Kekerasan bersifat menular serta menyebar dengan cepat. Kedua, aksi balas dendam yang merupakan dampak langsung rivalitas dalam ketiga cerpen terjadi atas nama perempuan, kucuran darah, dan kekuasaan. Dari ketiga hal tersebut yang paling korosif adalah kekuasaan. Ketiga, mekanisme kambing hitam pada ketiga cerpen memiliki penyebab dan siratan yang berbeda-beda, sedangkan persamaannya adalah kambing hitam mewujud dalam diri tokoh-tokoh yang kalah dan terpinggirkan. Mereka dikorbankan untuk memutus rantai kekerasan sehingga dapat membawa perdamaian. 
ANALISIS PENGELOLAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Riyanto, Agus; Robert Hutauruk, Martinus; Dewi, Novita
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2.446

Abstract

This research aims to determine the management of PBB(Land and Building Tax) in increasing local revenue in Samarinda City. The research method uses qualitative research methods with data collection techniques in the form of interviews with the Head of the Samarinda City Bapenda. The results of this research are that the management of PBB in the city of Samarinda includes the management of socialization regarding PBB through events as well as the application of information technology in the form of smart PBB. Meanwhile, the factors that influence the management of PBB in the City of Samarinda are Taxpayer Compliance and the application of information and communication technology in the form of smart PBB
Co-Authors A. Joko Siswanto Aditya Cahyo Nugroho, Aditya Cahyo Adrianus, Heni Afidha Anhar* Agus Riyanto Agustin, Nike Amelia Amalia Kurnia Devi Ana, Hardiknas Rambu Anasulfalah, Hakim Anggraini, Francisca Reni Anggraini, Fransisca Reni Retno Anggraini, Reni Retno Anhar, Afidha Antonius Herujiyanto AP, Nurul Aqsyari, Rizki Arina Isti'anah Asnawati - Barli Bram Caesarine, Regina Dhea Carolyn Beasley Castro, Maria Corazon Saturnina Aspeli Cita, Erick Endra Cita, Errick Endra Dalan Mehuli Perangin-Angin Dangin Dangin Devi, Hilda Mazarina Dewa, Parama Kartika Dewi Widyastuti Dian Natalia Sutanto, Dian Natalia Doddy de Queljoe, Doddy de Enjelina, Lala Ericha, Fransiska Fatmah, Umi Firma Sulistiyowati Francisca Reni Anggraini Fransiscus Asisi Joko Siswanto Hamzah, Padri Hanif, Ihsan Harnoto, L. Bambang Heidy Wulandari, Heidy Hilary Relita Sekarningrum Hona, Theresia Emelia Ignatius Dimas Adi Suarjaya Ika Cahyaningrum Ina, Lestari Nona Ira Hasti Priyadi, Ira Hasti Irmalian, Fernita Isti'anah, Arina J. Bismoko Jelina, Melania Jumili Arianto Ka'arayeno, Arie Jefry Kezia C.Y. Rantung Khin Khin Aye Kurniawan, Abdi Kusuma, Monica Putri Perdana Leling, Apli Kodu Lepir, Ina kaita Lintang Omega Padmasari Lucia Tri Natalia Sudarmo, Lucia Tri Natalia Maemunah, Neni Mahuze, Yolenta Oktovia Marita Safitri Marwan Tanuwijaya, Marwan Melinda Kong Mukarto, F. X. Mukarto, F. X. Nurul Ulya Luthfiyana Padmasari, Lintang Omega Perangin-Angin, Dalan M. Pratama Ahdi, Pratama Puji Rahayu Putri Milanda, Devy Putri, Evelita Destiia Putri, Rona Sari Mahaji Rachim, Reslianty Rahadi, Indah Permata Putri Ramdani, Afni Rantung, Kezia C. Y. Robert Hutauruk, Martinus Rochmawati, Ike D. Ronaldo, Zethly Rosdiana*, Yanti Rosdiana, Yanti Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rusmawan, Dadang Saif, Rizqa Muayyad Santy Irene Putri Sariki, Yollandhita Sekarningrum, Hilary Relita Selwir, Elsen Wulandari Septiani, Nofi Aca Setya Tri Nugraha Siti Hadijah Suarjaya, Ignatius Dimas Adi SULISTYANINGRUM, CAECILIA FANI Sumini Theresia Sunarto, Emmanuel Sunarto, Emmanuel Supentri Supriyadi Supriyadi Supriyadi Suryani, Rosalia Susmini, Susmini SW, Muhammad Teti Apriyanti, Teti Theresia Emelia Hona Tin Rustini, Tin Trly Almendo Pasaribu Wahyu Dini Metrikayanto, Wahyu Dini Wening , Cornelia Tyas Widiasmoro, Yohanes M. S. Widiyanto, Aris Yaszer, Ahmad Yohanes Mahatmo Suryo Widiasmoro Yusef Widya Karsana