p-Index From 2021 - 2026
9.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Litera Parole: Journal of Linguistics and Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Lingua Cultura Poetika: Jurnal Ilmu Sastra Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Jurnal Arbitrer Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Indonesian Journal of English Language Studies (IJELS) International Journal of Humanity Studies (IJHS) Journal of Language and Literature Sintesis International Journal of Artificial Intelligence Research Aksara LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Ranah: Jurnal Kajian Bahasa IKAT : The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies k@ta Kandai Kurios Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) JENTERA: Jurnal Kajian Sastra TEKNOSASTIK Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Diakronika Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Darma Agung INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Kode : Jurnal Bahasa Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Obor: Oikonomia Borneo AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Widyaparwa Studies in English Language and Education Eduvest - Journal of Universal Studies JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal ASIK: Jurnal Administrasi, Bisnis, Ilmu Manajemen & Kependidikan Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal of Literature and Education Healthy Behavior Journal Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lantern: Journal of Language and Literature Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Journal of Community Service for Health Jurnal Penelitian Keperawatan LILICS Jurnal Wicara Desa Sawerigading Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

ECOLOGICAL LAMENTATION AND ADVOCACY IN EKA BUDIANTA’S SELECTED POEMS Novita Dewi
POETIKA Vol 10, No 1 (2022): Issue 1
Publisher : Literary Studies, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/poetika.v10i1.74114

Abstract

Writing about environmental issues before and after climate change and other human-made ecological damages, Eka Budianta has continually taken up environmental topics in his oeuvre. The study presented in the present article aims to scrutinize 6 (six) selected poems by Eka Budianta to see how the poet has dealt with ecological debate throughout the years. The study draws insights from criticisms within Environmental Humanities framework and uses a qualitative-interpretative method. The six poems comprise four poems written in 1984, i.e., “River Notes”, “The Yearning of the Wind”, “Song for Tiom”, and “Song of a Townsman”; a poem written in 2012 titled “Setelah Sudaraku Tenggelam”; and the most recent one, written in 2020, “Sungai Sejati”. The lines and stanzas of each poem are read and interpreted according to their respective themes, poetic devices, and contents to see if they demonstrate the principles of Ecopoetry. The study results in the following findings. First the lamentation for the loss of nature is present in “River Notes”, “The Yearning of the Wind”, and “Song of a Townsman”. Second, “Song for Tiom” and “Setelah Saudaraku Tenggelam” are elegies for, respectively, ecological destruction in Papua and the Situ Gintung Lake tragedy. Third, optimistic tone is palpable in Eka Budianta’s newest poem “Sungai Sejati”. Fourth, the inclusion of non-human agency like landscape, plants, and animals helps reinforce the green messages the poet seeks to express. This study concurs that literature can partake in exposing global climate change as well as advocating sustainable living in a way often ignored in ecological praxis that only celebrates concrete results.
Translation of Pramoedya Ananta Toers Inem: Enhancement of Local-Global Communication Novita Dewi
Journal of Language and Literature Vol 19, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.352 KB) | DOI: 10.24071/joll.v19i1.1818

Abstract

Translation of a literary work requires the balance between staying faithful to the essence of the original work while creating an artistic, unique, and distinctive piece of work in the translated language so as to evoke the same feelings and responses as the source language. Examining a number of translation strategy used in the translation of Pramoedya Ananta Toers short story Inem into English, this study shows that the translation product is to be applauded for two reasons. First, transnational translation of Prams work, that is rich in local culture, can connect and define both Indonesian and English cultures better in order to enhance global-local connectedness. Secondly, thanks to the translator, the (recreated) work becomes accessible to readers interested in learning each others language and culture.Keywords: literary translation, local cultures, global-local connectedness
MENAKAR HUBUNGAN ALAM DAN MANUSIA DALAM LIRIK LAGU KePAL-SPI DAN BURGERKILL MELALUI PEMBACAAN EKOKRITIK Novita Dewi; Kezia C.Y. Rantung; Yohanes Mahatmo Suryo Widiasmoro
Sintesis Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v16i2.4999

Abstract

Perubahan iklim merupakan krisis global yang berdampak buruk tidak hanya pada lingkungan alam tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik dalam masyarakat. Ketika terjadi pengrusakan alam, kaum miskinlah yang menjadi korban, sementara alam terus-menerus dimanfaatkan oleh pemilik modal multinasional secara berlebihan. Grup musik asal Indonesia KePAL-SPI dan Burgerkill menggarap topik lingkungan hidup dan ketidakadilan sosial dalam sejumlah lirik lagu yang dibahas dalam artikel ini, yakni “Balada Peladang”, “Jaga Kampung”, “Tanah Leluhur”, “Hancur”, dan “Undamaged”. Melalui metode close reading, dilakukan analisis atas kelima lirik lagu tersebut dengan terang Teori Ekokritik. Hasil pembacaan menunjukkan bahwa lirik lagu-lagu terpilih memiliki dua tema pokok. Pertama, seruan untuk merawat alam dan menjaga tradisi leluhur yang ramah lingkungan menjadi pesan utama. Kedua, kemerosotan alam dan degradasi martabat manusia terjadi bersamaan. KePAL-SPI dan Burgerkill menyampaikan protes atas eksploitasi alam yang abai akan kepentingan bersama. Alih-alih menjaga keutuhan semua ciptaan, kehadiran kapitalisme global menyisakan ketidakadilan bagi kelompok miskin, rentan, dan terpinggirkan.
Analisis Cerpen untuk Pembelajaran Sejarah Amerika Novita Dewi; Sumini Theresia
Diakronika Vol 21 No 1 (2021): DIAKRONIKA
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.123 KB) | DOI: 10.24036/diakronika/vol21-iss1/178

Abstract

Penelitian ini mengkaji tiga cerita pendek Amerika yang berlatar tiga zaman sejarah yang berbeda: “The Minister’s Black Veil” oleh Nathaniel Hawthorne (Kaum Puritan di New England), “Désirée’s Baby” oleh Kate Chopin (Perbudakan di Louisiana sebelum Perang Saudara), dan Ken Liu’s “The Paper Menagerie” (Pernikahan antar ras di Amerika tahun 1970-an). Dengan menggunakan metode close reading, penelitian kualitatif ini menganalisis ketiga cerpen yang menjadi data primer dan mengkontekstualisasikannya dengan sejarah Amerika, biografi pendek masing-masing pengarang, dan teks-teks yang relevan yang diperlakukan sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ketiga cerpen menggambarkan intoleransi, krisis identitas, dan rasisme dalam berbagai tingkatan. Kedua, supremasi agama dan warna kulit mendominasi sepanjang sejarah Amerika seperti yang diungkapkan secara imajinatif oleh setiap cerita. Ketiga, meskipun diperlakukan tidak adil, tokoh perempuan bertahan hidup. Sikap mereka memberikan pandangan baru tentang peran perempuan yang sering diabaikan oleh sejarah resmi. Sebagai simpulan, cerita pendek dapat diberikan sebagai materi pengayaan yang bermakna dalam pembelajaran sejarah untuk menggugah cara berpikir kritis, empati, serta kegembiraan dalam belajar.
Contemplating COVID-19 through disease and death in three short stories by Edgar Allan Poe Novita Dewi
Studies in English Language and Education Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.76 KB) | DOI: 10.24815/siele.v8i2.19240

Abstract

Wort-case scenarios depicted in literary works may function to mourn and warn people about the real situation, such as the spread of COVID-19 that has altered worldwide life drastically. This study offers a reflection on the current pandemic time through a close reading of selected American classic literary works. The imagination of fear, isolation, and mask-wearing in Edgar Allan Poe’s short stories is resonant with the new expressions of the COVID-19 pandemic. Three short stories by Poe, i.e., ‘The Masque of the Red Death’, ‘The Cask of Amontillado’, and ‘The Sphinx’ are chosen for examination using the thematic analysis method. Repeated reading of the short stories shows that parallels can be drawn between these stories and today’s phenomenon about anxiety, social restriction, and health protocols. What can be implied from the analysis are as follows: (1) Fear of the disease results in the characters’ added distress, (2) The characters’ aberrant behaviour as to overprotect themselves is exacerbated by the dreadful situation, and (3) Poe’s obsession with dread and death to shock the readers can be historically traced through his own inner predicaments, ill-health, and the 1832 Cholera contagion. In conclusion, the findings resonate with the COVID-19 epidemic’s upshots. 
Menemukan Tuhan dalam Segalanya: Analisis Spiritualitas Kristiani dalam Puisi Novita Dewi
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v6i2.189

Abstract

As a language of devotion, poetry can help people gain peace and understanding about themselves, each other, and the world around them. This article explores a number of world poetry that tells about the presence of God. Based on the contemplative relationship between poetry and spirituality, the aim of this study is to examine how God the Creator is present and represented in poetry. Using the hermeneutic-interpretative method of analysis, the research data which include six poems from various countries were analyzed with the conceptual framework being (1) poetry as a prayer and (2) Ignatian Spirituality, i.e., a spiritual practice to affirm that God is present in our world and active in our lives. The reading of the selected poems shows that God can indeed be found in everything. First, God is present in the universe and everything living in it. Second, having gone through various struggles, the characters or speakers in the poems find God within themselves. Third, the face of God is visible in others because humans are created in His image. The conclusion is that studying God's presence in poetry can contribute to the narratives of one's spiritual journey. Abstrak Sebagai bahasa pengabdian, puisi dapat membantu orang memperoleh kedamaian dan pengertian tentang diri sendiri, sesamanya, dan dunia di sekitarnya. Artikel ini membahas sejumlah puisi lintas negara yang mengkisahkan kehadiran Tuhan. Bertumpu pada relasi yang berpatutan antara puisi dan spiritualitas, tujuan studi ini adalah meneliti bagaimana Sang Pencipta hadir dan direpresentasikan dalam puisi. Metode interpretasi hermeneutik dipakai untuk menganalisis data yang berupa enam puisi dari berbagai negara dengan kerangka pikir (1) puisi sebagai doa dan (2) Spiritualitas Ignasian, yaitu latihan rohani yang menegaskan bahwa Tuhan hadir di dunia dan aktif dalam kehidupan kita. Hasil pembacaan sejumlah puisi tersebut menunjukkan bahwa Tuhan sungguh dapat ditemukan dalam segalanya. Pertama, di alam raya dan segala isinya Tuhan hadir. Kedua, setelah melalui pelbagai pergumulan, tokoh atau pembicara dalam puisi menemukan Tuhan dalam dirinya sendiri. Ketiga, wajah Tuhan terlihat dalam diri sesama karena manusia diciptakan sesuai citraNya. Sebagai simpulan, kajian puisi tentang kehadiran Tuhan dapat menambah alur kisah perjalanan spiritual seseorang
The Pope and the Pandemic: A Critical Discourse Analysis on America’s COVID-19 Coverage Novita Dewi; Trly Almendo Pasaribu; Barli Bram
PAROLE: Journal of Linguistics and Education Vol 11, No 2 (2021): Volume 11 Number 2 October 2021
Publisher : Master Program in Linguistics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/parole.v11i2.114-122

Abstract

This study explores the ways in which America: The Jesuit Review, one Catholic media in the United Sates represents the COVID-19 pandemic to the believers. Using Critical Discourse Analysis, the analyzed materials include 35 selected articles appeared from March to May 2020 publication. Stylistic devices, discursive practice, and ideological implications are the three main analyzing techniques. The analysis reveals that, first, rhetorical style predominates. Secondly, comforting rather than disabling is the mode used in the reporting. Lastly, Pope Francis as the head of the Catholic Church is the moral reference in his call for faith, hope, and compassion during this pandemic time.
Contemplating COVID-19 through disease and death in three short stories by Edgar Allan Poe Novita Dewi
Studies in English Language and Education Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v8i2.19240

Abstract

Wort-case scenarios depicted in literary works may function to mourn and warn people about the real situation, such as the spread of COVID-19 that has altered worldwide life drastically. This study offers a reflection on the current pandemic time through a close reading of selected American classic literary works. The imagination of fear, isolation, and mask-wearing in Edgar Allan Poe’s short stories is resonant with the new expressions of the COVID-19 pandemic. Three short stories by Poe, i.e., ‘The Masque of the Red Death’, ‘The Cask of Amontillado’, and ‘The Sphinx’ are chosen for examination using the thematic analysis method. Repeated reading of the short stories shows that parallels can be drawn between these stories and today’s phenomenon about anxiety, social restriction, and health protocols. What can be implied from the analysis are as follows: (1) Fear of the disease results in the characters’ added distress, (2) The characters’ aberrant behaviour as to overprotect themselves is exacerbated by the dreadful situation, and (3) Poe’s obsession with dread and death to shock the readers can be historically traced through his own inner predicaments, ill-health, and the 1832 Cholera contagion. In conclusion, the findings resonate with the COVID-19 epidemic’s upshots. 
Kajian Psikoanalisis dalam Cerpen Ros dan Mantan-Mantannya Karya Damhuri Muhammad Ronaldo, Zethly; Dewi, Novita; Herujiyanto, Antonius
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i4.54555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek id, ego, dan superego dalam cerpen “Ros dan mantan-mantannya” karya Damhuri Muhammad dalam kajian psikoanalisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan data primer dan sekunder. Data primer yang digunakan adalah cerpen “Ros dan Mantan-mantannya” karya Damhuri Muhammad, sedangkan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah jurnal dan buku teks. Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam cerpen “Ros dan Mantanmantannya” terdapat tiga aspek psikisme manusia, yakni: id, ego, dan superego. Aspek id yang ditemukan adalah tokoh utama yang selalu menghindar dari ketidaknyamanan dan hanya ingin mencapai kesenangan. Aspek ego bisa dilihat dari usaha tokoh utama yang selalu gagal dalam mengejar impiannya. Pada aspek superego, ditemukan bahwa tokoh utama selalu mampu mengendalikan sikapnya dalam mengejar impiannya. Selain itu, ditemukan adanya surface meaning dan deeper meaning. Surface meaning ditemukan dialog dan narasi. Sedangkan deeper meaning dalam cerpen ini adalah pesan penulis agar selalu bersyukur dan menjalani dengan ikhlas walaupun hal itu tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Analisis Peran Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Agustin, Nike Amelia; Dewi, Novita; Rustini, Tin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3551

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran daring selama masa pandemi di kelas V SDN Kondangjaya 2 serta mengungkapkan faktor apa sajakah yang menyebabkan kendala-kendala yang mengganggu muncul pada proses pembelajaran tersebut. Peran dari guru yang menjadi fokus penelitian adalah kegiatan mengelola kelas yang terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam hal pengelolaan kelas di V SDN Kondangjaya 2 telah terlaksana pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajarannya. Sehingga, peran guru dalam proses pembelajaran daring tersebut dapat dikategorikan sebagai peran yang dijalankan dengan baik
Co-Authors A. Joko Siswanto Aditya Cahyo Nugroho, Aditya Cahyo Adrianus, Heni Agus Riyanto Agustin, Nike Amelia Amalia Kurnia Devi Ana, Hardiknas Rambu Anasulfalah, Hakim Anggraini, Francisca Reni Anggraini, Fransisca Reni Retno Anggraini, Reni Retno Anhar*, Afidha Anhar, Afidha Antonius Herujiyanto AP, Nurul Asnawati - Barli Bram Caesarine, Regina Dhea Carolyn Beasley Castro, Maria Corazon Saturnina Aspeli Cita, Erick Endra Cita, Errick Endra D, Rizki Aqsyari Dalan Mehuli Perangin-Angin Dangin Dangin Devi, Hilda Mazarina Dewa, Parama Kartika Dewi Widyastuti Dian Natalia Sutanto, Dian Natalia Doddy de Queljoe, Doddy de Enjelina, Lala Ericha, Fransiska Fatmah, Umi Firma Sulistiyowati Francisca Reni Anggraini Fransiscus Asisi Joko Siswanto Hamzah, Padri Hanif, Ihsan Harnoto, L. Bambang Heidy Wulandari, Heidy Hilary Relita Sekarningrum Hona, Theresia Emelia Ignatius Dimas Adi Suarjaya Ika Cahyaningrum Ina, Lestari Nona Ira Hasti Priyadi, Ira Hasti Irmalian, Fernita Isti'anah, Arina J. Bismoko Jelina, Melania Jumili Arianto Ka'arayeno, Arie Jefry Kezia C.Y. Rantung Khin Khin Aye Kurniawan, Abdi Kusuma, Monica Putri Perdana Leling, Apli Kodu Lepir, Ina kaita Lintang Omega Padmasari Lucia Tri Natalia Sudarmo, Lucia Tri Natalia Maemunah, Neni Mahuze, Yolenta Oktovia Mangunsong, Frieda Marita Safitri Marwan Tanuwijaya, Marwan Melinda Kong Mukarto, F. X. Mukarto, F. X. Nugraha, Setya Tri Nurul Ulya Luthfiyana Padmasari, Lintang Omega Perangin-Angin, Dalan M. Pratama Ahdi, Pratama Puji Rahayu Putri Milanda, Devy Putri, Evelita Destiia Putri, Rona Sari Mahaji Rachim, Reslianty Rahadi, Indah Permata Putri Ramdani, Afni Rantung, Kezia C. Y. Rochmawati, Ike D. Ronaldo, Zethly Rosdiana*, Yanti Rubiyatno Rubiyatno Rubiyatno Rusmawan, Dadang Saif, Rizqa Muayyad Santy Irene Putri Sariki, Yollandhita Sekarningrum, Hilary Relita Selwir, Elsen Wulandari Septiani, Nofi Aca Setya Tri Nugraha Siti Hadijah Suarjaya, Ignatius Dimas Adi SULISTYANINGRUM, CAECILIA FANI Sumini Theresia Sunarto, Emmanuel Sunarto, Emmanuel Supentri Supriyadi Supriyadi Supriyadi Suryani, Rosalia Susmini, Susmini SW, Muhammad Teti Apriyanti, Teti Tin Rustini, Tin Trly Almendo Pasaribu Wahyu Dini Metrikayanto, Wahyu Dini Wening , Cornelia Tyas Widiasmoro, Yohanes M. S. Widiyanto, Aris Yaszer, Ahmad Yohanes Mahatmo Suryo Widiasmoro Yusef Widya Karsana