Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK Fitriani, Melin; Khairun, Deasy Yunika; Handoyo, Alfiandy Warih
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v9i2.18202

Abstract

Abstract: Procrastination is a mechanism for dealing with anxiety related to how individuals start or complete work and how decisions are made. Procrastination carried out at school in connection with academic tasks is called academic procrastination. The phenomenon that occurs in students who often delay doing schoolwork is a problem in itself for teachers and students themselves. The aim of the research is to determine the effect of self-management techniques to reduce academic procrastination. The type of research used is single subject research (SSR) experimental research with 4 students as subjects. The data collection method uses a questionnaire or academic procrastination questionnaire. Data analysis techniques use analysis within conditions and analysis between conditions. The results of the study showed that the overall average percentage reduction for subject 1 and subject 4 from the baseline phase (A1) to the baseline phase (A2) was 33%, while for subject 2 and subject 3 it was 31%. In addition, the overlap data from the baseline A1 phase to the intervention phase, and the intervention phase to the baseline A2 phase has an overlap percentage of 0%, the highest percentage reduction occurs in the A1 baseline phase to the intervention phase by applying four stages, namely: 1) self monitoring, 2 ) positive reinforcement (self reward) 3) agreement with yourself (self contracting) 4) mastery of stimuli (stimulus control), so that self management techniques are quite effective in reducing academic procrastination in class XII Science students at SMA Negeri 4 Pandeglang.Keywords: Self Management Techniques; Academic Procrastination.Abstrak: Prokrastinasi merupakan suatu mekanisme dalam rangka menghadapi kecemasan yang berkaitan dengan bagaimana cara individu memulai atau melengkapi suatu pekerjaan serta cara pengambilan sebuah keputusan. Prokrastinasi dilakukan di sekolah berkaitan dengan tugas-tugas akademik disebut dengan prokrastinasi akademik. Fenomena yang terjadi pada siswa yang sering menunda melakukan tugas sekolah menjadi masalah tersendiri bagi guru dan siswa itu sendiri. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh teknik self management untuk mengurangi prokrastinasi akademik. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian eksperimen single subject research (SSR) dengan subjek berjumlah 4 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner prokrastinasi akademik. Teknik analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penurunan rata-rata keseluruhan untuk subjek 1 dan subjek 4 pada fase baseline (A1) ke fase baseline (A2) sebesar 33%, sedangkan subjek 2 dan subjek 3 sebesar 31%. Selain itu, data overlap pada fase baseline A1 ke fase intervensi, dan fase intervensi ke fase baseline A2 memiliki persentase overlap sebesar 0%, penurunan persentase tertinggi terjadi pada fase baseline A1 ke fase intervensi dengan mengaplikasikan empat tahap yaitu: 1) self monitoring, 2) reinforcement yang positif (self reward) 3) perjanjian dengan diri sendiri (self contracting) 4) penguasaan terhadap rangsangan (stimulus control), sehingga teknik self management cukup efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa kelas XII IPA SMA Negeri 4 Pandeglang.
ALTERNATIF PENANGANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI PELAKU HOMOSEKSUAL DI KOTA SERANG Khairun, Deasy Yunika; al-Hakim, Ibrahim; Rusadi, Penta Aruna
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2020): VOLUME 4, NUMBER 1, JANUARY 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v4i1p9-19.1606

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan penyimpangan homoseksual di Kota Serang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran homoseksualitas di Kota Serang, mengetahui faktor dominan yang melatarbelakangi individu menjadi pelaku homoseks, dan untuk menentukan alternatif layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan oleh konselor kepada individu pelaku homoseks di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan metode purposive. Setting penelitian ini dilakukan di Kota Serang. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan wawancara mendalam. Uji keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi sumber dan member check. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homoseks di Kota Serang cenderung sembunyi-sembunyi dalam aktivitasnya serta belum coming out. Faktor dominan yang melatarbelakangi informan menjadi homoseks adalah adanya pengalaman traumatis khususnya dengan ayah. Disamping itu ada faktor lain yaitu pengaruh hormon, lingkungan pergaulan yang kurang baik, serta pengalaman relasi seksual dengan individu sesama jenis. Alternatif bimbingan dan konseling yang dapat diberikan konselor kepada pelaku homoseks di Kota Serang adalah layanan konseling dengan pendekatan psikoanalisis ataupun dengan pendekatan rational emotive therapy (RET).
PROFIL KEPEMIMPINAN DIRI SISWA SMA DAN IMPLIKASI BAGI BIMBINGAN DAN KONSELING PRIBADI SOSIAL Zulhakim, Aji; Rochani, Rochani; Khairun, Deasy Yunika
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Number 2, May 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v4i2p52-57.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kepemimpinan diri siswa dan membuat rancangan program bimbingan dan konseling pribadi sosial untuk mengembangkan kepemimpinan diri siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik pengambilan sampel acak, dengan sampel 106 siswa kelas XI SMAN 1 Jawilan. Penelitian mengenai kepemimpinan diri siswa di lihat dari tiga indikator, yaitu, pemusatan perilaku, strategi penghargaan alami, dan pola pikir konstruktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa penyebaran instrument penelitian berupa angket. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepemimpinan diri siswa SMAN 1 Jawilan berada pada kategori sedang sebesar 65%, pada kategori tinggi sebesar 19% dan 16% pada kategori rendah. Setelah mengetahui tingkat kepemimpinan diri siswa, selanjutnya merancang program dibuat berdasarkan hasil penelitian yang telah di dapat.  
PENGARUH TEKNIK DISPUTE KOGNITIF UNTUK MEREDUKSI ADIKSI SMARTPHONE Purwaningsih, Atih; Nurmala, Meilla Dwi; Khairun, Deasy Yunika
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bening.v7i2.39160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknik dispute kognitif yang dilaksanakan melalui layanan konseling kelompok untuk mereduksi adiksi smartphone pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Malingping. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. subjek penelitian sebanyak lima orang siswa yang memiliki kategori aspek adiksi smartphone tertinggi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan kemudian ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menggunakan teknik dispute kognitif untuk mereduksi adiksi smartphone menunjukkan bahwa persentase rata-rata pada kondisi baseline 1 (A1) setiap subjek penelitian adalah sebesar SP (93%), AA (85%), TE (93%), RES (90%), dan DA (83%), dengan stabilitas 100%. Pada kondisi intervensi (B) memperoleh persentase rata-rata sebesar SP (53%), AA (52%), TE (62%), RES (59%), dan DA (48%), dengan stabilitas yaitu SP dan AA 63%, TE, RES, dan DA 50%. Pada kondisi baseline 2 (A2) memperoleh rata-rata persentase sebesar SP (32%), AA (32%), TE (42%), RES (41%), dan DA (37%), dengan stabilitas 100%. Data tersebut menunjukkan adanya penurunan dari baseline 1 (A1) sampai dengan baseline 2 (A2) sebesar SP (61%), AA (53%), TE (51%), RES (49%), dan DA (46%) dengan overlap data 0%. Artinya menunjukkan bahwa pemberian intervensi atau treatment dengan menerapkan teknik dispute kognitif dapat memberikan pengaruh yang baik untuk mereduksi adiksi smartphone.
PENGEMBANGAN BULLET JOURNAL UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN DIRI PADA SISWA Yuliana, Desynta; Khairun, Deasy Yunika; Conia, Putri Dian Dia
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bening.v8i2.47678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media bullet journal sebagai media dalam meningkatkan disiplin diri pada siswa. Pendekatan penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). dengan model pengembangan yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Populasi penelitian ini sebanyak 212 orang dengan sampel penelitian sebanyak 5 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa wawancara tak terstruktur, instrumen validasi ahli dan praktisi serta dan angket disiplin diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif, menggunakan uji berpasangan yaitu analisis data dalam penelitian dilakukan dengan cara membandingkan data sebelum dan sesudah perlakuan dari satu kelompok atau membandingkan data antar waktu. produk yang dikembangkan memperoleh penilaian pada kategori layak dengan hasil rata-rata yang diperoleh sebesar 90,83%. Hasil uji coba produk terhadap 5 orang subjek penelitian menunjukkan bahwa perilaku disiplin diri siswa meningkat setelah menggunakan media bullet journal.
Hubungan Konsep Diri Dengan Penerimaan Diri Siswa Afifah, Hani Nur; Khairun, Deasy Yunika; Nurmala, Meilla Dwi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara variabel konsep diri dengan variabel penerimaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 10 Kota Serang. Penelitian ini berdasarkan aspek konsep diri yang dikemukakan oleh William H. Fitts dan juga ciri penerimaan diri yang oleh Sheerer. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penerimaan diri individu adalah adanya konsep diri individu. Penelitian ini didasarkan dari fenomena yang terjadi di sekolah, dimana terdapat siswa yang menunjukkan konsep diri yang kurang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasi untuk mengetahui adakah hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri. Pelaksanaan penelitian ini dengan cara membagikan instrumen kuisioner berupa checklist dengan skala Likert pada subjek. Subjek penelitian ini merupakan sisa kelas VII SMP Negeri 10 Kota Serang tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 192 siswa. Hasil penelitian ini didapatkan terdapat 125 siswa atau 65% subjek yang memiliki konsep diri tinggi, 67 siswa atau 35% subjek yang memiliki konsep diri sedang, sedangkan tidak terdapat siswa yang memiliki konsep diri dengan kategori rendah. Dan terdapat 87% siswa atau 45% subjek yang memilikipenerimaan diri tinggi, 105 siswa atau 55% subjek yang memiliki penerimaan diri dengan kategori sedang, dan tidak terdapat siswa yang masuk kedalam kategori rendah. Kemudian dilakukan analisis correlation product moment pearson mendapat nilai pearson correlation 0,614 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri pada siswa dengan arah hubungan yang positif, yang artinya jika konsep diri rendah maka penerimaan dirinya juga akan rendah. Begitupun sebaliknya, jika konsep dirinya tinggi maka akan tinggi pula penerimaan dirinya. Pada SMP Negeri 10 Kota Serang terdapat 131 siswa yang memiliki arah hubungan positif antara variabel konsep diri dengan variabel penerimaan diri atau sebesar 68%. Sedangkan 61 siswa lainnya atau 32% responden memiliki arah hubungan yang negatif antara variabel konsep diri dengan penerimaan diri.
Hubungan Konsep Diri Dengan Penerimaan Diri Siswa Afifah, Hani Nur; Khairun, Deasy Yunika; Nurmala, Meilla Dwi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara variabel konsep diri dengan variabel penerimaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 10 Kota Serang. Penelitian ini berdasarkan aspek konsep diri yang dikemukakan oleh William H. Fitts dan juga ciri penerimaan diri yang oleh Sheerer. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penerimaan diri individu adalah adanya konsep diri individu. Penelitian ini didasarkan dari fenomena yang terjadi di sekolah, dimana terdapat siswa yang menunjukkan konsep diri yang kurang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasi untuk mengetahui adakah hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri. Pelaksanaan penelitian ini dengan cara membagikan instrumen kuisioner berupa checklist dengan skala Likert pada subjek. Subjek penelitian ini merupakan sisa kelas VII SMP Negeri 10 Kota Serang tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 192 siswa. Hasil penelitian ini didapatkan terdapat 125 siswa atau 65% subjek yang memiliki konsep diri tinggi, 67 siswa atau 35% subjek yang memiliki konsep diri sedang, sedangkan tidak terdapat siswa yang memiliki konsep diri dengan kategori rendah. Terdapat 87% siswa atau 45% subjek yang memilikipenerimaan diri tinggi, 105 siswa atau 55% subjek yang memiliki penerimaan diri dengan kategori sedang, dan tidak terdapat siswa yang masuk kedalam kategori rendah. Kemudian dilakukan analisis correlation product moment pearson mendapat nilai pearson correlation 0,614 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri pada siswa dengan arah hubungan yang positif, yang artinya jika konsep diri rendah maka penerimaan dirinya juga akan rendah. Begitupun sebaliknya, jika konsep dirinya tinggi maka akan tinggi pula penerimaan dirinya. Pada SMP Negeri 10 Kota Serang terdapat 131 siswa yang memiliki arah hubungan positif antara variabel konsep diri dengan variabel penerimaan diri atau sebesar 68%. Sedangkan 61 siswa lainnya atau 32% responden memiliki arah hubungan yang negatif antara variabel konsep diri dengan penerimaan diri.
THE RELATIONSHIP BETWEEN AUTHORITARIAN PARENTING AND CAREER PLANNING (Correlation Study on Class XI Students of Motorcycle Engineering Department at Vocational High School) Choirunnisa, Choirunnisa; Muhibah, Siti; Khairun, Deasy Yunika
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 08 Number 1, May 2024
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v8n1.p36-47

Abstract

This research is a quantitative approach with a correlation research method, which explains how the relationship between two variables, this research discusses the influence of parental authoritarian parenting on student career planning. The purpose of this study is to reveal the relationship between authoritarian parenting by parents on students' career planning. The research data collection method uses a questionnaire consisting of questionnaires for two variables. The questionnaire used in this study uses a Likert scale. The sampling technique uses the Total Sampling technique. The sample used in this study amounted to 72 students in class XI of the Motorcycle Engineering Department of Vocational High School Regency in the 2023/2024 school year. The results of this study indicate that parental authoritarian parenting has a negative relationship to student career planning. This is shown through the results of the Pearson product moment correlation test analysis with the correlation value of the two variables which is r = -0.709, stating that there is a strong relationship between the two variables. Furthermore, the value of determination (R Square) is 0.503, this value states that authoritarian parenting (X) has an effect of 50.3% on student career planning (Y). Based on the results of the study, researchers provide suggestions for counseling teachers and parents to create a service programme to educate parents and students about the influence of parental parenting on student career planning. The suggestion for further research is to conduct research to find other aspects that influence student career planning.
TRAIT AND FACTOR GROUP COUNSELING IN IMPROVING STUDENTS' CAREER PLANNING Febrianto, Qori; Khairun, Deasy Yunika; Nurmala, Meilla Dwi; Kim, Jane Jihye
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 8 No. 2 (2024): Volume 08 Number 2, November 2024
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v8n2.p103-110

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of providing trait and factor group counseling on improving student career planning. The method used in this research is experimental times series design with a population of 47 students and a research sample of 6 students. The data collection method in this research used a student career planning questionnaire consisting of 23 statements with a reliability value (rcount) of 0.868. Based on the research results, pre-test results 1, 2, 3 were obtained which showed that the career planning of students in the research sample was in the low category. Meanwhile, the post-test results 1, 2, 3 show that students' career planning has increased and is in the high category. So, it can be concluded that providing trait and factor group counseling has an influence on improving the career planning of student.
Pengaruh Teknik Self Talk Untuk Meningkatkan Adversity Quotient Pada Remaja (Studi Single Subject Research Terhadap Siswa Penerima Program Afirmasi Pendidikan Menengah Di SMAN 2 Kota Serang) Ustsani, Firda; Khairun, Deasy Yunika; Conia, Putri Dian Dia
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 2 (2024): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v7i2.1464

Abstract

Adversity quotient is a person's ability to think, manage and control their actions in cognitive and behavioral aspects, as well as their resilience to challenges and difficulties that enable them to continue to struggle diligently in achieving life goals or success. This research aims to assess the impact of individual counseling services using self-talk techniques in increasing the adversity quotient of students who receive confirmation of secondary education at SMA Negeri 2 Serang City. The research method used is single subject study with an A-B-A research design. The research results show that there is no overlap between the conditions in this study at 0%. Data obtained from the results before and after the intervention showed that the adversity quotient score in the baseline phase A1 was 63, while in the baseline phase A2, the score increased to 90, indicating an increase of 27 points or 43%. Based on the data analysis, it can be concluded that the self-talk technique has proven to be effective in increasing the adversity quotient of students who receive secondary education affirmation at SMA Negeri 2 Serang City.