Articles
PROFILE OF ADOLESCENT BRIGHTS AND IMPLICATIONS FOR GUIDANCE AND COUNSELING (Descriptive Study on Students of SMKN 2 Kota Serang Teaching 2022/2023)
Muhammad Yusuf Haqqi;
Rochani;
Deasy Yunika Khairun
Cakrawala Pedagogik Vol. 6 No. 2 (2022): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51499/cp.v6i2.328
This study aims to reveal the profile of brawls between students, their impact and it’s implications for guidance and counseling services at SMKN 2 Serang City. The type of this research is a descriptive quantitative. The subjects of this study were 793 students at grade IX. The sampling technique used in this study was random sampling, so 71 students were taken randomly for sampling. By realibility value 0,98. . The data obtained were analyzed by using product moment analysis techniques. The data obtained were analyzed using product moment analysis techniques. The results of the study indicate that brawling behavior, apart from violating social norms, can also endanger oneself and others, and can damage public facilities. This can be seen from the total response achievements of respondents who are in the number between 60-90 with a fairly good to very good category.
EFEKTIVITAS DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PERILAKU SEKSUAL SISWA
Kevin Nofarsyah;
Deasy Yunika Khairun;
Meilla Dwi Nurmala
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/je.v8i1.11579
Abstract: The research was motivated by students' understanding of low sexual behavior such as children who do not yet have an understanding of forms of free sex behavior, and lack of knowledge of the types of diseases caused by free sex. The research was conducted on eighth-grade students at MTs Negeri 5 Serang. The study with quasi-experimental research techniques and nonequivalent group design because the researchers intended to see a picture of students' sexual behavior by comparing their understanding of students' sexual behavior. The technique of collecting sexual data is using a behavioral understanding questionnaire. The results of the post-test showed that the subjects found that 6 students experienced an increase in scores in the high category and 3 students experienced an increase in the medium category. The post-test value is greater than the pre-test score (22.3>6.7) with a gain of 15.6. That is, H0 is rejected and Ha is accepted. The conclusion of this research is that the discussion technique is effective to increase students' understanding of sexual behavior. As a recommendation, Guidance and Counseling teachers can apply group guidance discussion techniques to increase students' understanding of sexual behavior.Keywords: Understanding; sexual behavior; discussion techniquesAbstrak: Penelitian dilatarbelakangi oleh pemahaman siswa terhadap perilaku seksual yang rendah seperti anak belum memiliki pemahaman terhadap bentuk- bentuk perilaku seks bebas, kurangnya pengetahuan anak terhadap jenis-jenis penyakit yang ditimbulkan oleh perilaku seks bebas. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VIII di MTs Negeri 5 Serang. Penelitian teknik penelitian quasi-eksperimen dan desain nonequivalen group design karena peneliti bermaksud melihat gambaran perilaku seksual siswa melihat perbandingan pemahaman perilaku seksual siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket pemahaman perilaku seksual. Hasil posttest menunjukkan subjek yang berjumlah 6 siswa mengalami kenaikan skor ke kategori tinggi dan 3 siswa mengalami kenaikan ke kategori sedang. Nilai post-test lebih besar dibandingkan nilai pre-test (22,3>6,7) dengan selisih (gain) sebesar 15,6. Artinya, H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah teknik diskusi efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap perilaku seksual. Sebagai rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling dapat menerapkan bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap perilaku seksual.Kata kunci: Pemahaman; Perilaku seksual; Teknik diskusi.
EFEKTIVITAS TEKNIK BUZZ GROUP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Siti Khoirul Larasari;
Deasy Yunika Khairun;
Bangun Yoga Wibowo
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/je.v8i1.11641
This study aims to determine the effectiveness of the buzz group technique to increase students learning motivation. This is expected to contribute to being able to provide appropriate treatment so that students can increase their learning motivation. This research was conducted at SMA Nur El Falah with a target population of class XI SMA for the academic year 2021/2022. The population requirements determined are students of class XI SMA Nur El Falah for the academic year 2021/2022 who are indicated to have low learning motivation and are committed or willing to take treatment. The number of respondents obtained as many as 8 students with the purposive sampling technique which was revealed from the distribution of learning motivation questionnaires consisting of aspects of intrinsic motivation and extrinsic motivation with a reliability of 0.866. The method used is a pre-experiment with a one-group pretest-posttest design. The average value of the pre-test obtained by the experimental group was 48.80%. After being given treatment, it increased by 28.5% to 77.30%. In the experimental group, the results of the non-parametric difference test with the Wilcoxon formula showed sig. (2- tailed ) 0.011 significance level [α = 0.05] then Sig. (2- tailed ) > 0.05 which means the effectiveness of the buzz group technique to increase students learning motivation.
Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling pada Siswa Sekolah Dasar
Ibrahim Al Hakim;
Deasy Yunika Khairun
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55215/pedagogia.v9i2.7178
Penelitian bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan serta hambatan yang mempengaruhi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survei. Teknik penelitiannya adalah teknik total sampling karena jumlah populasi hanya 37 orang dengan pengumpulan data menggunakan angket sebanyak 58 item. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi layanan bimbingan dan konseling di seklah 71 persen dalam kategori rendah, tahap pelaksanaan 85% tinggi, tahap evaluasi 79 persen tinggi. Kesimpulan penelitian adalah implementasi layanan bimbingan dan konseling di SD dilaksanakan oleh guru kelas namun belum sesuai dengan pola pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Saran penelitian bagi kepala sekolah dengan dinas terkait melakukan koordinasi untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengimplementasian layanan bimbingan dan konseling di SD sehingga guru kelas dapat memiliki wawasan dan pemahaman yang lebih luas tentang pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.
HUBUNGAN PERCAYA DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 4 PANDEGLANG TAHUN AJARAN 2020/2021
Cahya Supiyanti;
Deasy Yunika Khairun;
Bangun Yoga Wibowo
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/jpbk.v8i2.24584
AbstractThis research is motivated by the lack of self-confidence of students caused by low learning achievement. This study aims to determine the effect of self-confidence on student achievement in class X Software Engineering Expertise Program at SMKN 4 Pandeglang. This study uses a quantitative approach. The population of this study was all students of class X Software Engineering Expertise Program at SMKN 4 Pandeglang as many as 104 students. The sample that the author uses is a saturated sampling technique. The tools used for data collection are observations, questionnaires and documentation. Test the validity of the instrument using the validity with a significant level of 5%. The reliability test of the confidence scale instrument was calculated using the Cronbach Alpha formula. Data analysis and hypothesis testing used descriptive analysis using a Likert scale, and a simple linear regression technique had a significance value of 5%. The results showed that self-confidence had a positive and significant effect on student achievement. This is indicated by a significance of 0.000 (p < 0.05) and the regression line equation Y = 34.118 + 0.484X, which means that if self-confidence is increased by 1%, learning achievement will increase by 0.484. The conclusion of this study is that self-confidence can positively affect student achievement. There is an effective contribution of the self-confidence variable to student achievement of 19.1% and the remaining 80.9% is influenced by other factors. Based on the results of research on class X students of the Software Engineering Expertise Program at SMKN 4 Pandeglang, the percentage of confidence and student achievement in the majority of students are in the fairly good category.Keywords: Confidence, Student Achievement
PEREMPUAN KORBAN KDRT DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI TERHADAP PEREMPUAN YANG MENGALAMI KDRT DI PANTI ASUHAN NURUL ISLAM, SERANG)
Meilla Dwi Nurmala;
Septi Kuntari;
Evi Afiati;
Arga Satrio Prabowo;
Siti Muhibah;
Deasy Yunika Khairun;
Rahmawati Rahmawati;
Raudah Zaimah Dalimunthe;
Alfiandy Warih Handoyo;
Putri Dian Dia Conia;
Rochanie Rochanie;
Bangun Yoga Wibowo;
Lenny Wahyuningsih;
Ibrahim Al-Hakim
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/jpbk.v8i1.24302
Secara umum, permasalahan KDRT terkait erat dengan minimnya akses perempuan untuk mengakses sumber daya ekonomi (modal finansial dan aset tetap, misalnya tanah, dan dari pendapatan untuk kesejahteraan lainnya), usia, tingkat pendidikan, keyakinan agama, dan lain-lain. etnis. Melakukan perbuatan fisik diperbolehkan dalam Islam yang dikatakan ta'dib (perbuatan mendidik) terhadap anak. Upaya penanganan yang diberikan kepada korban kekerasan adalah dengan memberikan layanan bimbingan dan konseling, agar mereka yang menjadi korban dapat memahami masalah dan penyebabnya, dapat mengetahui potensi dan kelebihannya serta dapat menentukan sendiri jalan keluar yang akan ditempuh oleh pihak korban. korban untuk menuntut keadilan dan tanggung jawab dari negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam kehidupannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Studi kasus hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat tindak kekerasan dalam rumah tangga, terutama yang dialami oleh Perempuan.
Profil Self-Leadership Mahasiswa
Abi Taufik Hirzi;
Rochani Rochani;
Deasy Yunika Khairun
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 1 (2024): Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/gw.v7i1.1763
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil self-leadership pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan model deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan angket yang dilakukan dengan cara memberikan 22 butir pertanyaan tertulis kepada 62 responden. 22 Butir pertanyaan tersebut mencakup tiga dimensi self-leadership yaitu dimensi strategi yang berfokus pada perilaku efektif, dimensi strategi reward alami, dan dimensi strategi pola berpikir konstruktif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa terdapat tiga indikator memperoleh hasil sangat baik yaitu penilaian diri sebesar 81%, disiplin diri sebesar 78%, dan penciptaan suasana menyenangkan sebesar 81%. Sedangkan terdapat lima indikator memperoleh kategori baik yaitu peraturan pribadi sebesar 75%, pemberian penghargaan terhadap diri sendiri sebesar 61%, pemberian hukuman terhadap diri sendiri sebesar 62%, penciptaan pola pikir sebesar 66%, dan penciptaan pola pikir sebesar 76%. Adapun secara keseluruhan gambaran self-leadership pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang mencakup 62 mahasiswa sebagai respondeng memperoleh persentase sebesar 73% yang berada pada kategori baik.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Homeroom dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Siswa
Qurrota A'yun;
Siti Muhibbah;
Deasy Yunika Khairun
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 1 (2024): Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/gw.v7i1.1887
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional siswa kelas XI MAN 1 Pandeglang sebelum dan sesudah dilakukan layanan bimbingan kelompok, pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik homeroom dalam mengembangkan kecerdasan emosional di kelas XI MAN 1 Pandeglang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode praeksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di kelas XI berjumlah 217 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 3 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) skor kecerdasan emosional siswa sebelum diberikan treatment masih tergolong rendah, (2) skor kecerdasan emosional siswa meningkat setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik homeroom (3) terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik homeroom dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa.
PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK
Fitriani, Melin;
Khairun, Deasy Yunika;
Handoyo, Alfiandy Warih
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/je.v9i2.18202
Abstract: Procrastination is a mechanism for dealing with anxiety related to how individuals start or complete work and how decisions are made. Procrastination carried out at school in connection with academic tasks is called academic procrastination. The phenomenon that occurs in students who often delay doing schoolwork is a problem in itself for teachers and students themselves. The aim of the research is to determine the effect of self-management techniques to reduce academic procrastination. The type of research used is single subject research (SSR) experimental research with 4 students as subjects. The data collection method uses a questionnaire or academic procrastination questionnaire. Data analysis techniques use analysis within conditions and analysis between conditions. The results of the study showed that the overall average percentage reduction for subject 1 and subject 4 from the baseline phase (A1) to the baseline phase (A2) was 33%, while for subject 2 and subject 3 it was 31%. In addition, the overlap data from the baseline A1 phase to the intervention phase, and the intervention phase to the baseline A2 phase has an overlap percentage of 0%, the highest percentage reduction occurs in the A1 baseline phase to the intervention phase by applying four stages, namely: 1) self monitoring, 2 ) positive reinforcement (self reward) 3) agreement with yourself (self contracting) 4) mastery of stimuli (stimulus control), so that self management techniques are quite effective in reducing academic procrastination in class XII Science students at SMA Negeri 4 Pandeglang.Keywords: Self Management Techniques; Academic Procrastination.Abstrak: Prokrastinasi merupakan suatu mekanisme dalam rangka menghadapi kecemasan yang berkaitan dengan bagaimana cara individu memulai atau melengkapi suatu pekerjaan serta cara pengambilan sebuah keputusan. Prokrastinasi dilakukan di sekolah berkaitan dengan tugas-tugas akademik disebut dengan prokrastinasi akademik. Fenomena yang terjadi pada siswa yang sering menunda melakukan tugas sekolah menjadi masalah tersendiri bagi guru dan siswa itu sendiri. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh teknik self management untuk mengurangi prokrastinasi akademik. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian eksperimen single subject research (SSR) dengan subjek berjumlah 4 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner prokrastinasi akademik. Teknik analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penurunan rata-rata keseluruhan untuk subjek 1 dan subjek 4 pada fase baseline (A1) ke fase baseline (A2) sebesar 33%, sedangkan subjek 2 dan subjek 3 sebesar 31%. Selain itu, data overlap pada fase baseline A1 ke fase intervensi, dan fase intervensi ke fase baseline A2 memiliki persentase overlap sebesar 0%, penurunan persentase tertinggi terjadi pada fase baseline A1 ke fase intervensi dengan mengaplikasikan empat tahap yaitu: 1) self monitoring, 2) reinforcement yang positif (self reward) 3) perjanjian dengan diri sendiri (self contracting) 4) penguasaan terhadap rangsangan (stimulus control), sehingga teknik self management cukup efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa kelas XII IPA SMA Negeri 4 Pandeglang.
ALTERNATIF PENANGANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI PELAKU HOMOSEKSUAL DI KOTA SERANG
Khairun, Deasy Yunika;
al-Hakim, Ibrahim;
Rusadi, Penta Aruna
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2020): VOLUME 4, NUMBER 1, JANUARY 2020
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/q.v4i1p9-19.1606
Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan penyimpangan homoseksual di Kota Serang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran homoseksualitas di Kota Serang, mengetahui faktor dominan yang melatarbelakangi individu menjadi pelaku homoseks, dan untuk menentukan alternatif layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan oleh konselor kepada individu pelaku homoseks di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan metode purposive. Setting penelitian ini dilakukan di Kota Serang. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan wawancara mendalam. Uji keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi sumber dan member check. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homoseks di Kota Serang cenderung sembunyi-sembunyi dalam aktivitasnya serta belum coming out. Faktor dominan yang melatarbelakangi informan menjadi homoseks adalah adanya pengalaman traumatis khususnya dengan ayah. Disamping itu ada faktor lain yaitu pengaruh hormon, lingkungan pergaulan yang kurang baik, serta pengalaman relasi seksual dengan individu sesama jenis. Alternatif bimbingan dan konseling yang dapat diberikan konselor kepada pelaku homoseks di Kota Serang adalah layanan konseling dengan pendekatan psikoanalisis ataupun dengan pendekatan rational emotive therapy (RET).