p-Index From 2021 - 2026
9.917
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Heuristic Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Journals of Ners Community Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Business and Finance Journal AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Medical Technology and Public Health Journal Community Service Journal of Indonesia Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Sciences Research and Development (IJHSRD) Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Health Community Service Jurnal Media Informatika Jurnal Penelitian Inovatif Teknika Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BHAKTI PERSADA Jurnal Aplikasi IPTEKS (Journal of Applied Sciences and Technology) SWARNA Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research ARembeN SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Center of Education Journal (CEJou) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

INTERVENSI ERGONOMI DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM MENINGKATKAN KENYAMANAN RUMAH SAKIT Nurmianto, Eko; Wessiani, Naning Aranti; Sahri, Moch.; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Fauziah, Fahmia Nur; Trikurniawan, Gilang Samudra; Linanta, Sigap Prabawa Adhi Cipta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23449

Abstract

Dalam menyediakan makanan pasien, rumah sakit bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kebersihan. Rumah sakit harus memiliki desain dapur yang ergonomis agar para karyawan mampu bekerja secara optimal sehingga mampu memenuhi kebutuhan makanan pasien tepat waktu. Tata letak dapur yang buruk adalah masalah yang paling umum. Tata letak dapur yang tidak optimal akan mempengaruhi kinerja karyawan. Analisis dilakukan menggunakan makro ergonomi dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas desain area dapur Rumah Sakit di Surabaya. Kriteria dalam analisis ini diantaranya adalah antropometri, ventilasi, pencahayaan, temperature, dan kebisingan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah pemilihan prioritas desain area dapur Rumah Sakit. Dengan hasil tersebut diharapkan penelitian ini dapat menentukan prioritas desain area dapur Rumah Sakit untuk dapat menghasilkan peningkatan pelayanan penyediaan makanan yang baik dari segi higenis dan ketepatan waktunya.
EVALUASI ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI CV. KARYA CIPTA BARU Kusuma, Muhammad Erwin; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Apriyanti, Aanisah Azzahrah; Febrianti, Diah Rini; Sahri, Moch.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24294

Abstract

Alat pelindung diri merupakan bagian keselamatan kerja yang harus digunakan oleh setiap tenaga kerja yang sedang berada dalam lingkungan kerja dan hendak atau sedang melakukan aktivitas pekerjaan. Sbelum melakukan pekerjaan para pekerja melakukan TBM tentang pengetahuan bahaya apa saja yang di sekitar lingkungan kerja dan alat pelindung diri apa saja yang akan di gunakan sessuai jenis pekerjaan yang ada di CV. Karya Cipta Baru. Manfaat alat pelindung diri APD sendiri mengurangi resiko bahaya kerja dan pekerja dapat bekerja secara aman serta nyaman jika memakai alat pelindung diri di setiap pekerjaannya. Alat pelindung diri (APD) dapat digunakan sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan pada pekerja CV. Karya Cipta Baru seperti di bagian pengelasan, pemotongan, dan pengecatan pada body truck dapat menggunakan APD berupa hlem safety, kaca mata las, sarung tangan, masker, dan pelindung telinga. Dampak yang diterima jika para pekerja tidak memakai alat pelindung diri (APD) adalah pekerja dapat mengalami cedera ringan hingga berujung pada kematian. Maka dari itu pentingnya alat pelindung diri APD, yang telah tercantum pada peraturan menteri tenaga kerja atau kemenaker NOMOR PER.08/MEN/VII/2010
SOSIALISASI TANGGAP DARURAT KEBUMI (KEBAKARAN DAN GEMPA BUMI) PADA PT. MTKI SURABAYA Taqiyyaa, Nirmala Kaana; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Satwiko, Muhammad; Rahmatullah, Helmi Ghozy; Ayu, Friska
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27239

Abstract

Potensi bahaya dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Kebakaran dan gempa bumi merupakan salah satu potensi bahaya yang dapat terjadi di kantor PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia (MTKI) Surabaya. Bahaya tersebut tidak dapat dipungkiri dapat terjadi, oleh karena itu perlunya sosialisasi edukasi mengenai sistem tanggap darurat, yang mencangkup bagaimana cara mengevakuasikan diri ketika bahaya tersebut terjadi dan bagaimana cara memadamkan api ketika terjadi kebakaran dengan skala kecil maupun skala besar. Sosialisasi mengenai sistem tanggap darurat pada petugas keamanan di PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia (MTKI) Surabaya dilakukan pada hari Senin, 19 Juni 2023, pada lapangan Depo 1 PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia (MTKI) Surabaya yang beralamatkan Jl. Greges Jaya III No. 2-4-6 Surabaya. Sosialisasi dilakukan dengam memberikan soal pre-test terlebih dahulu selama 5 menit pengerjaan, lalu pemaparan materi selama 20 menit, dan diakhiri dengan pemberian soal post-test selama 5 menit pengerjaan. Dengan hasil terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 7,8%
EVALUASI PEMERIKSAAN APAR DI PT LINTECH DUTA PRATAMA Kuswandi, Saddam Bill Adli Faza; Ayu, Friska; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Pratiwi, Eka Hana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31157

Abstract

Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini dilakukan di PT. Lintech Duta Pratama yang bergerak di bidang manufaktur dengan risiko kebakaran sedang hingga tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keselamatan kerja melalui evaluasi kondisi fisik dan operasional Alat Pemadam Api Ringan (APAR), mengidentifikasi APAR yang memerlukan perbaikan atau penggantian, serta memberikan rekomendasi perbaikan dan jadwal pemeliharaan rutin. Hasil observasi dan pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa APAR sulit dijangkau dan mengalami masalah seperti korosi, tekanan berlebih, dan nozzle berkarat. Meskipun sebagian besar manometer menunjukkan tekanan yang tepat dan segel masih utuh, beberapa APAR memerlukan penyesuaian. Penataan ulang APAR yang terhalang oleh barang-barang lain sangat diperlukan untuk memastikan akses yang mudah dan cepat dalam keadaan darurat. Selain itu, penting segera menindaklanjuti setiap ketidaksesuaian kondisi APAR yang ditemukan. Penting juga dilaksanakan program edukasi mengenai penggunaan APAR yang baik dan benar bagi pekerja juga sangat penting. Dengan penempatan yang lebih baik dan kondisi yang optimal, perusahaan dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi kebakaran, menunjukkan komitmen terhadap keselamatan kerja dan perlindungan terhadap risiko kebakaran.
Evaluasi Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Permenakertrans Nomor 4 Tahun 1980 di UD. Riwood Sidoarjo Fitria, Sindy Nur; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sofia, Rizka Amirul; Wasillah, Farikhatul; Abadi, Ongky Putra; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 3 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i3.30717

Abstract

Occupational Safety and Health are very important things to implement in the work environment to protect the risk of accidents. A light fire extinguisher (APAR) is a tool used to control fires. Not all companies provide fire extinguishers, even though this tool is very important as a lifesaver if a fire occurs so that the fire does not spread. The wood industry is one of the largest industries in Indonesia thanks to its abundant natural resources. Pallet wood factory is a company engaged in wood production producing pallet wood products. Problems that occur in the UD industry. Ri Wood lacks awareness about occupational safety and health, one of which is the provision of inappropriate APARs and inappropriate maintenance of APARs. By conducting observations using qualitative methods through data collection, interviews and documentation. And from the results of the calculations that have been carried out, we strongly recommend that the company increase the maintenance and provision of APARs in accordance with Permenakertrans Number 4 of 1980, around five APARs for a total of six APARs. Because every production process has the potential for fire.
Sosialisasi Pencegahan Kelelahan Penyebab Hipotermia Pada Ranger dan Pendaki di Bukit Cendono Sebagai Upaya Meningkatkan Keselamatan Pendakian Belvatrivano, Naufal Wafiq; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Pujawati, Firani Dwi Ayu
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.184

Abstract

Aktivitas di sektor kehutanan, termasuk pendakian gunung, merupakan jenis pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan maupun gangguan kesehatan, salah satunya kelelahan berat dan hipotermia. Bukit Cendono, yang berlokasi di Jawa Timur, menjadi salah satu lokasi favorit pendaki, terutama saat musim hujan. Pada musim tersebut, suhu rendah dan kondisi cuaca ekstrem kerap meningkatkan kemungkinan terjadinya hipotermia. Minimnya pengetahuan para pendaki terkait cara mencegah dan menangani kelelahan serta hipotermia menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan sosialisasi, observasi, dan diskusi bersama 10 orang pendaki berusia 20–40 tahun. Materi disampaikan secara langsung melalui media edukatif seperti poster serta sesi tanya jawab seputar kesiapan fisik dan perlengkapan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, 60% peserta memiliki pemahaman rendah, namun setelah sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman secara signifikan, dengan 80% peserta masuk kategori “sangat baik”. Sosialisasi ini memberikan dampak positif dalam menambah kesiapsiagaan dan pengetahuan dasar pendaki terhadap risiko hipotermia dan kelelahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong penerapan budaya K3 dalam aktivitas alam terbuka secara berkelanjutan.
Peningkatan Kemampuan Penggunaan Bebat Bidai Pada Ranger di Bukit Cendono Sebagai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Pujawati, Firani Dwi Ayu; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Belvatrivano, Naufal Wafiq
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): November (2025): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v11i2.52-59

Abstract

In this case, we are improving the skills of rangers and training climbers at Bukit Cendono. Training in the use of splints is a concrete step to strengthen the first aid skills of Bukit Cendono rangers, increase preparedness for accidents in the field, and help foster a culture of safety in a conservation-based environment. This lack of understanding can certainly have a serious impact on the safety of the entire climbing team if not handled properly and quickly. However, after the socialization activity, which aimed to provide information and education to climbers about handling and using splints, there was a significant increase in the participants` level of understanding. With this improvement in skills, it is hoped that rangers will be able to handle injuries in the Bukit Cendono area more quickly and accurately, as well as share this knowledge with the community and other climbers so that the culture of safety in the outdoors becomes stronger and helps participants understand the basic concepts of splinting.
Socialization of Acute Respiratory Infections in an Effort to Increase Knowledge Among Construction Workers Muhammad Fatih; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Ridwan, Khalisa Afifah; Luthfiyah, Diana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.946

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami pekerja konstruksi akibat tingginya paparan debu dan kondisi kerja yang kurang aman. Rendahnya pemahaman pekerja mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit ini melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pekerja terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan pentingnya perilaku pencegahan dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan dilaksanakan pada perusahaan konstruksi Ghalea Elka Persada melalui tahapan koordinasi awal, pengukuran pengetahuan baseline menggunakan tes awal, pemberian edukasi interaktif, dan evaluasi menggunakan tes akhir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor tes akhir meningkat lebih dari 73,8 persen dibandingkan skor tes awal yang berada di bawah 20 persen. Edukasi yang disampaikan secara kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan pernapasan pekerja. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi edukatif secara langsung di tempat kerja berpotensi besar mendukung pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja pada sektor konstruksi.
MUSCULOSKELETAL DISORDER COMPLAINTS AMONG WELDERS AND GRINDING WORKERS AT PT. X: MUSCULOSKELETAL DISORDER Sugiantoro, Sugiantoro; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sahri, Moch.; Sunaryo, Merry
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 7 No. 2 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol7.Iss2/327

Abstract

Background: Welders and grinding work at PT. X is carried out manually with non-ergonomic working postures, such as bending or prolonged standing. This study aims to describe work-related musculoskeletal disorder (MSDs) complaints based on individual characteristics (age, gender) and job-related factors (length of employment, daily working hours, and type of work). Methods: The method used is a descriptive quantitative approach with a cross-sectional design, involving 47 respondents using a total population sampling technique. Data were collected using a musculoskeletal complaint survey instrument based on the Indonesian National Standard (SNI) 9011:2021. Results: The results showed that the majority of respondents were male (93%), aged 25-34 years (42%), and had 1-5 years of work experience (70%). The most reported MSDs complaints were in the lower back (36%), upper back (55%), and neck (23%). Conclusion: Based on the descriptive analysis, both individual and occupational factors contributed to MSDs complaints, particularly in body parts affected by non-ergonomic working postures. Recommended interventions include proper posture training, provision of ergonomic aids to reduce physical load, and regular health check-ups to decrease the prevalence of MSDs among workers.
Workplace Noise Hazard Education at UD Riwood Sidoarjo Farikhatul Wasillah; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Rizka Amirul Sofia; Sindy Nur Fitria; Ongky Putra Abadi; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Journal of Health Community Service Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Health Community Service: 2024 September Editor's Choice
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhcs.v4i3.8646

Abstract

Noise is a problem that is often found in every industry. The use of machines and tools that support the production process has the potential to cause noise. Noise is the unwanted sound of a business or activity in a certain level and time that can cause disturbances to human health and environmental comfort. UD RiWood is a wood industry in Sidoarjo district that produces goods in the form of pallets. Based on the identification results, there are noise hazards in the production process caused by production equipment. Many workers are not aware of this so that the socialization of noise hazards in the workplace is carried out. Educational activities use the lecture socialization method by delivering noise hazard material, interactive discussions, and providing educational media in the form of posters attached to the workplace area. Practitioners also use the interview method before and after using a test interview instrument (pre-test and post-test). The purpose of this educational activity is to increase workers' knowledge and awareness of the dangers of noise in the workplace. The results of the educational activities that have been carried out show that there is a significant increase in the results of the previous pre-test. The success indicator of these educational activities is the increase in general knowledge about occupational safety and health and related to the dangers of noise in the workplace which is measured by evaluation through a post-test conducted by practitioners.
Co-Authors Aanisah Azzahrah Apriyanti Abadi, Ongky Putra Abdilah, Muhammad Yasir Roja'i Adini Anggun Risanti Putri Adiyatma, Javier Ainul Rofik Aisyah Fitri, Kiranti Akbar, Muhammad Fatih Rizqon Akbar, Muhammad Fatuh Rizqon Aldini, Arivia Surya Alfiana, Fika Alfina Novita Dewi Alif Junaini, Nur Rohma Alvianshah , Nikhen Hanifah Alvianshah, Nikhen Hanifah Andi Ananta Aziz Dwifangga Anggraini, Wanda Melania Apriyanti , Aanisah Azzahrah apriyanti, aanisah Apriyanti, Aanisah Azzahrah Arivia Surya Aldini Atik Qurrota A Yunin A Attaqiya, Nirmala Kaana Ayu Pramudya Nirmala Ayu, Friska Azzahra Giri, Siti Arrum Julia Azzahra, Aanisah Belvatrivano, Naufal Wafiq Bondan Winarno bondan winarno Catur Wulandari Dayu Satriya W Difran Nobel Bistara Donastin, Adyan Dwijayanti, ira Eko Nurmianto Erwin Kusuma, Muhammad Evi Sylvia Awwalia Farah Nuriannisa Farid Willy Kurnia Farid Willy Kurnia Farikhatul Wasillah Farikhatul Wasillah Fauziah, Fahmia Nur Febrianti, Diah Rini Fika Alfiana Fika Alfiana Fina Nova Sa’diyah Firmansyah, Ari Adam Fitria, Sindy Nur Giri, Siti Arrum Julia Azzahra Hadi, Achmad Hanifah Dwi Lestari Helmi Ghozy Rahmatullah Hudzaifah Hamidy Hutapea, Octavianus Ilham Hadi Prayitno, Moch. Indi Febriyanti Vimala Irfansyah, Daffa Anizar Irfansyah, Daffa Anizar Irfansyah Istiar, Bayu Jaiz Wahyu Sutopo Junaini, Nur Rohma Lif Kusuma, Muhammad Erwin Kuswandi, Saddam Bill Adli Faza Linanta, Sigap Prabawa Adhi Cipta Lucky Firmansyah Luthfiyah, Diana M Nizar Mahabbi R Mahabbi Rosul, M Nizar Mahendra P, Reza Hery Maria Ulfa Merry Sunaryo Merry Sunaryo Millah, Hanifiyatul Moch. Fahmi Husaini Tiway Moch. Sahri Mohamad Nurhamzah Ramadani Muchamad Rafi Wahyu Pratama Muh. Syahrul Ramadhan MUHAMMAD FATIH Muhammad Irfan Rahmadani Muhammad Satwiko Muhammad, Satwiko Mursyidul Ibad Muslikha Nourma Rhomadhoni Nadhifa Setyo Ayu Mustikaning Hapsari Nanda Fadhilah Witris Salamy Naning Aranti Wessiani Nirmala Kaana Attaqiya Norus Sholeha Nourma Rhomadhoni, Muslikha Nur Rohma Alif Junaini Nur Rohma Alif Junaini Nurani, Ilmi Tri Octavianus Hutapea Ongky Putra Abadi Ongky Putra Abadi Pangestu, Sabdho Setyaji Pratiwi, Eka Hana Primandita, Aisyah Regina Pujawati, Firani Dwi Ayu Putra, Juwono Wardana Pratama Rachmadona, Amanda Berliana Rachmadona, Amanda Regina Berliana rachmah catur agustin Rahmatullah, Helmi Ghozy Regina, Amanda Reynaldi, Ivan Alvian Rhomadhoni , Muslikha Nourma Rhomadhoni, Muslika Nourma Rhomadhoni, Muslikha Nourma Ridwan, Khalisa Afifah Ridwan, Khalisah Afifah Rivani Risha Kurniati Rizka Amirul Sofia Rizka Amirul Sofia Romadhoni, Muslikha Nourma Roro Siti Karimah, Rahadian Rosita, Vivi Sahri, Mochammad Saputra, Naufal Ilham Saraswati Dewi Karina Satwiko, Muhammad Sindy Nur Fitria Sindy Nur Fitria Sofia, Rizka Amirul Sofwan, Mufida Amalia Sugiantoro Sugiantoro Sunaryo , Merry Sunaryo, Merry Suyono Suyono Syerina Silvi Fitriyah Taqiyaa, Nirmala Kaana Taqiyyaa, Nirmala Kaana Taufiqurrahman, Affan Tsaaqif Trikurniawan, Gilang Samudra Very Andriyansyah Vimala, Indi Febriyanti Vivi Rosita Vivi Rosita Wahyuni, Lilis Hindun Wanda Melania Anggraini Wanda Melania Anggraini Wasillah, Farikhatul Wibawa, Dayu Satriya Wibawa Wirdan Hashchashol Haq Al Hajiri Yunyastiti Dwidya Palupi Yuriske Agnovianto