p-Index From 2021 - 2026
9.912
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Heuristic Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Journals of Ners Community Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Business and Finance Journal AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Medical Technology and Public Health Journal Community Service Journal of Indonesia Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Sciences Research and Development (IJHSRD) Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Health Community Service Jurnal Media Informatika Teknika Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SWARNA Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research ARembeN SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Center of Education Journal (CEJou) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pentingnya Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pekerja Pemotongan Fiberglass CV. Soka Mandiri, Sidoarjo Giri, Siti Arrum Julia Azzahra; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sunaryo, Merry; Rachmadona, Amanda Berliana; Wahyuni, Lilis Hindun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4637

Abstract

Alat Pelindung Diri yang ada pada CV. Soka Mandiri berupa sarung tangan kain dan masker kain. Berdasarkan obsevasi pada CV. Soka Mandiri khususnya pada pekerja proses pemotongan serat fiber masih kurang kesadaran terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri. Para pekerja tersebut masih melepas pasang Alat Pelindng Diri yang telah disediakan. Oleh karena itu, edukasi ini dilakukan guna memberikan dan meningkatkan kesadaran penggunaan Alat Pelindung Diri. Metode yang digunakan yakni dengan pemberian pre-test yang diberikan sebelum pemaparan materi dan pemberian post-test setelah pemaparan materi. Metode yang diterapkan yakni dengan melakukan observasi tempat kerja, melakukan wawancara terhadap pekerja untuk menggali informasi keluhan apa saja yang diterima oleh pekerja dan melakukan identifikasi faktor risiko pada setiap unit kerja atau proses kerja umtuk menentukan tahap proses produksi mana yang lebih banyak terpapar bahaya fiber dan dapat diberikan edukasi. Kesimpulan dari kegiatan edukasi tentang pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri di CV. Soka Mandiri mengalami kenaikan sebesar 26,7 dari pre-test yang semula nilai rata-rata 68,3 naik dari nilai rata-rata post-test menjadi 95. Kegiatan edukasi ini dapat dikatakan berhasil karena adanya kenaikan pada nilai rata-rata post-test
Meningkatkan Kesadaran Penggunaan APD untuk Mengurangi Risiko PAK pada CV Ghalea Elka Persada Luthfiyah, Diana; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Ridwan, Khalisah Afifah; Akbar, Muhammad Fatuh Rizqon
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.219

Abstract

Latar Belakang: Tingkat kecelakaan kerja di sektor konstruksi masih tinggi akibat rendahnya kesadaran pekerja terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Padahal, penggunaan APD berperan penting dalam mencegah penyakit akibat kerja (PAK). Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja terhadap pentingnya penggunaan APD melalui edukasi langsung. Metode: Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan one group pre-test and post-test. Aktivitas yang dilakukan meliputi pemberian sosialisasi, pelatihan langsung, serta evaluasi menggunakan instrumen kuisioner. Hasil: Dari 10 responden, 70% mengalami peningkatan nilai pasca-sosialisasi. Kategori “Sangat Baik” meningkat dari 7 menjadi 9 responden. Kesimpulan: Program PkM ini meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja akan pentingnya APD dalam mencegah risiko kerja. Edukasi melalui ceramah, diskusi, praktik, dan media visual terbukti efektif, ditunjukkan dengan peningkatan hasil pre-test dan post-test.
IDENTIFIKASI KONDISI FAAL PARU PADA PEKERJA AREA SANDBLASTING DI PT. X Sofwan, Mufida Amalia; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sunaryo, Merry; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i2.2756

Abstract

Paparan debu di area sandblasting industri fabrikasi merupakan faktor risiko utama terhadap penurunan fungsi paru pekerja. Debu silika yang dihasilkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti PPOK dan silikosis, terutama jika pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faal paru pada pekerja area sandblasting di PT X dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 10 orang yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pengukuran kadar debu total menggunakan HVAS, dan pemeriksaan faal paru dengan spirometer. Hasil penelitian menunjukkan dua pekerja mengalami gangguan faal paru (obstruktif dan restriktif), sementara kadar debu masih di bawah NAB, dengan nilai tertinggi sebesar 0,46231 mg/m³. Disarankan pemeriksaan fungsi paru dilakukan secara berkala, terutama bagi pekerja di atas 40 tahun atau masa kerja panjang. Perusahaan juga disarankan melakukan rotasi kerja, membatasi kebiasaan merokok di lingkungan kerja, serta menyediakan APD lengkap seperti masker respirator, safety goggles, dan helm. Pengukuran kadar debu dianjurkan setiap 6 bulan di seluruh area sandblasting untuk mengurangi risiko penyakit akibat kerja.
Sosialisasi Tentang Pentingnya Ergonomi dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petani Di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto Pangestu, Sabdho Setyaji; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Primandita, Aisyah Regina; Romadhoni, Muslikha Nourma
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.186

Abstract

Petani merupakan pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat rendahnya pemahaman mengenai ergonomi dan minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya penerapan ergonomi dan penggunaan APD saat bekerja. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 10 petani sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi langsung dengan penyuluhan lisan dan media poster. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap positif petani terhadap penggunaan APD dan penerapan prinsip ergonomi. Petani mulai memahami manfaat APD dalam melindungi diri dari paparan sinar matahari, bahan kimia, serta risiko cedera, dan menyadari pentingnya postur kerja ergonomis untuk mencegah gangguan muskuloskeletal. Dengan pendekatan sederhana dan komunikatif, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan petani.
Analisis Risiko Ergonomi Pada Pekerja Konstruksi CV Ghalea Elka Persada Menggunakan Metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) Ridwan, Khalisa Afifah; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Luthfiyah, Diana; Akbar, Muhammad Fatih Rizqon
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.48208

Abstract

Construction work is one of the highest-risk sectors for musculoskeletal disorders (MSDs) due to awkward working postures, repetitive tasks, and heavy workloads. This study aims to identify the level of MSD complaints and ergonomic risks among workers in the forklift classroom construction project at CV Ghalea Elka Persada. A quantitative approach was used with a sample of 10 male workers through the Nordic Body Map (NBM) questionnaire and posture analysis using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method. The NBM results showed that 60% of workers were at low risk, 30% at medium risk, and 10% at high risk, with the most common complaints occurring in the lower back (30% very painful) and left upper arm (50% painful). Meanwhile, REBA results indicated that 20% of workers were at very high risk, 50% at high risk, and 30% at medium risk. These findings emphasize the need for ergonomic interventions to prevent further musculoskeletal problems.
Edukasi Bahaya Iklim Kerja Panas dan Cara Mengatasinya di Bengkel Reparasi Truk Ratna Ayu Ratriwardhani; Nur Rohma Alif Junaini; Vivi Rosita; Wanda Melania Anggraini; Fika Alfiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak Melalui Integrasi Program Pengabdian dan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada beberapa proses produksi di CV. Karya Cipta Baru melibatkan suhu yang tinggi, selain itu kondisi tempat kerja yang berada di luar ruangan dan tidak beratap menambah paparan panas yang diterima pekerja, sehingga berisiko menimbulkan iklim kerja panas. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pekerja tentang bahaya iklim kerja panas, dampak, dan cara mengatasinya. Kegiatan dilaksanakan di CV. Karya Cipta Baru, Surabaya, dengan melibatkan 10 pekerja yang berisiko tinggi terhadap paparan panas. Metode yang digunakan meliputi edukasi dengan media poster, pembagian flyer dan buku saku, pengukuran pengetahuan awal (pre-test), dan pengukuran pengetahuan akhir (post-test). Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan yaitu pada pre-test, 40% pekerja memiliki pengetahuan "kurang", sementara pada post-test, 90% mencapai tingkat "baik". Hasil ini mengonfirmasi bahwa penyampaian informasi yang terstruktur efektif dalam meningkatkan pemahaman. Edukasi dan sosialisasi krusial untuk membekali pekerja dengan pengetahuan yang diperlukan, sehingga mereka dapat menjaga keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja yang panas.
Sosialisasi Penerapan 5R pada Pekerja Bengkel Reparasi Truk di CV. Karya Cipta Baru Febrianti, Diah Rini; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Azzahra, Aanisah; Erwin Kusuma, Muhammad; Sahri, Moch
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The progress of the industrial world demands work to be done more easily, quickly and efficiently. One principle that must be built to achieve this goal is to instill a work culture. The work culture that is widely applied in the world is 5R (Concise, Neat, Clean, Caring and Diligent). The 5R work culture/system is very necessary to avoid irregular placement of tools and other facilities in the workplace, especially industry. This community service is intended to provide insight, strengthen knowledge and skills in implementing 5R for leaders and employees, especially at CV. New Creation. The method used in socialization activities at CV. This New Creation work is by means of interviews, surveys and outreach. The target for this socialization activity is 10 workers. The poster presented was themed "Cultivate 5R in the Workplace". The author also provides pre-tests and post-tests related to OSH culture and the application of 5R to workers with the aim of measuring the level of knowledge of workers. The results of the evaluation showed that of the 10 employees who participated in the socialization, the level of knowledge and understanding of employees towards the 5R program increased.
Education on the Importance of 5R Culture For CNC Workers at CV. Rahayu Sentosa Irfansyah, Daffa Anizar Irfansyah; Sahri, Moch; Istiar, Bayu; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Firmansyah, Ari Adam
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Therefore, this socialization was prepared with the aim of implementing the importance of 5S culture in a company, especially in CV. The importance of this culture is applied to increase effectiveness, electability and efficiency related to work culture in the work environment. The method applied in this socialization activity is to conduct field observations and identify the hazard factors in each production process. During the observation process, the authors also conducted interviews through direct question and answer to employees of the CNC Machine Worksop division. The biggest increase was 63% and the smallest increase was 0%. So the outreach activities regarding 5S culture were successful with an average score of 82 with a total increase of 16.5 which met the good to very good categories, namely 60-80 and 80. It is necessary to implement and cultivate the 5S culture so that it sticks with workers at CV. Rahayu Sentosa to support the safety and comfort of workers in every production process.
Sosialisasi Tata Cara Sosialisasi Tata Cara Penggunaan dan Perencanaan Penyediaan APAR di CV. Karya Cipta Baru apriyanti, aanisah; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Febrianti, Diah Rini; Kusuma, Muhammad Erwin; Sahri, Moch
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pencegahan kebakaran dapat dilakukan dengan menempatkan alat proteksi kebakaran di area yang berisiko kebakaran. Perseroan CV. Karya Cipta Baru merupakan suatu tempat kerja yang bergerak di bidang reparasi truck, kontruksi, karoseri dengan alur produksi yang terbagi menjadi tiga yaitu pemotongan, pengelasan dan pengecatan. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah terjadinya risiko terjadinya kebakaran dengan cara penyediaan dan pelatihan penggunaan APAR. Metode yang digunakan adalah wawancara, survey dan sosialisasi melalui media poster dan praktik APAR. Penulis juga memberikan pretest dan posttest terkait dengan tujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan para pekerja tentang budaya K3, kebakaran dan APAR. Hasil dari pengamatan, tidak adanya sistem proteksi kebakaran yang memadai. Dari hasil wawancara, didapatkan tidak tersedianya proteksi kebakaran dikarenakan ketidaktahuan akan bahaya kebakaran sesuai klasifikasinya, biaya yang mahal untuk pengadaan proteksi kebakaran. Pada hasil posttest dan pretest pekerja, terdapat peningkatan sebelum dan sesudah dilakukannya sosialisasi yang dilihat dari nilai rata-rata (mean) pada nilai pretest sebesar 55 menjadi 85 pada nilai posttest. Jumlah APAR yang dibutuhkan pada area kerja berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1980 tentang Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan APAR yaitu 14 unit APAR. Sedangkan jumlah APAR yang dibutuhkan pada area kerja berdasarkan National Fire Protection Association 10 (1998), tentang Alat Pemadam Api Ringan yaitu 10 unit APAR
Pemenuhan Kelengkapan Kotak P3K Sesuai Dengan Peraturan Permenakertrans No. 15 Tahun 2008 Di UD. Riwood Sidoarjo Guna Mencegah Keparahan Kecelakaan Akibat Kerja Abadi, Ongky Putra; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sofia, Rizka Amirul; Wasillah, Farikhatul; Fitria, Sindy Nur; Rhomadhoni, Muslikha Nourma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3586

Abstract

Pada dasarnya tingkat keparahan kecelakaan kerja dapat diminimalisir dengan menerapkan Pertolongan Pertama pada kecelakaan (P3K) pada saat melakukan pekerjaan. Dengan melakukan pengecekan isi kotak P3K di UD. Riwood menemukan permasalahan ketersediaan fasilitas P3K kurang lengkap seperti tidak adanya petugas P3K, kelengkapan isi P3K yang tidak sesuai, serta peletakan kotak P3K belum sesuai dengan PER-15/MEN/VIII/2008 tentang pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja menjawab kekurangan dari kotak P3K yang ada di UD.Riwood Tujuan kegiatan ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga untuk mengedukasi pemilik perusahaan tentang pentingnya kotak P3K. Kegiatan ini tidak hanya sosialisasi, tetapi juga Luaran dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai kelengkapan fasilitas P3K yang ada di UD.Riwood untuk menimalisir keparahan bila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan akibat kerja. manfaat kegiatan sosialisasi berupa edukasi ini dapat dilihat dari pemahaman pemilik perusahaan yang dimana sebelum dilakukan sosialisasi beliau tidak mengetahui hal tersebut, kemudian sesudah dilakukan sosialisasi beliau telah memahami dengan baik dan dapat diterapkan pada perusahaan. Dengan ini dapat direkomendasikan bahwa pemilik UD.Riwood dapat memenuhi fasilitas P3K sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 15 tahun 2008 tentang Pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja pasal 8 ayat 1 Fasilitas P3K meliputi (1) ruang P3K; (2) alat evakuasi dan alat transportasi; dan (3) fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri dan/atau peralatan khusus di tempat kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.
Co-Authors Aanisah Azzahrah Apriyanti Abadi, Ongky Putra Abdilah, Muhammad Yasir Roja'i Adini Anggun Risanti Putri Adiyatma, Javier Ainul Rofik Aisyah Fitri, Kiranti Akbar, Muhammad Fatih Rizqon Akbar, Muhammad Fatuh Rizqon Aldini, Arivia Surya Alfina Novita Dewi Alvianshah , Nikhen Hanifah Alvianshah, Nikhen Hanifah Andi Ananta Aziz Dwifangga Apriyanti , Aanisah Azzahrah apriyanti, aanisah Apriyanti, Aanisah Azzahrah Arivia Surya Aldini Atik Qurrota A Yunin A Attaqiya, Nirmala Kaana Ayu Pramudya Nirmala Ayu, Friska Azzahra Giri, Siti Arrum Julia Azzahra, Aanisah Belvatrivano, Naufal Wafiq Bondan Winarno bondan winarno Catur Wulandari Dayu Satriya W Dayu Satriya Wibawa Difran Nobel Bistara Donastin, Adyan Dwijayanti, ira Eko Nurmianto Erwin Kusuma, Muhammad Evi Sylvia Awwalia Farah Nuriannisa Farid Willy Kurnia Farid Willy Kurnia Farikhatul Wasillah Fauziah, Fahmia Nur Febrianti, Diah Rini Fika Alfiana Fika Alfiana Fina Nova Sa’diyah Firmansyah, Ari Adam Fitria, Sindy Nur Giri, Siti Arrum Julia Azzahra Hadi, Achmad Hanifah Dwi Lestari Helmi Ghozy Rahmatullah Hudzaifah Hamidy Hutapea, Octavianus Ilham Hadi Prayitno, Moch. Indi Febriyanti Vimala Irfansyah, Daffa Anizar Irfansyah, Daffa Anizar Irfansyah Istiar, Bayu Ivan Alvian Reynaldi Jaiz Wahyu Sutopo Kusuma, Muhammad Erwin Kuswandi, Saddam Bill Adli Faza Linanta, Sigap Prabawa Adhi Cipta Lucky Firmansyah Luthfiyah, Diana M Nizar Mahabbi R Mahabbi Rosul, M Nizar Mahendra P, Reza Hery Maria Ulfa Merry Sunaryo Merry Sunaryo Millah, Hanifiyatul Moch. Fahmi Husaini Tiway Moch. Sahri Mohamad Nurhamzah Ramadani Muchamad Rafi Wahyu Pratama Muh. Syahrul Ramadhan MUHAMMAD FATIH Muhammad Irfan Rahmadani Muhammad Muhammad Zidan Haq Muhammad Satwiko Muhammad, Satwiko Mursyidul Ibad Muslika Nourma Rhomadhoni Nadhifa Setyo Ayu Mustikaning Hapsari Nanda Fadhilah Witris Salamy Naning Aranti Wessiani Nirmala Kaana Attaqiya Norus Sholeha Nur Rohma Alif Junaini Nur Rohma Alif Junaini Nurani, Ilmi Tri Octavianus Hutapea Ongky Putra Abadi Pangestu, Sabdho Setyaji Pratiwi, Eka Hana Primandita, Aisyah Regina Pujawati, Firani Dwi Ayu Putra, Juwono Wardana Pratama Rachmadona, Amanda Berliana Rachmadona, Amanda Regina Berliana rachmah catur agustin Rahmatullah, Helmi Ghozy Regina, Amanda Rhomadhoni, Muslikha Nourma Ridwan, Khalisa Afifah Ridwan, Khalisah Afifah Rivani Risha Kurniati Rizka Amirul Sofia Rizqullah Gempar Dirgantara Roro Siti Karimah, Rahadian Sahri, Mochammad Saputra, Naufal Ilham Saraswati Dewi Karina Satwiko, Muhammad Sindy Nur Fitria Siti Arrum Julia Azzahra Giri Sofia, Rizka Amirul Sofwan, Mufida Amalia Sugiantoro Sugiantoro Sunaryo , Merry Sunaryo, Merry Suyono Suyono Syerina Silvi Fitriyah Taqiyaa, Nirmala Kaana Taqiyyaa, Nirmala Kaana Taufiqurrahman, Affan Tsaaqif Trikurniawan, Gilang Samudra Very Andriyansyah Vimala, Indi Febriyanti Vivi Rosita Vivi Rosita Wahyuni, Lilis Hindun Wanda Melania Anggraini Wanda Melania Anggraini Wasillah, Farikhatul Wirdan Hashchashol Haq Al Hajiri Yunyastiti Dwidya Palupi Yuriske Agnovianto