Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN (STUDI KASUS KARYAWAN PT. XYZ DI KOTA BANDUNG) Sari, Lidya Puspa; Putri, Ratna Komala
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memastikan faktor apa pun yang mampu memengaruhi penurunan kepuasan kerjakaryawan di PT. XYZ Kota Bandung, dengan fokus pada budaya organisasi dan work-life balance. Datamenunjukkan adanya penurunan kepuasan kerja dari tahun 2022 ke 2023, yang dipengaruhi oleh perubahantransformasi organisasi. Metode penelitian mempergunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh tekniksampling jenuh terhadap 79 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, danobservasi. Variabel yang diteliti yaitu budaya organisasi, work-life balance, dan kepuasan kerja, dengan diukurmempergunakan skala Likert. Hasil analisis mendapati bila budaya organisasi dan work-life balance secarasignifikan memengaruhi kepuasan kerja karyawan, terdapat perbedaan pada work-life balance yangmemengaruhi kepuasan kerja, dan tidak terdapat perbedaan antara budaya organisasi terhadap kepuasan kerjaantara karyawan laki-laki dan perempuan. Kesimpulan penelitian ini bila pengelolaan budaya organisasi yang kuatdan work-life balance yang baik dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Saran penelitian ini diberikandengan tujuan untuk memperbaiki pengelolaan kedua faktor tersebut guna meningkatkan kepuasan kerja di PT.XYZ di Kota Bandung. Kata Kunci: Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi, Work-life Balance.
The Influence of Job Satisfaction and Work-Life Balance on Turnover Intentions: A Study of Generation Z Employees in the Hospitality Industry of Dili, the Capital of Timor-Leste Soares, Cesaltino Sarmento; Putri, Ratna Komala
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 4 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i4.441

Abstract

This study aims to analyze the influence of job satisfaction and work-life balance on turnover intentions in Generation Z employees in the hospitality industry in Dili City, Timor-Leste. The research method used a quantitative approach with a purposive sampling technique involving 202 respondents. Data analysis was carried out using Structural Equation Modeling (SEM) with the help of SmartPLS version 4. The results showed that job satisfaction had a positive and significant effect on turnover intentions with a path coefficient of 0.296 (t-statistic = 3.330; p-value = 0.001). In contrast, work-life balance had no significant effect on turnover intentions with a path coefficient of 0.011 (t-statistic = 0.406; p-value = 0.685). The research model has an R² value of 0.959, indicating that 95.9% variability of turnover intentions can be explained by both independent variables. The findings indicate that even though employees are satisfied with their work, they still have a tendency to look for new job opportunities that are more in line with personal aspirations. This research makes a theoretical contribution to understanding the work behavior of Generation Z and its practical implications for human resource management in the hospitality sector.
Pengaruh Employee Engagement Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Pos Indonesia Kantor Pusat Cilaki Bandung Adisti, Valdisa Putri; Putri, Ratna Komala
eProceedings of Management Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilaksanakannya studi ini dikarenakan terdapat masalah terkait employee engagement, motivasi kerja, serta kinerjakaryawan. Karyawan ialah komponen berharga dalam sebuah perusahaan dan harus dikelola secara efektif untukmeraih hasil terbaik. Hal ini mengindikasikan bahwasannya manajemen sumber daya manusia adalah elemenpenting yang perlu diperhatikan dan dipenuhi kebutuhannya. Sebagai faktor utama, sumber daya manusiaberdampak pada keberhasilan pelaksanaan aktivitas perusahaan. Studi ini berlangsung di PT. Pos Indonesia(Persero) dan melibatkan tiga variabel: Employee Engagement dan motivasi kerja dijadikan variabel bebas, sertakinerja pegawai dijadikan variabel terikat. Studi ini tujuannya guna mencari tahu pengaruh Employee Engagement,dan Motivasi Kerja pada Kinerja Karyawan. Karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) dengan sebanyak respondendijadikan objek penelitian pada studi ini. Analisis merupakan metode yang dipakai dalam studi ini, yang teknikpengumpulan datanya melalui wawancara, kuesioner serta observasi. Hasil studi mengindikasikan, adanya pengaruhEmployee Engagement dan Motivasi Kerja pada Kinerja Karyawan yang signifikan. Kata Kunci-employee engagement, motivasi kerja, kinerja
The Influence Of Work Environment And Rewards On Turnover Intention With Job Satisfaction As An Intervening Variable At PT. LEN Industri (Persero) Devinda Iswari, Zara; Ratna Komala Putri, Dr.
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 6 No. 4 (2025): July 2025
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v6i4.1243

Abstract

Effective human resource management is crucial to achieving organizational success, especially in the face of escalating competition. With the intervening variable, job satisfaction, this study aims to explore how the work environment and pay affect employees' inclinations to leave. A quantitative approach was used, taking turnover intention as the dependent variable and job satisfaction as the mediating factor, and work environment and rewards as the independent factors. PT LEN Industri's permanent employees (PKWTT) made up the study population, and 184 of them were selected through non-probability purposive sampling. The validity and reliability of the research instruments were assessed using SmartPLS 4.0, and the data were descriptively analyzed using a continuum line and validated using structural equation modeling (SEM). The results show that incentives and the work environment both greatly increase job satisfaction, which is crucial for reducing the desire to leave.
Pengaruh Lingkungan Kerja Non-Fisik dan Stres Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Generasi Z di Bandung Nur’aini, Devita; Putri, Ratna Komala
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i9.4578

Abstract

Generasi Z saat ini mendominasi tenaga kerja dan membawa karakteristik unik yang memengaruhi loyalitas karyawan. Ini termasuk kecenderungan mereka untuk berganti pekerjaan lebih sering daripada generasi sebelumnya. Untuk menjaga loyalitas karyawan di generasi ini, lingkungan kerja yang mendukung dan manajemen stres kerja yang tepat merupakan faktor penting yang mempengaruhi loyalitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan kerja non fisik, tingkat stres kerja yang dialami oleh Generasi Z di Kota Bandung dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja non fisik dan stres kerja terhadap loyalitas karyawan pada generasi Z di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 240 responden melalui teknik probability sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui survei kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM-PLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan kerja non-fisik terhadap loyalitas karyawan, dan pengaruh negatif dan signifikan antara stres kerja terhadap loyalitas karyawan, khususnya pada Generasi Z di Kota Bandung. Dari hasil penelitian ini, disarankan agar perusahaan dapat memastikan kondisi lingkungan kerja non-fisik dan stres kerja setiap karyawan dengan menciptakan suasana kerja yang positif, suportif dan terbuka. Selain itu, perusahaan juga perlu memberikan dukungan psikologis dan manajemen stres agar karyawan mampu menjaga loyalitasnya.
The Influence Of Innovation And Collaboration On Improving Public Service Performance At Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tanjungpinang Jubaidillah, Jubaidillah; Putri, Ratna Komala
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 2. (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i2.12614

Abstract

Based on the results of the Corruption Free Zone assessment in BKK Tanjungpinang over the last three years, significant improvements are evident in several components, such as Change Management and Management. However, components of Public Services consistently receive low scores, particularly in 2021, with a further decrease observed in 2023. Additionally, the assessment of employee performance in providing services in 2024 reveals categories other than excellent, including good and average.. This study aims to determine and analyze innovation, collaboration, work flexibility and service performance at BKK Tanjungpinang, to determine and analyze the effect of innovation, the effect of collaboration on service performance and This research adopts a quantitative approach by utilizing questionnaires and literature studies as data collection methods. The sampling technique used is probability sampling, which includes six Work Teams (Timker) within the agency. To analyze the data, this study used the Structural Equation Modeling (SEM) method with the Partial Least Square (PLS) approach. The findings of this study reveal that innovation is in a very high category, collaboration is very effective and public service performance is in a very good category. Based on the results of correlation analysis between variables, it can be concluded that the variables of innovation, collaboration, and work flexibility are empirically proven to have an effect on improving public service performance. Simultaneously, the variables of innovation and collaboration, contribute significantly to improving the performance of public services in BKK Tanjungpinang.
The Influence Of Physical Work Environment And Work Discipline On Employee Performance: A Study At The Dodol Picnic Garut Production Division Alawi, Muhammad Raisa; Putri, Ratna Komala; Kristinawati, Didin
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.51848

Abstract

The decline in workforce performance at Dodol Picnic Garut has become a strategic issue that has impacted productivity and work quality. Two main factors believed to contribute to this problem are an unsupportive physical work environment and low employee discipline. Therefore, this study focuses on analyzing and testing the extent to which the physical work environment and work discipline influence employee performance. This study employs a descriptive quantitative approach using the Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) method. A total of 110 respondents participated in this study through saturated sampling techniques. Data collection was conducted through interviews, participatory observation, and the distribution of structured questionnaires, which were then analyzed using SmartPLS software. The results of the study indicate that the physical work environment variable has a significant and strong influence on improving employee performance, with a p-value of 0.000 for male respondents and 0.003 for female respondents, and an effect size (f²) of 0.531, reflecting a high influence. Meanwhile, the work discipline variable showed a significant influence only on the male respondent group (p = 0.019), but not on the female group (p = 0.248).
Behavioral Biases and Trust in Social Trading: A Mixed-Method Approach Hidajat, Taofik; Hamdani, Muliawan; Putri, Ratna Komala; Ramadhan, Abian Mirza
Jurnal Manajemen Indonesia Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jmi.v24i2.7547

Abstract

This research was conducted to extend the study of social trading using the behavioral finance perspective, the role of trust and a mixed-method approach from followers on social trading platforms. This research uses a mixed-method approach. In the first stage, semi-structured interviews were conducted with 11 follower traders by snowball sampling to find out the factors that influence traders' investment and trading behavior through social trading platforms. The second stage will quantitatively test the model using SmartPLS with 342 follower traders. Respondents in the second stage are followers of traders with real accounts on social trading platforms. Data was collected by accidental sampling using an online questionnaire distributed through forums and trader communities. The behavioral finance perspective is the basis of this research because empirical psychology can provide a good explanation when people are faced with uncertainty, which in this case is the uncertainty of trading results. Until now, research on social trading has mostly discussed about behavioral biases from the perspective of top leaders, not followers. Why people trust and mimic the behavior of traders through social trading platforms is an interesting question. Trust plays a vital role in the world of finance and technology, but very little research has addressed the role of trust in social trading. This research closes that gap by discussing the role of trust in social trading from a behavioral finance perspective. The results of this study conclude that Optimism, Herding, Stereotype bias, Confirmation bias, and Hot hand fallacy have a positive effect on trading decisions. Trust in trader leaders also strengthens the influence of optimism and stereotype bias on trading decisions.
Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Kinerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Tingkat Kinerja Pegawai Pada Badan Riset Dan Inovasi Nasional (Brin) Balqis, Khansa Qurratu’ain; Dudija, Nidya; Putri, Ratna Komala
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi kondisi Sistem Informasi Manajemen Kinerja dan Budaya Organisasi yang ada terhadap Tingkat Kinerja Pegawai. serta pengaruh dari Sistem Informasi Manajemen Kinerja dan Budaya Organisasi terhadap Tingkat Kinerja Pegawai. Metode kuantitatif digunakan dengan 163 responden yang merupakan pegawai aktif pada Biro Organisasi Sumber Daya Manusia di BRIN. Analisis deskriptif berdasarkan jawaban responden menunjukan bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen Kinerja secara keseluruhan berada dalam kategori baik dengan nilai total skor seluruhnya sebesar 79.55%. Untuk variabel Budaya Organisasi secara keseluruhan dalam kategori sangat baik dengan total skor seluruhnya sebesar 82.86%, sedangkan untuk variabel Kinerja Pegawai dengan skor 83.40% dalam kategori sangat baik. Hasil analisis menggunakan SEMPLS menunjukkan bahwa SIM berpengaruh tidak signifikan secara positif terhadap KP, sedangkan BO berpengaruh signifikan secara positif terhadap KP. Saran yang dapat diberikan adalah Sistem Informasi Manajemen kinerja yang ada harus dibuat layak diaplikasikan oleh pegawai, kurangi pembaharuan pada sistem yang terlalu sering, sehingga sistem dapat digunakan secara maksimal, dan lembaga dapat melakukan pengadaan sosialisasi khusus terkait penggunaan sistem informasi manajemen kinerja. Kata Kunci-sistem informasi manajemen kinerja, budaya organisasi, kinerja pegawai
Pengaruh Stres Kerja dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Studi PT. XYZ Karawang Arvianto, Arlando Putra; Putri, Ratna Komala
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i3.7475

Abstract

Sumber daya manusia di suatu perusahaan merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Kinerja karyawan adalah tingkat produktivitas, efisiensi, dan efektivitas pegawai dalam menjalankan tugasnya. Kelangsungan organisasi atau perusahaan sangat bergantung pada kinerja yang optimal dari para karyawan. Dalam konteks ini, industri manufaktur memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, dan salah satu perusahaan manufaktur, PT. XYZ di Karawang, Indonesia, menerapkan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja karyawannya. Data dari tahun 2021 hingga 2023 menunjukkan fluktuasi dalam hasil produksi PT. XYZ, yang dapat menjadi indikator penurunan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara stres kerja, kompensasi, dan kinerja karyawan di PT. XYZ. Penelitian ini akan mengukur tingkat stres kerja dan mengevaluasi sistem kompensasi yang ada, serta menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja karyawan. Teknik pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada minimal 100 karyawan dan wawancara dengan manajer HRD. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Objek penelitian adalah karyawan di PT XYZ Karawang, Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Berdasarkan teori Slovin, sampel penelitian yang diperoleh sebanyak minimal 100 karyawan PT.XYZ. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, semi-wawancara, dan pengumpulan data sekunder. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS untuk menguji variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan analisis deskriptif keadaan stress kerja PT XYZ dikategorikan kurang baik, kompensasi perusahaan dikategorikan kurang tinggi, serta kinerja karyawan dikategorikan baik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.