Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Use of Tangram Teaching Aids in Learning Plane Geometry for 8th-Grade Students Rini Utami; Dewi Azizah; Amalia Fitri; Muhamad Najibufahmi; Dewi Mardhiyana; Nurina Hidayah; Sayyidatul Karimah; Dwi Ario Fajar
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i2.10395

Abstract

Our activity aims to assist 8th-grade students at SMP Plus Muhammadiyah Doro in learning Geometry using tangram teaching aids. This is related to the lack of enthusiasm some students feel during the learning process, especially in Geometry. The community service activity was carried out through planning, implementation, and evaluation stages, using lectures, discussions, experiments, and demonstrations. The instruments used include questionnaires given to students before and after the activity. The results of this activity show that: 1) almost all students contend that teachers now need tangrams to help in explaining teaching materials in Plane Geometry; 2) almost all students are interested in the tangrams, which is due to their ease of making and using; 3) almost all students contend that tangrams can help them to train their understanding of mathematical concepts, especially in plane figures; 4) most students believe that tangrams can enhance their motivation to learn.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Representasi Matematis Berdasarkan Kriteria Watson Ditinjau dari Minat Belajar Septianingrum, Anita; Mardhiyana, Dewi
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 9, No 1 (2023): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v9i1.19149

Abstract

Kesalahan dalam menyelesaikan soal adalah kekeliruan prosedur yang dilakukan siswa dalam permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan, faktor kesalahan, dan hubungan kemampuan representasi dengan minat belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKR dengan jumlah 24 siswa. Metode yang digunakan yaitu dengan pemberian soal tes representasi dan angket minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siswa dengan kategori minat belajar tinggi melakukan kesalahan paling banyak yaitu um sebanyak 27,8% disebabkan siswa mengerjakan soal tidak teliti dan mengasal. Pada siswa dengan kategori minat belajar sedang melakukan kesalahan paling banyak yaitu rlc sebanyak 42% disebabkan siswa mengerjakan soal terburu-buru dan tidak paham prosedur penyelesaian yang dilakukan. Sedangan Siswa dengan kategori minat belajar rendah melakukan kesalahan paling banyak yaitu um sebanyak 50% penyebabnya yaitu siswa mengerjakan soal kurang teliti, mengasal ketika memberikan jawaban. Hasil penelitian disimpulkan kemampuan representasi memiliki hubungan dengan dengan minat belajar.
PENERAPAN RME BERBASIS BUDAYA PEKALONGAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PADA MATA KULIAH STATISTIK Mardhiyana, Dewi; 'Adna, Syita Fatih
Kadikma Vol 14 No 2: Agustus 2023
Publisher : Department of Mathematics Education , University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/kdma.v14i2.44981

Abstract

Multivariate Statistics and Educational Research Statistics courses are useful courses for students, so students need the ability to understand concepts in mastering statistical material. This research aims to determine the average ability of students to understand concepts in Multivariate Statistics and Educational Research Statistics courses by implementing the RME approach based on Pekalongan culture. This research is quantitative research with the form of an experimental design, namely quasi experimental design. The subjects in the research consisted of 15 students taking Multivariate Statistics and Educational Research Statistics courses at the Mathematics Education Study Program, Pekalongan University. The data collection technique was carried out by testing the ability to understand concepts accompanied by problems in the cultural context of Pekalongan. The data analysis technique was carried out using multivariate analysis using the Hotelling's Trace test (T2 Hotelling), with a prerequisite test in the form of a multivariate normality test. The results of the research show that the average students' conceptual understanding ability in the Multivariate Statistics and Educational Research Statistics courses can reach a score of 70. If we look at the results obtained, the average conceptual understanding ability in the Multivariate Statistics and Educational Research Statistics courses is 80 and 85,333. These results indicate that the implementation of learning using the RME approach based on Pekalongan culture is effective in students' ability to understand concepts.
KEEFEKTIFAN KOLABORASI MODEL PEMBELAJARAN AIR DENGAN CRH BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Wulandari, Nur Indri; Mardhiyana, Dewi
Kadikma Vol 13 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Department of Mathematics Education , University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/kdma.v13i3.33738

Abstract

This study aims to: (1) determine the average ability to understand mathematical concepts of students who are taught using the collaborative learning model AIR (Auditory, Intellectual, Repetition) with CRH (Course Review Horay) assisted by video learning is better than the average understanding of mathematical concepts students who are taught using conventional learning models, (2) knowing the average mathematical concept understanding ability of students who use the AIR (Auditory, Intellectual, Repetition) collaborative learning model with CRH (Course Review Horay) assisted by learning videos to achieve the Minimum Completeness Criteria (KKM). This research is a quantitative research with experimental method. The population of this study were all eighth grade students of MTs Nurul Huda Banyuputih in the even semester 2021/2022 academic year. Data collection was carried out using the test method. The data obtained were analyzed by t test and Z test. The results showed: (1) the average mathematical concept understanding ability of students who are taught using the AIR collaboration model with CRH assisted by video learning is better than the average understanding of mathematical concepts of students who are taught using the model conventional learning, (2) the proportion of students taught using the AIR collaboration model with CRH assisted learning video gets a score of more than 75%.
Penerapan Model Pendidikan Anti Korupsi Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Anti Korupsi di SMP Al-Bayyan Pekalongan Loso, Loso; Mardhiyana, Dewi; Soeharto, Achmad
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Vol.5 No.1, October 2024
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v5i1.657

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan salah satu persoalan besar di Indonesia, karena korupsi sudah masuk dalam semua aspek kehidupan. Pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi harus dilakukan secara seimbang. Peran pendidikan sangat strategis dalam pencegahan tindak pidana korupsi melalui berbagai cara, salah satunya melalui pendidikan di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Al-Bayyan Pekalongan, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktik pembuatan poster anti korupsi. Hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata 62, dengan nilai tertinggi 80 yang diraih 1 peserta didik dan nilai terendah 33 yang diraih 1 peserta didik. Sedangkan hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata 83, dengan nilai tertinggi 93 yang diraih 5 peserta didik dan nilai terendah 60 yang diraih 1 peserta didik. Dari data tersebut tampak ada perubahan pemahaman peserta didik mengenai pendidikan anti korupsi yang signifikan, dari nilai rata-rata 62 menjadi 83. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik memahami materi yang disampaikan dengan baik, serta dipengaruhi oleh metode penyampaian materi yang tepat.
Integrasi Pembelajaran Abakus Berbasis Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi dan Verbal pada Siswa Sekolah Dasar Syafitri, Ely; Rahmadani, Elfira; Mardhiyana, Dewi
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i3.1112

Abstract

This community service program is driven by the urgent need to improve the quality of primary education in rural areas, particularly at SDN 014686 Sidomulyo, North Sumatra, which faces significant challenges, including limited technological infrastructure, low numeracy and verbal skills among students, and a lack of innovation in teaching methods. This program aims to enhance students' cognitive and verbal abilities through the implementation of the abacus learning method combined with simple digital technology as an innovative and adaptive solution to these existing limitations. The activities were conducted using a descriptive qualitative approach, involving 60 second-grade students and two teachers. The program was carried out in five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation, along with the sustainability of the program. Data were collected through observations, formative tests before and after the intervention, interviews with teachers and students, and activity documentation. Data analysis was conducted using the triangulation method to ensure the validity of findings from various sources. The results showed a significant improvement in students' numeracy skills, with an average score increase of 46.6% after three weeks of implementation. Additionally, students' verbal skills also demonstrated positive development, with average scores increasing from 2.4 to 4.0 on a five-point scale. Teachers reported improvements in pedagogical skills and began integrating digital tools into the teaching process. The use of a digital abacus application proved to enhance students' enthusiasm and active participation in mathematics learning. This program not only addresses existing academic challenges but also empowers teachers and creates an innovative learning model that can be replicated in other schools with similar conditions.
PELAKSANAAN PROGRAM “KAMPANYE MANGROVE” DI WILAYAH PESISIR UNTUK KEGIATAN REHABILITASI LINGKUNGAN DARI DAMPAK ABRASI PANTAI Ariadi, Heri; Mardhiyana, Dewi; Madusari, Benny Diah; Mardiana, Tri Yusufi; Halim, Abdul; Syamsuddin, M. Dicky; Widianto, M. Yogi Saputra; Fajar, Imam Saefudin; Ikhsan, Maullidin Khoerul
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2533

Abstract

Kegiatan kampanye mangrove merupakan aktifitas penanaman mangrove secara komunal dengan pelibatan aktif masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan aktifitas penanaman mangrove yang berbasis edukasi dengan palibatan masyarakat secara inklusif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala di wilayah pesisir Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Metode pengabdian yang digunakan adalah kelas penyuluhan dan praktik lapang. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan edukatif dan aksi sosial penanaman mangrove, dilakukan melalui tujuh tahap, mulai dari koordinasi, edukasi, praktik lapangan, fasilitasi kelompok, evaluasi, hingga penyusunan luaran dan rencana keberlanjutan berbasis kebutuhan komunitas pesisir. Hasil pengabdian menunjukkan, pasca pelaksanaan kegiatan pengabdian kelompok mitra banyak mendapatkan manfaat keberdayaan, seperti: wawasan mengenai tanaman mangrove, cita manfaat tanaman mangrove, pengalaman kegiatan dan beberapa catatan penting lainnya. Dari hasil kegiatan ini juga didapatkan rancangan tindak lanjut kegiatan berupa: rutinitas kegiatan sejenis, inovasi kegiatan baru, pelibatan aktif kelompok wanita, dan intensifikasi kegiatan di lokasi yang rawan terdampak abrasi. Secara garis besar, kegiatan kampanye mangrove yang melibatkan masyarakat pesisir secara aktif ini dinilai banyak memberikan manfaat terkait peningkatan level kapasitas mitra, tingkat keberdayaan mitra, dan inovasi pengembangan program terkait pasca kegiatan pengabdian selesai. Kegiatan kampanye mangrove juga memberikan dampak edukatif serta implikatif bagi masyarakat mitra untuk pengembangan kegiatan sejenis secara mandiri. Kesimpulan kegiatan ini adalah kampanye mangrove meningkatkan kapasitas dan keberdayaan mitra serta mendorong inovasi dan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan program serupa secara berkelanjutan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Quizizz Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Aghniya, Alfina Nufusa; Mardhiyana, Dewi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang belajar menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Quizizz, model konvensional berbantuan Quizizz, dan model konvensional. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Post-test Only Control Group Design. Sampel terdiri dari tiga kelas XI di SMK Negeri 1 Warungasem yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling, masing-masing memperoleh perlakuan berbeda. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematika berbentuk tes uraian yang terdiri dari 7 soal. Data dianalisis menggunakan ANAVA satu jalan dan uji lanjut (scheffe). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok. Model PBL berbantuan Quizizz memberikan hasil pemahaman konsep matematika tertinggi, disusul model konvensional berbantuan Quizizz, dan terakhir model konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan Quizizz lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI MATRIKS BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN Setiyawati, Dewi; Mardhiyana, Dewi
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 8, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jmn.v8i2.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dan mengetahui faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Matriks berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 34 siswa kelas X TB 2 SMKN 1 Karangdadap. Teknik pengumpulan data meliputi tes dan wawancara. Tes yang diberikan berupa soal uraian pada materi Matriks. Sedangkan wawancara dilakukan kepada 9 siswa, yang terdiri dari masing-masing 3 siswa untuk kategori nilai tinggi, sedang dan rendah. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Selanjutnya, data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Matriks berdasarkan prosedur Newman adalah kesalahan transformasi sebesar 91,91%. Hal tersebut terjadi karena siswa kurang teliti, kurang menguasai materi, belajar yang tidak maksimal, dan tidak memahami materi. Jika dilihat dari kategori nilai, kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa pada kategori nilai tinggi adalah kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 75%, yang disebabkan karena siswa kurang teliti. Untuk kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa pada kategori nilai sedang adalah kesalahan transformasi sebesar 94,57%. Hal tersebut karena siswa belum sepenuhnya memahami materi dan belajar yang tidak maksimal. Sedangkan kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa pada kategori nilai rendah adalah kesalahan transformasi dan kesalahan keterampilan proses, masing-masing sebesar 100%. Penyebabnya karena siswa kurang memahami materi dan belajar yang tidak maksimal.
Pengaruh Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Kecemasan Matematika Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Rahmawati, Dea; Mardhiyana, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i5.24215

Abstract

This study aims to determine three things, namely (1) the effect of mathematical concept understanding ability on students' mathematical connection ability, (2) the effect of math anxiety on students' mathematical connection ability, and (3) the effect of mathematical concept understanding ability and math anxiety on students' mathematical connection ability. This research used quantitative research method with ex post facto research type. The research population included all 11th grade students of SMA Negeri 1 Petarukan. The sample selection was conducted using cluster random sampling technique. The selected sample was class XI IKM 11 with 35 students. Data collection techniques were carried out using test instruments and questionnaire instruments. The data analysis technique was carried out through two stages, namely simple linear regression test and multiple linear regression test. The conclusion of this study, namely (1) the ability to understand mathematical concepts has a positive and significant effect on students' mathematical connection skills by 76.49%, (2) math anxiety has a negative and significant effect on students' mathematical connection skills by 75.80%, and (3) the ability to understand mathematical concepts and math anxiety has a positive and significant effect on students' mathematical connection skills by 81.60%.