Penelitian ditujukan pada siswa Toxic Friendship di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan dengan judul “dampak perilaku toxic friendship pada siswa (studi kasus di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan)”. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak perilaku toxic friendship pada siswa (studi kasus di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan)?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana dampak perilaku toxic friendship pada siswa (studi kasus di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan), penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus adalah pendekatan yang memusatkan perhatian secara intens dan mendalam pada suatu kasus, Informan Penelitian adalah guru BK, wali kelas, teman sejawat, siswa korban Toxic Frienship dan siswa pelaku Toxic Frienship. Penelitian ini maka metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara dan dokumen tasi, dimana metode pengumpulan data yang mengharuskan peneliti mengamati hal-hal yang berkaitan dengan ruang, tempat, pelaku, kegiatan, objek, waktu, peristiwa, tujuan, dan emosi walaupun tidak semuanya. hal-hal tersebut harus diperhatikan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian sesuai dengan tujuan yang di teliti yakni dampak perilaku toxic friendship pada siswa (Studi Kasus Di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan) adalah persahabatan yang tidak sehat dapat memberikan dampak negatif yang signifikan pada siswa, termasuk penurunan kesehatan mental, isolasi sosial, dan masalah dalam prestasi akademik.