Articles
PENGUJIAN GEOMETRICAL CHECK DAN PRACTICAL TEST UNTUK MELIHAT PENYIMPANGAN PADA MESIN BUBUT MARO 5 VA
Ilvadio Ilvadio;
Abdul Aziz;
Nelvi Erizon;
Yufrizal A
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1099.524 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i1.180
Penyimpangan geometris berkaitan dengan komponen-komponen yang ada pada mesin bubut, karena saat mesin dioperasikan untuk memproduksi benda kerja, keakuratan komponen-komponennya sangat berpengaruh terhadap benda kerja yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepresisian komponen-komponen dan hasil benda kerja yang diproduksi dari mesin bubut Maro 5 VA. Metode dalam penelitian ini yaitu metode pengujian deskriptif digunakan untuk melihat dan menganalisa kepresisian mesin bubut dengan melakukan pengujian geometrical check dan practical test untuk mengetahui besarnya penyimpangan terhadap ketelitian semula dari bagian-bagian utama dan hasil benda kerja dari mesin bubut Maro 5 VA, Hasil penelitian, mesin bubut Maro 5 VA dengan jenis penelitian pengujian kesejajaran antara sumbu kepala lepas terhadap gerak pindah eretan dengan nomor mesin M3 26 01, M3 26 08, dan M3 26 09 tidak ada yang menyimpang dari batas toleransi yang diizinkan, untuk jenis penelitian pengujian kelurusan titik sumbu kepala tetap terhadap titik senter kepala lepas, pengujian kesejajaran antara titik sumbu kepala tetap terhadap gerak pindah eretan, pengujian kesejajaran lubang senter kepala lepas terhadap gerak eretan, dan jenis pengujian kesejajaran gerakan tool post terhadap sumbu kepala tetap dengan nomor mesin M3 26 01, M3 26 08, dan M3 26 09 terdapat beberapa penyimpangan pada posisi vertikal maupun pada posisi horizontal, sedangkan untuk pengujian practical test dengan nomor mesin M3 26 08 merupakan penyimpangan posisi vertikal tertinggi dan nomor mesin M3 26 09 merupakan penyimpangan posisi horizontal tertinggi.
HUBUNGAN KETERSEDIAAN FASILITAS BENGKEL DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA DIKLAT LAS OKSI-ASETILIN WELDING KELAS XI JURUSAN TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI I KOTA JANTHO
Muharir Muharir;
Arwizet K;
Yufrizal A;
Primawati Primawati
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.749 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i2.194
Basically, Vocational High School (SMK) can also be said to be a school with an outline of learning using practical tools (workshop facilities). This study aims (1) to reveal the relationship between workshop facilities and student learning outcomes in the XI class of the Oxy-acetyline Welding class of Mechanical Engineering Department at SMK Negeri I Jantho City. (2) Describe a description of the learning outcomes of class XI students in the Oxy-Acetilin Welding subject, Mechanical Engineering Department, State Vocational High School I, Jantho City. (3) Defining the effect of workshop facilities on learning outcomes in the subject of welding technique at Oxy-Acetylene Welding class XI SMK Negeri I Jantho City. Types of correlation research. The population in this study amounted to 27 people and all taken as research subjects. The research tool used is in the form of a questionnaire which is arranged in the form of a Liker Scale. Where data collection is obtained from even semeter values ??for the 2020/2021 school year. Of the 40 instrument items tested for the validity of the workshop facility questionnaire, there were 36 valid items. The result of the reliability test was 0.96 which was stated as a reliable instrument. The learning outcomes of the Oksi-Acetylene Welding training course fall into the medium category. Description of data from 27 respondents where the average score obtained was 77.55. While the middle score is 78. In this study, the correlation coefficient of mechanical engineering workshop facilities on the Oksi-Acetilin Welding training course, Mechanical Engineering Department of SMK Negeri I Jantho City is 0.73 and the coefficient of determination is 53.29%. Based on the hypothesis testing, the rcount is 0.73%> 0.381 and the tcount is 5.34> 1.703 at the 5% confidence level. Then the hypothesis Ha is accepted, meaning that there is a relationship between workshop facilities and learning outcomes and Ho is rejected.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA DIKLAT CNC KELAS XI SMK NEGERI 2 PAYAKUMBUH
Bayu Fornandes;
Yufrizal A;
Febri Prasetya;
Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.883 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i2.202
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum sesuainya model pembelajaran yang digunakan tenaga pendidik dengan karakteristik mata pelajaran, masih banyak tenaga pendidik yang masih menerapkan model pembelajaran konvensional berupa metode ceramah, yang berakibat pada penurunan minat belajar siswa dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar CNC siswa Kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment (eksperimen semu) dengan desain Pretest- Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Payakumbuh yang terdaftar pada tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari kelas XI TPM 1 dan XI TPM 2. Pengujian instrumen dilakukan di sekolah yang sama, pada Kelas XII Teknik Pemesinan yang terdiri dari 30 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar (pretest dan posttest) berupa soal objektif sebanyak 26 soal. Data dianalisis menggunakan uji perbedaan dua rata-rata (t-test). Berdasarkan hasil penelitian dari perhitungan t-test diperoleh t-hitung lebih besar dari t-tabel. Dengan demikian hipotesis yang dikemukakan dapat diterima pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dari pengunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar CNC siswa Kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Payakumbuh.
PENGARUH VARIASI FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN POLYETHYLENE MENGUNAKAN MESIN CNC MIILING
Yoga Novrialdy;
Arwizet K;
Yufrizal A;
Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1079.52 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i2.206
Perkembangan dunia industri yang melesat dituntut untuk bisa menghasilkan produk dengan jumlah yang besar, presisi dan kualitas yang tinggi. Tingkat kekasaran permukaan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas produk. Dengan meningkatnya kebutuhan produk – produk manfaktur diiringi dengan kemajuan industri manufaktur. Penggunaan mesin CNC menjadi solusi dalam berproduksi yang dapat dikontrol langsung menggunakan komputer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan spindel terhadap tingkat kekasaran permukaan polyethylene menggunakan mesin CNC milling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian eksperimental paling tepat untuk menguji hubungan sebab-akibat melalui pengujian hipotesis menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat analitik. Dengan variasi parameter feed rate yaitu 800, 1000 dan 1200 mm/menit sebagai faktor yang diuji. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kekasaran permukaan polyethylene dipengaruhi oleh kelajuan pemakanan (feed rate). Berdasarkan hasil pengujian data nilai kekasaran permukaan menggunakan alat ukur kekasaran permukaan didapatkan nilai terendah menggunakan feed rate 800 mm/menit didapat nilai rata-rata 0,58 µm dan nilai kekasaran permukaan tertinggi didapatkan menggunakan feed rate 1200 mm/menit didapat nilai rata-rata 0,79 µm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan semakin rendah nilai feed rate maka semakin kecil nilai kekasaran permukaan yang dihasilkan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CNC SIMULATOR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEKNIK PEMESINAN NC/CNC DAN CAM KELAS XII SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI
Dino Ardianto;
Yufrizal A;
Nofri Helmi;
Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.322 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.246
Penelitian ini didasari dari minimnya hasil belajar yang diperoleh peserta didik disebabkan kurangnya fasilitas mesin CNC pada kegiatan praktikum, sehingga kegiatan praktikum menjadi tidak maksimal. Penelitian ini bermaksud untuk melihat efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis android yaitu CNC Simulator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode Quasi Eksperimental Design untuk melihat perbedaan pre-test maupun post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Bukittinggi menggunakan teknik Sampling Porpuse pada kelas XII terdapat dari 2 kelompok kelas yaitu kelas eksperimen (XII TPM 1) dan kelas kontrol (XI TPM 2). Hasil penelitian diperoleh analisis uji t pada kedua kelompok kelas yaitu sebesar 7,414. Sedangkan pada taraf signifikan 0,05 dengan df sebanyak 62 adalah 2,65748. Dapat disimpulkan nilai t hitung besar dari t tabel (7,414 > 2,65748). Perhitungan nilai N-Gain dilakukan pada kelas yang diberi perlakuan menggunakan media CNC Simulator didapat hasil sebesar 0,578. Pengambilan keputusan diambil jika perhitungan nilai N-Gain ? 0,30 maka perlakuan pada kelas tersebut dikatakan efektif. Hasil analisis uji t dan uji nilai N-Gain, diperoleh keputusan bahwa terdapat kenaikan maksimum pada hasil belajar siswa menggunakan media CNC Simulator dibandingkan dengan menggunakan media konvensional. Hasil analisis tersebut menunjukkan media CNC Simulator efektif digunakan sebagai media pembelajaran CNC.
ANALISIS KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 6061 AKIBAT VARIASI FEED RATE PADA PROSES FINSHING MESIN CNC MILLING MENGGUNAKAN FLY CUTTER
Kris Edi Jalmanto;
Yufrizal A;
Nofri Helmi;
Muhamad Thaufiq Pinat;
Ikhwal Imam Rezaldy
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (547.196 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.248
Pesatnya perkembangan dunia industri diperlukan untuk dapat memproduksi produk yang presisi dan berkualitas tinggi dalam jumlah yang banyak. Kekasaran permukaan merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas produk. Karena permintaan akan produk jadi terus meningkat, begitu pula industri manufaktur. Penggunaan peralatan mesin CNC merupakan salah satu solusi dalam produksi yang dapat dikontrol langsung oleh komputer. Perbedaan tingkat kekasaran permukaan aluminium 6061 dapat dilihat dari pengujian dengan penggunaan feed rate yang berbeda pada mesin CNC Milling. Metode yang digunakan yaitu metode eskperimen. Metode eksperimen tepat digunakan untuk menguji hubungan sebab-akibat yang dilalui oleh proses pengujian hipotesis bersifat analitik. Variasi parameter feed rate yang dilakukan yaitu 200, 400, 600, 800 dan 1000 mm/menit sebagai faktor yang diuji. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kekasaran permukaan aluminium dipengaruhi oleh kelajuan pemakanan. Setelah dilakukan pengujian diperoleh data dengan menggunakan alat ukur kekasaran permukaan didapatkan nilai terendah menggunakan feed rate 200 mm/menit didapat nilai rata-rata 0,31 µm dan nilai kekasaran permukaan tertinggi didapatkan menggunakan feed rate 1000 mm/menit didapat nilai rata-rata 0,75 µm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin rendah feed rate yang digunakan maka semakin rendah pula nilai Ra yang dihasilkan dan jika semakin tinggi feed rate yang digunakan maka semakin tinggi pula nilai Ra yang dihasilkan.
PERBANDINGAN NILAI KEKASARAN PERMUKAAN PROSES FRAIS BAHAN ALUMINIUM 6061 MENGGUNAKAN ENDMILL DAN FLY CUTTER DENGAN VARIASI SPINDLE SPEED PADA PROSES FINISHING
Arif Rahman Syam;
Yufrizal A;
Abd Aziz;
Budi Syahri;
Royhan Restu Aliafi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.96 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.249
Proses finishing merupakan proses terakhir dari proses pengerjaan suatu benda kerja. Proses finishing berjuan untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus setelah dilakukan beberapa kali proses roughing. Proses finishing dengan tuntutan kualitas dan ketelitian yang tinggi baik secara geometri maupun nilai/tingkat kekasaran permukaannya. Ketika proses produksinya seperti finishing operator seringkali mengganti jenis pisau frais seperti endmill dan fly cutter yang berdampak kepada nilai/tingkat kekasaran yang dihasilkan tidak optimal antar benda kerja yang di produksi dengan jenis pisau yang berbeda. Perbedaan nilai kekasaran dapat dilihat dari pengujian dengan penggunaan spindle speed yang berbeda. Metode yang dilaksanakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Metode eksperimen dapat dilakukan untuk menguji dan mencari pengaruh tertentu terhadap objek lain dalam keadaan yang dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kekasaran permukaan menggunakan endmill dan fly cutter. Variasi putaran spindel yang digunakan adalah 1200 rpm, 1500 rpm dan 1700 rpm dengan feed rate 350 mm/menit. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa nilai kekasaran permukaan paling rendah menggunakan fly cutter pada spindle speed 1700 rpm dengan feed rate 350 mm/menit diperoleh nilai rata-rata Ra sebesar 0,24 µm, sedangkan penggunaan endmill nilai kekasaran terendah diperoleh pada spindle speed 1700 rpm dengan feed rate 350 diperoleh nilai rata-rata Ra sebesar 1,95 µm. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan fly cutter lebih baik dibandingkan menggunakan endmill pada proses finishing.
KOMBINASI OPTIMUM KONDISI PEMOTONGAN BUBUT CNC DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI
Aditya Bernaldo;
Rifelino Rifelino;
Yufrizal A;
Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (424.169 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.254
Kekasaran permukaan merupakan suatu ukuran kualitas yang dihasilkan dari proses pemesinan. Nilai dari kekasaran permukaan dipengaruhi oleh beberapa faktor proses pemesinan, yaitu kondisi pemotongan, temperatur lingkungan, kondisi pahat, pemasangan benda kerja pada sistem pemegangnya, gaya-gaya pemotongan dan kualitas geometri mesin yang digunakan. Aplikasi metode Taguchi dapat membantu dalam mendesain kombinasi dari kondisi pemotongan dan membuat produk kualitas tinggi serta biaya produksi yang kecil.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh nilai kekasaran permukaan yang kecil dari kombinasi kondisi pemotongan bubut CNC dan memperoleh persentase kontribusi darimasing-masing faktornya. Metode yang dipakaidalam penelitian adalah metode eksperimen Taguchidengan memakai 4 faktor dan 3 level pada setiap faktornya. Mesin yang dioperasikan adalah mesin bubut CNC CKE6140Z dan menggunakan pahat insert karbida. Spesimen yang digunakan adalah baja karbon menengah S45C dengan diameter 20 mm. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kombinasi dari kondisi pemotongan yang menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang baik yaitu kecepatan potong di level 120 m/menit, kedalaman pemotongan di level 1 mm, gerak pemakanan di level 0.05 mm/rev dan panjang pemesinan di level 140 mm. Untuk persentase kontribusi dari masing-masing faktor yang dianalisis yaitu kecepatan potong sebesar 17.6%, kedalaman pemotongan sebesar 23,25%, gerak pemakanan sebesar 52.93% dan panjang pemesinan sebesar 6.22%.
KONTRIBUSI HASIL BELAJAR TEORI TERHADAP KEMAMPUAN PRAKTIK MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT DI SMK 1 SUMATERA BARAT
Arif Rachman Hakim;
Yufrizal A;
Jasman Jasman;
Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.78 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.268
Permasalahan yang dihadapi oleh siswa SMK adalah hasil belajar siswa yang kerap dibawah KKM. Ini tercipta karena tengah adanya siswa yang kurang disiplin dalam proses belajar. Contohnya adalah pada saat belajar teori dan praktek pada mata materi Teknik Pemesinan Bubut Kelas XI SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia adalah pendidikan. Tujuan utama Pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa salah satunya adalah siswa SMK. Untuk itu perlu adanya kontribusi antara kemampuan teori dan prkatek siswa terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kontribusi hasil belajar teori mata pelajaran teknik pemesinan bubut terhadap kemampuan praktik bubut pada kelas XI SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Metode Penelitian menggunakan penelitian korelasi, karena didalam penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan sebab-akibat variabel bebas dan variabel terikat yang tidak diubah-ubah atau diberi perlakuan. Penelitian ini dilakukan dengan populasi sebanyak 48 orang siswa dan sampel 48 orang. Untuk menentukan persentasi kontribusi dilakukan analisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini terkandung Kontribusi antara hasil belajar teori mengenai kemampuan praktik bubut pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Melalui analisis membuktikan korelasi (r) diperoleh sebesar 0,044 yang berarti < 0.05. Besar Kontribusi antara antara hasil belajar teori terhadap kemampuan praktek kerja bubut siswa pada kelas XI SMK Negeri 1 Sumatera Barat sebesar 8,6% ada faktor lain yang mempengaruhi terhadap kemampuan praktik kerja bubut.
HUBUNGAN PENGUASAAN KOGNITIF SISWA MATA DIKLAT TEKNIK GAMBAR MANUFAKTUR DENGAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR MENGGUNAKAN AUTOCAD
Enjelita Enjelita;
Rifelino Rifelino;
Yufrizal A;
Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.823 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.275
Teknik Gambar Manufaktur merupakan pembelajaran yang sejalan antara teori dengan praktik. Sebelumnya pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka, namun karena kondisi pandemi yang mengharuskan sistem pembelajaran dipisah antara pembelajaran teori dilaksanakan secara daring dan praktik dilaksanakan secara tatap muka. Hal tersebut memberikan dampak bagi penguasaan kognitif siswa, karena beberapa materi memang tidak bisa tersampaikan secara maksimal melalui daring dan belum tentu semua siswa akan belajar secara mandiri di rumah. Kemampuan siswa dalam praktik pada dasarnya tidak lepas dari penguasaan siswa terhadap ilmu dasar dalam menggambar teknik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan penguasaan kognitif siswa pada mata diklat Teknik Gambar Manufaktur terhadap kemampuan praktik menggambar menggunakan AutoCAD. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto karena bertujuan untuk meneliti peristiwa yang sudah terjadi tanpa mengubah variabel maupun sampel penelitian, dengan tujuan menentukan apakah variasi pada variabel independent menyebabkan terjadinya variasi pada variabel dependen. Populasi sebanyak 150 siswa, dengan teknik Poportional Rndom Sampling maka diperoleh 60 sampel dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil uji korelasi pada tahun ajaran 2019 dengan nilai r hitung sebesar 0,735, dengan nilai signifikan sebesar 0,000 pada taraf 5%, nilai r hitung sebesar 0,595 pada tahun 2020 dengan nilai signifikan 0,007 dan r hitung pada tahun 2021 sebesar 0,476 serta nilai signifikan 0,04. Hasil dari uji korelasi, maka dapat ditarik kesimpulan antara penguasaan kognitif siswa mata diklat Teknik Gambar Manufaktur dengan kemampuan praktik AutoCAD memiliki hubungan yang positif dan signifikan.