Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SUDUT POTONG DAN KECEPATAN PUTARAN SPINDEL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA BAJA KARBON EMS 45 MENGGUNAKAN MESIN BUBUT KONVENSIONAL Rachmadi Rachmadi; Yufrizal A; Irzal Irzal; Andre Kurniawan
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.969 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.318

Abstract

Kekasaran permukaan dari proses pembubutan dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah kecepatan spindel dan sudut potong yang digunakan. Setiap benda kerja yang dikerjakan pada mesin perkakas tentu menghasilkan kekasaran permukaan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut potong kecepatan spindel terhadap kekasaran permukaan baja karbon EMS-45. Metode Eksperimen lebih cocok digunakan pada penelitian ini agar mengetahui pengaruh sudut potong dan putaran spindel terhadap kekasaran baja karbon EMS-45. Bahan yang digunakan berdiameter 25 mm dan panjang 90 mm, dengan kedalaman pemakanan sebesar 0,2 mm dengan 3 jenis sudut potong yaitu sudut 60º, 75º, dan 90º sedangkan putaran spindel yang digunakan yaitu 995 rpm, 1267 rpm dan 1459 rpm. Kekasaran permukaan diukur menggunakan surface rooughness tester. Hasil penelitian didapatkan nilai kekasaran permukaan terendah pada pengujian spesimen dengan spindel speed 1459 rpm dan sudut potong 90º yaitu 1,58 µm sedangkan kekasaran permukaan tertinggi diperoleh pada kecepatan spindel 995 rpm dengan dengan sudut potong 60º yaitu 2,39 1,58 µm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sudut potong dan kecepatan spindel berpengaruh terhadap nilai kekasaran permukaan dimana semakin kecil sudut potong maka semakin kasar permukaan yang didapatkan dan semakin besar putaran spindel maka kekasaran yang didaptkan semakin kecil. Kecepatan spindel 1459 rpm dengan sudut pemotongan pahat sebesar 90? menghasilkan permukaan yang paling rendah yaitu Ra = 1,58 ?m dengan tingkat kekasaran permukaan berada di N6 sedangkan kekasaran permukaan paling tinggi dihasilkan pada kecepatan spindel 995 rpm dengan sudut potong 60? yaitu 2,39 ?m dengan tingkat kekasaran permukaan berada di N7.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY DAN KESIAPAN GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN CNC DI SMK NEGERI 6 BATAM Berry Delfi Andra; Arwizet K; Yufrizal A; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.591 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.319

Abstract

Menghadapi tantangan dalam penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tentu kita harus menyiapkan SDM yang profesional dan kompeten guna demi meningkatnya kualitas terhadap SDM tersebut. Pendidikan kejuruan dan vokasi sebagai wadah dalam membentuk siswa untuk memiliki kamampuan meliputi soft skill, hard skill sesuai dengan kejuruan yang dipelajari di sekolah. Tujuan pada riset ini ialah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran teaching factory terhadap hasil studi TP CNC peserta didik kelas XII TM 1 SMK Negeri 6 Batam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitaif yang bertujuan untuk memberikan gambaran objek yang sedang diteliti. Teknik untuk menganalisis data dalam penelitian ini yaitu dengan uji normality, uji linearity uji corelation dan determinant coefficien. Berdasarkan uji normalitas pembelajaran teaching factory dan kesiapan guru menyatakan bahwa data terdistribusi normal. Berdasarkan uji linearitas antara teaching factory dan kesiapan guru terhadap hasil belajar menyatakan bahwa antara faktor bebas (X) dan faktor terikat (Y) linear. Hasil Uji korelasi antara teaching factory dan kesiapan guru terhadap hasil belajar terdapat pengaruh. Sehingga penelitian ini disimpulkan adanya pengaruh pembelajaran teaching factory dan kesiapan guru terhadap hasil belajar. Dimana pembelajaran teaching factory memberikan pengaruh terhadap hasil belajar dihitung dengan uji koefisien determinasi yaitu sebesar 61,61% dan kesiapan guru terhadap hasil belajar sebesar 58,52%.
PENGEMBANGAN JOBSHEET BERBASIS PRODUK Wahyu Ananda Putra; Yufrizal A; Arwizet K; Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.025 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.328

Abstract

Pengembangan media belajar yang baik dapat memotivasi dan membuat siswa lebih giat dalam belajar. Namun pada pelaksanaannya masih terdapat media pembelajaran yang tidak memenuhi syarat, sehingga membuat sistem pembelajaran menjadi tidak efektif. Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengembangkan jobsheet yang teruji kevalidannya, teruji kepraktisannya, dan teruji keefektifannya untuk digunakan pada mata diklat NC/CNC dan CAM. Penelitian pengembangan merupakan jenis penelitian yang akan dipakai. Dengan model pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap ADDIE ini mempunyai lima tahapan. Subjek penelitiannya ialah kelas XI TPM yang berjumlah 30 orang peserta didik. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Payakumbuh di semester gasal tahun pelajaran 2021/2022. Pengumpulan data menggunakan lembar validitas, kuesioner kepraktisan dan posttest berupa soal objektif. Uji validasi yang didapatkan dari penilaian validator media adalah 0,890 dan penilaian dari validator materi adalah 0,846 dengan klasifikasi valid. Uji kepraktisan dari pendidik memperoleh tingkat 88,18% dengan klasififikasi sangat praktis dan uji kepraktisan dari jumlah siswa adalah 83,7% dengan klasifikasi juga sangat praktis. Uji keefektifan yang didapatkan setelah penggunaan jobsheet oleh peserta didik adalah 86,67% mencapai KKM sehingga jobsheet dinyatakan efektif. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil uji validitas, uji kepraktisan serta uji keefektifan bahwasanya jobsheet sangat praktis, valid dan bisa meningkatkan hasil belajar.
MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS INTERNET KELAS XI TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 PADANG Yandi Saputra; Yufrizal A; Purwantono Purwantono; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.025 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.336

Abstract

Adanya internet dalam pendidikan membawa perubahan di proses pembelajaran. Internet di bidang pendidikan memberikan kontribusi yang besar kepada kemajuan pendidikan khususnya di Indonesia. Media di proses pembelajaran sangat dibutuhkan karena hakikatnya proses pembelajaran merupakan proses komunikasi yaitu penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Minat termasuk faktor intrinsik yang berpengaruh terhadap hasil belajar. Berdasarkan fakta dilapangan sebagian siswa dalam proses belajar banyak yang bermain Game di sekolah dan sebagian siswa ada yang belajar dengan serius. Tujuan penelitian ini secara spesifik operasional diarahkan untuk mengetahui seberapa besar minat belajar siswa terhadap penggunaan media berbasis internet di kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif penelitian deskriptif adaIah penelitian yang mendeskripsikan suatu gejala, fakta, peristiwa atau kejadian yang sedang/sudah terjadi. Populasi pada peneitian ini adalah keseluruhan siswa keIas XI teknik pemesinan Tahun Ajaran 2020/2021 yang berjumlah 62 orang. Penelitian ini menggunakan metode Skala Likert. Data diperoleh melalui pengadministrasian instrumen penelitian kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap penggunaan media berbasis internet didapatkan dengan tingkat kepuasan rendah 31 responden (50%) dan tingkat kepuasan tinggi 31 responden (50%) pada minat belajar siswa terhadap penggunaan media berbasis internet kelas XI Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Negeri Padang.
ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGELASAN SMAW (SHIELD METAL ARC WELDING) DAN LAS MIG (METAL INERT GAS) TERHADAPKEKUATAN TARIK BAJA KARBON RENDAH ST 37 Abdul Latif Pasaribu; Irzal Irzal; Yufrizal A; Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.7 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.341

Abstract

Kemajuan teknologi bidang konstruksi yang semakin meningkat tidak bisa dipisahkan mengenai pengelasan, dalam penelitian ini dapat diidentifikasi masalah, belum diketahuinya kekuatan tarik antara hasil pengelasan SMAW dengan las MIG. Penelitian ini bertujuan guna mencari perimbangan kekuatan tarik hitungan pengelasan SMAWdan las MIG. Penelitian menggunakan baja karbon rendah ST 37. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimulai dengan pengelasan spesimen, membuat spesimen uji sesuai standar ASTM E8. Menggunakan pengambilan 19 random spesimen yang terdiri dari 3 spesimen kampuh bevel groove, 3 spesimen kampuh V groove, 3 spesimen kampuh U groove untuk setiap hasil las SMAW dan las MIG, dan 1 spesimen baja karbon rendah ST 37 tanpa perlakuan. Masing-masing spesimen dianalisa setelah dilakukan uji tarik dan mengambil sebuah kesimpulan dengan catatan yang terbesar angkanya itulah yang paling tinggi nilai tegangannya, hasil penelitlan yang dilakukan pada speslmen, membuat dan menguji spesimen menggunakan mesln uji tarlk maka didapatkan pada spesimen Las SMAW kampuh bevel groove nilai rata-rata Titik Luluh 131,66 MPa, V groove163,66 MPa,danU groove188,66 MPa. Pada spesimen Las MIG kampuh bevel groove nilai rata-rata Titik Luluh 158,83 MPa, V groove 182,16MPa, U groove 186,66 MPa. Tegangan luluh hitungan pengelasan baja karbon rendah ST 37 pada pengelasan las SMAW kampuh bevel groove dan V groove lebih rendah dari hasil pengelasan las MIG, tetapi pada las SMAW kampuh U groove lebih tinggi dari pada las MIG.
PENGARUH PERSENTASE RESIN DAN KATALIS TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT FIBERGLASS Ravika Milya; Syahril Syahril; Yufrizal A; Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.403

Abstract

Komposit berbahan dasar fiberglass banyak ditemui pada produksi kapal. Namun, pemakaian komposit dalam proses produksi kapal belum mempunyai ketetapan mutu yang baik tentang pengaruh antara persentase resin dan hardener yang dipakai, akan tetapi banyaknya pemakaian katalis dan resin mempunyai pengaruh pada kekuatan komposit serat sebagai penguat. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perbandingan persentase katalis dan resin pada kuat tarik komposit berbahan fiberglass. Metode yang dipakai pada penelitian ini ialah metode eksperimen yang memakai mesin uji tarik serta meragamkan persentase katalis pada campuran resin dari 1% hingga 2,5%. Hasil yang diperoleh pada penelitian yaitu komposit dengan kandungan persntase 1% mempunyai nilai kuat tarik 99,25 N/mm2, elongasi 19,8% dan modulus elastisitas 518,18 N/mm2. Komposit serta kandungan katalis 1% mempunyai skor kuat tarik 108,65 N/mm2, elongasi 15,6% dan modulus elastisitas 11,86 N/mm2. Komposit yang mengandung katalis 2% mempunyai skor kuat tarik 108,31 N/mm2, elongasi 24,2% dan modulus elastisitas 500,52 N/mm2. Komposit dengan kandungan katalis 2,5% mempunyai skor kuat tarik 104,75 N/mm2, elongasi 19,4% dan modulus elastisitas 658,96 N/mm2. Kekuatan tarik komposit fiberglass terjadi kenaikan pada kandungan katalis 1% sampai 1,5% serta terjadi pelemahan pada kandungan katalis 2% sampai dengan kandungan katalis 2,5%. Hasil kuat tarik paling tinggi berada pada komposit dengan capuran kandungan resin 98,5% dan kandungan katalis 1,5%.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN CNC DI SMK NEGERI 1 PADANG Sayyid Rasyid Habibie; Yufrizal Yufrizal; Purwantono Purwantono; Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pengaruh video tutorial materi CNC (Computer Numerical Control) terhadap hasil belajar siswa di SMK Negeri 1 Padang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen, yang digunakan untuk mengungkapkan pengaruh suatu tindakan terhadap tindakan lainnya dalam kondisi yang terkendali. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Padang yang terletak di Jl Mahmud Yunus Anduring. Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Sampel untuk penelitian dipetik pada dua kelas yaitu, kelas XI TP-A dan XI TP-B. Teknik pengumpulan data meliputi pengambilan tes dan pencatatan siswa untuk dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian ini dinyatakan sebagai persentase hasil belajar yang diberikan peserta didik setelah memakai media video pembelajaran. Berdasarkan hasil setelah pengujian, rata-rata prestasi belajar siswa kelas kontrol adalah 74,03 dengan nilai teratas 88 dan terbawah 53, sedangkan rata-rata hasil belajar dari peserta didik kelas eksperimen adalah 81,30. 3 pertemuan dalam 3 minggu. Berdasarkan pembahasan, disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dengan video tutorial berdampak baik terhadap perkembangan nilai belajar siswa.
PENGARUH PEMBERIAN LABELLING NEGATIF TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA Musytari Rahmat; Budi Syahri; Yufrizal A; Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.422

Abstract

Seringkali banyak ditemukan peserta didik yang diberi lebelling negative oleh guru berdasarkan tingkat pengetahuan dan keterampilannya. Hal ini menjadi faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam keberhasilan menjalani pembelajaran. Karena pemberian labelling membuat seorang peserta didik tidak percaya diri. Berdasarkan fenomena yang terjadi ini, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh pemberian lebelling negative ini terhadap minat belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional yang menerapkan lebelling negative pada peserta didik dan melihat dampaknya terhadap minat belajar seorang siswa. Penelitian dilaksanakan pada 68 orang siswa kelas X Teknik Pemesinan di SMK N 1 Bukitinggi. Analisis data menggunakan metode deskripktif dan analisis regresi. Hasil pengujian diketahui nilai signifikan sebesar 0,037 yang artinya > 0,005. Sehingga diketahui jika Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada dampak signifikans antar variabel pemberian labelling terhadap variabel minat belajar siswa. Dari hasil riset ini disimpulkan bahwasanya ada kontribusi yang signifikan antara pemberian labelling negative pada minat belajar siswa. Seorang anak diberikan label negatif akan membuat anak tersebut dijauhkan dari temannya. Hal ini berdampak terhadap kepercayaan diri siswa. Seseorang yang memperoleh label negatif akan meyakini dirinya sesuai denga lebel negatif yang disematkan kepada dirinya. Hal ini sangat berpengaruh terhadap minat seseorang terhadap pembelajaran dan berdampak langsung kepada prestasi belajar.
PENGARUH DISIPLIN SISWA DAN FASILITAS LABORATORIUM GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DI SMK NEGERI 1 TANJUNG RAYA Syawaldi Eka Syahputra; Mulianti Mulianti; Yufrizal Yufrizal; Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.423

Abstract

Latar belakang penelitian yang dilakukan terdapat turunnya hasil belajar pada pembelajaran Gambar Teknik kelas X di SMK Negeri 1 Tanjung Raya. Ada beberapa masalah yang dilihat yaitu fasilitas dan juga disiplin siswa yang kurang. Tujuan dari penelitian melihat adakah pengaruh disiplin peserta didik dan sarana prasarana laboratorium gambar pada hasil belajar. Metode penelitian yang dipakai ialah correlational research. Penelitian dilakukan dibulan Juli 2022. Populasi penelitian ini ialah peserta didik kelas X Teknik Mesin di SMK Negeri 1 Tanjung Raya siswa bertotal 53, dan sampel riset berjumlah 35 peserta didik memakai rumus random sampling. Data terkumpul dianalisis menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 23.0. Analisa hipotesis memakai uji kerelasi sederhana dan uji korelasi berganda. Hasil pengujian korelasi sederhana X1 terhadap Y, mempunyai nilai koefisien 0,946 bertaraf akseptasi 0,000 dan bentuk hubungan yang positif, maka dapat disimpulkan dampak positif yang sangat signifikan dan sempurna antara disiplin pembelajaran pada hasil belajar peserta didik, dan X2 terhadap Y mempunyai nilai koefisien 0,946 bertaraf akseptasi 0,000 dan bentuk hubungan yang positif, maka dapat disimpulkan terdapat dampak positif yang cukup signifikan dan sempurna antar fasilitas laboratorium gambar pada hasil belajar. Untuk hasil korelasi berganda signifikan F change bernilai 0,000 < 0,05 jadi dapat dinyatakan data X1 dan X2 berkorelasi, dan nilai pearson correlation sebanyak 0,958 di tingkat korelasi sempurna. Dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap Y.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PERMESINAN BUBUT Zuanda Arief; Nizwardi Jalinus; Yufrizal A; Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.441

Abstract

Pendidikan adalah upaya pelatihan terhadap individu buat membangun pengetahuan, keterampilan juga kreativiats peserta didik. Proses pembelajaran dikelas adalah kunci primer keberhasilan pendidikan, sehingga contoh pembelajaran yang diterapkan sang pendidik sebagai hal yang krusial. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas peserta didik pada mata pelajaran Teknik Pemesinan bubut melalui implementasi model project based learning. Pembelajaran yang diterapkan pendidik masih berpusat pada pengajaran yang berdampak pada kreativitas peserta didik turun. Penelitian ini menggunakan model classroom action research. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI TP-2 yang bertotal 14 orang. Penelitian ini dilangsungkan pada bulan Juli-Agustus 2022. Instrumen penelitian memakai lembar observasi kreativitas peserta didik menggunakan indikator keberhasilan kreativitas siswa yang ditetapkan 70% menggunakan kategori baik. Hasil pengamatan siklus 1 menunjukkan rata-rata kreativitas peserta didik 52,4 %, pada siklus 2 rata-rata 77 % kategori baik serta di siklus 3 rata-rata kreativitas peserta didik menjadi 81% menggunakan kategori sangat baik, peningkatan kreativitas peserta didik di setiap siklus terjadi peningkatan yang signifikan. Indikator keberhasilan penelitian telah meningkat pada siklus 2 dan 3 dibuktikan dengan perolehan hasil kreativitas peserta didik sebesar 77% dan 81%. Kesimpulan berasal dari penelitian adalah memakai implementasi model pembelajaran project based learning dalam menaikkan kreativitas peserta didik di pelajaran teknik permesinan bubut.
Co-Authors - Primawati Abd Aziz Abdul Aziz Abdul Latif Pasaribu Abdul Marfuad Abral, Hairul Ade Foury Putra Ade Habibbullah Adinda Annisa Aditya Bernaldo Ahmad Natafian Fauzi Alvien Khardin Ambiyar, Ambiyar Amri Ramadhan S Andre Kurniawan Arafat, Andril Arif Rachman Hakim Arif Rahman Syam Arwizet Arwizet Arwizet Arwizet, Arwizet Bayu Fornandes Berril Habibil Rizka Berry Delfi Andra Billyano Eko Pratama Budi Syahri Bulkia Rahim Dayat Ivo Jumadi Dayu Alfaridh Delima Yanti Sari Deri Syafamukmin Paderma Dieter Rahmadiawan Dini Huddia Dino Ardianto Egi Fadillah Eko Indrawan Elnar Kenzhaliyev Enggian Lubis Enjelita Enjelita Ericka Putra Farid Kassimov Fazrol Rozi, Fazrol Febri Prasetya Febrian Ilhamsyah Fiki Efendi Fikriyyah Hilmy Ardana Firza Fernanda Fitra Adhitya Fitra Yuda Rahman Hasanuddin WS Hendri Nurdin Hendrik Swandi Hifnul Rizky Al Ulfa Ikhsanul Rizal Ikhwal Imam Rezaldy Ilvadio Ilvadio Imtiaz Ali Laghari Irfan Adima Brawira Irzal Irzal Jamal Dermawan Tanjung Jasman Jasman Jasman Kris Edi Jalmanto Laksono Trisnantoro Ma Leona Maye B. Pepito Muhamad Thaufiq Pinat Muhammad Aditya Pratama Muhammad Al Fadri Muhammad Farid Riza Muhammad Ichsan Muhammad Lathif Mahendra Muhammad Shadiq Fahrezi Muharir Muharir Mulianti Mulyadi Mulyadi Musytari Rahmat Nabawi, Rahmat Azis Nailul Hidayat Nelvi Erizon Nelvi Erizon Nizwardi Jalinus Nofri Helmi Nofri Helmi Nurdin Hendri Phonepasith Phongdala Purwantono Purwantono Putra, Randi Purnama Rachmadi Rachmadi Rahmad Fariska Putra Rahmad Rian Dawab Midik Rahman Febrio Ramli Ramli Rangga Ligendra Ravika Milya Refdinal Refdinal Refdinal, Refdinal Rifelino Rifelino Rilgy Aulia Rizky Ema Wulansari Rodesri Mulyadi Royhan Restu Aliafi Roza Febrianti Sayyid Rasyid Habibie Sri Rizki Primandari Putri Suparno Suparno Syahril Syahril Syaiful Salim Syawaldi Eka Syahputra Try Yudo Margono Tze Kiong Tee Verdi Verdian Wahyu Ananda Putra Wahyu Ivan Pramana Waskito Yandi Saputra Yoga Amanda Putra Yoga Novrialdy yogi erwandi candra Yolli Fernanda Zainal Abadi Zuanda Arief