Articles
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing : (Studi Kasus Pabrik Tahu BTP)
Gianina Ramdhani;
Mukhammad Idrus;
Samsinar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5397
Penelitian ini bertujuan menganalisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full costing (Studi Kasus Pabrik Tahu BTP). Penelitian ini berfokus dalam menganalisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full costing (Studi Kasus Pabrik Tahu BTP) apakah biaya-biaya yang terlibat, baik yang bersifat variabel maupun tetap sudah sesuai dengan harga jual yang ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik ini dimulai dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan berupa data dan informasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik serta bukti pendukung lainnya, melakukan wawancara dengan pemilik usaha, mengolah hasil wawancara dan data administrasi yang diperoleh berdasarkan analisis data yang digunakan serta menghitungnya dengan metode Full costing , mendeskripsikan metode penetapan harga pokok produksi pada Pabrik Tahu BTP , dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa : (1) HPP pada produk Pabrik Tahu BTP yaitu harga per potong tahu per hari Rp346,67, harga per loyang tahu per hari Rp34.667 sedangkan Menurut Peneliti (Full costing) harga per potong tahu per hari Rp357,67, serta harga per loyang tahu per hari Rp35.767 (2) Perbedaan perhitungan terjadi diakibatkan karena tidak dimasukkannya biaya overhead pabrik oleh Usaha Pabrik Tahu BTP .
Examining the Factors Affecting Accounting Prudence
Mukhammad Idrus;
Siti Fatimah;
Afiah Mukhtar;
Karta Negara Salam
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57178/atestasi.v5i1.23
This study examines the effect of managerial ownership, firm size, leverage, and growth opportunities on accounting prudence. This type of research includes causal research using quantitative methods. The population in this study were all mining companies listed on the BEI, as many as 28 companies. The sample in this study was determined by purposive sampling, so the full selection was 50 data from 10 financial statements of mining companies for five years. Secondary data was collected through the Indonesia Stock Exchange website and analyzed using Multiple Regression Analysis with the Ordinary Least Square model using the Eviews Version 12 software. The results found that managerial ownership positively and significantly affected accounting prudence. Meanwhile, firm size and leverage have no significant positive effect on accounting prudence. Meanwhile, the growth opportunities variable has a negative and significant impact on accounting prudence. The suggestions given by the author for further research are expected to consider other factors outside of this research that can affect accounting prudence such as litigation risk, taxes, and public ownership and can expand objects to other sectors and extend the research period to provide better results and more accurate.
ANALISIS PENCATATAN PERSEDIAAN TERHADAP BARANG MASUK DAN KELUAR PADA USAHA GROSIR BARANG CAMPURAN TOKO HJ BAU
Andriyani, Andriyani;
Idrus, Mukhammad;
Idris, Hariany
Jurnal Akuntansi AKTIVA Vol. 6 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/akuntansi.v6i1.8600
This study aims to determine and obtain a clear picture of the calculation of merchandise inventory management at the Hj Bau Mixed Goods Wholesale Business. This research is a qualitative descriptive approach. Data collection techniques that will be used include interviews with owners, managers, or employees involved in inventory management at Toko HJ Bau. In addition, documentation techniques will be used to retrieve data from the incoming and outgoing goods reports at Toko HJ Bau. In analyzing the data, researchers will use the inventory accounting analysis method. The two main methods used are the Perpetual Method inventory recording system and the FIFO (First in First Out) Method inventory valuation system. Based on the results of the research, it was found that the lack of implementation of segregation of duties related to the purchasing function and the use of inadequate manual records, led to the risk of stock-outs and imbalances in inventory. In addition, the simple organizational structure, with divided employee concentration and poorly conveyed information to the store owner, was also a contributing factor to the problem.The proposed solution is the application of the FIFO method, which can help improve the accuracy of inventory recording and the value of merchandise inventory at Toko Hj Bau.By applying FIFO, the store can optimize inventory management and produce more informative and reliable financial statements.
ANALISIS BREAK EVENT POINT PADA USAHA TERNAK KERBAU BELANG DI TORAJA
Pabisangan, Valent;
Idris, Hariany;
Idrus, mukhammad
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2401
This research aims to determine the break event point analysis in the striped buffalo farming business in Toraja. Data collection techniques were carried out using interviews and documentation. The data analysis technique used is qualitative descriptive analysis, namely by analyzing facts found in the field, then connecting them with the theories obtained by the author in analyzing break event points. Based on the results of research on break event point analysis in striped buffalo farming businesses in Toraja, the researchers concluded that the break event point analysis in striped buffalo farming businesses cannot be calculated based on the BEP formula. Cost analysis shows that the costs incurred in the buffalo farming business include: Initial capital, feed costs, maintenance costs, operational costs, vitamin and worming costs. Analysis of selling prices shows that the price of striped buffalo is influenced by general factors, but what will determine is the type of buffalo and an assessment of the meaning of social symbols inherent in Toraja society. The striped buffalo farming business has very worthy potential to be developed because it can promise quite large income or profits.
Analisis Pengendalian Biaya Produksi Pada Perusahaan Tahu Tempe Cendana di Kabupaten Enrekang
Ainun Annisa;
Mukhammad Idrus;
Samsinar, Samsinar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9383
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengendalian Biaya Produksi Pada Perusahaan Tahu Tempe Cendana di Kabupaten Enrekang. Fokus penelitian dalam penelitian ini diarahkan pada penilaian pengendalian biaya produksi yang mencakup biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan metode observasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengendalian biaya produksi pada Perusahaan Tahu Tempe Cendana dikatakan sudah maksimal, mulai dari pengendalian bahan baku, pengendalian biaya tenaga kerja, serta pengendalian overhead pabrik.
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Home Industry Tempe di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa
Nurul Hikmah K;
Mukhammad Idrus;
Nur Afiah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8213
Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis perhitungan harga pokok produksi dan membandingkan perhitungan yang dilakukan Perusahaan dengan metode full costing pada Home Industry Tempe di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Variabel dalam penelitian ini adalah perhitungan harga pokok produksi pada Home Industry Tempe dengan pengukurannya menggunakan metode full costing. Subjek yang digunakan adalah data dan informasi biaya produksi Home Industry Tempe pada bulan April 2024 dan objek yang digunakan adalah pemilik usaha home industry tempe. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik ini dimulai dengan mengumpulkan data-data yang diperlukan berupa informasi biaya produksi serta bukti pendukung lainnya, melakukan wawancara dengan pemilik usaha, mencatat unsur-unsur pokok saat wawancara terkait dengan perhitungan harga pokok produksi, mengolah data dan hasil wawancara, menganalisis harga pokok produksi menggunakan metode perusahaan dan membandingkannya dengan metode full costing pada Home Industry Tempe, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) Total biaya produksi menggunakan metode perusahaan yang dibebankan Home Industry Tempe pada bulan April 2024 adalah sebesar Rp 55.650.000 dengan jumlah produk yang dihasilkan yaitu 24.300/potong tempe dan 2.700/cetak tempe sehingga harga pokok tempe per potong sebesar Rp 2.290 dan harga pokok produksi per cetak yaitu sebesar Rp 20.611. (2) Total biaya produksi pada Home Industry Tempe dengan menggunakan metode full costing yang dibebankan pada bulan April 2024 adalah sebesar Rp 64.628.056 dengan jumlah produk yang dihasilkan yaitu 24.300/potong dan 2.700/cetak sehingga harga pokok produksi tempe per potong yaitu sebesar Rp 2.660 dan harga pokok produksi per cetak yaitu sebesar Rp 23.963. Perbedaan perhitungan terjadi diakibatkan karena tidak dimasukkannya biaya overhead pabrik oleh Home Industry Tempe.
Analisis Laporan Realisasi Anggaran untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Bone
Saputri, Adytia Meilyana;
Samirah Dunakhir;
Mukhammad Idrus
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8590
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Kinerja Keuangan berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Bone pada tahun 2021-2023. Variabel dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah data Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bone sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah data laporan realisasi anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bone untuk periode tiga tahun yaitu tahun 2021-2023. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio aktivitas dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laporan realisasi anggaran untuk mengukur kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Bone tahun anggaran 2021-2023 jika dilihat pada rasio kemandirian termasuk pada kategori rendah sekali dengan pola hubungan yang instruktif menunjukkan bahwa pemerintah belum mampu melaksanakan otonomi daerahnya secara finansial. Jika dilihat pada rasio efektivitas termasuk pada kategori cukup efektif menunjukkan bahwa dalam merealisasikan PAD berdasarkan target potensi rill PAD sudah mendekati efektif. Pada rasio efisiensi termasuk pada kategori tidak efisien karena kurang baik dalam mengalokasikan dan menggunakan sumber daya serta belum mampu meminimalisir terjadinya pemborosan. Pada rasio Aktivitas termasuk pada kategori baik. Pada rasio pertumbuhan PAD mengalami pertumbuhan yang positif tetapi tidak begitu baik.
Analisis Pengelolaan Persediaan pada Beras BULOG (Studi Kasus Perum BULOG Cabang Makassar)
Sam, Andi Aliyyah Ramadhani;
Idrus, Mukhammad;
Afiah, Nur
Bongaya Journal of Research in Accounting (BJRA) Vol. 6 No. 2 (2023): Bongaya Journal of Research in Accounting
Publisher : STIEM BONGAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37888/bjra.v6i2.457
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan persediaan beras pada Perum BULOG Cabang Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah pengelolaan persediaan pada beras BULOG. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi dan analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan beras yang dijalankan oleh Perum BULOG Cabang Makassar dimulai dari proses pengadaan beras melalui Mitra Kerja Pengadaan dan Satuan Kerja, selanjutnya proses penyimpanan beras dengan menggunakan metode stapel, kemudian proses perawatan beras dengan mengacu pada prinsip Pengendalian Hama Gudang Terpadu dan dilanjutkan dengan proses pengolahan beras, dan terakhir proses penyaluran beras.
Analisis Kinerja Keuangan Dengan Metode Du Pont System Dan Economic Value Added Pada PT. Bukit Asam Tbk
Saleh, Muhammad Farhan;
Mukhammad Idrus;
Nuraisyiah
Bongaya Journal of Research in Accounting (BJRA) Vol. 8 No. 1 (2025): Bongaya Journal of Research in Accounting
Publisher : STIEM BONGAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37888/bjra.v8i1.696
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bukit Asam Tbk dengan menggunakan metode Du Pont System dan Economic Value Added. Variabel penelitian ini adalah Kinerja Keuangan PT Bukit Asam Tbk. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokumen berupa laporan keuangan PT Bukit Asam Tbk., sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi tahun 2018–2023 yamg diperoleh menggunakan teknik dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Bukit Asam Tbk tetap tergolong sangat baik berdasarkan metode Du Pont System meskipun dalam beberapa tahun masih terjadi penurunan. Sedangkan kinerja keuangan hampir sepenuhnya baik, nilai EVA yang positif dan perusahaan telah berhasil menciptakan nilai tambah ekonominya. Perbandingan kinerja keuangan PT Bukit Asam Tbk tetap tergolong sangat baik berdasarkan metode Du Pont System. Sedangkan metode Economic Value Added pada PT Bukit Asam Tbk selama periode tersebut berfluktuasi, dengan sebagian besar tahun menunjukkan hasil yang positif.
Persepsi Risiko dan Keputusan Investasi pada Generasi Z: Studi Komparatif Mahasiswa Ekonomi dan Non-Ekonomi di Kota Makassar
Idrus, Mukhammad
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 1 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61912/jeinsa.v4i1.131
This study aims to examine the differences in risk perception and investment decision-making among students with economic and non-economic academic backgrounds in Makassar City. Employing a quantitative approach and utilizing independent sample t-tests, the research collected responses from 90 students representing both disciplines. The results indicate that there are no statistically significant differences in either risk perception or investment decision-making between the two groups (p > 0.05). These findings suggest that academic background does not substantially influence students’ investment behaviors, which may instead be shaped by individual experiences, access to financial education, and exposure to investment-related content through digital platforms. The study highlights the growing role of financial information accessibility in bridging knowledge gaps across disciplines and underscores the need for inclusive financial literacy programs at the university level. These programs should target students from all academic areas to foster sound financial decision-making among youth. This research contributes to the understanding of behavioral finance among the young generation in emerging economies and calls for further studies with broader samples and multi-factorial models.