Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pertumbuhan Balita Melalui Optimalisasi Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan Kader Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi; Hinda Novianti; Machmudah Machmudah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i3.650

Abstract

Masalah gizi pada balita seperti wasting dan underweight masih menjadi tantangan serius di Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kurangnya pengetahuan keluarga, terbatasnya keterampilan kader dalam memberikan konseling ASI dan PMBA, serta belum adanya layanan konsultasi anak memperparah situasi ini. Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari roadmap tiga tahun, dengan fokus tahun kedua pada peningkatan kesehatan balita dan kemandirian kader. Kegiatan meliputi pelatihan kader tentang identifikasi status gizi, konseling ASI eksklusif dan PMBA, pengembangan media edukasi, serta pembentukan layanan konsultasi gizi anak. Metode pendekatan berbasis asset-based community development dengan partisipasi aktif keluarga, kader, dan pemangku kepentingan lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test, observasi keterampilan kader, dan indikator capaian keberlanjutan. Program ini diharapkan menciptakan kemandirian komunitas dalam memberikanlayanan konsultasi pertumbuhan anak dan meningkatkan akses layanan gizi balita secara berkelanjutan. Seluruh pendaan kegiatan ini dari LPPM Unusa
Budidaya Sumber Pangan Lokal Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Makanan Pendamping Asi di Wage Sidoarjo Hinda Novianti; Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.556

Abstract

Memberikan makanan pendamping ASI dengan menu bergizi seimbang dan variatif serta disukai bayi dan balita merupakan hal yang tidak mudah. Masih ada stigma bahwa yang bergizi harus yang berharga mahal, sehingga masih banyak ibu yang memberikan MP ASI dengan menu monoton yang menyebabkan bayi dan balita sulit makan. Akibatnya masih ada bayi atau balita stunting. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang menu MP ASI dengan bahan dasar pangan lokal agar bayi dan balita mendapatkan MP ASI dengan menu variatif bergizi seimbang dengan harga yang terjangkau. Metode yang dilakukan adalah dengan membagikan bibit waluh kuning lengkap dengan media tanamnya kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita di bawah 2 tahun dan sekaligus memberikan penyuluhan kesehatan secara langsung kepada mereka sekaligus kader di wilayah desa Wage Sidoarjo. Peserta berjumlah 25 orang. Seluruh peserta diberikan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Didapatkan hasil peningkatan pengetahuan tentang menu MP ASI rumahan, pretest yang berpengetahuan baik 60%, postest yang berpengetahuan baik 95%. Pemberian bibit waluh dan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam menyediakan MP ASI sehingga meningkat pula kesehatan bayi dan balita di desa Wage Sidoarjo.
Penguatan Peran Keluarga dalam Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak melalui Pendekatan Family-Centered Care Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i3.652

Abstract

Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang belum optimal masih menjadi salah satu penyebab masalah gizi pada bayi dan balita. Edukasi PMBA selama ini lebih berfokus pada ibu, padahal keberhasilan praktik PMBA juga dipengaruhi oleh keterlibatan ayah dan anggota keluarga lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran keluarga dalam praktik PMBA melalui pendekatan Family-Centered Care. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juli 2026 di Kecamatan Wonokromo, Surabaya, serta dilanjutkan dengan edukasi dan pendampingan masyarakat di Desa Wage, Sidoarjo. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan interaktif, kelas keluarga, diskusi partisipatif, dan penggunaan Family-Based PMBA Monitoring Tools sebagai media edukasi dan pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, meningkatnya keterlibatan keluarga dalam edukasi PMBA, serta respons positif kader terhadap media monitoring sebagai sarana pendampingan yang praktis dan berpotensi mendukung keberlanjutan program. Pendekatan berbasis keluarga ini berpotensi memperkuat praktik PMBA dan mendukung pencegahan masalah gizi pada bayi dan balita. Seluruh kegiatan ini didanai oleh Direktorat riset, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat (DRIPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
The Use of the Maternal and Child Health (KIA) Book as a Medium to Improve Mothers’ Knowledge and Skills in Toddler Development Stimulation: A Community Service in Wage Village, Sidoarjo Uke Maharani Dewi; Hinda Novianti; Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Choirotussanijjah Choirotussanijjah
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.6898

Abstract

The main obstacle in toddler development monitoring is the limited knowledge of mothers regarding stimulation and early detection. Previous community services in several regions generally focused on counseling at posyandu or health facilities. However, these efforts often emphasized knowledge transfer only, without sufficient emphasis on hands-on practice or continuous assistance, resulting in limited impact on mothers’ actual skills. This gap highlights the need for community-based programs that increase knowledge and strengthen practical skills through direct mentoring. This community service was implemented in Wage Village, Sidoarjo Regency, involving 24 mothers of toddlers. The intervention consisted of training sessions using lectures, demonstrations, and guided practice with the Maternal and Child Health (KIA) book as the primary tool. Pre-test and post-test evaluations were conducted using questionnaires on knowledge and skills. The results showed a significant increase, with 83.3% of mothers reaching the high category in knowledge and 91.7% in skills after the training. These findings indicate that practice-based training with intensive assistance effectively empowers mothers. Continuous mentoring at posyandu is recommended for future programs to ensure sustainability and broader community impact.