Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

STUDI KOMPARASI HASIL SKRINING GCU DAN TEKANAN DARAH DI POSYANDU LANSIA KEPEK DAN JETIS PENDOWOREJO GIRIMULYO KULON PROGO Hanif, Muhammad Amar; Rohmawati, Zubaida Rohmawati; Suratini, Suratini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v16i2.558

Abstract

Lansia beresiko tinggi mengalami penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, asam uraat, dan kolesterol sehingga memerlukan pemantauan kesehatan secara rutin. Skrining kesehatan adalah salah satu cara untuk mengetahui adanya faktor risiko terjadinya penyakit tersebut. Posyandu Lansia berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Namun, sebagian Posyandu Lansia mengalami kendala dalam menjaga keaktifan, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol pada kelompok lansia di Posyandu Lansia Kepek (nonaktif) dan Posyandu Lansia Jetis (aktif). Jenis penelitian ini adalah studi komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Total sampling pada penelitian ini adalah 19 lansia dari Jetis dan 20 lansia dari Kepek. Alat yang digunakan untuk pengambilan data menggunakan GCUmeter dan Sphyghmomanometer. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney pada setiap hasil skrining kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata hasil skrining kesehatan Posyandu Lansia Jetis lebih baik daripada Kepek. Namun hasil p-value pada setiap parameter menunjukan nilai >0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, dan kadar kolesterol pada Posyandu Lansia aktif (Jetis) dan nonaktif (Kepek).
Pengaruh Kualitas Layanan Pendidikan, Kompetensi Guru dan Budaya Organisasi Terhadap Peningkatan Kinerja Guru Pattipeiluhu, Heldriana Maca A.; Ibrahim, Muhdi B. Hi.; Suratini, Suratini; Pasolo, Fahrudin; Rasyid, Abdul
Vifada Management and Digital Business Vol. 2 No. 1 (2025): January - June
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/gxped157

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, mengetahui dan menganalisis apakah terdapat pengaruh Kualitas Layanan Pendidikan, Kompetensi Guru, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Guru SMA GABUNGAN Jayapura Papua. Jumlah data sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 49 responden atau sebesar 100% dari total populasi yaitu 49 tenaga pendidik dengan menggunakan total sampling atau sampel jenuh. Berdasarkan hasil Uji parsial dan uji simultan variabel kualitas layanan pendidikan dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru SMA GABUNGAN Jayapura Papua. Sedangkan variabel kompetensi guru memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap kinerja guru SMA GABUNGAN Jayapura Papua. Perolehan nilai Adjusted R² sebesar 0,670, hal ini menunjukkan bahwa persentase kontribusi variabel kualitas layanan pendidikan (X1), kompetensi guru (X2) dan budaya organisasi (X3) terhadap kinerja guru (Y) di SMA GABUNGAN Jayapura Papua sebesar 67% sedangkan sisanya sebesar 33% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak disertakan dalam penelitian. Dari hasil analisis penelitian, kompetensi guru merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja guru. Meskipun pengaruhnya negatif, variabel kompetensi guru adalah yang paling dominan secara statistik karena nilai absolut dari koefisien regresinya paling besar. Dengan pencapaian Standardized Coefficients Beta sebesar -0,380 dan t tabel sebesar -6,218 lebih besar jika dibandingkan dengan variabel lain dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000.
Edukasi Preventif bagi Penggiat Anti Narkoba: Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Jayapura Zakaria, Zakaria; Sutisman, Entar; Yendra, Yendra; Suratini, Suratini; Prasetianingrum, Septyana; Saling, Saling; Marihi, Laode
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3451

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi penggiat komunitas di Kabupaten Jayapura melalui pendekatan partisipatif berbasis konteks lokal. Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan satu hari yang mencakup materi pengenalan jenis narkoba, identifikasi gejala pengguna, dan strategi pencegahan, disertai simulasi komunikasi publik serta evaluasi pre–post test skala 0–100. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna (Pre = 62,42 ± 3,87; Post = 82,40 ± 5,83; ? = 19,98 ± 4,36; t(39) = 28,94; p < 0,001; d = 4,58), dengan perbaikan terbesar pada pengenalan jenis narkoba dan strategi pencegahan. Selain aspek kognitif, peserta melaporkan penguatan keterampilan komunikasi untuk menyampaikan pesan anti narkoba di komunitas. Keterbatasan utama kegiatan adalah durasi singkat dan cakupan peserta yang terbatas; rancangan pelatihan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik sosial-budaya serupa. Preventive Education for Anti-Drug Advocates: Strategies for Preventing Narcotics Abuse in Jayapura Regency This community service program aimed to strengthen drug-prevention literacy among community activists in Jayapura Regency through a participatory, context-sensitive approach. Forty participants completed a one-day training covering drug typologies, recognition of user symptoms, and prevention strategies, complemented by public-communication simulations and a 0–100 pre–post test evaluation. Findings indicate a statistically meaningful improvement (Pre = 62.42 ± 3.87; Post = 82.40 ± 5.83; ? = 19.98 ± 4.36; t(39) = 28.94; p < 0.001; d = 4.58), with the largest gains observed in drug-type recognition and prevention strategies. Beyond cognition, participants reported enhanced communication skills to disseminate anti-drug messages. Despite the short duration and limited coverage, the training design is replicable in other locales with similar socio-cultural characteristics.
The Role of Microloans, Informal Employment, and Income in Reducing Poverty in Eastern Indonesia Suratini; Jolyne Myrell Parera; Imran Syafei M. Nur; Maria Yuvita Gobay
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 3 (2025): JIMKES Edisi Mei 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i3.3313

Abstract

This study analyzes the influence of microloans, the availability of informal employment, and income levels on poverty rates in the Eastern Indonesia region. Using panel data from 13 provinces over the 2020–2022 period and a Random Effect Model regression method, the results show that microloans and the availability of informal employment significantly contribute to reducing poverty, while income levels do not have a significant partial effect. However, collectively, the three variables have a significant impact on poverty rates. These findings highlight the importance of expanding access to microloans and improving the quality of informal employment to support poverty alleviation efforts. Microloans can help low-income individuals start or grow small businesses, while the informal sector provides job opportunities for those not absorbed into the formal labor market.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI UMKM PERUSAHAAN DAGANG DI KOTA JAYAPURA Sutisna, Entis; Ermawati, Yana; Sutisman, Entar; Suratini, Suratini; Akbar, Mohammad Aldrin; Pasolo, Muhamad Ridhwansyah; Marihi, Laode; Kurniawan, Ade
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v4i2.1033

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan penguatan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, terkait peningkatan kemampuan dalam menyajikan laporan keuangan yang akuntabel. Metode yang digunakan adalah praktek penyusunan laporan keuangan, dan tanya jawab selama berlangsungnya kegiatan. Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber baik dari Program Studi Akuntansi FEB Universitas Yapis Papua, Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan serta dari Badan Usaha Milik Daerah Kota Jayapura.
Peran Trustworthiness Sebagai Mediasi Antara Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Scarlet Whitening Pada Konsumen Toko Mlux Di Kota Jayapura Siti Masruro; Suratini; Andri Irawan; Yendra; Fahrudin Pasolo
WORKFORCE JOURNAL: Manajemen & Bisnis Vol 2 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia YAPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian dan Trustworthiness sebagai variabel mediasi pada produk skincare scarlett whitening pada toko Mlux di kota jayapura. Skincare scarlett whitening dengan Kpop EXO asal korea sebagai brand ambassador menjadi objek pada penelitian ini. Data berasal dari penyebaran kuesioner secara purposive sampling kepada 119 responden yang membeli skincare scarlett whitening lebih dari 3 kali, yang mengetahui tentang brand scarlett whitening dan familiar dengan Kpop EXO. Teknik analisis data menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Trustworthiness memiliki peran mediasi yang signifikan dan positif pada pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian.
Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri Miftahul, Irma; Salmiyati, Suri; Suratini, Suratini
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2474

Abstract

Background: Anemia is a common health problem among adolescent girls, often triggered by poor nutritional status. Adolescent girls are susceptible to anemia due to iron deficiency and an unbalanced diet. This study aims to determine the relationship between nutritional status and the incidence of anemia in adolescent girls. Purpose: To determine the relationship between nutritional status and the incidence of anemia in adolescent girls. Metode: This study is a correlational descriptive quantitative study with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling, involving 41 respondents. Data analysis was performed using the Spearman's rank correlation test. Results: A study of 41 respondents showed that 34.1% had normal nutritional status, 48.8% were underweight, and 17.1% were overweight. Regarding anemia, 36,6% of respondents were not anemic, 46.3% had mild anemia, and 17.1% had moderate anemia. The Spearman Rank statistical test showed a p-value of 0.037<0.05) proving a significant relationship between nutritional status and the incidence of anemia. Conclusion: There is a significant relationship between nutritional status and the incidence of anemia in adolescent girls, where poor nutritional status increases the incidence of anemia.   Keywords: Adolescent Girls; Anemia; Nutritional Status.   Pendahuluan: Anemia adalah masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja perempuan, yang seringkali dipicu oleh status gizi yang buruk. Remaja putri rentan mengalami anemia karena kekurangan zat besi dan pola makan yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan melibatkan 41 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Penelitian terhadap 41 responden menunjukkan bahwa 34.1% memiliki status gizi normal, 48.8% memiliki berat badan kurang, dan 17.1% memiliki berat badan berlebih. Mengenai anemia, 36.6% responden tidak mengalami anemia, 46.3% mengalami anemia ringan, dan 17.1% mengalami anemia sedang. Uji statistik Rank Spearman menunjukkan nilai p-value sebesar 0.037<0.05 yang membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dan kejadian anemia. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri, dimana status gizi yang buruk meningkatkan kejadian anemia.   Kata Kunci: Anemia; Remaja Putri; Status Gizi.
Penerapan batuk efektif sebagai intervensi keperawatan dalam optimalisasi bersihan Jalan napas pada pasien asma di komunitas pedesaan Pamungkas, Rangga Aprigha; Suratini, Suratini
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2460

Abstract

Background: Bronchial asthma is a chronic obstructive disease of the respiratory tract characterized by bronchial hyperreactivity to various stimuli, resulting in episodic symptoms such as shortness of breath, coughing, wheezing, and chest tightness. This condition can cause impaired airway clearance due to accumulation of secretions in the lungs. Purpose: To maintain bleeding in patients with bronchial asthma through the application of effective coughing exercises to improve the effectiveness of airway clearance. Method: The study used a descriptive method with a case study approach on one patient in Genitem Hamlet. Data collection techniques included interviews, observations, physical examinations, and documentation. Results: The client complained of shortness of breath, coughing, and weakness with a diagnosis of Ineffective Airway Clearance and Ineffective Breathing Pattern. After three days of effective coughing exercise intervention with the application of SLKI and SIKI, the results showed that the client's airway clearance problems could be resolved. Conclusion: Effective coughing exercises have been proven to be a non-pharmacological intervention that can improve the effectiveness of airway clearance in bronchial asthma patients.   Keywords: Airway Clearance; Bronchial Asthma; Effective Coughing Exercises.   Pendahuluan: Asma bronkial merupakan penyakit obstruktif kronik pada saluran pernapasan yang ditandai dengan hiperreaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan, sehingga menimbulkan gejala episodik seperti sesak napas, batuk, mengi, dan rasa berat di dada. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan bersihan jalan napas akibat penumpukan sekret di paru-paru. Tujuan: Untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan asma bronkial melalui penerapan latihan batuk efektif guna meningkatkan efektivitas bersihan jalan napas. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien di Dusun Genitem. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: Subjek menunjukkan keluhan sesak napas, batuk, dan lemas dengan diagnosa keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif dan Pola Napas Tidak Efektif. Setelah dilakukan intervensi latihan batuk efektif selama tiga hari dengan penerapan SLKI dan SIKI, diperoleh hasil bahwa masalah bersihan jalan napas pada klien dapat teratasi. Simpulan: Latihan batuk efektif terbukti sebagai intervensi non farmakologi yang dapat meningkatkan efektivitas bersihan jalan napas pada pasien dengan asma bronkial.   Kata Kunci: Asma Bronkial; Bersihan Jalan Napas; Latihan Batuk Efektif.
Hubungan durasi penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja SMA Ani, Ani; Suratini, Suratini; Sudyasih, Tiwi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2711

Abstract

Background: Sleep quality is an important factor in maintaining adolescents’ physical, psychological, and academic well-being. The increasing use of digital gadgets among high school students may negatively affect sleep patterns and quality, particularly due to nighttime screen exposure. Purpose: To determine the relationship between the duration of gadget use and sleep quality among students of SMA. Method: This study employed a quantitative descriptive correlational design with a cross- sectional approach. The sample consisted of 57 tenth-grade students selected using simple random sampling. Data were collected using a gadget usage duration questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test with a significance level of α = 0.05. Results: The majority of respondents had high levels of gadget usage (74%) and poor sleep quality (88%). Spearman correlation analysis revealed a significant relationship between gadget usage duration and sleep quality (p = 0.001; r = 0.156). The correlation was weak but positive, indicating that longer gadget usage was associated with poorer sleep quality. Conclusion: There is a significant relationship between gadget usage duration and sleep quality among students of SMA.   Keywords: Adolescents;  Gadget Usage Duration; PSQI; Sleep Quality.   Pendahuluan: Kualitas tidur merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan fisik, psikologis, dan performa akademik remaja. Peningkatan penggunaan gadget pada siswa SMA berpotensi memengaruhi pola dan kualitas tidur, terutama akibat paparan layar pada malam hari. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada siswa SMA. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 57 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner durasi penggunaan gadget dan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0.05. Hasil: Mayoritas responden memiliki durasi penggunaan gadget kategori tinggi (74%) dan kualitas tidur buruk (88%). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dan kualitas tidur (p = 0.001; r = 0.156) dengan tingkat keeratan hubungan lemah dan arah positif yang berarti semakin lama durasi penggunaan gadget maka semakin buruk kualitas tidur siswa. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada siswa SMA.   Kata Kunci: Durasi Penggunaan Gadget; Kualitas Tidur; PSQI; Remaja.