Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI UMKM PERUSAHAAN DAGANG DI KOTA JAYAPURA Sutisna, Entis; Ermawati, Yana; Sutisman, Entar; Suratini, Suratini; Akbar, Mohammad Aldrin; Pasolo, Muhamad Ridhwansyah; Marihi, Laode; Kurniawan, Ade
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v4i2.1033

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan penguatan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, terkait peningkatan kemampuan dalam menyajikan laporan keuangan yang akuntabel. Metode yang digunakan adalah praktek penyusunan laporan keuangan, dan tanya jawab selama berlangsungnya kegiatan. Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber baik dari Program Studi Akuntansi FEB Universitas Yapis Papua, Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan serta dari Badan Usaha Milik Daerah Kota Jayapura.
Peran Trustworthiness Sebagai Mediasi Antara Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Scarlet Whitening Pada Konsumen Toko Mlux Di Kota Jayapura Siti Masruro; Suratini; Andri Irawan; Yendra; Fahrudin Pasolo
WORKFORCE JOURNAL: Manajemen & Bisnis Vol 2 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia YAPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian dan Trustworthiness sebagai variabel mediasi pada produk skincare scarlett whitening pada toko Mlux di kota jayapura. Skincare scarlett whitening dengan Kpop EXO asal korea sebagai brand ambassador menjadi objek pada penelitian ini. Data berasal dari penyebaran kuesioner secara purposive sampling kepada 119 responden yang membeli skincare scarlett whitening lebih dari 3 kali, yang mengetahui tentang brand scarlett whitening dan familiar dengan Kpop EXO. Teknik analisis data menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Trustworthiness memiliki peran mediasi yang signifikan dan positif pada pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian.
The Relationship between self-coping and depression in older adults with hypertension Nugroho, Rafli Bagas; Sudyasih, Tiwi; Suratini, Suratini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2386

Abstract

Background: Depression is a common mental health problem among the elderly and significantly affects their quality of life and psychological well-being. This condition is often underdiagnosed because its symptoms are frequently considered part of the normal aging process. Chronic diseases such as hypertension can worsen psychological conditions due to physical limitations and prolonged psychosocial stress. Coping mechanisms play an important role in preventing and managing depression, while inadequate coping may increase vulnerability to depression among elderly individuals with hypertension. Purpose: To analyze the relationship between self-coping and depression among older adults with hypertension. Method: This study used a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 44 elderly people with hypertension in Glagah Hamlet, Nglegi Village, Patuk District, Gunungkidul Regency, selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a self-coping questionnaire and the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Data analysis was performed using the Kendall's Tau correlation test with a significance level of p < 0.05. Results: T The results showed that most respondents had high coping mechanisms (84.1%), and the majority were categorized as not depressed (61.4%). The Kendall’s Tau test revealed a correlation coefficient of −0.431 with a p-value of 0.003, indicating a significant negative relationship with a moderate correlation strength between coping mechanisms and depression levels. Conclusion: There is a significant negative relationship between coping mechanisms and depression levels among elderly patients with hypertension. Higher coping ability is associated with lower levels of depression. Strengthening adaptive coping strategies is important to maintain mental health among elderly individuals with chronic diseases.   Keywords: Depression; Hypertension Older Adults; Self-Coping.   Pendahuluan: Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia dan berdampak pada kualitas hidup serta kesejahteraan psikologis. Kondisi ini kerap tidak terdeteksi karena gejalanya dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Penyakit kronis seperti hipertensi dapat memperburuk kondisi psikologis akibat keterbatasan aktivitas fisik dan tekanan psikososial yang berkepanjangan. Koping diri berperan penting dalam mencegah dan mengendalikan depresi, sementara koping yang tidak adekuat dapat meningkatkan kerentanan depresi pada lansia dengan hipertensi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara koping diri dengan tingkat depresi pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 44 lansia penderita hipertensi di Dusun Glagah, Desa Nglegi, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner koping diri dan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Kendall’s Tau dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki koping diri pada kategori tinggi (84.1%) dan mayoritas responden berada pada kategori tidak depresi (61.4%). Hasil uji Kendall’s Tau menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar −0.431 dengan nilai p = 0.003, yang menandakan adanya hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara koping diri dan tingkat depresi. Simpulan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara koping diri dan tingkat depresi pada lansia penderita hipertensi. Semakin tinggi kemampuan koping diri yang dimiliki lansia, maka semakin rendah tingkat depresi yang dialami. Penguatan koping diri adaptif penting dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan mental lansia dengan penyakit kronis.   Kata Kunci: Depression; Hypertension Older Adults; Self-Coping.  
Hubungan dukungan teman sebaya dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri Muntabiah, Laela Hidayah Eka Maulida; Suratini, Suratini; Rahmat, Ibrahim
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 4 (2026): April Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i4.2744

Abstract

Background: Adolescent girls are a group vulnerable to anemia due to iron deficiency, especially during menstruation. Regular consumption of iron supplements is an important way to prevent anemia and support adolescent health. However, adherence to iron supplements remains low due to various factors, one of which is peer support Purpose: The aim of this study was to determine the relationship between peer support and the consumption of iron tablets. Metod: This quantitative research used a cross-sectional method. The data collection technique used total sampling. The sample size for this study was 50 respondents. Data analysis used the Chi-Square test. Results: The results of this study indicate that there is a relationship between peer support and the consumption of iron tablets in female adolescents (p value: 0.009 < 0.05) which means that the data that has been tested is said to be significant and the correlation coefficient is 0.037 which means that the correlation between good relationships Conclusion: There is a significant relationship between peer support and the consumption of iron tablets in adolescents.   Keywords: Adolescents; Consumption Of Iron Tablets; Peer Support.   Pendahuluan: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat kekurangan zat besi, terutama selama masa menstruasi. Konsumsi tablet tambah darah secara rutin menjadi salah satu Upaya penting untuk mencegah anemia dan mendukung Kesehatan remaja. Namun, kepatuhan mengonsumsi TTD masih rendah karena berbagai factor, salah satunya adalah dukungan dari teman sebaya Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan data ini menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 responden. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Ada hubungan anatar dukungan teman sebaya dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri p value: 0.009<0.05 yang berarti data yang telah dilakukan uji dikatakan signifikan dan hasil korelasi koefien sebesar 0.037 yang berarti korelasi antara hubungan baik. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja.   Kata Kunci: Dukungan Teman Sebaya; Konsumsi Tablet Tambah Darah; Remaja.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Pendapatan Terhadap Keputusan Investasi Tabungan Emas Imran syafei; Muhammad Dhaffa Rahadian; Suratini
Reliability: Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Reliability
Publisher : Faculty of Business and Economics, Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55098/skkpc775

Abstract

Literasi keuangan merupakan pemahaman dan sikap mengenai pengelolaan keuangan yang merupakan dasar untuk membuat keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan pendapatan terhadap keputusan investasi tabungan emas. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Jayapura Utara dan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sebanyak 100 responden. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa literasi keuangan dan pendapatan berpengaruh positif terhadap keputusan investasi tabungan emas dengan besarnya nilai kontribusinya yaitu 49,9%.
Hubungan konsumsi kafein terhadap kualitas tidur mahasiswa keperawatan semester 7 Lukitasari, Vety Dwi; Suratini, Suratini; Isnaeni, Yuli
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 4 (2026): April Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i4.2663

Abstract

Background: Sleep quality is an essential component of physical and mental health, particularly among nursing students who face high academic demands during their final semester. Academic pressure and sleep deprivation, many students consume caffeine-containing beverages, which may negatively affect sleep quality if consumed excessively or at inappropriate times. Purpose: To determine the relationship between caffeine consumption and sleep quality among seventh-semester nursing students. Methods: This study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 70 nursing students selected using random sampling. Data were collected using a caffeine consumption questionnaire adapted from previous studies and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data analysis was conducted using the Kendall’s Tau correlation test. Results: The majority of respondents had moderate caffeine consumption levels and poor sleep quality. Statistical analysis revealed a significant relationship between caffeine consumption and sleep quality among nursing students (p < 0.05), indicating that higher caffeine consumption was associated with poorer sleep quality. Conclusion: There is a significant relationship between caffeine consumption and sleep quality among seventh-semester nursing students.   Keywords: Caffeine Consumption; Nursing Students; PSQI; Sleep Quality.   Pendahuluan: Kualitas tidur merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental, terutama pada mahasiswa keperawatan semester akhir yang menghadapi beban akademik tinggi. mengatasi kelelahan dan mempertahankan kewaspadaan, mahasiswa sering mengonsumsi minuman berkafein yang apabila dikonsumsi berlebihan dapat berdampak negatif terhadap kualitas tidur. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kafein dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan semester 7. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner konsumsi kafein dan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Kendall’s Tau. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat konsumsi kafein sedang dan kualitas tidur yang buruk. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi kafein dan kualitas tidur (p < 0,05), di mana semakin tinggi konsumsi kafein maka semakin buruk kualitas tidur mahasiswa. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kafein dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan semester akhir.   Kata Kunci: Konsumsi Kafein; Kualitas Tidur; Mahasiswa Keperawatan; PSQI.