Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Soft Kill di Era Robotic bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Fathiah, Fathiah; Eliana, Eliana; Sarinauli, dkk, Barep
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jpml.v2i2.7089

Abstract

Edukasi soft kill di era robotic bagi PMI dipaparkan dalam Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang digagas oleh Komunitas Pengabdian Masyarakat (KOMPAK) berkolaborasi dengan 40 Kampus se-Indonesia. Target Kegiatan adalan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kegiatan ini bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republic Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Materi yang disampaikan  berkaitan dengan robot dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang mulai marak digunakan dalam perusahana-perusahaan untuk menggantikan sejumlah pekerjaan manusia. Soft skill dibutuhkan karema merupakan kemampuan unik manusia ditengah automasi.  Soft skill dibutuhkan karena merupakan kemampuan unik manusia di tengah automasi. Sejak beberapa tahun belakangan, tenaga manusia secara perlahan mulai digantikan dengan mesin, kecerdasan buatan dan robotika canggih. Dengan dibekali pengetahuan dan  pelatihan yang sesuai dengan profesimdan pemahaman dalam mengembangkan potensi dan soft skill agar bisa bersaing dan menjadi tenaga kerja profesional di luar negeri. Metode Pelaksanaan yang dilakukan berupa pemberian materi seminar pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Internasional bertema “Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Negara Penempatan Malaysia untuk Peningkatan Kapasitas dan Persiapan Kemandirian”. Hasil Pengabdian diperoleh bahwa  Pekerja Migran Indonesia (PMI) dapat memahami materi singkat yang diberikan dan menerima dengan baik informasi/pengetahuan yang diberikan serta terlihat respon positif dari PMI. Target Capaian  adalah PMI dapat memiliki kompetensi,  lebih Mandiri dan dapat mengupgrade soft skil mereka sehingga kelak ketika mereka tidak lagi bekerja sebagai PMI memiliki kompetensi yang dapat meningkatkan posisi tawar PMI di pasar kerja Internasional.
Co-Authors ahmad rizal Akmal Riza Al Cassany, Saluddin Aldidayansyah, Aldidayansyah Alyxia Gita Stellata Amazultul Zona Angraini, Wulan Ar Rasyid, Muh. Rafli asnan, amirul Asriana, Zul Astuti, Intan Novia Astuti, Yulina Ayu Pravita Sari Ayu Sabila Ayumiati, Ayumiati Basman, Ummu Kalsum Bintang Agustina Pratiwi darwis darwis, darwis Dek Opra Desi Widiyanti Desri Suryani Dhaniel Hutagalung Efriani, Rolita Ellyni Dwi Fortuna Emy Yuliantini Fathiah Fathiah Ferdi Nazirun Sijabat Ferdi Nazirun Sijabat, Ferdi Nazirun Firayani, Firayani Hardiansyah Hardiansyah Hasni Hasni Heryati, Kosma Indah Mutiara Indra Kesuma Intan Novia Astuti Ismuadi Ismuadi Ivana, Farah Jumiyati Jumiyati, Jumiyati Kamsiah Kamsiah Karollah, Banta Kesuma, Indra Khairul Moliza Kobat, Yahya Lela Hartini Lilis Demeta Lukman Hakim Lutvia Humaira M.Julianda Phonna Mahful, Rafid Maigoda, Tonny Maigoda, Tonny Cortis Malahayatie, Malahayatie Mariati Mariati Maryati Maryati Mediyanti, Sisca Mhd. Habibu Rahman Muhammad Aqil Muhammad Muhammad Mutia Mutia, Mutia Nispi Yulyana Nova Eliza Nurbismi, Nurbismi Nurdin, Said Nurfadillah, Ika Nurhayati Nurhayati Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma Nurzianti Ramadhani, Sri Ratna Dewi Rialike Burhan Ridha, Ainul Rina Rina Rini Fitriani Rizki Julia Utama Romelus Blegur Roosma, Steviana Rosita, Dara RR. Ella Evrita Hestiandari Rusman Rusman Sadijah, Nur Ainy Sari Varadilla Asiah Sarinauli, dkk, Barep Setyadi, Dedi sintia, windy septia Siregar, Linda Mora Solsepa, Cindy C. Sri Wahyuni Suci Sholihat Susilo Damarini Waromi, Isac Orgenos Wewet Savitri Wijaya, Andra Saferi Yandrizal Yandrizal Yani Rizal Yaniarti, Sri Yudas, Andre Yuniarti Yuniarti Yunita Yunita Yunita, Vira Zahra, Afifah Zainab Zainab Zarman, Nasri Zarman, Nazri Zulfan, T.