Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peran Pencak Silat Pagar Nusa di Dalam Penanaman Karakter Generasi Muda Diah Ayu Santika; Irhamudin Irhamudin; M. Zainal Arifin
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i1.891

Abstract

Penanaman karakter pada generasi muda sangat penting untuk di lakukan karena banyaknya pengaruh negatif dari masuknya budaya luar yang menyebabkan degradasi moral pada generasi muda. Baik di sadari atau tidak dampak dari globalisasi ini sangat berpengaruh besar bagi pertumbuhan serta perkembangan karakter pada generasi muda saat ini. Adapun peran pencak silat dalam penanaman karakter pada generasi muda adalah dalam penerapannya pencak silat tidak hanya bergerak di dalam ilmu bela diri saja melainkan dalam ilmu kerohanian, sepiritual serta penanaman karakter yang baik dengan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yakni penelitian yang secara intensif bertujuan mempelajari tentang latar belakang serta situasi saat ini serta interaksi sosial suatu individu ,kelompok, lembaga, dan masyarakat.[1] Adapun metode yang di gunakan yaitu metode penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan ini yaitu diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda sehingga mampu mengolah segala materi baik dari aspek fisik maupun mental dalam kehidupan sosial bermasyarakat sehingga dapat menjaga generasi muda dari berbagai ancaman pergaulan bebas. Mengajarkan nilai-nilai budi pekerti, akhlakul karimah, silaturahmi, toleransi, mempunyai pola pikir yang kuat, mandiri dan tanggung jawab, kasih sayang terhadap mahluk ciptaan Allah Swt.
Implikasi Kebijakan Penerbitan Kartu Keluarga bagi Nikah Siri terhadap UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan devinda, dinda; asiyah nadhifah, nurul; M. Zainal Arifin
AL-MUTSLA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v6i2.1205

Abstract

Para aktor negara memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam penyelesaian kasus pernikahan siri di Indonesia. Saat ini Dukcapil menerbitkan KK untuk pernikahan siri, sebab dalam undang-undang perkawinan nikah yang tidak tercatat tidak mendapatkan legalitas hukum. Artinya, negara tidak dapat memberikan jaminan hukum atas perkawinan tersebut Tujuan penulisan untuk menganalisis Implikasi Kebijakan Penerbitan Kartu Keluarga bagi Nikah Siri terhadap UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Metode hukum normative, Bahan hukum sekunder, yaitu studi kepustakaan berupa literature-literature berkenaan permasalahan penelitian dengan pendekatan kasus dan bersifat deskriptif guna memberikan penjelasan secara sistematis dan cermat mengenai fakta-fakta actual detail. Kesimpulan kebijakan nikah siri mendapat KK yang tidak lain bertujuan untuk menjamin perlindungan istri dan anak tidak efektif karena seharusnya yang perlu dilakukan adalah memperbaiki mekanisme penegakan hukum yang lebih baik seperti memperkuat peraturan isbat nikah dalam hal keberlakuannya juga berlaku untuk perkawinan setelah Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Hal ini jelas memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi istri dan anak dari perkawinan siri.  
Analisis Peran Taman Pendidikan Al-Qur'an dalam Membentuk Akhlak Anak Usia Dini di Indonesia Mia Anggita Putri; Ayu Alawiyah; Nirmala Ade Revitri; Pita Andri Yani; Rika Sulastri; Haikal Haikal; M. Zainal Arifin
Bulletin of Indonesian Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): Bulletin of Indonesian Islamic Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/biis.v1i2.1416

Abstract

The cultivation of good character, or Akhlāqul Karīmah, needs to begin at an early age since childhood is crucial for character development. However, in Purwosari Village, Lampung, Indonesia, many children still show a lack of respect for their parents, teachers, and peers. This study aims to assess the role of TPA Al-Ikhlas in promoting moral values among early childhood learners. The research employs a qualitative approach, gathering data through observations, interviews, and document analysis. The data were analyzed in three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure validity, triangulation techniques were used. The results indicate that TPA Al-Ikhlas plays a positive role in shaping children's morals through the teaching of the Qur'an, prayer procedures, and moral lessons. Methods of instruction include lectures, habituation, modeling behavior, and supervision. Factors supporting this effort include parental and community support, while challenges arise from the unrestricted use of electronic media and negative social influences.
The Islamic Values of Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Culture (Anthropological Perspective of Islamic Education) M. Sayyidul Abrori; Ikhwan Aziz; M. Zainal Arifin; Dedi Setiawan; Suwanto
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2022): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v7i1.717

Abstract

The focus of writing the text Values ​​at the Ngayogyakarta Hadiningrat Palace is on the influence of modernization, liberalization, democracy, radicalism, terrorism, and other understandings that can result in discrimination against local cultural values. Thus, there is a need to understand historical heritage in the form of traditions and artifacts that contain philosophy or idioms related to Islamic values on local culture. This type of research is field research using a qualitative analysis study and a scientific approach to Islamic education anthropology. Sources of data are penghageng and courtiers of the Ngayogyakarta Palace. It is collecting data through non-participant observation, documentation, and interviews. The results of this study include: 1) Internalization of Islamic values ​​in the cultural ideas of the Ngayogyakarta Palace is shown through the elaboration of the Sultan's nobility title, which has the concept of prophetic leadership leader and the Sultan's responsibility to provide welfare and security for the people. 2) Internalization of Islamic values ​​in the cultural activities of the Ngayogyakarta Palace is shown through Islamic values ​​in the tradition Garebeg as a ceremony to Kanjeng Prophet Muhammad SAW to be able to get intercession on the last day through a ceremony carried out by sharing food with the people with the intention of the Sultan giving charity to the people. 3) Internalization of Islamic values ​​in the cultural works of the Ngayogyakarta Palace, which are reviewed through the palace building, the plants around the palace, and the layout of the Ngayogyakarta.
Sejarah Pendidikan Islam: Kemiskinan dan Ketidaksetaraan di Masa Mughal: Akar Pemberontakan dan Ketidakstabilan Muhamad Kosim; M. Zainal Arifin; Reyinita Damayanti; Maftuh Sujana
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.393

Abstract

Kerajaan Mughal, yang juga dikenal sebagai Mughal Baadshah atau Mogul, merupakan sebuah kekuasaan yang pada masa kejayaannya menguasai wilayah Afghanistan, Balochistan, serta sebagian besar anak benua India antara tahun 1526 dan 1858 M. Kerajaan ini didirikan oleh Babur, seorang keturunan Mongol, pada tahun 1526 (Soebardi dan Harsojo, 1986; 100). Istilah "Mughal" sendiri adalah bentuk Indo-Aryan dari kata "Mongol". Dinasti Mughal bertahan selama kurang lebih tiga abad, dari tahun 1526 hingga 1858 M, dan selama periode tersebut, pengaruh Islam telah memberikan nuansa yang khas di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas menganut agama Hindu. Meskipun kini gema kebesaran Islam sebagai warisan dari Dinasti Mughal mulai terlupakan, terdapat beberapa tokoh pendidikan yang berperan penting dalam perkembangan pendidikan Islam, baik di tingkat global maupun pada masa Dinasti Mughal. Dua di antara tokoh tersebut adalah Jalaluddin Muhammad Akbar Syah dan Aurangzeb.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa XI IPS 2 SMA Negeri 1 Leuwiiliang Batin Wardah; M. Zainal Arifin
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.185

Abstract

Penelitian Tindkan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar geografi pada Keragaman Budaya Bangsa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE), pada siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Leuwiliang. Subjek penerima tindakan adalah siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Leuwiliang bagian sesi B yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 5 siswa laki laki dan subjek pemberi tindakan adalah guru geografi kelas XI IPS 2. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model alur, yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan dan dikembangkan selama proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme siswa meningkat dari skor 95,4 pada siklus 1 menjadi 96,7 pada siklus kedua. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari rata-rata 69,93 (46% siswa tuntas) sebelum perlakuan menjadi 80,07 (80% siswa tuntas) pada silus kesatu dan 90,33 (100% siswa tuntas) pada siklus kedua. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) pada Keragaman Budaya Bangsa Indonesia dapat meningkatkan motivasi siswa, dan (2) penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) pada Keragaman Budaya Bangsa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci : student facilitator and explaining , motivasi, hasil belajar
The Performance of the XGBOOST-LSTM and CNN-LSTM Algorithms in the Analysis of Stock Price Prediction Models for the Indonesian Banking Sector M. Zainal Arifin; Filbert Chaitra Bessel Kristianto; Fadia Irsania Putri; Agung Bella Putra Utama
Indonesian Journal of Data and Science Vol. 7 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Data and Science
Publisher : Yocto Brain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56705/ijodas.v7i2.459

Abstract

Introduction: Accurate stock price forecasting is important for investors and financial institutions because stock movements reflect dynamic market conditions and influence investment decision-making. This study compares CNN-LSTM and XGBoost-LSTM models for predicting stock prices in the Indonesian banking sector. Method: Historical daily closing prices of PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) were collected from Yahoo Finance, with 1,000 observations for each stock. Data were normalized using Min-Max scaling, transformed using a four-day sliding window to predict the following day, and chronologically divided into 80% training and 20% testing sets. Both models were evaluated using RMSE, MAE, R², and MAPE, with each experiment repeated ten times. Results and Discussion: CNN-LSTM consistently outperformed XGBoost-LSTM on all three test datasets. For BBCA, BBRI, and BMRI, CNN-LSTM achieved R² values of 0.8589, 0.7746, and 0.7409, respectively, compared with 0.8048, 0.7509, and 0.6260 for XGBoost-LSTM. CNN-LSTM also produced lower RMSE, MAE, and MAPE values across all test sets, indicating stronger and more stable generalization. Conclusion: CNN-LSTM provides more reliable predictive performance than XGBoost-LSTM for the evaluated Indonesian banking stocks, demonstrating the effectiveness of combining local feature extraction with temporal dependency learning for stock price forecasting