Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik dengan Pendekatan Pembelajaran Metaphorical Thinking Wahid, Rahmatul; Susanto, Andi; Eliza, Rivdya; Azmir, Safinah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2543

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kemampuan koneksi matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical thinking di kelas VIII MTsN 6 Kota Padang. Penelitian ini adalah quasy experiment dengan randomized control group only design. Populasinya adalah seluruh kelas VIII MTsN 6 Kota Padang yang terdiri dari 14 kelas dengan VIII.13 dan VIII.14 sebagai kelas sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi matematis dan dianalisis secara statistic seperti uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil tes kemampuan koneksi matematis peserta didik yaitu kelas eksperimen 82.03 dan kelas kontrol 76.08. Uji hipotesis dengan = 0.05 diperoleh ttabel = 1.67 dan thitung = . Dengan demikian ditolak dan diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical tinking lebih tinggi dari yang tidak menggunakan pendekatan tersebut. Dari hasil ini diharapkan guru dapat menerapkan pendekatan pembelajaran metaphorical thinking.
Examining the Competences of Prospective Mathematics Teachers at Some State Islamic Universities in Sumatra Eliza, Rivdya; Utami, Nita Putri; Wahid, Rahmatul
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v19i1.4260

Abstract

Prospective teachers face complex 21st-century challenges. Therefore, prospective mathematics teachers must master several competencies to support students in acquiring and applying knowledge, collaborating with others, and developing as individuals. The purpose of this study was to measure the pedagogical, social, professional, and personality competencies of mathematics education students at the state Islamic universities in Central Sumatra region. This study used a questionnaire on the pedagogical, social, professional, and personality competencies of prospective teachers filled out by 211 students as respondents from 5 state Islamic universities. The findings of the study indicate that mathematics education students at these universities have good pedagogical and social competencies, including lesson planning, assessment, communication, and collaboration, along with solid professional competencies in subject knowledge and material development. While their personality competencies are considered very good because of their ethical behavior and strong work ethic. The universities should still improve 21st-century competencies of students in the curriculum through innovative teaching, internships, social engagement, emotional intelligence workshops, and practical training to improve their competencies and readiness for effective classroom engagement. Further research can assess its effectiveness.
Motivasi Kerja Terhadap Pengembangan Profesional Dosen Hidayati, Hidayati -; Eliza, Rivdya; Anidar, Jum
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v10i2.10004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan pengembangan profesional dosen dalam bidang penelitian. Motivasi kerja dosen dianalisis berdasarkan tiga kategori utama: Need for Achievement (Kebutuhan untuk Berprestasi), Need for Power (Kebutuhan untuk Berkuasa), dan Need for Affiliation (Kebutuhan untuk Berafiliasi). Pengembangan profesional dosen diukur melalui partisipasi dalam pelatihan profesional, pendidikan profesional, dan pendukung profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dosen dalam penelitian terutama didorong oleh kebutuhan berafiliasi, dengan skor tertinggi pada indikator ingin diterima oleh lingkungan akademik. Di sisi lain, dorongan untuk berprestasi dan mencapai sukses juga tinggi, menunjukkan bahwa dosen termotivasi oleh pengakuan dan prestasi dalam penelitian mereka. Dalam pengembangan profesional, dosen lebih banyak terlibat dalam kursus singkat dan workshop yang praktis dibandingkan dengan kegiatan yang berfokus pada teori atau jangka panjang. Analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi kerja dosen dan pengembangan profesional, di mana motivasi afiliasi dan prestasi memainkan peran penting dalam mendorong partisipasi dosen dalam berbagai kegiatan pengembangan profesional. Kesimpulannya, untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas dosen dalam penelitian, institusi perlu menyediakan lebih banyak peluang untuk pelatihan praktis, pengakuan akademik, dan kolaborasi.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS KELAS VII Ahmad Faiz; Remiswal; Rivdya Eliza
Irfani (e-Journal) Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani: (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6203

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas VII di MTsN 6 Agam. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Adapun desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen Design (eksperimen semu) bentuk non equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji hipotesis dengan Uji Independent Sample T-test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.158 maka diambil keputusan bahwa (0.158 > 0.05). Hal ini berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan hasil belajar peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dengan perolehan rata-rata post-test kelas eksperimen 2 VII.3 sebesar 89.06 dan rata-rata post-test kelas eksperimen 1 VII.4 sebesar 89.06. Perbedaan rata-rata kedua kelas tersebut sebesar 2.56, sehinnga diterima dan ditolak.
METODE SMALL GROUP DISCUSSION DALAM MEMBENTUK KOMPETENSI KOMPETENSI CRITICAL THINKING DAN COMMUNICATION PESERTA DIDIK Muaddyl Akhyar; Zainal Asril; Rivdya Eliza
Irfani (e-Journal) Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani: (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Small Group Discussion dalam membentuk kompetensi critical thinking dan communication peserta didik, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilan metode ini dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan metode Small Group Discussion di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak telah berkontribusi positif dalam membentuk kemampuan critical thinking dan communication skills siswa, meskipun masih menghadapi tantangan. Guru telah merancang pembelajaran berbasis kolaborasi, namun tujuan yang kurang spesifik dan panduan diskusi yang belum terstruktur menjadi hambatan. Metode ini meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi masalah dan menyampaikan pendapat, tetapi partisipasi sering terhambat oleh dominasi siswa tertentu dan dinamika diskusi yang tidak merata. Evaluasi menunjukkan kemajuan dalam analisis informasi dan penyampaian ide, meskipun keterampilan mendengarkan aktif dan pola pikir logis masih perlu ditingkatkan. Kendala seperti keterbatasan waktu, minimnya teknologi, dan rendahnya kepercayaan diri siswa dapat diatasi dengan pelatihan intensif, media pembelajaran inovatif, dan integrasi tugas kelompok. Perbaikan menyeluruh pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dapat mengoptimalkan metode ini untuk membangun kompetensi abad ke-21. Kata Kunci: Small Group Discussion, critical thinking, communication
Kemampuan berpikir komputasional matematis pada materi trigonometri Susanto, Andi; Eliza, Rivdya; Santana, Rayhan Meldi; Safitri, Tasya
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v14i1.9746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami konsep trigonometri. Berpikir komputasional merupakan keterampilan mendasar dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya dalam mengidentifikasi pola, melakukan abstraksi, dan merancang algoritma solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain post-test only, yang melibatkan partisipan yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan hasil tes keterampilan berpikir komputasional. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi aspek-aspek pemikiran komputasional mahasiswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami trigonometri dikategorikan menjadi tiga tingkatan berdasarkan interval nilai, yaitu tinggi (x ≥ 77,72) dengan 11 mahasiswa, sedang (39,46 ≤ x 77,72) dengan 37 mahasiswa, dan rendah (x 39,46) dengan 7 mahasiswa. Mahasiswa dengan keterampilan berpikir komputasional yang tinggi mampu menerapkan strategi pemecahan masalah secara sistematis seperti dekomposisi masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan penggunaan algoritma. Sebaliknya, siswa dengan keterampilan berpikir komputasional yang rendah mengalami kesulitan memahami konsep trigonometri dasar dan kurang mampu menerapkan strategi solusi yang efektif. Temuan ini menyoroti peran penting peningkatan keterampilan berpikir komputasional dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep trigonometri. Berdasarkan hasil temuan, disimpulkan bahwa kemampuan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami materi trigonometri berada dalam kategori tinggi, sedang dan rendah.Kata kunci: Berpikir Komputasional; Matematika; Pembelajaran Matematika; Pemecahan Masalah; Trigonometri;
The Application of the PjBL Model Accompanied By E-LKPD Liveworksheet On Learning Outcomes In Islamic Cultural History Siregar, Nurul Hidayah; Khadijah, Khadijah; Eliza, Rivdya; Marhamah, Marhamah; Sari, Milya; Batubara, Juliana
An-Nuha Vol 5 No 3 (2025): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/annuha.v5i3.682

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students caused by subject matter that is too much and complex, making it difficult to understand. In addition, the motivation of students in participating in learning Islamic Cultural History (SKI) is also low, which can be seen from the summative exam scores that do not reach the Learning Objective Completeness Criteria (KKTP). The purpose of this study was to determine whether the learning outcomes of students who used the Project Based Learning (PjBL) model assisted by e-LKPD Liveworksheet were higher than the Direct Instruction (DI) model in SKI subjects in class XI MAN 1 Padangsidempuan in the 2024/2025 academic year. This research is a quantitative research with experimental method. The design used is quasi experimental design with posttest only control group design approach. The sampling technique used cluster random sampling, namely class XI MIA I as the control class and XI MIA V as the experimental class. Data collection techniques were carried out through tests and questionnaires. The results showed that the average score of the experimental class was 85.23, while the control class was 81.06. The results of hypothesis testing show that the t value of 2.43 is greater than t table 1.69, so it can be concluded that the PjBL model assisted by e-LKPD Liveworksheet has a significant effect on learning outcomes and student motivation in SKI subjects.
Model SAVI terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPIT Darel Iman Mufti, Zulfi Aulia; Khadijah, Khadijah; Zulmuqim, Zulmuqim; Eliza, Rivdya; Kenedi, Gusril
Journal Education And Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Education And Islamic Studies
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062//JEDIES.2024.v2i1.428/5

Abstract

This research aims to determine the application of the SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) learning model to learning outcomes and learning motivation for Islamic Religious Education in class VII SMPIT Dar El Iman. This research is experimental. The research design uses a Quasi-Experimental Design with a Posttest Only Control Design research design. The population in this study was class VII students at SMPIT Dar El Iman for the 2021/2022 academic year, totaling 62 students. Sampling uses saturated samples. Two classes are research subjects, namely class VII Makkah as the experimental class and class VII Medina as the control class. Based on the results of hypothesis testing using the manual t-test method, the data value = 5.8 > the value = 1.679. So it can be concluded that it was rejected and accepted. The number of test participants in the experimental class was 31 people with an average score of 89 and test participants from the control class were 31 with an average of 72. This means "The learning outcomes of students who use the SAVI learning model are better than the learning outcomes of students who apply the learning model. commonly used by teachers.” The magnitude of the influence of the SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) learning model on the learning motivation of class VII students at Dar El Iman Middle School is 68.43% which is classified as good.
Pelatihan Intensif Keagamaan dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama Anak Binaan pada Panti Asuhan Anak Bina Remaja (PSAABR) Budi Utama Trinova, Zulvia; A, Hallen; Eliza, Rivdya
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v2i1.5120

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agama, pengamalan agama anak binaan, terutama dalam ibadah shalat dan membaca Al Quran, dan meningkatkan kesadaran beragama anak binaan PSAABR Budi Utama Lubuk Alung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan kepada 75 orang peserta PSAABR dengan mengajarkan anak yang masih belajar Iqra’ hingga mampu membaca Al Qur’an untuk anak tingkatan SMP dan SMA/SMK. Pendekatan kelompok dilakukan pada saat pemberian materi ajar tentang thaharah, whudu, shalat, doa, zikir, membaca Al Quran. Pendekatan individual dilakukan pada saat pengoreksian bacaan shalat dan membantu memecahkan masalah pribadi anak dengan pendekatan individu untuk mendisiplinkan anak dalam praktek ibadah, bimbingan praktek ibadah, metode demonstrasi, modelling, dan role playing, koreksi bacaan shalat, brainstorming masalah keagamaan dan pemberian motivasi. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan pengamalan agama anak binaan, dan terdapat kesadaran beragama bagi anak binaan
The Application of Game-Based Learning Model Accompanied by Wordwall on Students' Learning Independence in PAI BP Subject Padila, Cisia; Asril, Zainal; Eliza, Rivdya; Remiswal, Remiswal; Fitriza, Rozi; Batubara, Juliana; Illahi, Rilci Kurnia
An-Nuha Vol 5 No 4 (2025): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/annuha.v5i4.739

Abstract

This study aims to determine the application of the Game Based Learning model accompanied by Wordwall media on student learning independence in Islamic Religious Education and Morality (PAI BP) subjects at SD Angkasa Padang. The background of this study is based on the low level of student learning independence in PAI BP learning, which tends to still depend on teachers. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a pretest-posttest control group design. The research subjects were fifth-grade students at SD Angkasa Padang, who were divided into an experimental class and a control class. The research instruments were a learning independence questionnaire and an observation sheet of student learning activities. The data were analyzed using a t-test to see the significant difference between the two groups. The results showed that the implementation of the Game-Based Learning model with the help of Wordwall had a positive effect on increasing student learning independence. Students became more active, motivated, and able to manage their learning time independently. Thus, the implementation of the Game-Based Learning model accompanied by Wordwall can be used as an alternative effective learning strategy to increase student learning independence in PAI BP lessons in elementary schools.