Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-LEARNING BERBASIS ED-MODO PADA MATERI LITOSFER KELAS X SMA Dedi Sasmito; Sumarmi Sumarmi; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 20, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.567 KB) | DOI: 10.17977/pg.v20i2.5062

Abstract

Abstract: The objective of this research and development is to produce: (1) E learning materials based on the material Edmodo lithosphere grade X, (2) virtual classroom Edmodo, and (3) Edmodo guide books for teachers and students. Data were collected by using a validation sheet and questionnaire. Qualitative data are derived from expert validation of material, language, and learning design, while quantitative data derived from student questionnaires. Results of the research are: (1) E learning instructional materials contained in the web categorized of well, (2) the virtual classroom Edmodo contained at the http://edmodo.com/dedisasmito, and (3) guide book Edmodo entitled "learning Edmodo with Easy". The development of e learning teaching materials are not limited to lithospheric material, but can be applied to other geographic materials.Keywords: teaching materials, e-learning, Edmodo, lithosphere
BEBERAPA FAKTOR YANG MENENTUKAN TKI DALAM MEMILIH NEGARA TUJUAN SEBAGAI TEMPAT BEKERJA, STUDI DI DESA ARYOJEDING KABUPATEN TULUNGAGUNG Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.899 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.5905

Abstract

Abstrak: Ketimpangan pasar tenaga kerja di Indonesia menyebabkan sebagian angkatan kerja bekerja di luar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa alasan TKI memilih Negara tujuan tertentu sebagai tempat bekerja. Desain penelitian ini kualitatif dengan analisisa data menggunakan model Miles dan Haberman  yakni reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian bahwa subyek memilih atau menentukan negara tujuan memiliki alasan terentu. Subyek  memilihNegara Malaysia karena faktor dekat, bahasa komunikasi, dan bisa illegal. Subyek memutuskan bekerja di Negara Taiwan dan Hongkong lebih tertarik faktorada perlindungan terhadap Tenaga kerja asing, Jaminan libur setiap hari sabtu Subyek yang memilih negara Korea Selatan dikarenakan faktor upah yang sangat tinggi dan disiplin dalam bekerja.Kata Kunci : Penyebaran Negara Tujuan, Pendapatan, TKI.
Penurunan Angka Material Melalui Program Keluarga Berencana Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v2i2.1860

Abstract

Program Keluarga Berencana di Indonesia, sejak awalnya telah bertujuan salah satunya untuk meningkatkan kesehatan anak dan kesehatan ibu. Tujuan tersebut bisa dicapai antara lain melalui pengaturan jarak kelahiran, dan mengidealkan jumlah anak tertentu. Untuk mengetahui kesehatan ibu salah satunya tolok ukur adalah angka maternal atau angka kematian ibu. Maternal merupakan kematian ibu pada saat hamil atau dalam waktu 42 hari setelah persalinan. Maternal (kematian ibu) secara langsung lebih banyak disebabkan oleh komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, maka program KB dapat memberikan kontribusi yang cukup besar dalam penurunan angka maternal. Sebab dengan pengaturan jarak kelahiran dan mengidealkan jumlah anak tertentu, secara langsung dapat menekan dari terhindarnya komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas.
PENGARUH KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL DAN MINAT BELAJAR GEOGRAFI SISWA MAN REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Rika Hajizah Purba; Ach. Fatchan; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 21, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.149 KB) | DOI: 10.17977/pg.v21i1.5430

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament terhadap hasil dan minat belajar siswa kelas XI IPS MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pre-test post-test non equaivalent control group design. Variabel bebas yang digunakan adalah kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament, variabel terikat yang digunakan adalah hasil dan minat belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Subjek utama sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI IPS 1 dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament,dan sebagai kelas kontrol adalah kelas XI IPS 2 dengan menggunakan ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah soal, sedangkan untuk mengukur minat belajar adalah angket. Kedua instrumen diuji validasi terlebih dahulu oleh ahli. Uji validasi, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda diperuntukkan instrumen hasil belajar. Pengujian hipotesis menggunakan uji ANAKOVA dengan taraf signifkansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: 1) ada pengaruh mean hasil belajar antara kelas eksperimen dengan ke-las kontrol, t = 4,509 dan signifikansi dua ekor 0,000, sehingga p < 0,05; 2) ada pengaruh minat belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, nilai t = 5,854 dan signifikansi dua ekor 0,000, sehingga p < 0,05.Kata Kunci: Kombinasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament, Hasil Belajar, Minat Belajar.
Peranan Perangkat Desa dalam Peningkatan Kualitas Data Registrasi Penduduk Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (1998)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v5i2.2025

Abstract

 Perangkat desa merupakan ujung tombak paling bawah dalam proses Registrasi Penduduk secara teoritis dari segi kelengkapan data registrasi mempunyai kelebihan dibanding sumber data sensus maupun survey, karena kemungkinan tercecernya pencatatan peritiwa-peristiwa kependudukan sangat kecil, disamping pelaksanaannya yang secara kontinyu dan terus-menerus. Untuk itu peningkatan SDM perangkat desa sangat diperlukan dalam rangka peningkatan Kualitas Data Registrasi Penduduk.
The Local Wisdom of Indigenous People on Forest Preservation as Learning Source of Geographic Subject Sukmawati Sukmawati; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 3: September 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.67 KB)

Abstract

Kearifan Lokal Masyarakat Adat dalam Pelestarian Hutan Sebagai Sumber Belajar GeografiAbstract: The purpose of this research is to identify the values of Adat Ammatoa’s local wisdom in preserving forests that will serve as a geography’s learning resources. This study is a qualitative study with ethnographic approach. Data about Local wisdom values of Adat Ammatoa retrieved from observations and interviews of Adat Ammatoa’s people. Data analysis was performed through the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. Result of this study is forest conservation of people in Adat Ammatoa always respect Pasang’s law. The values of Adat Ammatoa’s local wisdom is important to known by student. So that the values can be used as a main learning resources in teaching geography.Key Words: . local wisdom, preserving forest, geography’s learning resources Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal Adat Ammatoa dalam melestarikan hutan yang akan dijadikan sebagai sumber belajar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data tentang nilai-nilai kearifan lokal Adat Ammatoa diperoleh dari hasil observasi dan wawancara pada masyarakat Adat Ammatoa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, sajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelestarian hutan pada komunitas Adat Ammatoa tak lepas dari hukum adat yang selama ini dihormati dan dijunjung tinggi masyarakat adat yakni, “Pasang”. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut penting untuk diketahui mahasiswa. Olehnya itu nilai-nilai tersebut dapat dijadikan sumber belajar utamanya dalam pembelajaran geografi.Kata Kunci: Kearifan Lokal, Pelestarian Hutan, Sumber Belajar Geografi
The Meaning of Sekura Cakak Buah Tradition of Saibatin Community Eka Purnama Sari; Budijanto Budijanto; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 8, No 2: June 2020
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sekura Cakak Buah is the oldest tradition of saibatin community in Lampung Barat regency. The tradition that were born and developed in tandem with the civilization of the people certainly have profound meaning and values. This research aims to uncover and explore the meaning and value of sekura cakak buah tradition for indigenous saibatin communities and to understand the implementation of meanings and values of tradition in the lives of saibatin community. The study used qualitative design with an understanding approach to the  meaning of ethnography. Data were analyzed by analyzing domains, taxonomic, components and cultural theres. The results of the study showed that the meaning of sekura cakak buah tradition for the saibatin community is self-identity, life, and sosial life. The meaning and values are implemented in community’s lives which are namely cultural meaning and values including: self identity, cultural heritage, and regional icon; the meaning and value of religion includes the almighty god, praying, giving thanks and ngejalang (forgiving each other; the meaning and values of the economy include activities in the Pasar Tumpah dan Lamban Sekura; as well as the meaning and social values including kinship and relatives, equality between fellow being, beguai jejama (working together) and social relationship of saibatin community.Key words: tradition, indigenous community, social relationship, identity, saibatin communityAbstrak: Sekura Cakak Buah merupakan tradisi tertua masyarakat saibatin di Kabupaten Lampung Barat. Tradisi yang lahir dan berkembang beriringan dengan peradaban masyarakatnya tentu memiliki makna dan nilai yang mendalam. Penelitian ini bertujuan mengungkap dan menggali makna dan nilai tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat adat saibantin, dan memahami implementasi makna dan nilai tradisi dalam kehidupan masyarakat saibatin. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan pemahaman makna ethnografi. Data dialisisis dengan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat saibatin adalah identitas diri, kehidupan, dan kehidupan sosial masyarakat. Makna dan nilai tradisi terimplementasi dalam kehidupan masyarakatn yang tercakup dalam makna dan nilai budaya meliputi: identitas diri, warisan budaya, dan ikon wilayah; makna dan nilai religi (keagamaan) meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, berdoa, bersyukur, berserah, dan ngejalang (saling memaafkan); makna dan nilai ekonomi meliputi aktivitas di Pasar Tumpah, dan Lamban Sekura; serta makna dan nilai sosial meliputi kekeluargaan dan kekerabatan, kesamaan antar sesama, beguai jejama (bekerja sama) dan hubungan sosial masyarakat saibatin.kata kunci: tradisi, masyarakat adat, hubungan sosial, identitas, masyarakat saibatin
Kearifan Lokal Upacara An Tama Masyarakat Adat Loona sebagai Sumber Belajar Geografi Martinus Hermenegild Mau; Singgih Susilo; I Nyoman Ruja
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.834 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12707

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to examine the values of local wisdom in the An Tama ceremony at the Loona indigenous community as a source of learning Geography. This type of research is qualitative research using an ethnographic approach. Data sources were obtained from observation and interviews of Loona indigenous people’s. The results of the study show that during the An Tama ceremony at the Loona indigenous people’s established a harmonious relationship with their environment. Community trust in the forces of nature and ancestral spirits causes people to always act carefully in treating their environment. Unconsciously, community trust in the An Tama ceremony is able to preserve the environment. The values of local wisdom need to be known by students, so that it can be used as a source of learning in Geography learning.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal dalam upacara An Tama pada masyarakat adat Loona sebagai sumber belajar Geografi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi.  Sumber data diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara pada masyarakat adat Loona. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam upacara An Tama masyarakat adat Loona menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungannya. Kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan alam dan roh leluhur menyebabkan masyarakat selalu bertindak secara hati-hati dalam memperlakukan lingkungannya. Secara tidak sadar kepercayaan masyarakat dalam upacara An Tama mampu menjaga kelestarian lingkungannya. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut perlu diketahui oleh mahasiswa sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Geografi.
Pengembangan Buku Geografi Critical Thinking Materi Indonesia Poros Maritim Dunia untuk SMA/MA Hastya Rizkananda Masitoh; Budijanto Budijanto; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14924

Abstract

Abstract: This research design used reseach and development design, in the form of geography textbook based on critical thinking in subject of Indonesia's Strategic Position as the World Maritime Axis for SMA/MA. The aim of this research is to observe the feasibility/validity and effectiveness of the developed textbook product. The development used the ADDIE development model. ADDIE development has 5 stages, they are: Analyze, Design, Development, Implement, Evaluation, but this research is only in Implement stage, while  product testing stage. Data collection methods and data analysis techniques used validation instruments and closed questionnaire sheets with descriptive presentational data analysis techniques. The results of the research and development are obtained total score of the material validator 93% media 95% language 90%, while the average pre-test score of students in the medium category is 44.4%, the low category is 55.5% and the average post-test score of students in the high category is 42% and medium category 30%, and the score regarding the teacher's response to use geography textbooks based on critical thinking is 93%, and the student’s response score is 92%.Abstrak: Penelitian ini ialah penelitian pengembangan berupa buku teks geografi berbasis critical thinking pada materi Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia untuk SMA/MA. Tujuannya untuk melihat kelayakan/kevalidan serta keefektifan produk buku teks yang dikembangkan. Pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang mana pengembangan ADDIE terdapat lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implement, Evaluation, tetapi penelitian ini hanya di tahap Implement, pada tahap uji coba produk. Metode pengumpulan data serta teknik analisis datanya adalah menggunakan instrument validasi dan lembar angket tertutup dengan teknik analisis data deskriptif presentatif. Hasil penelitian dan pengembangan diperoleh hasil skor total oleh validator materi 93 % media 95% bahasa 90%, adapun skor pre test rata-rata siswa berada kategori sedang 44,4%, kategori rendah 55,5% dan skor postest rerata peserta didik kategori tinggi 42%, dan kategori sedang 30%, serta skor mengenai respons guru terhadap penggunaan produk buku teks geografi berbasis critical thinking adalah 93%, dan skor respon siswa adalah 92%.
Pengembangan Buku Proyeksi Penduduk menggunakan Aplikasi Spectrum 5 untuk Laboratorium Demografi Fiqqi Auliya; Budijanto Budijanto; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 4: APRIL 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i4.14688

Abstract

Abstract: There is a problem occured in demographic laboratory, geography department, State University of Malang. The problem is that Spectrum 5 software for demographic analysis does not have suitable tutorial books. The reason for this matter is several books about Spectrum 5 that exist do not have proper guidance on how to operate the software. As a result, users can not operate the software correctly. Book called Proyeksi Penduduk Menggunakan Spectrum 5 then developed as a solution. The book developed through Double Diamond model using IEEE Standard. IEEE Standard chosen in order to fix the problem that existing book had. This development expected to maximize the utilization of Spectrum 5 software. Altough already validated by several expert from various discipline, the book should revised continually.Abstrak: Laboratorium demografi jurusan geografi Unversitas Negeri Malang memiliki masalah. Permasalahan yang terjadi adalah aplikasi Spectrum untuk analisis kependudukan tidak memiliki buku panduan yang tepat. Buku yang ada tidak memiliki panduan yang jelas untuk mengoperasikan aplikasi tersebut. Keadaan ini menyebabkan pengguna tidak dapat menggunakan aplikasi dengan baik. Buku Proyeksi Penduduk Menggunakan Spectrum 5 dikembangkan sebagai solusi. Buku tersebut dikembangkan menggunakan model Double Diamond dengan format IEEE Standard. Standar IEEE dinilai dapat memperbaiki buku yang ada sehingga pengguna dapat mengoptimalkan aplikasi Spectrum 5. Buku tersebut dinilai valid oleh para ahli. Akan tetapi, perbaikan perlu terus dilakukan.