Claim Missing Document
Check
Articles

DATA SPASIAL DEKOMPOSISI GAMBUT DAN PENYEBARANNYA DI HUTAN LINDUNG KECAMATAN LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU Suyanto Suyanto; Yusanto Nugroho; Singgih Susilo
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 1 Edisi Maret 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i1.19028

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang Kota Banjarbaru seluas 960 ha. Fungsi hutan lindung adalah sebagai penyerap karbon, konservasi air, jasa lingkungan dan menambah estetika, tetapi sekarang kondisi penutupan lahannya sering mengalami kebakaran dan konversi hutan menjadi lahan pertanian. Kondisi seperti ini diduga dapat mepercepat proses dekomposisi gambutnya. Sejauh pengetahuan penulis belum ada penelitian dekomposisi gambut dalam bentuk data spasial yang sangat penting untuk menyusun rencana pengelolaan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun informasi dekomposisi gambut dan penyebarannya dalam bentuk data spasial.  Metode yang digunakan adalah pengamatan menggunakan bor tanah gambut sebanyak 39 titik, yang tersebar secara sistematik berjarak 500m x 500m. Data spasial dekomposisi gambut dianalisis menggunakan ArcGIS software, dimulai dengan plotting posisi, dilanjutkan membangun data atributnya. Batas tingkat dekomposisi tidak berubah secara tiba – tiba melainkan berubah secara gradual. Untuk mengkuantitatifkan data kualitatif, maka dekomposisi gambut fibrik, hemik dan saprik diberi angka ID berturut – turut 1, 2 dan 3, sehingga cocok interpolasinya menggunakan tools: Inverse Distance Weighted dengan interval 1cm, yaitu klas <1,5, 1,5 - 2,5 dan >2,5cm. Terakhir menghitung luasnya menggunakan tool geometry calculate. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 837,9 ha (85,9%) merupakan gambut saprik.
Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan & Status Perkawinan dengan Partisipasi Perempuan Menjadi Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong di Kecamatan Sukun Kota Malang Nisa, Azizah Kholifatul; Soelistijo, Djoko; Susilo, Singgih; Deffinika, Ilfan
Jurnal Ketenagakerjaan Vol 18 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Kebijakan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47198/jnaker.v18i3.249

Abstract

Menjadi pekerja migran merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam angkatan kerja. Banyak orang Indonesia dapat memasuki dunia kerja dan mengejar gaji yang lebih tinggi dengan bekerja di luar negeri. Studi ini bertujuan untuk melihat hubungan antara partisipasi kerja perempuan untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong dengan usia, tingkat pendidikan dan status perkawinan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukun dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan korelasional dan sampel penelitian berjumlah 88 responden. Peneliti mengumpulkan data penelitian melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Adapun pengolahan data dengan statistik deskriptif menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan status perkawinan mempunyai korelasi yang kuat dan signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Sedangkan variabel usia mempunyai korelasi yang lemah serta tidak signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Adapun motif ekonomi menjadi motif utama dari responden untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong
A Perempuan Pekerja Migran: Analisis Hubungan Faktor Usia, Pendidikan dan Status Perkawinan Terhadap Partisipasi Kerja Migran Hong Kong di Kecamatan Sukun Kota Malang Nisa, Azizah Kholifatul; Soelistijo, Djoko; Susilo, Singgih; deffinika, Ifan
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : Pusat Kajian Demografi, Etnografi dan Transformasi Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i2.1976

Abstract

Menjadi pekerja migran merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam angkatan kerja. Banyak orang Indonesia mungkin dapat memasuki dunia kerja dan mengejar gaji yang lebih tinggi dengan bekerja di luar negeri. Studi ini mencoba untuk melihat hubungan antara partisipasi kerja perempuan untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong dengan usia, tingkat pendidikan dan status perkawinan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukun dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan korelasional dan sampel penelitian berjumlah 88 responden. Peneliti mengumpulkan data penelitian melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Adapun pengolahan data dengan statistik inferensial menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan status perkawinan mempunyai korelasi yang kuat dan signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Sedangkan variabel usia mempunyai korelasi yang lemah serta tidak signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Adapun motif ekonomi menjadi motif utama dari responden untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Kata kunci: Migran , Usia, Pendidikan, Status Perkawinan
Perubahan Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Timur Sebelum dan Sesudah Pandemi COVID-19 Pada Tahun 2019-2021 Risa Khusnul Khotimah; Zulvy Fauziah; Mutiara Nazwa; Nanda Andi Purnamansyah; Singgih Susilo
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/panoptikon.v2i1.17

Abstract

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkah hampir seluruh sektor dan sendi kehidupan masyarakat termasuk provinsi Jawa Timur terutama pada mobilitas sosial dan sektor perekonomian. Pandemi menimbulkan terjadinya peningkatan pengangguran dan menjadikan seseorang lebih mudah berada dalam kondisi miskin yang secara agregat akan meningkatkan jumlah penduduk miskin. Oleh karena dampak Covid-19 terhadap perekonomian yang sangat luas, perlu dilakukan analisis perubahan jumlah penduduk miskin di Jawa Timur pada sebelum dan sesudah pandemi. Hal tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar perubahan jumlah penduduk miskin dan pengaruh pandemi bagi kondisi perekonomian penduduk Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Hasilnya penduduk miskin di Jawa Timur dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pembatasan lapangan pekerjaan, PHK, kurangnya produktivitas akibat terjangkit Covid-19, dll. Tahun 2019 jumlah penduduk miskin di Jawa Timur berjumlah 4.112,25 ribu jiwa atau sebesar 10,37% sementara setelah pandemi Covid-19 jumlah penduduk miskin meningkat menjadi 4.572,73atau 11,40% pada tahun 2021
Pengaruh Pengembangan Sektor Basis Terhadap Upaya Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Bangkalan Astrid Tharissa Az Zachra; Alika Putri Rahma Damayanti; Ella Dwi Cahyani; Lintang Gading Pramesti; Singgih Susilo
PANOPTIKON: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan kondisi ketidakmampuan dari sisi ekonomi, materi dan fisik untuk mencukupi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang di ukur dengan pengeluaran. Kabupaten Bangkalan termasuk wilayah termiskin kedua di Jawa Timur setelah Kabupaten Sumenep. Penduduk miskin di Kabupaten Bangkalan mencapai 21,57% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 215,97 juta jiwa. Secara umum, penduduk di Kabupaten Bangkalan masih bergantung pada sektor basis, yaitu sektor pertanian dan perikanan. Sektor basis sendiri adalah pertumbuhan sektor yang menentukan pembangunan menyeluruh pada suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pengembangan sektor basis terhadap upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik pengumpulan studi literatur, observasi tidak langsung, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis tabulasi tunggal dan uji statistik korelasi spearman. Berdasarkan data PDRB Kabupaten Bangkalan tahun 2021, sektor unggulan Kabpuaten Bangkalan adalah sektor pertanian yang memberikan kontribusi besar terhadap PDRB yaitu sebesar 39,71 %. Berdasarkan hasil interpretasi Korelasi Spearman dengan korelasi koefisien Spearman-Rank menurut D.A de Vaus yang menunjukkan bahwa sektor basis dan PDRB memiliki hubungan yang kuat. Nilai koefisien korelasi tersebut bermakna positif yang menunjukkan hubungan searah yang berarti semakin besar jumlah sektor basis maka nilai PDRB di Kabupaten Bangkalan akan meningkat.
Impact of Geographic Conditions on Sirri Marriage Phenomenon in Situbondo District Singgih Susilo; Budijanto Budijanto; Ifan Deffinika; Novia Fitri Istiawati
Geosfera Indonesia Vol. 7 No. 1 (2022): GEOSFERA INDONESIA
Publisher : Department of Geography Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/geosi.v7i1.28082

Abstract

This study aims to determine the impact of the geographical conditions of an area on the phenomenon of sirri marriage through a qualitative study. Data analysis was carried out inductively from the results of observations, in-depth interviews and FGDs. The results of the study indicate that the phenomenon of unregistered marriage occurs in Sumber Malang, Situbondo, East Java as a result of the geographical conditions of the area. The topographical conditions of the area in the form of mountainous areas with an altitude of 500-1,250 meters above sea level, very steep with a slope of 45%, rocky and dry soils make the Sumber Malang area difficult to develop economically. This is because agricultural cultivation is difficult to develop. Furthermore, the accessibility of areas that are difficult to reach because they are far inland, narrow roads, no public transportation, far from the center of economic activity have caused people in this area to choose to stay in their environment. Topography and regional accessibility have an impact on adolescent marriage behavior in the Sumber Malang community. Adolescents and parents view unregistered marriage as something that is done to avoid sin, the certainty of a relationship, economic motives (because the cost of marriage is considered expensive by the community) and as a result of the remote location of the area; because the teenager only has a circle of friends in Sumbermalang. There are two patterns of sirri marriage that occur, namely teenagers will marry sirri and live together and teenagers will marry sirri then stay with their parents and still continue their education. The implication of this research is to provide an illustration that geographical space can affect the pattern of marriage that occurs in society. Based on this, the relevant government can provide adequate access to education at the research sites. Keywords : Sirri's Marriage; geographical condition; topography; accessibility Copyright (c) 2022 Geosfera Indonesia and Department of Geography Education, University of Jember This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share A like 4.0 International License
The Influence of Education, Family Income, and Family Planning Participation on Mother's Decision to Work in Kb Kedampul Village, Duwet Village, Malang Regency Ula, Apriliana Nurlatifah; Susilo, Singgih; Soelistijo, Djoko; Wahyudi, Adip
Future Space: Studies in Geo-Education Vol. 2 No. 3 (2025): Future Space: Studies in Geo-Education
Publisher : CV Bumi Spasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69877/fssge.v2i3.68

Abstract

A mother’s decision to engage in employment carries significant social and economic implications for both the family and the individual. This study aims to examine the influence of education level, family income, and participation in family planning programs on mothers’ decisions to work in Kedampul Village, Duwet Subdistrict, Malang Regency. A quantitative research design was employed, utilizing logistic regression analysis to investigate these relationships among 77 respondents. The results indicate that education level and participation in family planning programs do not significantly affect mothers’ decisions to work. Conversely, family income has a significant influence, where lower family income increases the likelihood of maternal employment. These findings highlight the predominance of economic factors over educational attainment and family planning participation in shaping maternal labor force participation in this rural context. This study offers insights for policymakers and stakeholders focused on women’s empowerment and family welfare in similar socio-economic settings.
The Meaning of the Dudu Meja Tradition in the Land of Kings: A Geographical Study Nakul, Sukma Fira; Susilo, Singgih; Astina, I Komang
Journal La Sociale Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v6i5.2416

Abstract

The Dudu Meja tradition in Wakal Village is a cultural practice rooted in local customs, aiming to unite all female descendants of the Nakul clan to strengthen family bonds and pass down genealogy to future generations. This study examines: (1) The geographical analysis of the tradition’s implementation, (2) Its meaning for the people of Wakal, and (3) The values it holds for the community. A descriptive qualitative method with Spradley’s ethnographic approach was used, involving domain, taxonomic, componential, and cultural theme analysis. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Key informants included the village head, the head of craftsmen, and traditional elders, while supporting informants were community members who practice the tradition. The findings reveal: (1) The geographical aspects of the tradition are shaped by the surrounding socio-cultural conditions. (2) Its meanings for the community include honoring ancestors, expressing gratitude, strengthening social ties, and preserving cultural heritage. (3) The tradition’s values include cultural values honoring ancestors, preserving heritage, and safeguarding heirlooms; social values family bonds, mutual cooperation, respect, responsibility, and consensus-building; and religious values collective prayers as an expression of gratitude and seeking Allah SWT’s blessings for a smooth implementation.
Bawean Island Community Survival Strategies During The Covid-19 Pandemics Susilo, Singgih; Istiawati, Novia Fitri; Deffinika, Ifan; Budijanto
Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities Vol. 11 (2021): Global Society in the Time of COVID-19
Publisher : RMPI-BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the strategies and actions of the people of Bawean Island in meeting food needs during the COVID-19 pandemic by using Max Weber’s theory of action. Extracting information was carried out using participatory observation techniques and in-depth interviews and was supported by documentation and analysis using inductive use. The results showed that there were two strategies and actions, namely: saving on food needs and limiting household expenses. Saving on food needs is done by changing the consumption pattern of side dishes. People are looking for replacement side dishes, for example; People who are accustomed to consuming fresh sea fish for a week in a row, have started to replace them with tofu, tempeh and rencek fish. The savings were made because during the pandemic, the traffic flow from Bawean Island to Java (Gresik) was not smooth, causing foodstuffs to increase in price and scarcity. Restrictions on household expenditure are carried out by reducing household spending and only focusing on spending on food, health, electricity and fuel oil needs. These two strategies can save household food and shopping needs, before the pandemic it was usually IDR 150,000 to IDR 70,000-80,000 per day. Furthermore, the actions taken by the people of Bawean Island, namely continuing to work at the main job and working side jobs to increase income. People who choose to keep working in the main job feel that they cannot do anything other than survive in this job, this is done by many furniture traders and entrepreneurs who in the end, because there are no customers, are forced to use their savings for their daily needs. People who choose to work side by side are more based because they do not have savings funds and have to increase their income, the people who work a lot on the side in this research are the fishermen.
A Perempuan Pekerja Migran: Analisis Hubungan Faktor Usia, Pendidikan dan Status Perkawinan Terhadap Partisipasi Kerja Migran Hong Kong di Kecamatan Sukun Kota Malang Nisa, Azizah Kholifatul; Soelistijo, Djoko; Susilo, Singgih; deffinika, Ifan
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v3i2.1976

Abstract

Menjadi pekerja migran merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam angkatan kerja. Banyak orang Indonesia mungkin dapat memasuki dunia kerja dan mengejar gaji yang lebih tinggi dengan bekerja di luar negeri. Studi ini mencoba untuk melihat hubungan antara partisipasi kerja perempuan untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong dengan usia, tingkat pendidikan dan status perkawinan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukun dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan korelasional dan sampel penelitian berjumlah 88 responden. Peneliti mengumpulkan data penelitian melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Adapun pengolahan data dengan statistik inferensial menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan status perkawinan mempunyai korelasi yang kuat dan signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Sedangkan variabel usia mempunyai korelasi yang lemah serta tidak signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Adapun motif ekonomi menjadi motif utama dari responden untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Kata kunci: Migran , Usia, Pendidikan, Status Perkawinan
Co-Authors Ach. Fatchan Achmad Fatchan Achmad Fatchan Adip Wahyudi Akhmad Munaya Rahman Alfyananda Kunia Putra Alika Putri Rahma Damayanti Ana Susiati Anandika Okta Riandanu Apriliana Nurlatifah Ula Astrid Tharissa Az Zachra Bnar Abdulwahab Budijanto Budijanto Budijanto, Budijanto Budjianto, Budjianto Choiri, Misbachul Dedi Sasmito Dedi Sasmito Utomo Deffinika, Ilfan Dema Viona Ghaisani Aufar Dodik Juliardi Eka Purnama Sari Eka Purnama Sari, Eka Purnama Ella Dwi Cahyani Farina Amelia Fiqqi Auliya Hartono, Rudi Hastya Rizkananda Masitoh I Komang Astina I Nyoman Ruja Ifan Deffinika Isnani, Nailul Istiawati, Novia Fitri Khasyanah, Nila Trya Khasyanah Klotilda Margareta Woa Kornelia Sastri Lailatin, Sri Lintang Gading Pramesti Lubaiba Nadiya Alkaffi Marhadi Slamet Kistiyanto Marhadi Slamet Kistiyanto, Marhadi Slamet Martinus Hermenegild Mau Mar’atus Sholihah Masitoh, Hastya Rizkananda Muhammad Abdul Hakam Fasya Mutiara Nazwa Nailul Insani Nakul, Sukma Fira Nanda Andi Purnamansyah Nieke Winanda Ningsih, Mega Prani Nisa, Azizah Kholifatul Noor Liana Waty Novia Fitri Istiawati Novia Fitri Istiawati Purwanto Purwanto Putra, Alfyananda Kunia Rika Hajizah Purba Risa Khusnul Khotimah Rka Hajizah Purba Rudi Hartono Septra Yodi Simprosa Advensia Seneng Soelistijo, Djoko Sugeng Utaya Sukmawati Sukmawati Sumarmi Suyanto Suyanto Syamsuriadi Syamsuriadi Tahirah, Inas Ula, Apriliana Nurlatifah Wahyu Wardani Windya Wahyu Lestari Wira Andhika Ariwangga Yusanto Nugroho Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zakiyatul Lutfiyah Zulvy Fauziah