Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

THE PERCEPTION OF FOREIGN LANGUAGE CENTRE (FLC) STUDENTS TOWARDS IDIOMATIC SPEAKING CLASS Lasmini; Laila Wati; Siti Maysuroh; M. Adib Nazri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 5 (2024): JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research investigates the impact of an idiomatic speaking class on students' English-speaking skills and their perceptions of the learning experience. The research, conducted at the Foreign Language Center in Selong, East Lombok Regency, used qualitative methods like observations, questionnaires, and interviews. The findings showed that 68.75% of students enjoyed learning idioms and found the class beneficial. Despite considering idioms challenging, students appreciated the interactive teaching methods, which included games and discussions, for making the learning process engaging and effective. Although students faced difficulties with pronunciation and memorization of idioms, the supportive teaching methods and tutor feedback were instrumental in overcoming these challenges. The class also contributed to increased confidence and proficiency in speaking, with students noting significant improvements in their ability to use idiomatic expressions in conversation. In conclusion, the idiomatic speaking class was found to be a valuable component of English language education, significantly enhancing students' speaking skills and boosting their motivation and confidence in using idiomatic expressions. The study highlights the importance of interactive teaching methods and supportive learning environments in overcoming challenges and improving language proficiency.
FOSTERING STUDENTS’ SPEAKING ABILITY THROUGH PAIR AND SHARE STRATEGY AT SMP NEGERI 1 LENEK Sukmawati, Lisa; Wati, Laila; Masyuroh, Siti; Nazri, M.Adib
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31007

Abstract

Masalah yang sering dihadapi siswa dalam berbicara adalah kurangnya latihan yang membuat mereka terjebak pada bagaimana cara memulai berbicara. Penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran kolaboratif yaitu strategi Pair and Share dalam pembelajaran berbicara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran strategi pair and share untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Peneliti menggunakan penelitian pra-eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 21 siswa dari kelas 7E di SMP Negeri 1 Lenek yang diambil dengan teknik purposive sampling. pre-test, treatment, dan post-test digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan dengan metodologi kuantitatif menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test lebih tinggi daripada skor rata-rata pre-test. Skor rata-rata pre-test adalah 42,29 sedangkan skor rata-rata post-test adalah 66,48. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa strategi Pair and Share meningkatkan kemampuan berbicara siswa
UTILIZING TIK-TOK APPLICATION TO REDUCE STUDENTS’ PRONUNCIATION ERRORS AT PONPES DARUL MUJAHIDIN NWDI MAJIDI Muawanah, Muawanah; Wati, Laila; Surayya, ST. Ayu; Nazri, M. Adib
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.32275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keefektifan aplikasi TikTok dalam mengurangi kesalahan pengucapan siswa pada kelas tujuh di Ponpes Darul Mujahidin NWDI Majidi tahun ajaran 2023-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental pada desain one group pretest-posttest. Sebanyak 21 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengambilan data diperoleh dengan memberikan pre-test–treatment-post-test. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t sampel berpasangan melalui SPSS 22. Nilai rata-rata post-test adalah (81,95) lebih tinggi dari pre-test (60,24). Hasil dari uji-t sampel berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test, (2-tailed) adalah 0,00 lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05). Berdasarkan hasil temuan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi TikTok memiliki pengaruh yang signifikan dalam mengurangi kesalahan pelafalan siswa di kelas VII Ponpes Darul Mujahidin NWDI Majidi
AN ANALYSIS OF TEACHERS’ SUMMATIVE ASSESSMENT: EXAMINING THE QUALITY OF TEACHER-MADE TEST Danti, Siti; Nazri, M. Adib; Fikni, Zahratul; Wati, Laila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas tes yang dibuat oleh guru dalam penilaian sumatif siswa. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan 30 peserta dari MA Hamzanwadi Pancor di kelas dua belas. Teknik sampling purposive digunakan untuk memilih peserta yang sedang mengikuti ujian akhir mereka. Untuk mengumpulkan data, peneliti mengambil lembar ujian, lembar jawaban, dan kunci jawaban siswa dalam bentuk soft copy dan digital, kemudian dianalisis menggunakan MS Excel 2016. Hasilnya menunjukkan empat aspek untuk menentukan kualitas tes yang dibuat oleh guru, yaitu indeks kesulitan, indeks diskriminasi, validitas, dan uji reliabilitas. Hasil indeks kesulitan menunjukkan bahwa 33,66% soal dapat diterima, 15,30% terlalu sulit, dan 2,4% terlalu mudah. Indeks diskriminasi mengungkapkan bahwa 14,28% soal memiliki diskriminasi yang baik, sementara 36,72% memiliki diskriminasi yang buruk. Hasil validitas menunjukkan bahwa 19,38% soal valid, dan 31,62% tidak valid. Reliabilitas tes adalah 0,7, yang diklasifikasikan sebagai "tinggi." Kesimpulannya, meskipun tes menunjukkan indeks kesulitan dan reliabilitas yang baik, indeks diskriminasi dan validitas memerlukan perbaikan untuk penilaian kemampuan siswa yang lebih akurat.
IMPLEMENTING TASK-BASED LEARNING METHOD TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING ABILITY: A STUDY OF STUDY PROGRAM OF ENGLISH LANGUAGE EDUCATION Yazid, Muhammad; Wati, Laila; Wathoni, Hamzani; Nazri, M Adib
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33958

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan metode Task Based Learning dalam pembelajaran menulis di semester 2 Universitas Hamzanwadi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen one group pre-test and post-test. Sampel penelitian ini adalah kelas 2D semester 2 yang berjumlah 18 siswa. Analisis deskriptif digunakan untuk mengungkap hasil yang berkaitan dengan keterampilan menulis mereka setelah penerapan TBL. Nilai rata-rata yang terungkap setelah pre-test dan post-test memiliki deviasi sebesar 49,72. Dengan demikian, Task Based Learning efektif secara signifikan dalam pembelajaran keterampilan menulis bahasa Inggris di semester 2 Universitas Hamzanwadi. Mempertimbangkan proses dan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar guru bahasa Inggris menggunakan metode pengajaran ini dalam mengajar menulis.
SMART LEARNING: THE IMPACT OF AI TECHNOLOGIES ON ENGLISH LANGUAGE PROFICIENCY IN THE DIGITAL ERA Sabili, Aling Siyan; Nazri, M. Adib; Surayya, Siti Ayu; Wati, Laila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34436

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak alat berbasis AI terhadap kemahiran berbahasa Inggris di kalangan mahasiswa General English di Universitas Hamzanwadi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi AI, termasuk aplikasi pembelajaran bahasa, pengenalan ucapan otomatis, dan gamifikasi, memengaruhi perolehan kosakata, ketepatan pengucapan, dan kelancaran bahasa secara keseluruhan. Data dari 20 mahasiswa dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat berbasis AI secara signifikan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris mahasiswa, terutama dalam berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis. Mahasiswa melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam berbicara, antusiasme yang lebih besar dalam membaca, dan kemampuan menulis yang lebih baik. Selain itu, 60% mahasiswa setuju bahwa alat berbasis AI meningkatkan keterampilan mendengarkan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi AI menawarkan pengalaman belajar yang dipersonalisasi dan interaktif yang mengurangi kecemasan, meningkatkan kepercayaan diri, dan meningkatkan motivasi. Disarankan agar para pendidik EFL lebih banyak mengintegrasikan alat berbasis AI dalam strategi pengajaran mereka untuk memaksimalkan manfaat ini, sambil terus menyempurnakan alat tersebut berdasarkan umpan balik mahasiswa guna meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran bahasa.
AI untuk Guru Madrasah: AI untuk Guru Madrasah di Kecamatan Montong Gading Lombok Timur: Inovasi Pembelajaran di Era Digital Agustina, Yulia; M. Adib Nazri; Setiawan, Budi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.27952

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan, namun guru-guru madrasah di Lombok Timur masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama kurangnya pemahaman, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara tepat dalam pembelajaran.Kondisi ini berdampak pada rendahnya inovasi pembelajaran dan kurang optimalnya pemanfaatan teknologi digital di madrasah. Berdasarkan permasalahan tersebut kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali guru madrasah dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memanfaatkan kecerdasan buatan secara tepat dan kontekstual. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, praktik simulasi, diskusi reflektif, dan pendampingan berkelanjutan. Peserta terdiri dari dua puluh satu guru madrasah yang mengikuti rangkaian pelatihan secara aktif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu menggunakan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung penyusunan rencana pembelajaran, pembuatan media ajar, serta mampu dan berani berbicara bahasa Inggris. Selain itu, terjadi perubahan pola pikir dari yang semula pasif terhadap teknologi menjadi lebih terbuka, kreatif, dan adaptif. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi guru serta membangun ekosistem pendidikan madrasah yang inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap tuntutan era digital.
Using Cognitive Academic Language Learning Approach (Calla) to Improve Students’ Speaking Ability Nurhias Umarsi; Usuluddin Usuluddin; M. Adib Nazri; Ary Prasetyaningrum
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.8215

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the Cognitive Academic Language Learning Approach (CALLA) in teaching speaking. This research is a pre-experimental research with a pre-test and post-test design. This was carried out in the seventh grade at MTs TIA NW WANASABA in the 2023-2024 academic years. The sample consisted of 26 students. The research sampling used purposive sampling. The instrument speaks tests to collect data. Data were analyzed using Statistics 16.0 for win Statisticsdows. The results show that focus group discussions are effective for students with an average post-test score of 60.77 which is higher than the pre-test average score of 48.80. the hypothesis testing value of data analysis is 0.00, which is lower than 0.05. means that the alternative hypothesis of this research is accepted. Therefore, the Cognitive Academic Language Learning Approach (CALLA) is effective in teaching speaking ability. Considering the process and results of this research, the researcher suggests using the Cognitive Academic Language Learning Approach (CALLA) in teaching speaking.