Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Sekolah Menengah Azmul Fauziah Aqiela; Tias Ernawati; Devi Septiani; Dhimas Nur Setyawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.3620

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik sekolah menengah. Studi ini menggunakan penelaahan literatur berbasis analisis kualitatif  dengan cara mengkaji dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu, buku, serta sumber ilmiah sumber lain yang berkaitan dengan fokus kajian. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa model Discovery Learning mampu secara konsisten berkontribusi berkontribusi secara signifikan pada penguatan kemampuan kolaborasi peserta didik, khususnya pada aspek partisipasi aktif, komunikasi kelompok, pembagian akuntabilitas serta kolaborasi dalam menuntaskan tugas pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa Discovery Learning relevan diterapkan sebagai alternatif model pembelajaran untuk mendukung pengembangan kemampuan kolaboratif peserta didik tingkat menengah.
Analisis Peran Modul Flipbook pada Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Wening Tyas Utami; Sigit Sujatmika; Astuti Wijayanti; Tias Ernawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.3622

Abstract

Pendidikan abad ke-21 ditandai oleh berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara cepat, yang menuntut penguasaan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik. Salah satu inovasi media pembelajaran digital yang mendukung hal ini adalah modul flipbook, yaitu media interaktif yang menyajikan teks, gambar, animasi, dan video secara menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran modul flipbook dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur naratif dengan pendekatan kualitatif, melalui penelaahan berbagai jurnal dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan modul flipbook memudahkan peserta didik untuk memahami konsep sains dengan lebih optimal, meningkatkan motivasi belajar, dan mengasah kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, modul flipbook layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran IPA di era digital.
Analisis Penerapan Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains terhadap Literasi Sains Peserta Didik SMP/MTs Regina Maya Selviana; Dhimas Nur Setyawan; Devi Septiani; Tias Ernawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.3624

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah salah satu cabang ilmu yang berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah peserta didik serta menumbuhkan kesadaran terhadap fenomena alam di sekitarnya. Meskipun demikian, Implementasi pembelajaran IPA di tingkat SMP masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena metode pengajaran cenderung lebih fokus pada teori dan belum sepenuhnya menghubungkan konsep sains dengan realitas kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dinilai mampu mengatasi masalah ini ialah pembelajaran berbasis etnosains, yang memadukan konsep-konsep ilmiah dengan nilai-nilai budaya yang ada di lingkungan sekitar peserta didik. Penelitian ini berfokus pada analisis bagaimana penerapan pembelajaran IPA berbasis etnosains dapat mempengaruhi kemampuan literasi sains peserta didik SMP. Metode yang dipilih adalah literature review dengan jenis narrative literature review. Temuan dari kajian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran yang terintegrasi etnosains dapat meningkatkan kemampuan literasi sains, menumbuhkan rasa ingin tahu ilmiah, serta membentuk sikap peduli terhadap lingkungan dan budaya lokal. Dengan demikian, penerapan pembelajaran IPA berbasis etnosains dapat menjadi strategi yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.